Halloween party ideas 2015

Jadwal Timnas Putri: Indonesia vs Nepal & China Taipei Malam Ini di Indosiar

Persiapan Garuda Pertiwi: Uji Coba Internasional Menjelang SEA Games 2025

Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia tengah bersiap menghadapi turnamen besar SEA Games 2025 di Thailand. Guna mematangkan strategi dan menguji kekuatan tim, Garuda Pertiwi dijadwalkan akan melakoni dua pertandingan uji coba internasional bertajuk FIFA Women's Matchday pada November 2025. Laga-laga krusial ini akan disiarkan langsung di Indosiar dan dapat diakses melalui live streaming di Vidio.com, memberikan kesempatan bagi para penggemar sepak bola putri untuk mendukung tim kebanggaan mereka.

Pertandingan pertama akan mempertemukan Timnas Putri Indonesia melawan Nepal, disusul kemudian dengan laga menghadapi Tiongkok Taipei. Kedua pertandingan ini akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada malam hari, memberikan atmosfer pertandingan yang intens dan menarik.

Panggilan 36 Pemain untuk Uji Coba Internasional

Menghadapi dua lawan tangguh di FIFA Women's Matchday, pelatih kepala Timnas Putri Indonesia, Akira Higashiyama, telah memanggil 36 pemain terbaik untuk mengikuti pemusatan latihan dan pertandingan. Skuad ini merupakan kombinasi memukau antara pemain berpengalaman yang telah teruji di berbagai kompetisi, serta talenta-talenta muda yang siap memberikan energi baru bagi tim.

Nama-nama senior seperti Reva Octaviani, Vivi Oktavia, dan Sheva Imut diharapkan dapat memimpin tim dengan pengalaman mereka. Sementara itu, kehadiran pemain muda berbakat seperti Claudia Alexandra Scheunemann, Nafeeza Ayasha Nori, dan Katarina Stalin diprediksi akan menambah dinamisme dan kecepatan dalam permainan Garuda Pertiwi.

Persiapan tim telah dimulai sejak 11 September 2025, melalui serangkaian pemusatan latihan yang intensif. Latihan terbaru para pemain digelar di Yogyakarta pada akhir Oktober 2025, menunjukkan keseriusan tim dalam menghadapi tantangan di depan.

Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia untuk FIFA Women's Matchday November 2025

Berikut adalah daftar lengkap 36 pemain yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia dalam FIFA Women's Matchday November 2025:

Penjaga Gawang

  • Iris Joska de Rouw - St. John’s University (Amerika Serikat)
  • Lata Roati Masykuroh - Arema Women
  • Shesilia Putri Desrina - Persib Putri
  • Alleana Ayu Arumy - PSSI D.K. Jakarta

Bek

  • Allya Putri Afanti - PSSI Bangka Belitung
  • Isabel Kopp - Hera United (Belanda)
  • Emily Nohom - Arkansas University (Amerika Serikat)
  • Remini C.E. Rumbewas - Toli FC
  • Zahra Muzdalifah - PSSI D.K. Jakarta
  • Jazlyn Kayla Firyal - PSSI D.K. Jakarta
  • Gea Yuwanda - PSSI Jawa Barat
  • Nabila Saputri - PSSI Banten
  • Safira Ika Putri - PSSI D.K. Jakarta
  • Vivi Oktavia Riski - PSSI Bangka Belitung

Gelandang

  • Reva Octaviani - PSSI Jawa Barat
  • Felicia de Zeeuw - ADO Den Haag (Belanda)
  • Auliiah Arifah - PSSI Banten
  • Armelia Nur Sava Zada - PSSI Jawa Timur
  • Helsya Maesyahroh - PSSI Jawa Barat
  • Liza Madari - Toli FC
  • Syafira Tristasia Ochirenka - Arema Women
  • Rosidiah Siti Nurmah - PSSI Jawa Barat
  • Viny Silfianas Sunaryo - Kelana United (Malaysia)
  • Nafeeza Ayasha Nori - PSSI Jawa Barat
  • Shifana Rizka Nadhifa - PSSI Jawa Timur
  • Katarina Stalin - Kansas City Athletics (Amerika Serikat)

Penyerang

  • Marsela Yuliana Awi - Toli FC
  • Isabel Nottet - Hera United (Belanda)
  • Claudia Alexandra Scheunemann - FC Utrecht (Belanda)
  • Isa Warps - VFR Weyerbyen (Jerman)
  • Estella Loupattij - Women Torres Calcio (Italia)
  • Ajeng Sri Handayani - Persib Putri
  • Diva Aulia Putri - PSSI Jawa Barat
  • Ayunda Dwi Anggraini - PSSI Jawa Timur
  • Sheva Imut Fanyzcha - PSSI D.K. Jakarta
  • Aulia Al Mahburoh - PSSI Lampung

Tiket Terjangkau untuk Dukung Garuda Pertiwi

Dua pertandingan uji coba Timnas Putri Indonesia melawan Nepal pada 26 November 2025 dan Tiongkok Taipei pada 29 November 2025 akan menjadi ajang penting untuk mengukur kesiapan tim jelang SEA Games 2025. Seluruh pertandingan akan dimulai pukul 19.30 WIB di Stadion Maguwoharjo.

PSSI berkomitmen untuk memberikan akses yang mudah bagi para penggemar untuk mendukung langsung timnas. Penjualan tiket akan dimulai pada Rabu, 12 November 2025, melalui platform livin by Mandiri dengan tautan bmri.id/TimnasMandiri. Selain itu, tiket juga dapat dibeli melalui website KitaGaruda.id mulai Jumat, 14 November 2025, dengan tautan kitagaruda.id/ticket.

Harga tiket dibanderol sangat terjangkau, mulai dari Rp 25.000,00 hingga Rp 50.000,00, dibagi dalam empat kategori: Mandiri Garuda West, Freeport Garuda East, Indomilk Garuda South, dan Aqua Garuda North.

Untuk pembelian tiket, setiap penonton wajib memiliki akun Garuda ID. Sebagai apresiasi tambahan, seluruh pembeli tiket resmi akan mendapatkan jaminan perlindungan asuransi. PSSI sangat menghimbau para suporter untuk membeli tiket secara online demi menghindari calo, yang dapat menimbulkan harga lebih mahal dan keraguan terhadap keaslian tiket.

Jadwal Lengkap FIFA Women's Matchday Indonesia:

  • 26 November 2025 Indonesia vs Nepal Pukul: 19.30 WIB Lokasi: Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta

  • 29 November 2025 Indonesia vs Taiwan Pukul: 19.30 WIB Lokasi: Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta

Tawuran Maut di Makassar: 13 Rumah Ludes, Polisi Ungkap Dugaan Keterlibatan Jaringan Narkoba

MAKASSAR – Rangkaian konflik antarwarga yang telah berlangsung berbulan-bulan di bagian utara Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali memanas dengan insiden tragis yang melibatkan kelompok dari Sapiria dan Borta di area pekuburan Beroangin, Tallo. Peristiwa ini tidak hanya menyebabkan kehancuran fisik dengan ludesnya 13 rumah, tetapi juga merenggut nyawa seorang warga akibat luka tembak dan menjerat enam orang sebagai tersangka pembakaran.

Lebih dalam dari sekadar bentrokan fisik, pihak kepolisian kini mencurigai adanya motif tersembunyi di balik tawuran yang tak kunjung usai ini. Dugaan kuat mengarah pada persaingan antar bandar narkoba yang beroperasi di wilayah tersebut. Kecurigaan ini diungkapkan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Setiadi Sulaksono, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulsel.

Dalam konferensi pers tersebut, enam tersangka pelaku pembakaran 13 rumah dihadirkan ke hadapan publik. Mereka, yang mengenakan kaos merah bertuliskan "Tahanan Ditreskrimum Polda Sulsel", digiring dengan tangan terborgol dan berjalan tertunduk, dikawal ketat oleh personel Resmob Polda Sulsel. Salah satu pengawal bahkan terlihat menenteng senjata laras panjang jenis Scorpion Evo 3 buatan Ceko dengan amunisi kaliber 9 milimeter.

Barang bukti yang disita polisi dari lokasi tawuran juga dipamerkan, menunjukkan skala kekerasan yang terjadi. Di antaranya adalah lima botol molotov, dua tabung gas CO2 untuk senapan angin, dua petasan, jeriken berisi bensin, serta sejumlah anak panah busur.

Selain itu, turut dihadirkan tersangka penembakan terhadap warga Sapiria, yaitu Nursyam alias Cipas (37), yang diwakili oleh tersangka berinisial CD (36). CD mengenakan kaos oranye bertuliskan "Tahanan Polrestabes Makassar" dan diduga kuat menggunakan senjata senapan angin PCP Predator yang juga turut diamankan sebagai barang bukti oleh Satreskrim Polrestabes Makassar, bersama puluhan anak panah busur dan ketapel.

Keenam tersangka pelaku pembakaran rumah tersebut masing-masing berinisial RM (18), MR (18), AQ (17), SU (18), SP (20), dan FD (16). Mereka dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 187 ayat 1, Junto Pasal 55 dan 56, serta Pasal 170 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 12 tahun.

Indikasi Jaringan Narkoba dan Kronologi Kekerasan

Kombes Pol Setiadi Sulaksono, didampingi oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto dan Dansat Brimob yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Muhammad Ridwan, menjelaskan lebih lanjut mengenai dugaan keterlibatan jaringan narkoba. Rumor persaingan antar kartel narkoba di wilayah utara kota berpenduduk sekitar 1,4 juta jiwa ini muncul sebagai respons terhadap pertanyaan wartawan mengenai pemicu bentrokan.

Secara spesifik, Setiadi merujuk pada tewasnya seorang pelajar SMA berinisial MDJ (16) yang tertembak pada Jumat (21/11/2025) dini hari. Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di dada kiri akibat peluru senapan angin saat berada di Jl Tinumbu Lorong 148. Peristiwa ini terjadi di tengah bentrokan antara warga setempat dengan warga Kampung Layang, yang berjarak hanya sekitar 1-2 kilometer dari lokasi tawuran sebelumnya antara Sapiria dan Borta.

"Ini kalau saya lihat banyak faktor ya. Di samping, rumor bilang katanya adanya persaingan jaringan (bandar) narkoba di dalamnya," ujar Setiadi Sulaksono, mengindikasikan bahwa konflik yang telah terjadi selama tiga bulan terakhir tidak hanya dipicu oleh perseteruan antarwarga semata.

Dugaan persaingan jaringan narkoba semakin menguat dengan temuan bahwa keenam tersangka pelaku pembakaran rumah tersebut dinyatakan positif mengonsumsi narkoba saat ditangkap. "Ini rata-rata pemakai juga semua. Iya (positif), jadi mereka memang pada saat diambil keterangan, kelihatan sakau," ungkap Setiadi.

Selain itu, dalam operasi patroli gabungan TNI-Polri di wilayah rawan konflik Sapiria dan Borta, petugas juga berhasil mengamankan lima orang warga yang diduga tengah berpesta narkoba jenis sabu. Kelima individu ini, berinisial TH (53), ZK (39), AH (35), DS, dan AP, diserahkan oleh petugas TNI kepada Satresnarkoba Polrestabes Makassar. Turut disita sejumlah paket berisi kristal bening yang diduga sabu.

Operasi Gabungan dan Dampak Tawuran Berkepanjangan

Bahkan, sepuluh hari sebelum tawuran berdarah antara Sapiria dan Borta yang mengakibatkan 13 rumah terbakar, tim gabungan Polda Sulsel dan BNNP Sulsel telah melakukan penggerebekan di Kampung Sapiria dan sekitarnya pada Sabtu (8/11/2025). Operasi yang melibatkan sekitar 500 personel ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri dan Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Budi Sajidin.

Hasil penyisiran di berbagai lokasi, seperti Lembo, Sapiria (Gotong), dan Borta, mengamankan puluhan orang yang diduga sebagai bandar maupun pengguna narkotika, serta sejumlah barang bukti.

  • Di Lokasi Lembo: Delapan terduga pelaku diamankan dengan barang bukti non-narkotika, termasuk 11 unit ponsel, alat isap sabu (bong), pipet, korek api, dan 13 sachet plastik kosong.
  • Di Lokasi Sapiria (Gotong): Lima belas terduga pelaku diamankan dengan barang bukti narkotika berupa satu saset kecil berisi kristal putih diduga sabu, satu saset ganja, dan satu saset sintek. Barang bukti non-narkotika yang disita meliputi senapan angin, senjata tajam, uang tunai Rp6,7 juta, alat isap sabu, dan ratusan sachet plastik kosong.
  • Di Lokasi Borta: Enam terduga pelaku diamankan dengan barang bukti non-narkotika berupa tiga unit ponsel, 12 alat isap sabu, DVR CCTV, timbangan digital, senjata tajam, dan ratusan plastik klip.

Dari hasil pemeriksaan dan tes urine terhadap puluhan orang yang diamankan, 17 orang dinyatakan positif narkoba (16 orang positif Methamphetamine dan Amphetamine, serta 1 orang positif THC), sementara 12 orang lainnya dinyatakan negatif.

Untuk mengungkap lebih lanjut keterlibatan kartel narkoba dalam konflik yang berlarut-larut ini, polisi melalui Ditresnarkoba Polda Sulsel tengah melakukan investigasi mendalam. "Kemudian terkait dengan narkoba, jadi selain Krimum, ini juga Direktorat Narkoba juga sudah melakukan mapping," ujar Setiadi, mantan Dir Samapta Polda Sulsel. Pemetaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi jalur distribusi narkotika yang berpotensi terkait dengan konflik sosial di kedua wilayah tersebut.

Setiadi menegaskan bahwa polisi akan terus menindaklanjuti penanganan kasus ini, baik oleh Direktorat Kriminal Umum (Krimum), Direktorat Narkoba, maupun unit Binmas dan Intelijen yang terus berupaya mendeteksi, mencari informasi, dan mendalami masyarakat di lokasi.

Tawuran yang terjadi secara sporadis sejak Agustus hingga November 2025 di Kecamatan Tallo ini telah menimbulkan kerugian besar. Total, 18 rumah dilaporkan terbakar dan dua korban meninggal dunia. Rinciannya meliputi lima rumah terbakar di Jl Kandea III pada 23 September 2025 akibat tawuran kelompok warga Lembo, Sapiria, dan Layang. Kemudian, korban meninggal dunia pertama bernama Nursyam alias Cipas (37) pada tawuran Sapiria versus Borta di Pekuburan Beroangin, Jl Pannampu, pada 16 November 2025. Peristiwa pembakaran 13 rumah di kampung Borta terjadi setelah pemakaman Nursyam pada 18 November 2025. Terakhir, korban meninggal dunia kembali terjadi pada 21 November 2025 akibat bentrokan di Jl Tinumbu Lorong 148 antara warga setempat dengan warga Layang, yang merenggut nyawa pelajar SMA berinisial MDJ (16).

Samsung A Series Diskon Gede, Spek Mewah!

Samsung Galaxy A Series: Penurunan Harga Menggiurkan di November 2025, Kesempatan Emas Miliki Smartphone Berkualitas

Bagi para pecinta gawai, bulan November 2025 membawa kabar gembira. Serangkaian model terbaru dari Samsung Galaxy A Series kini mengalami penurunan harga yang signifikan, membuka peluang lebih luas bagi konsumen untuk memiliki smartphone kelas menengah dengan spesifikasi mumpuni tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam. Penyesuaian harga ini mencakup beberapa varian populer, mulai dari entry-level seperti Galaxy A07, hingga model yang lebih canggih seperti Galaxy A56.

Penurunan harga ini bukan tanpa alasan. Persaingan yang semakin ketat di segmen smartphone kelas menengah dari berbagai merek ternama, seperti Xiaomi, Oppo, dan Vivo, mendorong Samsung untuk melakukan strategi penyesuaian harga. Selain itu, mendekati periode liburan akhir tahun, penurunan harga ini juga menjadi strategi jitu untuk menggenjot angka penjualan. Faktor siklus produk juga berperan; dengan persiapan peluncuran model-model baru di tahun 2026, Samsung berupaya mempercepat penyerapan stok untuk seri 2025 melalui penawaran harga yang lebih menarik.

Mari kita telaah lebih dalam model-model yang mendapatkan keuntungan dari penurunan harga ini:

1. Samsung Galaxy A07: Pintu Masuk Menuju Ekosistem Samsung

Sebagai lini paling terjangkau dalam keluarga A Series, Samsung Galaxy A07 menjadi pilihan yang sangat menarik bagi pengguna baru atau mereka yang mencari perangkat fungsional dengan harga bersahabat. Perangkat ini menawarkan layar Infinity-U berukuran 6,7 inci yang cukup lega, dilengkapi resolusi HD+ dan refresh rate 90 Hz yang memberikan pengalaman visual mulus untuk aktivitas sehari-hari.

Di balik tampilannya yang menarik, Galaxy A07 ditenagai oleh prosesor yang dirancang untuk efisiensi daya, memastikan penggunaan yang tahan lama. Keunggulan lain yang ditawarkan adalah dukungan pembaruan keamanan dan sistem operasi yang bisa mencapai hingga 6 tahun, sebuah komitmen yang jarang ditemukan pada perangkat di segmen harga ini. Dengan harga terbaru yang kini mulai dari Rp 1 jutaan per November 2025, Galaxy A07 memposisikan dirinya sebagai salah satu opsi paling ekonomis di jajaran A Series, menjadikannya pilihan cerdas bagi para pelajar atau pengguna dengan anggaran terbatas.

2. Samsung Galaxy A17 LTE: Fotografi Berkualitas di Genggaman

Bagi Anda yang gemar mengabadikan momen dengan kualitas gambar yang baik tanpa harus mengeluarkan biaya besar, Samsung Galaxy A17 LTE hadir sebagai solusi. Smartphone ini membanggakan konfigurasi tiga kamera belakang yang impresif, dengan kamera utama beresolusi 50 MP yang didukung oleh teknologi OIS (Optical Image Stabilization). Fitur OIS ini sangat krusial dalam menghasilkan foto dan video yang stabil, bebas dari guncangan, bahkan dalam kondisi minim cahaya.

Selain kamera utama, A17 LTE juga dilengkapi dengan lensa ultra-wide untuk menangkap lanskap yang lebih luas, serta lensa makro untuk mengeksplorasi detail objek dari jarak dekat. Kombinasi ini memberikan fleksibilitas kreatif yang tinggi bagi para penggemar fotografi. Dengan penurunan harga yang membawanya ke kisaran Rp 2 jutaan, Samsung Galaxy A17 LTE menawarkan nilai yang sangat kompetitif di segmen menengah, menjadikannya pilihan yang menarik bagi pengguna yang memprioritaskan kemampuan fotografi.

3. Samsung Galaxy A26 5G: Menyelami Era Konektivitas Super Cepat

Samsung Galaxy A26 5G menjadi salah satu model yang paling banyak diminati, terutama karena dukungannya terhadap jaringan 5G yang super cepat. Perangkat ini membekali pengguna dengan layar berukuran 6,6 inci beresolusi FHD+ yang memanjakan mata, ditambah refresh rate 120 Hz yang memastikan setiap pergerakan di layar terasa sangat responsif dan mulus.

Di sektor performa, Galaxy A26 5G mengandalkan chipset bertenaga yang mampu menjalankan berbagai aplikasi dan game berat dengan lancar. Kapasitas RAM yang bisa mencapai hingga 8 GB dan penyimpanan internal sebesar 256 GB memberikan ruang yang lega untuk menyimpan berbagai file, aplikasi, dan media. Keunggulan lain yang patut disorot adalah fitur-fitur "Awesome Intelligence" yang terinspirasi dari Galaxy AI, termasuk kemampuan Circle to Search untuk pencarian informasi cepat hanya dengan melingkari objek di layar, serta Object Eraser untuk menghapus objek yang tidak diinginkan dari foto. Dengan harga terbaru yang kini turun menjadi sekitar Rp 3,3 – 3,9 jutaan per November 2025, Galaxy A26 5G menawarkan pengalaman teknologi terkini dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan saat pertama kali diluncurkan.

4. Samsung Galaxy A36 5G: Peningkatan Performa dan Kamera yang Signifikan

Sebagai penerus dari A26, Samsung Galaxy A36 5G hadir dengan serangkaian peningkatan yang membuatnya semakin menarik. Perangkat ini menawarkan peningkatan performa yang lebih baik serta kemampuan fotografi yang lebih canggih. Kamera utamanya kini hadir dengan resolusi 64 MP, yang dipadukan dengan teknologi AI untuk menghasilkan foto dengan detail yang lebih tajam dan warna yang lebih akurat.

Pengalaman visual pengguna dimanjakan oleh layar AMOLED yang memukau dengan refresh rate 120 Hz, memberikan kualitas gambar yang superior dengan warna yang kaya dan kontras yang mendalam. Sektor daya tahan tidak kalah impresif, berkat baterai berkapasitas besar 5.000 mAh yang didukung oleh teknologi fast charging 25W, memungkinkan pengisian daya yang cepat dan efisien. Dengan harga terbaru yang kini lebih rendah, berada di kisaran Rp 4 jutaan, Galaxy A36 5G menjadi pilihan yang semakin menarik bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade perangkat mereka ke level yang lebih tinggi.

5. Samsung Galaxy A56 5G: Puncak Inovasi A Series dengan Sentuhan Flagship

Menempati posisi teratas dalam jajaran A Series terbaru, Samsung Galaxy A56 5G menawarkan spesifikasi yang paling mendekati lini flagship. Perangkat ini dibekali dengan kamera utama beresolusi luar biasa 108 MP, dilengkapi berbagai fitur fotografi canggih yang memungkinkan pengguna menghasilkan karya visual setara profesional.

Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz dan dukungan HDR10+, menghadirkan pengalaman menonton konten multimedia yang imersif dengan kualitas gambar yang memukau. Di sektor dapur pacu, Galaxy A56 5G ditenagai oleh chipset kelas menengah premium yang memberikan performa kencang, nyaris menyamai perangkat flagship. Dengan penurunan harga yang kini berada di kisaran Rp 5 jutaan, Galaxy A56 5G menjadi pilihan terbaik bagi konsumen yang menginginkan smartphone dengan fitur-fitur canggih dan performa tinggi, namun tetap dalam banderol harga yang lebih terjangkau dibandingkan seri Galaxy S.

Penurunan harga Samsung Galaxy A Series di bulan November 2025 ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu. Mulai dari Galaxy A07 yang sangat ekonomis, A17 dengan kemampuan OIS-nya, A26 yang kaya fitur AI, hingga A56 yang unggul dalam fotografi dengan kamera 108 MP, semua model menawarkan spesifikasi yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna. Kesempatan emas ini sayang untuk dilewatkan bagi siapa saja yang ingin meningkatkan pengalaman mobile mereka dengan smartphone berkualitas dari Samsung dengan harga yang lebih bersahabat di kantong.

Para Kesatria Setia: Tujuh Pemain Liga Indonesia yang Terpilih Menjadi "One Man Club"

Dalam gemerlapnya kompetisi sepak bola Indonesia, kesetiaan adalah sebuah nilai yang semakin langka. Di tengah hiruk pikuk bursa transfer dan perpindahan pemain antar klub, terdapat segelintir individu yang memilih untuk mengabdikan seluruh karier profesional mereka untuk satu tim. Mereka adalah para "one man club," pemain yang identik dengan satu warna kebesaran dan satu lambang di dada. Saat ini, tercatat ada tujuh pemain aktif di Liga Indonesia yang menyandang status prestisius ini. Dari mereka, ada nama-nama yang telah menjadi ikon di klubnya masing-masing, mulai dari sayap lincah hingga jangkar lini tengah yang tangguh. Kemungkinan besar, para pemain ini akan mengakhiri karier sepak bola mereka di klub yang sama tempat mereka memulai atau membangun nama.

Berikut adalah potret tujuh pemain yang telah membuktikan kesetiaan luar biasa di kancah sepak bola nasional:

1. Ian Lois Kabes: Sang Legenda Hidup Persipura Jayapura

Perjalanan Ian Luis Kabes di dunia sepak bola Indonesia adalah sebuah epik kesetiaan yang patut diacungi jempol. Sejak tahun 2005, gelandang Persipura Jayapura ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari skuat Mutiara Hitam. Selama hampir dua dekade, Kabes telah mengenakan seragam kebanggaan Persipura, sebuah bukti nyata dedikasinya.

Sepanjang kariernya bersama tim kebanggaan masyarakat Papua ini, Ian Luis Kabes telah mencatatkan lebih dari 256 penampilan. Kontribusinya tidak hanya dalam hal kuantitas pertandingan, tetapi juga kualitas. Ia berhasil menyumbangkan 27 gol dan 17 assist, menjadi sosok penting dalam berbagai kampanye Persipura. Bahkan di usianya yang kini menginjak 39 tahun, Ian Luis Kabes masih terdaftar dalam skuad Persipura Jayapura untuk Championship Liga 2 musim 2025/2026. Meskipun belum mendapatkan menit bermain di musim ini, kehadirannya di tim tetap menjadi inspirasi. Dengan usianya yang matang, sangat besar kemungkinan Ian Luis Kabes akan mengakhiri karier profesionalnya di Persipura Jayapura, mengukuhkan statusnya sebagai true "one man club" sejati.

2. Dendi Santoso: Jantung Hati Arema FC

Bagi para pendukung setia Arema FC, nama Dendi Santoso adalah sinonim dengan semangat juang dan loyalitas. Sejak bergabung dengan Singo Edan pada tahun 2008, Dendi telah menjadi bagian integral dari tim. Lebih istimewa lagi, Dendi adalah produk asli akademi Arema, tumbuh dan berkembang di lingkungan klub sejak usia muda, dari tahun 2004 hingga 2008, sebelum akhirnya promosi ke tim senior.

Hingga saat ini, Dendi Santoso terus mengenakan seragam biru kebanggaan Arema FC. Ia telah mencatatkan lebih dari 283 pertandingan bersama klub kesayangannya, dengan sumbangan 19 gol dan 33 assist. Di usianya yang kini 35 tahun, Dendi masih aktif bermain dan menunjukkan kontribusinya di lapangan. Hingga pekan ke-13 musim ini, ia telah tampil dalam 7 pertandingan. Dengan rekam jejak dan kecintaannya pada Arema FC, Dendi Santoso sangat berpeluang besar untuk mengakhiri karier sepak bolanya di klub yang telah membesarkannya.

3. Rasyid Bakri: Setia Menjaga Lini Tengah PSM Makassar

Di tanah Juku Eja, Rasyid Bakri adalah salah satu nama yang identik dengan kesetiaan. Gelandang PSM Makassar ini telah menjadi bagian dari tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan sejak tahun 2011. Lahir di Makassar, Rasyid juga merupakan didikan asli akademi PSM, yang semakin memperkuat ikatannya dengan klub.

Selama membela panji PSM Makassar, Rasyid Bakri telah mengumpulkan total 170 pertandingan. Ia turut menyumbangkan 9 gol dan 11 assist dalam perjalanan kariernya. Di musim ini, Rasyid masih menjadi bagian dari skuad PSM Makassar. Meskipun di usianya yang menginjak 34 tahun belum mendapatkan menit bermain yang signifikan, kesetiaannya tetap tak tergoyahkan.

4. Febri Hariyadi: Sang Winger "Maung Bandung"

Febri Hariyadi adalah permata asli yang lahir dan dibina oleh Persib Bandung. Ia merupakan jebolan dari akademi Persib Youth yang berhasil menembus tim senior pada tahun 2016. Sejak saat itu, Febri menjadi salah satu pemain kunci yang selalu dinanti aksinya oleh para Bobotoh.

Bersama Persib Bandung, Febri Hariyadi telah mencatatkan 162 pertandingan. Ia telah membukukan 20 gol dan 20 assist, menjadi kontributor penting bagi tim. Namun, beberapa musim terakhir, karier Febri bersama Persib mengalami penurunan performa. Di musim ini, ia baru mencatatkan 6 penampilan di semua kompetisi dengan 1 gol. Di usianya yang kini 29 tahun, Febri sempat dikabarkan akan dipinjamkan untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak, namun kesetiaannya pada Persib tetap menjadi sorotan utama.

5. Ricky Fajrin: Pilar Kokoh Bali United

Sejak didatangkan pada tahun 2015, Ricky Fajrin telah menjelma menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan Bali United. Kesetiaannya kepada Serdadu Tridatu tidak perlu diragukan lagi.

Hingga kini, Ricky Fajrin telah tampil dalam 250 pertandingan bersama Bali United. Ia telah berkontribusi dengan mencetak 5 gol dan 15 assist. Di musim ini, Ricky Fajrin masih menjadi pilihan utama dan telah bermain dalam 11 pertandingan, menunjukkan bahwa ia masih menjadi pemain vital bagi tim.

6. Muhammad Arfan: Gelandang Bertahan Setia PSM Makassar

Selain Rasyid Bakri, PSM Makassar kembali membuktikan diri memiliki pemain-pemain yang loyal. Muhammad Arfan, seorang gelandang bertahan tangguh, adalah bukti kesetiaan kedua bagi Juku Eja. Sejak tahun 2017, Arfan telah mengenakan seragam PSM Makassar. Pemain berusia 27 tahun ini merupakan asli Makassar dan juga merupakan produk dari akademi PSM Youth.

Secara keseluruhan, Muhammad Arfan telah memainkan 198 pertandingan bersama PSM Makassar. Ia telah menyumbangkan 2 gol dan 11 assist. Namun, di musim ini, Arfan belum banyak mendapatkan kesempatan bermain, hanya tampil dalam 2 pertandingan hingga pekan ke-13. Meskipun demikian, dedikasinya pada klub tetap menjadi poin penting.

7. Muhammad Sihran: Winger Dinamis Borneo FC

Menutup daftar "one man club" kali ini adalah Muhammad Sihran, seorang winger lincah yang telah menjadi andalan Borneo FC. Sejak tahun 2017, Sihran telah membela panji Pesut Etam. Sebelum debut di tim senior, ia telah diasah di tim Borneo FC U-19 dan U-20, menunjukkan perjalanan karier yang terstruktur di klub ini.

Hingga kini, Muhammad Sihran telah mencatatkan 161 pertandingan bersama Borneo FC. Ia telah menyumbangkan 13 gol dan 13 assist. Di musim ini, Sihran masih menjadi pemain supersub yang seringkali memberikan dampak instan bagi tim. Ia telah tampil dalam 11 pertandingan dengan catatan 1 gol dan 1 assist hingga pekan ke-13 Liga Super 2025/2026. Kesetiaannya pada Borneo FC menjadikannya salah satu pemain yang patut diperhitungkan dalam daftar ini.

Para pemain ini bukan hanya sekadar pesepakbola, tetapi juga simbol kesetiaan dan kebanggaan bagi klub mereka. Mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda sepak bola Indonesia untuk menanamkan nilai-nilai loyalitas di tengah persaingan yang ketat.

Menjadi seorang ibu baru adalah pengalaman yang penuh dengan keajaiban dan momen-momen manis bersama buah hati. Namun, di balik keindahan itu, perjalanan menjadi ibu seringkali tidak semulus yang terlihat di linimasa media sosial. Banyak ibu baru yang merasakan stres, kewalahan, kecemasan, bahkan kehilangan jati diri.

Ketika perasaan-perasaan tersebut muncul secara terus-menerus dan memberatkan kehidupan, kemungkinan besar ini bukan sekadar kelelahan biasa, melainkan tanda dari Depresi Pasca Melahirkan atau Postpartum Depression (PPD). Jika Anda mengalami hal serupa, penting untuk diingat bahwa Anda tidak sendirian dan ini bukanlah sebuah kegagalan.

Apa Itu Depresi Pasca Melahirkan (PPD)?

Depresi Pasca Melahirkan adalah kondisi depresi yang muncul setelah seorang perempuan melahirkan. Kondisi ini jauh lebih serius dan berbeda dari baby blues, yang biasanya hanya berlangsung beberapa hari. PPD dapat menyebabkan kesedihan dan kecemasan yang bertahan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, sehingga ibu kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari maupun merawat bayinya dengan nyaman.

Menurut data dari Cleveland Clinic, sekitar 15% perempuan mengalami PPD setelah melahirkan. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kesehatan emosional ibu, tetapi juga kesehatan fisik dan sosialnya. Jika PPD tidak ditangani, dampaknya bisa meluas hingga memengaruhi ikatan antara ibu dan anak, hubungan dalam keluarga, serta kesehatan mental jangka panjang. Oleh karena itu, PPD adalah kondisi medis yang valid dan sangat penting untuk mencari penanganan profesional sesegera mungkin.

Mengapa Depresi Pasca Melahirkan Bisa Terjadi?

Penting untuk dipahami bahwa PPD bukanlah disebabkan oleh kelemahan individu atau ketidaksiapan menjadi ibu. Ini adalah kondisi medis nyata yang dipicu oleh berbagai faktor kompleks, antara lain:

  • Perubahan Hormon yang Drastis: Setelah melahirkan, terjadi penurunan drastis kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh. Perubahan hormonal ini dapat sangat memengaruhi suasana hati (mood) ibu.
  • Kurang Tidur: Kebutuhan untuk bangun menyusui dan merawat bayi sepanjang malam dapat menyebabkan kelelahan ekstrem dan kekurangan tidur yang kronis, yang berkontribusi pada masalah kesehatan mental.
  • Stres Emosional dan Perubahan Identitas: Menjadi ibu baru membawa perubahan besar dalam kehidupan, termasuk perubahan identitas diri. Proses adaptasi terhadap peran baru ini bisa sangat menekan secara emosional.
  • Tekanan Sosial: Ekspektasi masyarakat untuk menjadi "ibu yang sempurna" dapat menambah beban psikologis yang signifikan.
  • Riwayat Kesehatan Mental: Ibu yang memiliki riwayat depresi sebelumnya atau masalah kesehatan mental lainnya lebih rentan mengalami PPD.

Gejala Depresi Pasca Melahirkan

Setiap individu dapat merasakan gejala PPD yang berbeda, namun beberapa tanda umum yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Kesedihan yang Berkelanjutan: Merasa sedih yang mendalam tanpa alasan yang jelas, yang berlangsung dalam jangka waktu lama.
  • Perubahan Emosi yang Signifikan: Mudah menangis, sensitif secara emosional, atau mengalami ledakan amarah yang tidak terkendali.
  • Kehilangan Minat: Hilangnya gairah atau minat terhadap aktivitas yang sebelumnya dinikmati.
  • Gangguan Tidur: Kesulitan untuk tidur meskipun tubuh merasa sangat lelah, atau sebaliknya, tidur berlebihan.
  • Kecemasan Berlebihan: Merasa cemas yang berlebihan terhadap kesehatan atau keselamatan bayi.
  • Kesulitan Membangun Ikatan: Merasa tidak terhubung dengan bayi atau kesulitan dalam membangun ikatan emosional.
  • Perasaan Bersalah dan Tidak Berharga: Merasa bersalah atas banyak hal atau memiliki pandangan negatif terhadap diri sendiri.
  • Pikiran untuk Menyakiti Diri Sendiri atau Bayi: Ini adalah tanda darurat medis yang memerlukan penanganan segera.

Jika sebagian besar dari gejala di atas muncul dan bertahan lebih dari dua minggu, maka kondisi ini memerlukan perhatian serius dan tidak boleh dipendam sendirian.

Cara Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan

Kabar baiknya, PPD dapat diobati dan banyak ibu yang berhasil pulih sepenuhnya. Beberapa metode penanganan yang umum meliputi:

  1. Konseling atau Terapi Psikologis: Terapi seperti Terapi Perilaku Kognitif (Cognitive Behavioral Therapy - CBT) dan Terapi Interpersonal (Interpersonal Therapy - IPT) telah terbukti efektif dalam membantu ibu memahami, mengelola, dan mengatasi perasaan yang muncul akibat PPD.

  2. Obat Antidepresan: Dalam kasus yang lebih berat, dokter mungkin akan meresepkan obat antidepresan. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai pilihan obat yang aman, terutama jika ibu sedang menyusui.

  3. Dukungan Sosial: Berbicara secara terbuka dengan pasangan, keluarga, atau teman yang dipercaya dapat sangat membantu meringankan beban emosional. Dukungan dari orang terdekat adalah fondasi penting dalam pemulihan.

  4. Istirahat dan Perawatan Diri (Self-Care): Meskipun sulit, mencuri waktu untuk istirahat yang cukup sangat krusial. Hal ini bisa berupa tidur lebih nyenyak saat bayi tidur, melakukan jalan pagi ringan, menikmati mandi air hangat, atau meluangkan waktu untuk hobi sederhana yang menenangkan.

  5. Bergabung dengan Kelompok Dukungan (Support Group): Berinteraksi dengan ibu-ibu lain yang mengalami hal serupa dapat memberikan rasa validasi dan pemahaman. Menyadari bahwa banyak perempuan lain melalui pengalaman serupa dapat mengurangi rasa terisolasi.

Pengingat Lembut untuk Para Ibu

Jika Anda merasakan gejala-gejala PPD yang telah disebutkan, jangan ragu untuk meminta bantuan. Jangan memaksakan diri untuk melalui semuanya sendirian. Ungkapkan apa yang Anda rasakan kepada orang-orang terdekat dan lepaskan ekspektasi untuk menjadi "ibu yang sempurna". Ingatlah, meminta bantuan bukanlah tanda kelemahan, melainkan kekuatan.

Yang terpenting, Anda berhak merasa bahagia, tenang, dan menjadi diri Anda sendiri kembali. Menjadi ibu memang luar biasa, tetapi juga bisa sangat melelahkan. Jika Anda sedang berada dalam fase sulit, ingatlah satu hal: Anda tidak sendiri. Banyak ibu lain yang merasakan hal yang sama, dan sangatlah normal untuk mencari pertolongan. Anda pantas mendapatkan kebahagiaan, ketenangan, dan kembali menemukan diri Anda. Proses penyembuhan membutuhkan waktu, tetapi Anda semakin dekat setiap harinya.

Pencabutan Mandat: Profil Charles Holland Taylor, Penasihat Khusus Yahya Cholil Staquf

Kontroversi Pencabutan Mandat Charles Holland Taylor: Peran Intelektual dan Dinamika Internal PBNU

Isu mengenai pencabutan mandat Charles Holland Taylor, seorang tokoh yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam mempromosikan pemikiran Islam moderat dan inklusif, kembali mengemuka dan menjadi sorotan publik. Hal ini dipicu oleh beredarnya surat edaran bernomor 4780/PB.23/A.II.10.71/99/11/2025, tertanggal 22 November 2025, yang dikeluarkan atas nama Rais Aam PBNU. Surat ini disebut sebagai dasar penarikan kewenangan Taylor dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Ketua Umum PBNU untuk Urusan Internasional. Namun, penjelasan yang simpang siur dari berbagai pihak membuat status Taylor dan konteks pencabutan kewenangannya masih menyisakan banyak pertanyaan.

Jejak Panjang Charles Holland Taylor dalam Jaringan Intelektual NU

Charles Holland Taylor bukanlah sosok yang asing di kalangan aktivis dan pemikir yang memiliki kedekatan dengan Nahdlatul Ulama (NU). Pria berkebangsaan Amerika Serikat ini telah lama dikenal sebagai figur yang gigih mendorong pembaruan pemikiran Islam di kancah global. Melalui berbagai inisiatif yang dipimpinnya, Taylor secara konsisten mempromosikan pendekatan Islam yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, serta secara tegas menolak segala bentuk ekstremisme.

Ketertarikannya yang mendalam pada gerakan intelektual dunia Islam bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Perjalanan panjangnya dimulai pada tahun 2003, ketika Taylor berinisiatif mendirikan LibForAll Foundation bersama dengan Presiden keempat Republik Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Organisasi ini didirikan dengan fokus utama untuk menyusun strategi yang efektif dalam menghadapi radikalisme berskala internasional, sembari membangun jembatan kerja sama yang kokoh lintas negara dan lintas agama. Langkah progresif ini semakin memperkuat reputasi Taylor sebagai seorang aktor yang aktif dalam mendorong wacana moderasi beragama di tingkat global.

Perjalanan intelektual Taylor tidak berhenti di situ. Pada tahun 2014, ia kembali menggagas pendirian sebuah lembaga penting bernama Bayt Ar-Rahmah. Dalam pendiriannya, ia menggandeng dua tokoh terkemuka dari NU, yaitu KH. A. Mustofa Bisri (Gus Mus) dan KH. Yahya Cholil Staquf. Melalui organisasi inilah, Taylor terlibat secara mendalam dalam berbagai upaya pembaruan ortodoksi Islam yang dinilai oleh sebagian pihak sudah tidak lagi relevan dengan tantangan-tantangan global yang dihadapi di masa kini.

Salah satu program unggulan yang ia usung adalah gerakan "Humanitarian Islam," yang secara resmi diluncurkan pada tahun 2017. Sejak gerakan ini berjalan, PBNU memberikan kepercayaan kepada Taylor dengan menunjuknya sebagai Utusan untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amerika, dan Eropa bagi Gerakan Pemuda Ansor. Selain itu, ia juga tercatat sebagai salah satu pendiri Center for Shared Civilizational Values (CSCV). Lembaga ini didirikan pada tahun 2021 dan kemudian diperkuat dengan mandat dari PBNU pada tahun 2022 untuk mengelola berbagai kerja sama dan diplomasi internasional yang strategis.

Polemik Mandat dan Penarikan Kewenangan Charles Holland Taylor

Mengingat peran Charles Holland Taylor yang begitu luas dan signifikan dalam berbagai inisiatif internasional yang melibatkan NU, kabar mengenai pencabutan mandatnya tentu saja memicu perhatian luas dari berbagai kalangan. Surat edaran yang disebut sebagai dasar pengambilan keputusan tersebut secara eksplisit menyatakan bahwa pencabutan mandat dilakukan berdasarkan ketentuan dalam Bab XVIII Anggaran Rumah Tangga NU, yang mencakup Pasal 57, 58, 62, 64, dan 67. Ketua PBNU, Umarsyah, bahkan telah mengonfirmasi kebenaran adanya surat edaran tersebut.

Dalam informasi yang beredar di publik, disebutkan bahwa Taylor dicabut mandatnya karena diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan-jaringan tertentu yang dianggap dapat berpotensi mempengaruhi arah kebijakan politik luar negeri PBNU. Namun, hingga saat ini, belum ada penjelasan yang rinci mengenai bentuk spesifik dari keterkaitan tersebut yang dapat diungkapkan kepada publik.

Di tengah simpang siur informasi ini, muncul pula pernyataan yang berbeda dari Katib Aam PBNU, KH. Ahmad Said Asrori. Beliau dengan tegas membantah adanya tindakan pemecatan terhadap Taylor. "Ini tadi para kiai sepakat, tidak ada pemecatan. Dan Rais Aam tidak pernah memecat orang, tidak pernah," ujarnya dalam sebuah konferensi pers yang digelar usai pertemuan bersama Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan sejumlah kiai terkemuka lainnya di Gedung PBNU. Pernyataan ini, sebagaimana dikutip dari Pikiran-Rakyat.com pada 23 November 2025, memberikan perspektif yang berbeda mengenai status Taylor.

Lebih lanjut, pakar hukum sekaligus pengurus NU di Australia, Nadirsyah Hosen, juga turut memberikan sorotan kritis terhadap keabsahan surat edaran yang beredar tersebut. Melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menjelaskan bahwa surat resmi yang dikeluarkan oleh Syuriah maupun Tanfidziyah PBNU seharusnya dibubuhi empat tanda tangan. Tanda tangan tersebut meliputi Rais Aam, Katib Aam, Ketua Umum, dan Sekretaris Jenderal. Namun, dalam kasus surat yang berkaitan dengan pencabutan mandat Taylor, ia mengamati bahwa surat dari Syuriah hanya ditandatangani oleh Rais Aam, sementara surat dari Tanfidziyah hanya diteken oleh Ketua Umum. "Padahal aturan mengharuskan empat tanda tangan," tulis Nadirsyah Hosen, menyoroti potensi kelemahan prosedural dalam penerbitan surat tersebut.

Perbedaan interpretasi dan keabsahan surat edaran ini menunjukkan adanya dinamika internal yang kompleks di dalam tubuh PBNU terkait isu Charles Holland Taylor. Penarikan kewenangan ini, terlepas dari alasan di baliknya, tentu akan memiliki implikasi terhadap peran Taylor dalam diplomasi internasional NU dan citra organisasi di mata dunia. Analisis lebih lanjut mengenai dasar hukum dan politik di balik keputusan ini, serta dampak jangka panjangnya, akan terus menjadi topik yang menarik untuk diikuti.

Perak Kembali Menguat: Analisis Pergerakan Harga dan Peluang Investasi

Pada perdagangan Senin, 24 November 2025, harga perak tercatat mengalami penguatan tipis di pasar domestik. Kenaikan sebesar Rp75 per gram, membawa harga perak ke level Rp31.925. Periode akhir pekan sebelumnya sempat diwarnai penurunan, namun awal pekan ini menunjukkan sinyal positif yang menggembirakan bagi para pelaku pasar. Penguatan ini bukan tanpa alasan, melainkan didorong oleh kondisi teknikal pasar yang sebelumnya menunjukkan indikasi oversold (terlalu banyak dijual) dan terbentuknya level support yang kuat, yang kemudian memicu aktivitas pembelian kembali.

Analisis mendalam terhadap pergerakan harga perak pada awal pekan ini menunjukkan tren yang menjanjikan. Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia (Antam), harga perak per gram pada 24 November 2025 berada di angka Rp31.925, naik Rp75 dari harga sebelumnya. Tidak hanya di pasar domestik, harga acuan global pun turut menunjukkan tren positif. Data dari harga-emas.org per pukul 02.35 WIB mencatat kenaikan harga perak menjadi Rp26.854 per gram, meningkat Rp53 dari harga terakhir Rp26.801 per gram.

Rincian Harga Perak Batangan dan Heritage

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah rincian harga produk perak batangan dan perak heritage per Senin, 24 November 2025:

Daftar Harga Perak Batangan Antam Hari Ini

  • Harga perak batangan 1 gram: Rp31.925
  • Harga perak batangan 250 gram: Rp8.381.250. Setelah dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%, harganya menjadi Rp9.303.188.
  • Harga perak batangan 500 gram: Rp16.962.500. Setelah PPN 11%, harganya mencapai Rp18.718.375.

Daftar Harga Perak Heritage Hari Ini

  • Harga perak Heritage ukuran 31,1 gram: Rp1.219.482. Dengan PPN 11%, menjadi Rp1.353.625.
  • Harga perak Heritage ukuran 186,6 gram: Rp6.196.216. Setelah PPN 11%, harganya menjadi Rp6.877.800.

Dimana Membeli Perak Secara Aman?

Bagi Anda yang tertarik untuk berinvestasi atau membeli perak, penting untuk mengetahui tempat-tempat resmi dan terpercaya. Berikut beberapa opsi yang dapat dipertimbangkan:

  • Antam (Logam Mulia): Sebagai salah satu produsen logam mulia terkemuka, Antam menyediakan produk perak melalui butik Logam Mulia maupun website resminya. Keunggulan membeli di sini adalah jaminan keaslian produk yang disertai sertifikat, serta transparansi harga harian yang mengikuti pasar.
  • Pegadaian: Pegadaian juga menawarkan solusi pembelian perak, baik melalui skema tabungan perak maupun pembelian langsung perak batangan. Keuntungan tambahan bagi investor pemula adalah kemudahan dalam melakukan pembelian secara cicil dengan skema yang telah ditetapkan secara resmi.
  • E-Commerce Tepercaya: Beberapa platform e-commerce besar kini juga menyediakan produk perak dari penjual yang telah tersertifikasi. Namun, dalam memilih platform ini, sangat disarankan untuk selalu berhati-hati. Periksa reputasi toko, baca ulasan dari pembeli lain, dan pastikan keaslian produk sebelum melakukan transaksi.

Panduan Investasi Perak untuk Pemula

Memulai investasi di pasar perak bisa menjadi alternatif menarik, terutama bagi mereka yang ingin mendiversifikasi portofolio aset. Berikut adalah beberapa cara investasi perak yang bisa dipertimbangkan oleh investor pemula, disesuaikan dengan preferensi dan tingkat kenyamanan:

  • Membeli Fisik (Batangan, Koin, atau Olahan): Metode ini paling cocok bagi investor yang ingin memegang aset secara fisik. Dengan memiliki perak secara langsung, Anda memiliki kendali penuh atas aset Anda. Namun, metode ini memerlukan perhatian ekstra pada aspek penyimpanan yang aman, seperti penggunaan brankas pribadi atau menyewa safe deposit box. Biaya tambahan untuk penyimpanan ini perlu diperhitungkan dalam strategi investasi Anda.

  • Melalui Produk Digital Logam Mulia: Kemajuan teknologi finansial telah membuka jalan bagi investasi perak tanpa harus memegang fisiknya. Berbagai platform investasi digital kini memungkinkan Anda untuk membeli dan menjual perak secara online. Keunggulan metode ini adalah harga yang kompetitif dan kemudahan transaksi. Namun, penting untuk memastikan keamanan dan reputasi platform investasi digital yang Anda pilih.

  • Melalui Pasar Berjangka (Futures) atau ETF Komoditas: Opsi ini lebih ditujukan bagi investor yang sudah memiliki pengalaman dan pemahaman mendalam tentang pasar keuangan. Investasi melalui pasar berjangka atau Exchange Traded Funds (ETF) komoditas memungkinkan Anda untuk memanfaatkan fluktuasi harga perak di pasar global. Namun, perlu diingat bahwa metode ini memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi karena sangat sensitif terhadap berbagai sentimen makroekonomi global.

Pergerakan harga perak pada 24 November 2025 ini menunjukkan potensi yang menarik. Selain faktor teknikal, optimisme pasar terhadap potensi penurunan suku bunga The Fed di kalangan pelaku usaha juga turut berkontribusi pada kenaikan harga. Hal ini memberikan indikasi positif bagi para investor yang mempertimbangkan perak sebagai salah satu instrumen investasinya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Harga Perak Hari Ini

  • Berapa harga perak 1 gram hari ini? Harga perak Antam per gram pada Senin, 24 November 2025, tercatat di angka Rp31.925.

  • Apakah perak cocok untuk investasi jangka panjang? Perak dapat menjadi komponen penting dalam diversifikasi portofolio investasi jangka panjang. Potensinya semakin meningkat seiring dengan luasnya penggunaan perak dalam industri teknologi dan energi terbarukan. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa volatilitas harga perak cenderung lebih tinggi dibandingkan emas.

  • Kenapa harga perak hari ini naik? Kenaikan harga perak pada hari ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk optimisme pasar terkait prospek penurunan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed), yang mendorong keyakinan di kalangan pelaku usaha.

Diberdayakan oleh Blogger.