Halloween party ideas 2015
Tampilkan postingan dengan label klub sepak bola. Tampilkan semua postingan

medkomsubangnetwork,- Usai meraih kemenangan mutlak di dua pertandingan kandang, Persija Jakarta akan melanjutkan perjuangannya ke arena pertandingan yang sangat dinantikan. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini dijadwalkan akan bertandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Bandung pada hari Minggu (11/) pukul 15.30 WIB. Di sana, mereka akan berhadapan dengan musuh bebuyutan mereka, Persib Bandung, dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026.

Pertandingan akbar yang dijuluki El Clasico Indonesia ini kembali menjadi tantangan berat bagi Persija. Pelatih Mauricio Souza menekankan bahwa timnya bertekad untuk tidak kehilangan fokus saat berhadapan dengan Persib, yang dianggap memiliki kemampuan luar biasa dan diperkuat oleh beberapa pemain tim nasional.

Persija akan memprioritaskan kesiapan yang matang sepanjang minggu ini, demikian ditegaskan Souza. Ia berpendapat bahwa pertandingan yang penuh tekanan seperti ini tidak menyisakan sedikit pun celah untuk kesalahan.

Minggu ini, fokus latihan kami adalah Persib. Kami menyadari mutu permainan mereka serta banyaknya investasi yang telah mereka keluarkan. Perlu diketahui, tim mereka juga diperkuat oleh beberapa pemain tim nasional," tutur Mauricio.

Meskipun bermain tandang, Persija tidak berencana hanya bertahan. Mauricio menegaskan bahwa Macan Kemayoran akan tetap bermain sesuai gaya mereka, sambil tetap menghormati tim lawan.

"Kami menghargai Persib, namun kami datang untuk bertanding. Kami akan menerapkan strategi kami sendiri dan berupaya meraih target yang telah ditentukan," ujarnya tegas.

Meskipun demikian, Persija akan menghadapi pertandingan krusial ini dengan kekuatan tim yang belum optimal. Sejumlah pemain penting tidak dapat diturunkan karena sanksi dan cedera. Fabio Calonego dan Ryo Matsumura masih dikenai sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI, sementara Gustavo Almeida belum sepenuhnya pulih dari cedera yang dialaminya.

Beberapa minggu terakhir, Persija terpaksa bermain tidak dengan skuad terbaiknya akibat situasi tersebut. Dalam pertandingan terbarunya melawan Persijap Jepara, Fabio tidak dapat bermain karena menerima sanksi kartu merah yang ditambah dengan dua pertandingan tambahan dari Komdis. Di sisi lain, Jordi Amat dan Emaxwell Souza juga absen karena kondisi fisik mereka belum sepenuhnya fit.

Meskipun begitu, ketiadaan beberapa pemain kunci justru memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan bakat mereka. Dalam kemenangan 2-0 atas Persijap (3/1), dua pemain jebolan akademi Persija, Arlyansyah Abdulmanan dan Aditya Warman, menjadi penentu kemenangan.

1. Arly berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan dengan pergerakan yang brilian, lalu menyambut umpan dari Hanif Sjahbandi. Di sisi lain, Aditya memukau dengan tendangan geledek dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Persijap. 2. Berkat manuver cerdik yang mengeksploitasi lubang di pertahanan lawan, Arly sukses mencatatkan namanya di papan skor usai menerima operan dari Hanif Sjahbandi. Sementara itu, Aditya menarik perhatian dengan tembakan keras dari luar kotak terlarang yang bersarang sempurna di jala gawang Persijap. 3. Arly mencetak gol dengan memanfaatkan celah di pertahanan lawan melalui pergerakan yang cerdas, kemudian menyelesaikan umpan dari Hanif Sjahbandi. Di waktu yang sama, Aditya mencuri perhatian lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang bersarang tanpa hambatan ke gawang Persijap. 4. Gol dicetak oleh Arly berkat pergerakan cerdas yang mengeksploitasi pertahanan lawan yang lengah, dilanjutkan dengan penyelesaian umpan Hanif Sjahbandi. Aditya pun tak kalah memukau dengan sepakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang telak di gawang Persijap.

Kepercayaan diri keduanya pun meningkat jelang duel panas melawan Persib. Aditya menegaskan kesiapannya jika kembali dipercaya turun ke lapangan di GBLA.

"Persib adalah tim yang kuat dan berada di papan atas. Tapi jika diberi menit bermain, saya akan memberikan yang terbaik untuk tim, siapa pun lawannya," ujar Aditya.

Senada dengan itu, Arly juga siap membuktikan diri. Ia menyebut laga melawan Persib akan menjadi pengalaman pertamanya menghadapi rival klasik di Super League.

"Ini pertama kali saya bertemu Persib di Super League. Saya belum tahu atmosfernya seperti apa, tapi kalau diberi kesempatan bermain, saya ingin menunjukkan kerja keras saya untuk tim," kata Arly.

Meskipun menghadapi berbagai kendala, Persija tetap berangkat ke Bandung dengan penuh ambisi dan keyakinan. Pertandingan melawan Persib di GBLA ini bukan hanya tentang gengsi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Macan Kemayoran untuk membuktikan kedalaman skuad dan mental bertanding mereka dalam kompetisi Super League musim ini.

Ringkasan Berita:
  • Update klasemen dan top skor Liga Arab Saudi setelah Al Nassr menelan kekalahan 1-2 atas Al Qadisiyah
  • Al Nassr ajek di posisi kedua klasemen dengan 31 poin tertinggal empat angka atas Al Hilal di urutan pertama
  • Cristiano Ronaldo memuncaki tabel top skorer Liga Arab Saudi lewat raihan 14 gol

medkomsubangnetwork, - Klasemen dan top skor Liga Arab Saudi 2025/2026 menyuguhkan drama yang berbeda menyusul kekalahan Al Nassr bersama Cristiano Ronaldo di kandang. 'Duka' Al Nassr telan dua kekalahan berturut-turut! 

Cristiano Ronaldo memang mencetak gol, bahkan menempatkannya sebagai pemuncak daftar top skorer sementara Liga Arab Saudi.

Namun gol ke-958 Cristiano Ronaldo dalam kariernya itu tidak berarti, karena gagal menghindarkan Al Nassr dari kekalahan.

Berlangsung di Al Awwal Park, Riyadh, Al Nassr sebagai tuan rumah dipermalukan Al Qadisiyah lewat skor 1-2, Jumat (9/1) dini hari WIB.

Laga alot Al Nassr vs Al Qadisiyah berjalan tanpa gol di babak pertama. Kebuntuan pecah di menit 51' melalui sepakan Julian Quinones, memanfaatkan blunder kiper Al Nassr Nawaf Alaqidi.

Berselang 15' menit, Al Qadisiyah sukses menggandakan kedudukan melalui Nahitan Nandez memanfaatkan bola rebound sepakan dari Mateo Retegui.

Sementara satu lesakan tuan rumah tercipta di menit 81' melalui eksekusi penalti Cristiano Ronaldo.

Hasil ini membuat Al Qadisiyah besutan Brendan Rodgers naik ke posisi empat klasemen sementara Liga Arab Saudi. Mereka mengumpulkan 27 poin.

Sedangkan untuk Al Nassr, kekalahan ini jelas merugikan bagi mereka, mengingat di laga sebelumnya mereka juga kalah 2-3 atas Al Ahli. Cristiano Ronaldo ajek di posisi runner-up dengan raihan 31 poin.

Posisinya terancam oleh Al Taawon di urutan ketiga karena hanya berjarak tiga angka, dan masih menyimpan satu pertandingan.

Adapun pemuncak klasemen Liga Arab Saudi saat ini, Al Hilal yang meraih kemenangan 3-0 di laga pekan 14, mengumpulkan 35 angka, atau memimpin empat poin atas Ronaldo dkk.

Kemenangan Al Hilal

Al Hilal semakin nyaman di puncak klasemen sementara liga berkat kemenangan atas Al Hazm. Skuad asuhan Simone Inzaghi ini unggul empat poin atas Ronaldo dan kolega.

Bertanding di Kingdom Arena, Riyadh, Al Hilal memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Al Hazm, Kamis (8/1) malam WIB.

Gol pembuka kemenangan Al Hilal terukir atas nama Sergej Milinkovic-Savic (SMS) pada menit ke-29'. Lesakan mantan pemain Lazio ini bertahan hingga turun minum.

Keunggulan skuad asuhan Simone Inzaghi bertambah pada babak kedua. Adalah kompatriot Cristiano Ronaldo, Ruben Neves menorehkan namanya di papan skor pada menit 56'.

Gol pengunci pesta kemenangan Al Hilal dilesakkan mantan penggawa Liverpool, Darwin Nunez (90').

Hasil Liga Arab Saudi 

Jumat, 9 Januari

Al Hilal 3-0 Al Hazm

(Sergej Milinkovic-Savic 29', Ruben Neves 56', Darwin Nunez 90')

Al Hilal 1-2 Al Qadisiyah

(Cristiano Ronaldo (P) 81' - Julian Quinones 51', Nahitan Nandez 66')

Al Najma 3-4 Al Ettifaq

(Rakan Rajah 72', Ali Jassim 73', Lazaro (P) 87' - Nasser Al Haleel 27' (OG), Moussa Dembele 39', Francisco Calvo 42, 59')

Top Skor Liga Arab Saudi

14 Gol

Cristiano Ronaldo (Al Nassr)

13 Gol

Joao Felix (Al Nassr)

11 Gol

Joshua King (Al Khaleej

9 Gol

Julian Quinones (Al Qadisiyah)

Georginio Wijnaldum (Al Ettifaq)

8 Gol

Mateo Retegui (Al Qadisiyah)

Ivan Toney (Al Ahli)

Klasemen Liga Arab Saudi

Ulasan Laga Al Nassr vs Al Qadisiyah

Memainkan Cristiano Ronaldo, Joao Felix, dan Kingsley Coman sejak menit awal laga, Al Nassr bertindak sebagai tuan rumah, langsung tampil menggebrak. 

Pada menit ke-2, Al Nassr memperoleh peluang untuk membuka keunggulan. Cristiano Ronaldo mendapatkan ruang tembak di depan kotak penalti, melepaskan tembakan keras.

Sayang, percobaan pertama pemain timnas Portugal ini belum on target,

Al Qadisiyah juga bukannya tanpa perlawanan. Permainan ofensif diperagakan Mateo Retegui dan kolega. Namun mereka masih kesulitan mengembangkan permainan karena pressing tinggi dilakukan para pemain Al Nassr.

Nahitan memprotes wasit yang tidak memberikan pelanggaran kepada Al Qadisiyah, ketika Quinones dijatuhkan di depan kotak penalti pada menit ke-8. Wasit mengacuhkan protes yang dilakukan pemain tim tamu tersebut.

Rapatnya pertahanan Al Nassr membuat tim tamu kesulitan untuk merangsek ke dalam kotak penalti. 

Opsi melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pun dilambil penyerang Al Qadisiyah, Mateo Retegui. Tetapi percobaannya di menit 11' justru melambung tinggi tanpa mengarah ke gawang.

Memasuki menit 15', silih berganti jual beli serangan dilakukan kedua tim. Perpindahan aliran bola berlangsung cepat.

Joao Felix mendapatkan kesempatan mencetak gol melalui skema serangan balik. Tinggal one on one dengan kiper Al Qadisiyah, Felix gagal menuntaskan sepakannya menjadi gol setelah ditepis Koen Casteels.

Di menit 25', Al Nassr dibuat mati kutu. Mereka dipaksa bertahan di areanya, dan sesekali melancarkan skema serangan balik karena Al Qadisiyah kuat dalam melakukan ball possessions.

Quinones kembali mengancam gawang Al Nassr melalui situasi sepak pojok. Bola yang dieksekusi Julian Weigl, mengarah kepada Quinones yang dituntaskan menjadi sebuah heading.

Tapi upaya penyerang Al Qadisiyah ini masih bisa diblok kiper Al Nassr, N Alaqidi.

Memasuki menit 30', intensitas pertandingan menurun. Kedua tim mencoba mendikte jalannya laga melalui penguasaan bola sembari menciptakan peluang.

Di menit ke-33', Cristiano Ronaldo memperoleh peluang emas pertamanya. Crossing dari sisi kanan permainan yang dilepaskan Coman, mengarah ke Ronaldo yang berada di kotak kecil penalti.

Niatnya, CR7 langsung melakukan sepakn voli. Namun alih-alih pengenaan kakinya tepat kepada bola, Ronaldo justru menendang angin, yang membuat peluang Al Nassr terbuang percuma. Skor masih imbang 0-0.

Angelo mengirimkan umpan tarik di menit ke-35, yang diteruskan oleh Joao Felix menjadi sebuah sontekan. Tetapi percobaan Felix masih terlalu lemah sehingga dapat diamankan Koen Casteels.

Peragaan permainan monoton datang dari Al Nassr. Crossing dan umpan cutback terus dilakukan barisan winger tuan rumah, yang sekaligus dapat dengan mudah diantisipasi pertahanan Al Qadisiyah.

Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Lima menit babak kedua berjalan, Al Qadisiyah mengejutkan publik tuan rumah. Adalah Juan Quinones yang membuka keran gol timnya sekaligus mengubah papan skor menjadi 0-1.

Quinones menambah pundi-pundi golnya memanfaatkan blunder dari kiper Al Nassr, Nawaf Alaqidi.

Berselang lima menit, Al Nassr menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan. Lolos dari jebakan offside, Felix yang tinggal one on one dengan kiper Al Qadisiyah gagal menceploskan bola, sepakannya menyamping tipis di sisi kanan gawang.

Al Qadisiyah mengalami kerugian karena di menit ke-60', penjaga gawang utamanya, Koen Casteels ditarik keluar karena cedera setelah bertabrakan dengan Angelo. Casteels digantikan oleh Al Kassar.

Alih-alih meninggalkan celah di lini pertahanan, Al Qadisiyah yang baru saja melakukan pergantian kiper, justru sukses mencetak gol kedua mereka. 

Nahitan Nandez menorehkan namanya di papan skor pada menit 66', memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Retegui. Skor berubah 0-2.

Al Nassr memperoleh gol hiburan di menit 81' melalui eksekusi penalti CR7. Skor 1-2 bertahan hingga laga usai.

(medkomsubangnetwork,/Giri)

Hasil Al Nassr vs Al Qadisiyah: Skor 1-2, gol penalti Cristiano Ronaldo diejek striker timnas Italia
Ringkasan Berita:
  • Cristiano Ronaldo mencetak gol ke-958 saat Al Nassr kalah dari Al Qadisiyah pada pekan 14 Liga Arab Saudi 2025/2026
  • Kekalahan kedua berturut-turut Al Nassr membuat mereka tertinggal empat poin atas Al Hilal sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Arab Saudi
  • Gol penalti Cristiano Ronaldo mendapatkan ejekan dari striker timnas Italia Mateo Retegui

medkomsubangnetwork, - Skor 1-2 menghiasi hasil akhir pertandingan Liga Arab Saudi 2025/2026 pekan 14 antara Al Nassr vs Al Qadisiyah di Al Awwal Park, Riyadh, Jumat (9/1/) dini hari WIB.

Laga alot Al Nassr vs Al Qadisiyah berjalan tanpa gol di babak pertama. Kebuntuan pecah di menit 51' melalui sepakan Julian Quinones, memanfaatkan blunder kiper Al Nassr Nawaf Alaqidi.

Berselang 15' menit, Al Qadisiyah sukses menggandakan kedudukan melalui Nahitan Nandez memanfaatkan bola rebound sepakan dari Mateo Retegui.

Sementara satu lesakan tuan rumah tercipta di menit 81' melalui eksekusi penalti Cristiano Ronaldo.

Hasil ini membuat Al Qadisiyah besutan Brendan Rodgers naik ke posisi empat klasemen sementara Liga Arab Saudi. Mereka mengumpulkan 27 poin.

Sedangkan untuk Al Nassr, kekalahan ini jelas merugikan bagi mereka. Cristiano Ronaldo ajek di posisi runner-up dengan raihan 31 poin.

Posisinya terancam oleh Al Taawon di urutan ketiga karena hanya berjarak tiga angka, dan masih menyimpan satu pertandingan.

Adapun pemuncak klasemen Liga Arab Saudi saat ini, Al Hilal yang meraih kemenangan 3-0 di laga pekan 14, mengumpulkan 35 angka, atau memimpin empat poin atas Ronaldo dkk.

Sejumlah momen yang melibatkan Cristiano Ronaldo jadi paling disorot. Namun yang menarik atensi bagaimana Ronaldo memperoleh ejekan dari striker timnas Italia, Mateo Retegui.

Sesaat setelah wasit memberikan penalti kepada Al Nassr, Ronaldo bersiap menjalankan tugasnya sebagai algojo.

Retegui yang berjalan keluar dari kotak penalti membuat gerakan tangan tepat di depan wajar Cristiano Ronaldo. Mantan striker Atalanta ini seakan ingin menjelaskan bahwa penalti CR7 didapat berkat bantuan Video Assistant Referee (VAR).

Jalan Pertandingan Al Nassr vs Al Qadisiyah

Memainkan Cristiano Ronaldo, Joao Felix, dan Kingsley Coman sejak menit awal laga, Al Nassr bertindak sebagai tuan rumah, langsung tampil menggebrak. 

Pada menit ke-2, Al Nassr memperoleh peluang untuk membuka keunggulan. Cristiano Ronaldo mendapatkan ruang tembak di depan kotak penalti, melepaskan tembakan keras.

Sayang, percobaan pertama pemain timnas Portugal ini belum on target,

Al Qadisiyah juga bukannya tanpa perlawanan. Permainan ofensif diperagakan Mateo Retegui dan kolega. Namun mereka masih kesulitan mengembangkan permainan karena pressing tinggi dilakukan para pemain Al Nassr.

Nahitan memprotes wasit yang tidak memberikan pelanggaran kepada Al Qadisiyah, ketika Quinones dijatuhkan di depan kotak penalti pada menit ke-8. Wasit mengacuhkan protes yang dilakukan pemain tim tamu tersebut.

Rapatnya pertahanan Al Nassr membuat tim tamu kesulitan untuk merangsek ke dalam kotak penalti. 

Opsi melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pun dilambil penyerang Al Qadisiyah, Mateo Retegui. Tetapi percobaannya di menit 11' justru melambung tinggi tanpa mengarah ke gawang.

Memasuki menit 15', silih berganti jual beli serangan dilakukan kedua tim. Perpindahan aliran bola berlangsung cepat.

Joao Felix mendapatkan kesempatan mencetak gol melalui skema serangan balik. Tinggal one on one dengan kiper Al Qadisiyah, Felix gagal menuntaskan sepakannya menjadi gol setelah ditepis Koen Casteels.

Di menit 25', Al Nassr dibuat mati kutu. Mereka dipaksa bertahan di areanya, dan sesekali melancarkan skema serangan balik karena Al Qadisiyah kuat dalam melakukan ball possessions.

Quinones kembali mengancam gawang Al Nassr melalui situasi sepak pojok. Bola yang dieksekusi Julian Weigl, mengarah kepada Quinones yang dituntaskan menjadi sebuah heading.

Tapi upaya penyerang Al Qadisiyah ini masih bisa diblok kiper Al Nassr, N Alaqidi.

Memasuki menit 30', intensitas pertandingan menurun. Kedua tim mencoba mendikte jalannya laga melalui penguasaan bola sembari menciptakan peluang.

Di menit ke-33', Cristiano Ronaldo memperoleh peluang emas pertamanya. Crossing dari sisi kanan permainan yang dilepaskan Coman, mengarah ke Ronaldo yang berada di kotak kecil penalti.

Niatnya, CR7 langsung melakukan sepakn voli. Namun alih-alih pengenaan kakinya tepat kepada bola, Ronaldo justru menendang angin, yang membuat peluang Al Nassr terbuang percuma. Skor masih imbang 0-0.

Angelo mengirimkan umpan tarik di menit ke-35, yang diteruskan oleh Joao Felix menjadi sebuah sontekan. Tetapi percobaan Felix masih terlalu lemah sehingga dapat diamankan Koen Casteels.

Peragaan permainan monoton datang dari Al Nassr. Crossing dan umpan cutback terus dilakukan barisan winger tuan rumah, yang sekaligus dapat dengan mudah diantisipasi pertahanan Al Qadisiyah.

Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Lima menit babak kedua berjalan, Al Qadisiyah mengejutkan publik tuan rumah. Adalah Juan Quinones yang membuka keran gol timnya sekaligus mengubah papan skor menjadi 0-1.

Quinones menambah pundi-pundi golnya memanfaatkan blunder dari kiper Al Nassr, Nawaf Alaqidi.

Berselang lima menit, Al Nassr menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan. Lolos dari jebakan offside, Felix yang tinggal one on one dengan kiper Al Qadisiyah gagal menceploskan bola, sepakannya menyamping tipis di sisi kanan gawang.

Al Qadisiyah mengalami kerugian karena di menit ke-60', penjaga gawang utamanya, Koen Casteels ditarik keluar karena cedera setelah bertabrakan dengan Angelo. Casteels digantikan oleh Al Kassar.

Alih-alih meninggalkan celah di lini pertahanan, Al Qadisiyah yang baru saja melakukan pergantian kiper, justru sukses mencetak gol kedua mereka. 

Nahitan Nandez menorehkan namanya di papan skor pada menit 66', memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Retegui. Skor berubah 0-2.

Al Nassr memperoleh gol hiburan di menit 81' melalui eksekusi penalti CR7. Skor 1-2 bertahan hingga laga usai.

(medkomsubangnetwork,/Giri)

Real Madrid Dihadapkan Keterbatasan Skuad Jelang Bentrok dengan Alaves, Xabi Alonso Punya PR Besar

Musim ini, Xabi Alonso seolah akrab dengan tantangan keterbatasan pilihan pemain. Menjelang pertandingan krusial melawan Alaves pada 14 Desember, situasi ini kembali menghantui sang pelatih. Alonso dipaksa untuk memutar otak lebih keras demi meracik sebelas pemain inti yang mampu memberikan hasil terbaik.

Real Madrid datang ke pertandingan ini dengan deretan pemain yang absen akibat cedera, terutama di lini pertahanan. Namun, ada sedikit kabar baik dengan kembalinya Dean Huijsen yang sebelumnya harus menepi selama lima pertandingan terakhir. Selain itu, Kylian Mbappe juga telah bergabung kembali dengan skuad setelah terpaksa melewatkan laga melawan Manchester City akibat masalah pada kakinya. Meskipun begitu, tingkat kebugaran Mbappe masih menjadi tanda tanya besar.

Masalah Madrid tidak berhenti sampai di situ. Tiga pemain dipastikan tidak dapat diturunkan karena sanksi kartu, menyusul pertandingan panas melawan Celta Vigo. Fran Garcia harus menerima konsekuensi dua kartu kuning yang diterimanya dalam waktu singkat. Sementara itu, Álvaro Carreras dan Endrick diganjar kartu merah langsung akibat protes yang dinilai berlebihan.

Situasi darurat ini justru membuka pintu lebar bagi para pemain muda. Alonso bahkan mengambil langkah berani dengan memanggil empat pemain dari tim Castilla. Sangat mungkin salah satu dari mereka akan mendapatkan kepercayaan penuh untuk tampil sejak menit awal, terutama di sektor pertahanan yang paling banyak terdolosi.

Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Alaves (Formasi 4-3-3)

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk cedera, skorsing, dan kondisi kebugaran pemain, berikut adalah perkiraan susunan pemain yang akan diturunkan Xabi Alonso dalam pertandingan melawan Alaves:

  • Kiper (GK): Thibault Courtois Courtois telah berulang kali menjadi pahlawan bagi Real Madrid, menjaga gawang tim tetap aman dalam pertandingan-pertandingan sulit, termasuk saat menghadapi Manchester City. Meskipun hasil tim belum selalu memuaskan, konsistensi penampilannya sebagai penjaga gawang tidak perlu diragukan lagi.

  • Bek Kanan (RB): Fede Valverde Valverde, yang sering dipercaya sebagai kapten pengganti, kembali diharapkan mengisi posisi bek kanan. Keputusan ini diambil terutama mengingat kondisi cedera yang masih dialami oleh Trent Alexander-Arnold dan Dani Carvajal.

  • Bek Tengah (CB): Antonio Rudiger Rudiger adalah salah satu dari sedikit bek utama yang tersedia untuk Real Madrid. Kemungkinan besar ia akan menjadi starter, meskipun siapa yang akan mendampinginya di jantung pertahanan masih menjadi teka-teki.

  • Bek Tengah (CB): Dean Huijsen Huijsen kini telah kembali ke tim. Namun, Alonso mungkin akan mengambil pendekatan hati-hati jika kondisi fisiknya belum mencapai 100 persen. Meski demikian, sang pelatih sangat ingin segera menurunkan Huijsen demi memperkuat soliditas lini belakang timnya.

  • Bek Kiri (LB): Victor Valdepenas Dengan tiga pilihan utama di bek kiri yang sedang cedera atau terkena skorsing, serta Eduardo Camavinga yang lebih sering diplot sebagai opsi darurat, Valdepeñas memiliki peluang yang sangat besar untuk melakoni debut sebagai starter di posisi ini.

  • Gelandang Tengah (CM): Aurelien Tchouameni Setelah sempat bermain lebih bertahan saat melawan Celta Vigo, Tchouameni diprediksi akan kembali ke posisi aslinya di lini tengah. Keberadaannya sangat krusial untuk keseimbangan tim.

  • Gelandang Tengah (CM): Dani Ceballos Ceballos menunjukkan performa yang cukup meyakinkan dalam pertandingan melawan Manchester City. Dengan Fede Valverde yang bergeser ke posisi bek kanan, Ceballos memiliki peluang besar untuk kembali mengisi lini tengah dalam susunan pemain utama.

  • Gelandang Tengah (CM): Jude Bellingham Meskipun sempat menerima beberapa kritik, etos kerja dan kontribusi Jude Bellingham di lini tengah tidak pernah benar-benar pudar. Ia tetap menjadi elemen vital yang tidak tergantikan dalam kekuatan lini tengah Madrid.

  • Penyerang Kiri (LW): Rodrygo Rodrygo tampil sebagai pemain lapangan terbaik saat Real Madrid berhadapan dengan Manchester City, bahkan berhasil mencetak gol pembuka. Performa impresifnya hampir memastikan posisinya sebagai starter di lini serang.

  • Penyerang Tengah (ST): Vinicius Jr. Vinicius Jr. mungkin belum sepenuhnya kembali ke performa terbaiknya, namun ia tetap mampu menunjukkan kilasan-kilasan kualitasnya yang luar biasa. Keputusan untuk mencadangkannya bisa menjadi risiko yang sangat besar bagi Alonso.

  • Penyerang Tengah (ST): Kylian Mbappe Mbappe dilaporkan siap untuk diturunkan dalam pertandingan melawan Alaves. Jika kondisi fisiknya benar-benar memungkinkan, akan menjadi kejutan besar jika ia tidak langsung dimainkan sejak menit awal.

Dengan komposisi skuad yang terpaksa harus beradaptasi dengan situasi darurat dan banyaknya pemain muda yang berpotensi tampil, pertandingan ini akan menjadi ujian berat lainnya bagi Xabi Alonso dalam mengelola situasi yang sulit. Di sisi lain, ini juga menjadi panggung emas bagi beberapa nama baru untuk unjuk gigi dan membuktikan diri di level tertinggi sepak bola.

Liga Primer 2025/26: Musim Paling Brutal dan Kacau Balau

Musim Liga Primer Inggris 2025/26 telah mencatatkan sejarah baru dengan tingkat persaingan yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama dalam perebutan tiket kompetisi Eropa. Setelah 15 pertandingan, jarak poin antara tim di peringkat keempat dan ke-12 hanya terpaut empat angka, menciptakan situasi di mana satu kemenangan atau kekalahan dapat secara drastis mengubah nasib sebuah klub dalam semalam.

Sejarah Baru Tercipta: Jarak Poin Terkecil Sejak Era EPL

Data statistik mengkonfirmasi bahwa selisih empat poin antara peringkat keempat dan ke-12 setelah 15 pertandingan adalah rekor terkecil dalam sejarah Liga Primer. Rata-rata jarak poin untuk posisi yang sama dalam sembilan musim terakhir adalah 10,2 poin, bahkan seringkali mencapai dua digit. Musim ini memecahkan tren tersebut, menciptakan "kemacetan lalu lintas" di papan klasemen yang membuat prediksi posisi akhir menjadi hampir mustahil.

Musim-musim sebelumnya, seperti 2000/01 dan 2006/07, memang pernah mencatatkan selisih yang relatif tipis, yaitu 5 poin. Namun, konteksnya sangat berbeda. Saat itu, tim-tim di puncak klasemen, seperti Manchester United pada musim 2000/01, sudah melesat jauh dengan keunggulan 10 poin, membuat persaingan gelar hampir selesai. Musim ini, tidak hanya papan tengah yang rapat, jarak di puncak klasemen antara Arsenal dan pesaingnya pun hanya 2 poin, membuat persaingan terasa lebih terbuka di semua lini.

Kondisi ini menunjukkan tingkat kompetitif liga yang semakin merata, atau bisa juga diartikan sebagai penurunan standar konsistensi tim-tim elite. Tim peringkat ke-12 yang biasanya sudah mulai melupakan mimpi Eropa, kini secara matematis hanya membutuhkan dua kemenangan untuk menyodok ke empat besar. Hal ini menjaga motivasi seluruh tim tetap tinggi karena tidak ada yang benar-benar aman dan tidak ada yang benar-benar terpuruk (kecuali Wolves di dasar klasemen).

Tabel berikut memperlihatkan perbandingan jarak poin antara peringkat keempat dan ke-12 pada pekan ke-15 dari beberapa musim terakhir dan musim-musim yang memegang rekor sebelumnya. Data ini membuktikan betapa unik dan ketatnya persaingan musim 2025/26 dibandingkan era-era sebelumnya.

Jarak Poin Peringkat 4 vs 12 (Setelah Pekan ke-15)

Musim Tim Peringkat 4 Poin Tim Peringkat 12 Poin Selisih
2025/26 Crystal Palace 26 Newcastle 22 4
2024/25 Man City 27 Newcastle 20 7
2023/24 Man City 30 Brentford 19 11
2006/07 Bolton 24 Man City 19 5
2000/01 Leicester 26 Charlton 21 5

Volatilitas Ekstrem: Studi Kasus Manchester United dan Chelsea

Volatilitas atau perubahan posisi yang drastis menjadi ciri khas musim ini. Manchester United adalah contoh paling nyata dari betapa cepatnya nasib bisa berubah. Memasuki pekan ke-15, mereka terpuruk di posisi ke-12 dan dibayangi krisis jika kalah dari Wolves. Namun, kemenangan 4-1 langsung mengerek mereka terbang ke posisi keenam dengan 25 poin, sejajar dengan Chelsea dan hanya berjarak satu poin dari empat besar.

Di sisi lain, Chelsea mengalami nasib sebaliknya. Sempat digadang-gadang sebagai penantang gelar Arsenal beberapa pekan lalu, rentetan tiga laga tanpa kemenangan membuat mereka tergelincir ke posisi kelima. Perubahan narasi dari "calon juara" menjadi "berjuang di zona Eropa" terjadi begitu cepat, mencerminkan betapa tipisnya margin kesalahan di musim ini.

Fenomena ini juga dialami oleh Tottenham (posisi 11) dan Newcastle (posisi 12) yang berada di posisi lebih rendah dari ekspektasi, namun secara poin masih sangat dekat dengan zona elite. Liverpool juga masih berjuang dengan inkonsistensi (kalah 6 kali dari 10 laga terakhir), namun anehnya mereka hanya terpaut tiga poin dari peringkat keempat.

Situasi ini menciptakan tekanan psikologis yang unik bagi para manajer dan pemain. Tidak ada zona nyaman di papan klasemen saat ini. Satu pekan buruk bisa melempar tim dari zona Eropa ke papan tengah, sementara satu pekan baik bisa menghidupkan kembali asa juara atau Liga Champions.

Klasemen Sementara Papan Atas-Tengah (Pekan ke-15)

Pos Tim Poin Jarak ke 4 Besar
3 Aston Villa 30 -
4 Crystal Palace 26 -
5 Chelsea 25 1
6 Man Utd 25 1
... ... ... ...
12 Newcastle 22 4

Anomali Aston Villa dan Crystal Palace: Ujian Realitas Menanti

Aston Villa dan Crystal Palace saat ini menjadi penghuni papan atas yang mengejutkan, namun data statistik memberikan sinyal peringatan. Villa duduk nyaman di posisi ketiga dengan 30 poin, namun analisis Expected Points menunjukkan mereka telah meraih poin jauh lebih banyak dari yang seharusnya berdasarkan kualitas peluang (xG). Mereka mengalami "overperformance" yang ekstrem dan mungkin akan segera mengalami koreksi hasil.

Jadwal berat menanti Villa ke depannya. Setelah menghadapi Arsenal dan Brighton, mereka harus bertemu Manchester United, serta bertandang ke markas Arsenal (Emirates) dan Chelsea (Stamford Bridge) dalam empat laga ke depan. Rangkaian pertandingan ini akan menjadi ujian validitas apakah Villa benar-benar penantang gelar atau hanya sekadar penumpang sementara di papan atas.

Sementara itu, Crystal Palace menembus empat besar untuk pertama kalinya di tahap ini sepanjang sejarah mereka di Liga Primer. Namun, isu kelelahan skuad yang tipis menjadi bom waktu. Oliver Glasner telah mengeluhkan kurangnya aktivitas transfer, dan partisipasi perdana mereka di kompetisi Eropa (Conference League) mulai menguras tenaga pemain inti yang jarang dirotasi.

Ruben Amorim bahkan sempat menyinggung faktor kelelahan Palace saat United mengalahkan mereka. Dengan bursa transfer Januari yang belum dibuka, Palace harus bertahan dengan skuad tipis mereka. Pertanyaannya adalah, sampai kapan mereka bisa melawan gravitasi kelelahan sebelum akhirnya tergelincir?

Faktor Penghambat Tim Kuda Hitam

Tim Posisi Saat Ini Masalah Utama
Aston Villa 3 Jadwal Neraka (vs MU, Arsenal, Chelsea) & Overperformance Statistik
Crystal Palace 4 Skuad Tipis, Kelelahan (Eropa + Domestik), & Badai Cedera

Faktor X: Piala Afrika Mengancam Keseimbangan

Akhir 2025 dan awal 2026 akan menjadi periode krusial seiring digelarnya Piala Afrika (AFCON) dari 21 Desember hingga 18 Januari. Turnamen ini akan memaksa banyak klub melepas pemain kuncinya di tengah jadwal padat liga, yang berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan secara signifikan. Tim yang memiliki kedalaman skuad buruk akan sangat menderita.

Manchester United adalah salah satu tim yang paling terdampak. Mereka akan kehilangan seluruh sisi kanan serangan utama sebagaimana Noussair Mazraoui, Bryan Mbeumo, dan Amad Diallo harus berangkat ke Maroko. Kehilangan tiga pilar sekaligus di satu sektor adalah pukulan telak bagi Amorim yang baru saja mulai menemukan ritme timnya.

Tidak hanya United, Sunderland bahkan terancam kehilangan hingga tujuh pemain tim utama mereka. Tim-tim lain di pusaran persaingan Eropa seperti Everton, Tottenham, Brighton, dan Liverpool juga dipastikan akan kehilangan setidaknya satu pemain kunci. Ini adalah ujian manajemen skuad yang sesungguhnya.

Klub yang mampu melakukan rotasi efektif dan memiliki pemain pelapis yang siap pakai diprediksi akan menjadi pemenang dalam periode "survival" ini. Sebaliknya, tim yang tidak siap bisa tergelincir drastis di klasemen yang sangat rapat ini, di mana kehilangan poin sedikit saja bisa berakibat fatal.

Dampak AFCON pada Tim EPL

Tim Pemain Kunci Absen Dampak
Man Utd Mazraoui, Mbeumo, Amad Sektor Kanan Lumpuh
Sunderland Hingga 7 Pemain Krisis Skuad Total
Crystal Palace Ismaila Sarr (jika fit) Rotasi Lini Depan Terbatas

Prediksi Bulan Mendatang: Merangkul Kekacauan

Melihat tren saat ini, perebutan tiket Eropa diprediksi akan menjadi yang paling sengit dan brutal dalam sejarah Liga Primer. Tidak ada tanda-tanda dominasi absolut dari satu atau dua tim di zona peringkat 3 hingga 8. Inkonsistensi masih menjadi tema utama, di mana tim saling mengalahkan dan saling memberikan "nyawa" tambahan setiap pekannya.

Bulan Januari akan menjadi fase seleksi alam. Kombinasi dari bursa transfer musim dingin, kelelahan pasca-boxing day, dan absennya pemain ke AFCON akan memisahkan tim yang benar-benar tangguh dengan yang hanya beruntung. Apakah Aston Villa dan Crystal Palace akan kehabisan bensin? Apakah Manchester United dan Chelsea bisa menemukan konsistensi?

Satu hal yang pasti, paruh kedua musim 2025/26 akan menyajikan drama yang tak terduga. Bagi penikmat sepakbola netral, kekacauan ini adalah hiburan terbaik yang bisa ditawarkan oleh liga paling kompetitif di dunia. Kita mungkin sedang menyaksikan musim klasik yang akan dikenang bertahun-tahun ke depan karena ketidakpastiannya.

Situasi di papan bawah juga memengaruhi dinamika ini, dengan Wolves yang terpuruk sendirian di dasar klasemen, membuat persaingan poin di atasnya semakin terkompresi. Mari kita nikmati "kekacauan" ini selagi berlangsung, karena dalam sepakbola, ketidakpastian adalah bumbu yang paling nikmat.

Enam Tim Unggulan Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions Asia 2025/2026, Persib Bandung Berjuang Keras

Persaingan sengit di Liga Champions Asia 2025/2026 semakin memanas. Sejauh ini, enam tim telah berhasil mengamankan tempat mereka di babak 16 besar, menunjukkan dominasi dan persiapan matang dalam turnamen klub sepak bola paling prestisius di Asia. Keenam tim yang dipastikan melaju adalah Al Wasl, Sepahan, Al Hussein, Al Nassr, Gamba Osaka, dan Bangkok United. Keberhasilan mereka menjadi tolok ukur bagi tim-tim lain yang masih berjuang untuk meraih tiket ke fase gugur.

Di antara tim-tim yang masih memperebutkan tempat di babak selanjutnya, Persib Bandung menjadi salah satu nama yang paling disorot. Tim berjuluk Maung Bandung ini memiliki peluang besar untuk menyusul deretan klub elite tersebut. Nasib Persib Bandung akan ditentukan dalam laga terakhir penyisihan Grup G melawan Bangkok United, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu (10/12) pukul 19.15 WIB.

Krusialnya Laga Persib Bandung vs Bangkok United

Pertandingan melawan Bangkok United bukanlah sekadar laga penutup fase grup bagi Persib Bandung. Laga ini merupakan penentu mutlak kelolosan mereka ke babak 16 besar Liga Champions Asia. Dengan raihan 10 poin dari lima pertandingan sebelumnya, Persib hanya membutuhkan hasil positif untuk mengamankan posisi di dua besar klasemen Grup G.

Head to head dalam pertandingan ini menjadi sangat krusial, terutama mengingat persaingan yang ketat di grup tersebut. Lion City Sailors, yang berada di posisi ketiga, masih memiliki peluang untuk menyalip. Jika Persib hanya mampu meraih hasil imbang melawan Bangkok United, mereka dipastikan melaju ke babak 16 besar. Namun, skenario terburuk harus dihindari, yaitu kekalahan. Jika Persib kalah dan Lion City Sailors berhasil memenangkan pertandingan mereka melawan Selangor, maka Persib Bandung akan tersingkir akibat kalah dalam perhitungan head to head dengan klub asal Malaysia tersebut.

Strategi dan Mentalitas Bojan Hodak

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa timnya tidak akan bermain aman dengan hanya menargetkan hasil imbang. Ia mematok target kemenangan demi memperbesar peluang lolos dan menghindari kejutan dari lawan. "Kami akan bermain di stadion yang akan dipenuhi oleh Bobotoh. Saya harap, kami bisa meraih hasil yang positif," ujar Hodak, menekankan pentingnya dukungan penuh dari para pendukung.

Hodak menyadari bahwa pertandingan melawan Bangkok United tidak akan mudah. Ia mengakui bahwa tim tamu merupakan salah satu tim terkuat di Grup G. Namun, bermain di kandang sendiri dengan atmosfer yang dipenuhi puluhan ribu Bobotoh diprediksi akan menjadi suntikan motivasi besar bagi para pemainnya.

Meski ada tekanan yang menyertai pertandingan krusial ini, Hodak melihat tekanan sebagai bagian integral dari dunia sepak bola, terutama saat memimpin tim sebesar Persib. Kepercayaan diri pelatih asal Kroasia ini juga meningkat seiring dengan kembalinya beberapa pemain pilar yang sempat mengalami cedera.

"Teja dan Adam berlatih. Sejujurnya, Adam tidak berlatih secara penuh, dia masih belum siap setelah menepi sangat lama. Teja dan Jung siap dan mungkin bisa melihat mereka bermain sejak awal atau mungkin juga duduk di bangku cadangan tapi yang pasti, mereka masuk tim ini," ungkapnya, memberikan sinyal positif mengenai kondisi skuadnya.

Tekad Bangkok United untuk Kehormatan

Di sisi lain, pelatih Bangkok United, Totchtawan Sripan, menyatakan bahwa timnya akan tetap bermain dengan motivasi tinggi untuk meraih kemenangan, meskipun sudah dipastikan lolos dari fase grup. Menurutnya, pertandingan ini adalah pertaruhan kehormatan bagi kedua negara yang diwakili, yaitu Indonesia oleh Persib dan Thailand oleh Bangkok United.

"Ini pertandingan terakhir di fase grup. Meski sudah pasti lolos dari fase grup, kami datang mewakili Thailand dan akan bermain dengan penuh kehormatan. Kami akan berusaha menampilkan yang terbaik untuk bisa mendapat hasil terbaik juga," tegas Sripan, menunjukkan komitmen timnya untuk memberikan penampilan maksimal.

Daftar Tim yang Sudah Lolos ke 16 Besar Liga Champions Asia 2025/2026:

  • Al Wasl
  • Sepahan
  • Al Hussein
  • Al Nassr
  • Gamba Osaka
  • Bangkok United

Dengan segala persiapan dan motivasi yang ada, duel antara Persib Bandung dan Bangkok United diprediksi akan menyajikan tontonan menarik yang layak dinantikan oleh para pecinta sepak bola Asia.

medkomsubangnetworkSimak prediksi skor laga UEFA Champions League 2025 antara Bayern Munich vs Sporting CP.

Laga antara Bayern Munich vs Sporting CP akan berlangsung pada Rabu 10 Desember 2025 jam 00.45 WIB.

Prediksi skor Bayern Munich vs Sporting CP hingga head to head mereka juga sudah tersedia.

Prediksi Skor Bayern Munich vs Sporting CP UEFA Champions League 2025 Hari Ini Rabu 10 Desember 2025 Jam 00.45 WIB, Cek Link Live Streaming

Bayern Munich dan Sporting CP akan berhadapan dalam laga UEFA Champions League yang dimulai lebih awal pada Rabu 10 Desember 2025. Pertandingan akan berlangsung di Allianz Arena.

Tuan rumah akan berusaha melanjutkan kemenangan telak 5-0 yang mereka raih dari Stuttgart di Bundesliga akhir pekan lalu.

Mereka unggul lebih dulu di babak pertama berkat gol Konrad Laimer di menit ke-11. Harry Kane masuk dari bangku cadangan pada menit ke-60 dan mencetak hat-trick, sementara Josip Stanisic mencetak satu gol.

Sporting, sementara itu, berbagi poin dalam hasil imbang 1-1 melawan rival sekota mereka, Benfica, di Primeira Liga.

Kedua gol dicetak di babak pertama, dengan Pedro Goncalves membawa tim tamu unggul di menit ke-12 sementara Georgiv Sudakoc menyamakan kedudukan di menit ke-27.

The Lions akan mengalihkan perhatian ke Eropa, di mana pada pertandingan terakhir mereka meraih kemenangan kandang 3-0 atas Club Brugge. Bayern menelan kekalahan 3-1 saat bertandang ke Arsenal.

Kekalahan ini membuat tim Bavaria turun ke posisi ketiga klasemen dengan 12 poin dari lima pertandingan. Sporting berada di posisi kedelapan dengan 10 poin.

Head-to-Head Bayern Munich vs Sporting CP dan Angka-angka Penting

Bayern telah memenangkan tiga dari empat pertandingan head-to-head di abad ke-21 (satu kali seri).

Pertemuan terakhir mereka terjadi pada Maret 2009 ketika Bayern menang telak 7-1 di kandang sendiri di leg kedua babak 16 besar untuk melaju dengan agregat kemenangan 12-1.

Bayern tak terkalahkan dalam 36 pertandingan kandang di fase grup/liga UEFA Champions League sejak Desember 2013 (24 kemenangan).

Sporting tak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi (sembilan kemenangan).

Bayern telah mencetak 12 gol di babak pertama di UCL sejauh musim ini - rekor tertinggi hingga saat ini.

Sporting hanya menang satu kali dari 17 laga tandang melawan tim Jerman (14 kekalahan).

Prediksi Bayern Munich vs Sporting CP

Kekalahan Bayern dari Arsenal menjadi satu-satunya noda dalam kampanye yang sebenarnya gemilang bagi tim asuhan Vincent Kompany.

Die Roten memiliki rekor bagus melawan tim asal Portugal, hanya kalah dua kali dalam 31 pertandingan melawan tim asal Portugal (20 kemenangan).

Sporting Lisbon menempati posisi terakhir di delapan besar berdasarkan selisih gol dan sedang dalam performa yang baik.

Mencetak gol di kompetisi Eropa bukanlah masalah bagi mereka, karena mereka telah mencetak gol pertama dalam empat dari lima pertandingan UCL musim ini dan juga selalu mencetak gol dalam 21 pertandingan terakhir mereka di Eropa.

Bayern untuk sementara akan memuncaki klasemen jika menang di sini. Kami memperkirakan mereka akan meraih poin maksimal dengan kemenangan telak.

Prediksi: Bayern Munich 3-1 Sporting CP

Link TV Online Live Streaming Bayern Munich vs Sporting CP UEFA Champions League 2025 Hari Ini Rabu 10 Desember 2025

Berikut link TV Online Live Streaming Bayern Munich vs Sporting CP UEFA Champions League 2025 Hari Ini Rabu 10 Desember 2025.

LINK Vidio

Catatan: Live Streaming hanya sebagai informasi untuk pembaca.

Klasemen Sementara UEFA Champions League 2025/2026

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
5
5
0
0
14
1
13
15
2
Paris Saint-Germain
5
4
0
1
19
8
11
12
3
Bayern Munich
5
4
0
1
15
6
9
12
4
Inter Milan
5
4
0
1
12
3
9
12
5
Real Madrid
5
4
0
1
12
5
7
12
6
Dortmund
5
3
1
1
17
11
6
10
7
Chelsea
5
3
1
1
12
6
6
10
8
Sporting CP
5
3
1
1
11
5
6
10
9
Manchester City
5
3
1
1
10
5
5
10
10
Atalanta
5
3
1
1
6
5
1
10
11
Newcastle
5
3
0
2
11
4
7
9
12
Atletico Madrid
5
3
0
2
12
10
2
9
13
Liverpool
5
3
0
2
10
8
2
9
14
Galatasaray
5
3
0
2
8
7
1
9
15
PSV
5
2
2
1
13
8
5
8
16
Tottenham
5
2
2
1
10
7
3
8
17
Leverkusen
5
2
2
1
8
10
-2
8
18
Barcelona
5
2
1
2
12
10
2
7
19
Qarabag
5
2
1
2
8
9
-1
7
20
Napoli
5
2
1
2
6
9
-3
7
21
Marseille
5
2
0
3
8
6
2
6
22
Juventus
5
1
3
1
10
10
0
6
23
Monaco
5
1
3
1
6
8
-2
6
24
Pafos
5
1
3
1
4
7
-3
6
25
Union SG
5
2
0
3
5
12
-7
6
26
Club Brugge
5
1
1
3
8
13
-5
4
27
Athletic Club
5
1
1
3
4
9
-5
4
28
Frankfurt
5
1
1
3
7
14
-7
4
29
Copenhagen
5
1
1
3
7
14
-7
4
30
Benfica
5
1
0
4
4
8
-4
3
31
Slavia Praha
5
0
3
2
2
8
-6
3
32
Bodo/Glimt
5
0
2
3
7
11
-4
2
33
Olympiacos
5
0
2
3
5
13
-8
2
34
Villarreal
5
0
1
4
2
10
-8
1
35
Kairat Almaty
5
0
1
4
4
14
-10
1
36
Ajax
5
0
0
5
1
16
-15
0
                       
Lihat selengkapnya →

(TribunLombok/ Irsan Yamananda)

Ringkasan Berita:
  • Manchester United menang 4-1 atas Wolves di Stadion Molineux, gol dicetak Bruno Fernandes (2), Bryan Mbeumo, dan Mason Mount.
  • Kemenangan ini membawa United ke posisi enam klasemen Premier League dengan 25 poin, sementara Wolves terpuruk di dasar klasemen dengan dua poin.
  • Ruben Amorim puas dengan respons tim di babak kedua, meski menyoroti fokus yang hilang dan peluang yang kurang maksimal di babak pertama.
 

medkomsubangnetwork Berikut ini adalah komentar terbaru Ruben Amorim seusai Manchester United gebuk Wolves di Premier League atau Liga Inggris 2025/2026.

Ruben Amorim adalah pelatih asal Portugal, yang kini menukangi klub Premier League yakni Man United.

Sukses gebuk Wolves di Premier League, bikin Ruben Amorim merasa puas.

Baru saja diketahui, Man United besutan Ruben Amorim lawan Wolves di Premier League pada Selasa (9/12/2025) dini hari WIB.

Duel Wolves vs Man United di Premier League digeber di Stadion Molineux, markas Wolves.

Hasilnya, Manchester United gebuk Wolves di Premier League dengan skor meyakinkan 4-1.

Empat gol Man United ke gawang Wolves, dicetak oleh Bruno Fernandes (brace), Bryan Mbeumo, dan Mason Mount.

Wolves hanya mampu cetak satu gol ke gawang Man United lewat gol Jean-Ricner Bellegarde.

   

Menang besar atas Wolves, bikin Man United merangsek ke posisi enam klasemen Premier League dengan 25 poin.

Sementara Wolves, kini semakin merana di dasar klasemen Premier League dengan dua poin.

"Saya merasa senang. 

Saya pikir kami bermain baik hampir sepanjang waktu. 

Kami sempat kehilangan fokus setelah gol pertama, itu merugikan kami. 

Namun di babak kedua, semua merasa kami datang untuk menang dan itu perasaan yang bagus," kata Ruben Amorim, dikutip medkomsubangnetworkdi laman resmiMan United, pada Selasa pagi.

Ruben Amorim apresiasi Bruno Fernandes cs mampu bangkit di babak kedua.

Di babak pertama diketahui, skor masih imbang 1-1.

Padahal diklaim Ruben Amorim, Man United kuasai jalannya pertandingan.

"Bagus sekali kami bisa bangkit di babak kedua, tetapi kami harus khawatir bagaimana bisa kebobolan saat menguasai penuh permainan. 

Kami hampir mencetak gol kedua untuk mengunci laga. 

Namun saya puas dengan respons setelah turun minum," tambah Ruben Amorim.

Saat jeda babak pertama, Ruben Amorim mengaku beri motivasi agar Setan Merah julukan Man United bisa menangi laga kontra Wolves.

Hasilnya, anak-anak Man United mampu ciptkan tiga gol di babak kedua.

"Itu bukan soal taktik. 

Jelas sekali kami mendominasi permainan tetapi tidak menyelesaikan peluang sebagaimana mestinya. Kami harus lebih baik dalam detail. 

Saya mencoba menjelaskan kepada pemain bahwa kami punya 45 menit untuk meraih tiga poin yang sangat penting," pungkasnya.

   

Susunan pemain 

Wolves: 

Johnstone; 

Mosquera, 

Agbadou, 

Toti (c); 

Hoever, 

Andre, 

Krejci, 

Wolfe; 

Bellegarde, 

Arias; 

Strand Larsen.

 

Man United: 

Lammens; 

Mazraoui, 

Heaven, 

Shaw; 

Amad, 

Casemiro, 

Fernandes (c), 

Dalot; 

Mbeumo, 

Mount; 

Cunha.

   

Klasemen Premier League 

 
 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
15
10
3
2
28
9
19
33
2
Man. City
15
10
1
4
35
16
19
31
3
Aston Villa
15
9
3
3
22
15
7
30
4
Crystal Palace
15
7
5
3
20
12
8
26
5
Chelsea
15
7
4
4
25
15
10
25
6
Manchester United
15
7
4
4
26
22
4
25
7
Everton
15
7
3
5
18
17
1
24
8
Brighton
15
6
5
4
25
21
4
23
9
Sunderland
15
6
5
4
18
17
1
23
10
Liverpool
15
7
2
6
24
24
0
23
11
Tottenham
15
6
4
5
25
18
7
22
12
Newcastle
15
6
4
5
21
19
2
22
13
Bournemouth
15
5
5
5
21
24
-3
20
14
Brentford
15
6
1
8
21
24
-3
19
15
Fulham
15
5
2
8
20
24
-4
17
16
Leeds United
15
4
3
8
19
29
-10
15
17
Nottm Forest
15
4
3
8
14
25
-11
15
18
West Ham
15
3
4
8
17
29
-12
13
19
Burnley
15
3
1
11
16
30
-14
10
20
Wolves
15
0
2
13
8
33
-25
2
                       
Lihat selengkapnya →
 

(*)

 

( medkomsubangnetwork/ Amiruddin )

Baca Berita Terkini Tribun Kaltara di Google News

Diberdayakan oleh Blogger.