Halloween party ideas 2015

Memahami Perbedaan Mata Minus dan Plus: Lebih dari Sekadar Kacamata

Bagi sebagian orang, kacamata bukan hanya alat bantu penglihatan, tetapi juga penambah gaya. Namun, di balik estetika tersebut, kacamata memiliki fungsi vital untuk mengoreksi berbagai kondisi mata, termasuk rabun jauh (miopi) dan rabun dekat (hipermetropi). Kondisi ini seringkali diidentifikasi dengan istilah "mata minus" dan "mata plus", yang merujuk pada jenis lensa yang digunakan untuk mengatasinya. Gangguan penglihatan ini dapat secara signifikan memengaruhi aktivitas sehari-hari. Mari kita selami lebih dalam perbedaan antara mata minus dan mata plus.

1. Definisi Mata Minus dan Mata Plus

Pada kondisi mata yang normal, kemampuan untuk melihat objek dengan jelas umumnya mencapai jarak sekitar 6 meter.

  • Mata Minus (Miopi): Seseorang dengan mata minus akan mengalami kesulitan melihat objek yang berada pada jarak jauh. Penglihatan menjadi kabur dan buram saat memandang objek yang jauh. Istilah medis untuk kondisi ini adalah miopi atau rabun jauh. Salah satu indikator paling jelas dari mata minus adalah ketidakmampuan melihat jelas dari kejauhan.

  • Mata Plus (Hipermetropi): Istilah medis untuk mata plus adalah hipermetropi, atau rabun dekat. Kondisi ini membuat penderitanya kesulitan melihat objek yang berada pada jarak dekat. Sementara mata normal dapat membaca tulisan jarak dekat dengan mudah, mata plus akan merasakan tulisan tersebut buram dan sulit dibaca.

2. Penyebab Mata Minus dan Plus

Proses penglihatan yang sehat bergantung pada bagaimana mata menerima cahaya dan memfokuskannya tepat pada retina. Cahaya yang masuk ke mata diubah menjadi sinyal listrik yang kemudian dikirimkan ke otak untuk diinterpretasikan. Namun, pada kondisi mata minus dan plus, fokus cahaya tidak jatuh tepat di retina.

  • Mata Minus: Pada mata minus, cahaya cenderung terfokus di depan retina. Fenomena ini bisa disebabkan oleh dua faktor utama: bola mata yang memanjang secara abnormal, atau kelengkungan kornea yang terlalu curam.

  • Mata Plus: Sebaliknya, pada mata plus, cahaya difokuskan di belakang retina. Penyebabnya adalah bola mata yang terlalu pendek, atau kornea yang memiliki kelengkungan terlalu datar.

3. Mengenali Tanda dan Gejala

Salah satu gejala umum yang dialami oleh penderita mata minus maupun plus adalah ketidakjelasan penglihatan. Kesulitan melihat objek pada jarak tertentu dapat mengganggu berbagai aktivitas harian. Berikut adalah perbedaan tanda dan gejala yang perlu diperhatikan:

Gejala Mata Minus:

  • Kesulitan melihat objek yang berjarak jauh, seperti membaca tulisan di papan tulis dari kejauhan.
  • Seringkali menyipitkan mata saat mencoba melihat objek yang jauh.
  • Muncul rasa sakit pada kepala yang disebabkan oleh kerja otot mata yang berlebihan.
  • Membutuhkan posisi membaca atau memegang layar gawai sangat dekat dengan mata.

Gejala Mata Plus:

  • Penglihatan menjadi buram saat mencoba membaca atau melihat objek pada jarak dekat.
  • Mata terasa lelah dan pegal setelah membaca atau melakukan aktivitas pada jarak dekat dalam waktu yang lama.
  • Mengalami sakit kepala setelah beraktivitas pada jarak dekat dalam durasi panjang.
  • Merasa lebih nyaman melihat objek ketika benda tersebut dijauhkan sedikit dari mata.

4. Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

Gaya hidup modern, terutama dengan penggunaan gawai yang intensif, dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan penglihatan.

Kebiasaan seperti bermain ponsel sambil berbaring mungkin terasa nyaman, namun dampaknya pada kesehatan mata dapat terasa dalam jangka panjang. Aktivitas ini dapat merusak mata. Selain kebiasaan menggunakan gawai, ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko mata minus dan plus:

Faktor Risiko Mata Minus:

  • Keturunan: Miopi memiliki kecenderungan bersifat turun-temurun. Jika orang tua memiliki riwayat mata minus, maka anak memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalaminya.
  • Lingkungan: Penggunaan layar laptop atau ponsel dalam jangka waktu yang berkepanjangan merupakan faktor lingkungan yang signifikan.

Faktor Risiko Mata Plus:

  • Keturunan: Riwayat keluarga yang memiliki kondisi mata serupa juga dapat menjadi faktor risiko.
  • Usia: Seiring bertambahnya usia, kemampuan mata untuk memfokuskan objek mengalami penurunan. Kondisi ini lebih umum terjadi pada individu berusia di atas 40 tahun.

5. Pilihan Penanganan Mata Minus dan Plus

Kacamata merupakan solusi paling umum untuk mengatasi mata minus dan plus, dengan perbedaan utama terletak pada jenis lensa yang digunakan. Bagi sebagian orang yang merasa kurang nyaman dengan kacamata, lensa kontak atau softlens bisa menjadi alternatif. Selain itu, ada pula pilihan penanganan medis.

Penanganan Mata Minus:

  • Kacamata: Menggunakan kacamata dengan lensa cekung (lensa minus).
  • Lensa Kontak (Softlens): Pilihan lain untuk koreksi penglihatan.
  • Operasi LASIK: Prosedur bedah refraktif yang dapat mengoreksi kelainan refraksi mata.
  • Perubahan Gaya Hidup: Meningkatkan waktu beraktivitas di luar ruangan, mengurangi penggunaan layar gawai, serta melakukan latihan mata secara rutin.

Penanganan Mata Plus:

  • Kacamata: Menggunakan kacamata dengan lensa cembung (lensa plus).
  • Lensa Kontak (Softlens): Alternatif koreksi penglihatan.
  • Operasi Refraktif: Prosedur bedah yang bertujuan untuk memperbaiki kemampuan fokus mata.
  • Mengistirahatkan Mata: Memberikan jeda istirahat bagi mata, terutama setelah beraktivitas dalam jarak dekat dalam waktu lama.

Memahami perbedaan antara mata minus dan plus sangatlah penting. Jika mata Anda masih dalam kondisi sehat saat ini, mulailah memperbaiki kebiasaan penggunaan gawai sehari-hari. Jagalah kesehatan kedua mata Anda.

Mahasiswa UNSIL Gelar Program "Tunas Berdikari": Mengubah Sampah Dapur Menjadi Solusi Lingkungan Inovatif

Tasikmalaya - Sebuah inisiatif brilian muncul dari para mahasiswa Universitas Siliwangi (UNSIL) Program Studi Pendidikan Masyarakat. Melalui program bernama "Aksi Sampah Bersih Dikelola Aktif dan Inovatif" atau yang disingkat "Tunas Berdikari", mereka berhasil menggelar kegiatan edukatif yang berfokus pada pengelolaan sampah rumah tangga secara kreatif dan berkelanjutan. Acara perdana ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025, di lingkungan RT 02 RW 03 Kp. Leuwimalang, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Program "Tunas Berdikari" memiliki misi ganda yang sangat penting: meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang benar dan memberdayakan warga melalui pelatihan pembuatan enzim ramah lingkungan, yang dikenal sebagai eco enzyme, dari limbah dapur. Antusiasme tinggi terlihat dari kehadiran 45 peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat setempat, termasuk ibu rumah tangga, para remaja, dan tokoh masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap gerakan positif ini.

Kegiatan dilaksanakan secara langsung dengan metode tatap muka, diawali dengan sesi sosialisasi yang komprehensif. Para peserta diajak untuk memahami betapa krusialnya memilah sampah sejak dari sumbernya, bagaimana dampak buruk sampah yang tidak terkelola dengan baik terhadap lingkungan, serta strategi praktis untuk mengurangi volume sampah yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga sehari-hari.

Pelaksanaan program berjalan dengan sangat semarak dan penuh semangat. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis mengenai konsep eco enzyme, tetapi juga mendalami manfaatnya yang luas bagi lingkungan dan kesehatan. Sesi pelatihan langsung yang diberikan memungkinkan mereka untuk mempraktikkan teknik fermentasi, sehingga menghasilkan pembelajaran yang mendalam dan signifikan. Program ini lebih dari sekadar acara edukasi; ia menjadi sarana ampuh untuk menumbuhkan kesadaran, memicu kreativitas, dan membangun keberanian masyarakat agar mampu mengelola sampah mereka secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing.

Mengenal Lebih Dekat Eco Enzyme: Dari Limbah Dapur Menjadi Solusi Berharga

Setelah sesi edukasi awal, para peserta diperkenalkan lebih dalam pada konsep eco enzyme. Mereka diajak untuk memahami apa itu eco enzyme, berbagai manfaat luar biasa yang ditawarkannya bagi kelestarian lingkungan, serta potensi penerapannya dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Ibu Deviani Badruddin, seorang pemateri yang juga merupakan pemilik rumah eco enzyme dan kompos Tasikmalaya, membagikan ilmu berharga mengenai tahapan-tahapan penting dalam pembuatan eco enzyme. Penjelasannya mencakup cara memilih limbah organik yang tepat, komposisi ideal dari bahan-bahan yang digunakan, proses fermentasi yang krusial, hingga cara penyimpanan yang benar agar kualitas produk terjaga. Untuk memastikan pemahaman yang mendalam, warga diberikan kesempatan emas untuk langsung mempraktikkan pembuatan eco enzyme dengan menggunakan bahan-bahan yang telah disiapkan.

Dalam sesi praktik utama, para peserta secara aktif mempraktikkan pembuatan eco enzyme. Mereka menggunakan berbagai jenis kulit buah-buahan segar seperti pisang, pepaya, jeruk, alpukat, mangga, semangka, dan bahkan kulit buah naga. Bahan-bahan organik ini kemudian difermentasi menggunakan gula aren atau molase serta air.

Para fasilitator dengan sabar memandu setiap langkah proses pembuatan, menekankan pentingnya perbandingan bahan baku yang tepat, yaitu 1:3:10 (limbah organik : gula : air), untuk mencapai proses fermentasi yang optimal selama periode 100 hari. Terlihat jelas bagaimana para peserta begitu antusias, aktif berdiskusi satu sama lain, dan mencoba langsung setiap tahapan pencampuran bahan.

Manfaat Nyata: Relaksasi dan Peningkatan Pemahaman

Selain fokus pada pelatihan teknis pembuatan eco enzyme, kegiatan ini juga dirancang untuk memberikan pengalaman langsung tentang manfaatnya. Salah satu sesi yang paling dinanti adalah detoks rendam kaki menggunakan larutan eco enzyme. Para peserta dapat merasakan secara langsung efek relaksasi yang ditimbulkan oleh ramuan fermentasi ini.

Banyak peserta yang memberikan testimoni positif setelah sesi ini. Mereka melaporkan bahwa tubuh terasa lebih hangat, lebih rileks, dan segar. Bahkan, aroma khas dari eco enzyme dinilai sangat menenangkan. Sesi ini menjadi bukti nyata bagaimana eco enzyme dapat memberikan manfaat terapeutik dan medis yang signifikan.

Tahap terakhir dari program ini adalah pelaksanaan post-test yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman peserta mengalami peningkatan setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang sangat memuaskan dan signifikan.

Hampir seluruh peserta menyatakan bahwa kemampuan mereka dalam mengelola sampah organik telah meningkat drastis, beralih dari kategori "Baik" menjadi "Sangat Baik". Selain itu, keyakinan mereka terhadap efektivitas eco enzyme sebagai solusi ampuh untuk mengurangi limbah organik rumah tangga juga semakin menguat. Mereka juga merasa bahwa proses pembuatan eco enzyme yang diajarkan sangat mudah diikuti.

Apresiasi dan Harapan untuk Keberlanjutan

Para tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya program "Tunas Berdikari". Mereka menilai bahwa pelatihan eco enzyme ini memberikan dampak yang sangat positif dan langsung bagi lingkungan sekitar. "Program ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga praktik yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengatasi masalah sampah yang kian kompleks. Peserta menunjukkan perubahan sikap dan pemahaman yang luar biasa," ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Pengurus lingkungan dan warga setempat juga turut menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan. Mereka percaya bahwa program ini sangat membantu dalam memperkuat budaya peduli lingkungan dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengolah sampah. Program ini dianggap sukses besar dalam membuka wawasan baru, menunjukkan bahwa sampah organik yang selama ini dianggap sebagai masalah, ternyata memiliki nilai guna yang sangat tinggi apabila dikelola dengan cara yang benar.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi dokumentasi resmi dari seluruh rangkaian kegiatan. Warga berharap agar program-program inovatif semacam ini dapat terus diadakan di masa mendatang. Hal ini penting untuk terus meningkatkan keberlanjutan dalam pengelolaan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang.

Soal Latihan Pilihan Ganda Bahasa Inggris Kelas 3 Kurikulum Merdeka 2026 Semester 2

Persiapan Akademik: Kumpulan Soal Bahasa Inggris Kelas 3 Kurikulum Merdeka 2026 Semester 2

Menjelang persiapan belajar untuk semester genap, siswa kelas 3 Sekolah Dasar dan orang tua mereka kembali aktif mencari materi latihan soal. Kurikulum Merdeka 2026 dengan format terbarunya menuntut pendekatan pembelajaran yang lebih terarah, dan ketersediaan soal yang relevan menjadi kunci utama. Artikel ini menyajikan kumpulan soal pilihan ganda Bahasa Inggris kelas 3 Kurikulum Merdeka 2026 semester 2, yang disusun secara komprehensif, rapi, dan mudah dipahami. Soal-soal ini dirancang khusus untuk mengacu pada kompetensi dasar semester 2 dan disajikan per tema agar memudahkan proses belajar siswa.

Tema 1: Greetings and Daily Expressions (Sapaan dan Ekspresi Sehari-hari)

Bagian ini berfokus pada pengenalan frasa-frasa dasar yang digunakan dalam percakapan sehari-hari dalam Bahasa Inggris.

  1. Pertanyaan: What is the correct greeting in the morning?

    • a. Good night
    • b. Good evening
    • c. Good morning
    • d. Goodbye Jawaban: c. Good morning (Ungkapan yang tepat untuk disapa di pagi hari adalah "Selamat pagi".)
  2. Pertanyaan: “See you later” means…

    • a. Sampai jumpa nanti
    • b. Selamat malam
    • c. Selamat datang
    • d. Terima kasih Jawaban: a. Sampai jumpa nanti (Frasa ini digunakan saat berpamitan dengan harapan bertemu kembali di waktu yang tidak spesifik.)
  3. Pertanyaan: “Thank you” responds with…

    • a. Sorry
    • b. You’re welcome
    • c. Yes, I am
    • d. No, thanks Jawaban: b. You’re welcome (Jawaban yang sopan ketika seseorang mengucapkan terima kasih.)
  4. Pertanyaan: Which one is a polite expression?

    • a. Give me that!
    • b. Move!
    • c. Please help me
    • d. Go away Jawaban: c. Please help me (Menambahkan kata "please" menunjukkan kesopanan saat meminta bantuan.)
  5. Pertanyaan: “Goodbye” means…

    • a. Selamat pagi
    • b. Selamat tinggal
    • c. Sampai besok
    • d. Selamat datang Jawaban: b. Selamat tinggal (Ungkapan umum untuk berpisah.)
  6. Pertanyaan: “How are you?” answered with…

    • a. I am fine
    • b. Thank you
    • c. Good morning
    • d. Please Jawaban: a. I am fine (Jawaban standar untuk menanyakan kabar seseorang.)
  7. Pertanyaan: “Excuse me” digunakan untuk…

    • a. Meminta izin
    • b. Marah
    • c. Meminta barang
    • d. Menolak Jawaban: a. Meminta izin (Frasa ini digunakan untuk menarik perhatian, meminta maaf sebelum berbicara, atau meminta izin.)
  8. Pertanyaan: “Sorry” digunakan ketika…

    • a. Bahagia
    • b. Ingin pamit
    • c. Melakukan kesalahan
    • d. Memuji Jawaban: c. Melakukan kesalahan (Ungkapan ini digunakan untuk menyatakan penyesalan atas kesalahan yang dilakukan.)
  9. Pertanyaan: Ungkapan menyapa teman adalah…

    • a. What is this?
    • b. Hello!
    • c. Thank you
    • d. Yes, I do Jawaban: b. Hello! (Sapaan informal yang umum digunakan kepada teman.)
  10. Pertanyaan: “See you tomorrow” berarti…

    • a. Sampai jumpa besok
    • b. Sampai jumpa nanti
    • c. Selamat pagi
    • d. Terima kasih Jawaban: a. Sampai jumpa besok (Ungkapan yang spesifik untuk berpamitan dengan harapan bertemu di hari berikutnya.)

Tema 2: Family and People Around Us (Keluarga dan Orang-Orang di Sekitar Kita)

Tema ini memperkenalkan kosakata terkait anggota keluarga dan hubungan kekerabatan dalam Bahasa Inggris.

  1. Pertanyaan: My mother is my…

    • a. Sister
    • b. Aunt
    • c. Mom
    • d. Cousin Jawaban: c. Mom (Ibu adalah sebutan lain untuk "mom".)
  2. Pertanyaan: My father’s wife is my…

    • a. Sister
    • b. Mother
    • c. Aunt
    • d. Grandma Jawaban: b. Mother (Istri dari ayah adalah ibu.)
  3. Pertanyaan: The son of my uncle is my…

    • a. Cousin
    • b. Brother
    • c. Father
    • d. Nephew Jawaban: a. Cousin (Anak dari paman atau bibi adalah sepupu.)
  4. Pertanyaan: “Brother” means…

    • a. Saudara perempuan
    • b. Saudara laki-laki
    • c. Ayah
    • d. Paman Jawaban: b. Saudara laki-laki (Kata "brother" merujuk pada saudara laki-laki.)
  5. Pertanyaan: Grandmother is my father’s…

    • a. Sister
    • b. Mother
    • c. Daughter
    • d. Cousin Jawaban: b. Mother (Nenek adalah ibu dari ayah atau ibu.)
  6. Pertanyaan: “This is my family” berarti…

    • a. Ini rumah saya
    • b. Ini keluarga saya
    • c. Ini teman saya
    • d. Ini sekolah saya Jawaban: b. Ini keluarga saya (Kalimat ini memperkenalkan anggota keluarga.)
  7. Pertanyaan: “She is my sister” menunjukkan…

    • a. Laki-laki
    • b. Perempuan
    • c. Binatang
    • d. Benda Jawaban: b. Perempuan (Kata ganti "She" digunakan untuk merujuk pada perempuan.)
  8. Pertanyaan: “He is my father.” Kata “He” menunjukkan…

    • a. Perempuan
    • b. Laki-laki
    • c. Anak kecil
    • d. Benda Jawaban: b. Laki-laki (Kata ganti "He" digunakan untuk merujuk pada laki-laki.)
  9. Pertanyaan: “Parents” berarti…

    • a. Orang tua
    • b. Anak
    • c. Saudara
    • d. Teman Jawaban: a. Orang tua (Kata "parents" mencakup ayah dan ibu.)
  10. Pertanyaan: “I love my family” berarti…

    • a. Saya suka makanan
    • b. Saya sayang keluarga
    • c. Saya sayang teman
    • d. Saya suka buku Jawaban: b. Saya sayang keluarga (Kalimat ini mengekspresikan rasa kasih sayang terhadap keluarga.)

Tema 3: Things at School (Vocabulary) (Benda-Benda di Sekolah)

Fokus pada kosakata benda-benda yang umum ditemukan di lingkungan sekolah.

  1. Pertanyaan: We write with a…

    • a. Eraser
    • b. Pencil
    • c. Bag
    • d. Ruler Jawaban: b. Pencil (Pensil digunakan untuk menulis.)
  2. Pertanyaan: We erase with an…

    • a. Eraser
    • b. Pencil
    • c. Book
    • d. Desk Jawaban: a. Eraser (Penghapus digunakan untuk menghapus tulisan.)
  3. Pertanyaan: A teacher writes on the…

    • a. Board
    • b. Chair
    • c. Door
    • d. Window Jawaban: a. Board (Guru menulis di papan tulis.)
  4. Pertanyaan: “Bag” means…

    • a. Buku
    • b. Tas
    • c. Penggaris
    • d. Meja Jawaban: b. Tas (Kata "bag" berarti tas.)
  5. Pertanyaan: The opposite of “clean” is…

    • a. Small
    • b. Dirty
    • c. Big
    • d. Tall Jawaban: b. Dirty (Lawan kata dari "bersih" adalah "kotor".)
  6. Pertanyaan: “Ruler” digunakan untuk…

    • a. Menghapus
    • b. Mengukur
    • c. Menulis
    • d. Membaca Jawaban: b. Mengukur (Penggaris digunakan untuk mengukur panjang.)
  7. Pertanyaan: “Book” berarti…

    • a. Tas
    • b. Buku
    • c. Penghapus
    • d. Pensil Jawaban: b. Buku (Kata "book" berarti buku.)
  8. Pertanyaan: “Chair” berarti…

    • a. Papan tulis
    • b. Tas
    • c. Kursi
    • d. Jendela Jawaban: c. Kursi (Kata "chair" berarti kursi.)
  9. Pertanyaan: “Classroom” berarti…

    • a. Ruang kelas
    • b. Ruang makan
    • c. Ruang guru
    • d. Ruang tamu Jawaban: a. Ruang kelas (Kata "classroom" berarti ruang kelas.)
  10. Pertanyaan: “Table” digunakan untuk…

    • a. Tidur
    • b. Menulis
    • c. Duduk
    • d. Bermain bola Jawaban: b. Menulis (Meja biasanya digunakan untuk menulis, membaca, atau meletakkan barang.)

Tema 4: Animals & Simple Descriptions (Hewan & Deskripsi Sederhana)

Bagian ini memperkenalkan nama-nama hewan dan cara mendeskripsikannya secara sederhana.

  1. Pertanyaan: A cat can…

    • a. Fly
    • b. Swim
    • c. Jump
    • d. Drive Jawaban: c. Jump (Kucing memiliki kemampuan melompat.)
  2. Pertanyaan: A bird can…

    • a. Sleep underwater
    • b. Fly
    • c. Bark
    • d. Write Jawaban: b. Fly (Burung memiliki kemampuan terbang.)
  3. Pertanyaan: A fish lives in the…

    • a. Land
    • b. Sky
    • c. Water
    • d. Tree Jawaban: c. Water (Ikan hidup di air.)
  4. Pertanyaan: “Big” is the opposite of…

    • a. Short
    • b. Tall
    • c. Small
    • d. Long Jawaban: c. Small (Lawan kata dari "besar" adalah "kecil".)
  5. Pertanyaan: “Monkey” means…

    • a. Ayam
    • b. Kucing
    • c. Monyet
    • d. Tikus Jawaban: c. Monyet (Kata "monkey" berarti monyet.)
  6. Pertanyaan: “The cow is white” berarti…

    • a. Sapi itu hitam
    • b. Sapi itu putih
    • c. Sapi itu besar
    • d. Sapi itu kecil Jawaban: b. Sapi itu putih (Kalimat ini mendeskripsikan warna sapi.)
  7. Pertanyaan: A dog can…

    • a. Meow
    • b. Bark
    • c. Swim like a fish
    • d. Write Jawaban: b. Bark (Anjing mengeluarkan suara "guk guk" atau "bark".)
  8. Pertanyaan: “Long tail” means…

    • a. Ekor pendek
    • b. Ekor panjang
    • c. Kaki panjang
    • d. Kepala kecil Jawaban: b. Ekor panjang (Frasa ini mendeskripsikan panjang ekor.)
  9. Pertanyaan: Elephant is…

    • a. Small
    • b. Big
    • c. Tiny
    • d. Short Jawaban: b. Big (Gajah adalah hewan yang besar.)
  10. Pertanyaan: “Rabbit” berarti…

    • a. Burung
    • b. Kelinci
    • c. Kura-kura
    • d. Harimau Jawaban: b. Kelinci (Kata "rabbit" berarti kelinci.)

Tema 5: Simple Actions & Daily Activities (Tindakan Sederhana & Aktivitas Harian)

Bagian ini melatih penggunaan kata kerja (verbs) dalam konteks aktivitas sehari-hari, termasuk penyesuaian bentuk kata kerja berdasarkan subjek (present simple tense).

  1. Pertanyaan: I… breakfast in the morning.

    • a. Read
    • b. Eat
    • c. Sleep
    • d. Close Jawaban: b. Eat (Saya sarapan di pagi hari.)
  2. Pertanyaan: She… to school at 7 a.m.

    • a. Goes
    • b. Go
    • c. Going
    • d. Went Jawaban: a. Goes (Untuk subjek "She", kata kerja "go" berubah menjadi "goes" dalam present simple tense.)
  3. Pertanyaan: They… football after school.

    • a. Plays
    • b. Played
    • c. Play
    • d. Playing Jawaban: c. Play (Untuk subjek jamak seperti "They", kata kerja bentuk dasar "play" digunakan.)
  4. Pertanyaan: I… TV at night.

    • a. Watch
    • b. Watched
    • c. Watches
    • d. Watching Jawaban: a. Watch (Untuk subjek "I", kata kerja bentuk dasar "watch" digunakan.)
  5. Pertanyaan: Father… a car.

    • a. Drive
    • b. Drives
    • c. Driving
    • d. Drove Jawaban: b. Drives (Untuk subjek tunggal seperti "Father", kata kerja "drive" berubah menjadi "drives".)
  6. Pertanyaan: Mother… dinner every day.

    • a. Cook
    • b. Cooks
    • c. Cooking
    • d. Cooked Jawaban: b. Cooks (Untuk subjek tunggal seperti "Mother", kata kerja "cook" berubah menjadi "cooks".)
  7. Pertanyaan: We… together at home.

    • a. Play
    • b. Plays
    • c. Played
    • d. Playing Jawaban: a. Play (Untuk subjek jamak seperti "We", kata kerja bentuk dasar "play" digunakan.)

Kumpulan soal ini diharapkan dapat menjadi sarana belajar yang efektif bagi siswa kelas 3 dalam mempersiapkan diri menghadapi evaluasi akhir semester. Dengan latihan yang terstruktur, diharapkan pemahaman terhadap materi Bahasa Inggris dapat semakin meningkat.

Aceh Bangkit: Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pemulihan Pasca Bencana

Aceh kini tengah berjuang keras untuk bangkit dari cengkeraman bencana banjir bandang dan longsor yang melanda. Upaya pemulihan, khususnya dalam aspek kelistrikan, terus digenjot melalui sinergi kuat antara berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan PT PLN (Persero) bergerak serentak demi memastikan penanganan darurat berjalan efektif dan layanan kelistrikan bagi masyarakat yang terdampak dapat segera dipulihkan.

Prioritas Logistik dan Percepatan Pemulihan Listrik

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan bahwa distribusi bantuan logistik menjadi prioritas utama mengingat banyaknya wilayah yang masih terisolasi dan sangat membutuhkan pertolongan. "Prioritas utama pemerintah saat ini adalah pendorongan logistik bagi masyarakat, mulai dari bahan makanan, kebutuhan pribadi seperti pakaian, hingga obat-obatan. Seluruh bantuan akan didistribusikan menggunakan alutsista TNI ke titik-titik terdampak," ungkapnya.

Sjafrie juga menyoroti urgensi pemulihan kelistrikan. Ia mengapresiasi langkah cepat PLN di lapangan dan mendorong agar proses pemulihan terus dioptimalkan. "Langkah pertama adalah memperkuat mobilitas udara. Semua logistik kita konsentrasikan. Listrik harus segera hidup dalam waktu singkat. Kita akan tambah kekuatan helikopter. Evakuasi darat dan udara harus dipercepat," ujarnya, menekankan pentingnya kecepatan dalam penanganan bencana.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Pusat

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, turut menunjukkan dukungannya dengan mengirimkan tim khusus ke wilayah terdampak. Tujuannya adalah untuk membantu mengakselerasi penanganan bencana, dengan penekanan pada stabilisasi layanan publik, termasuk layanan kelistrikan. "Kebutuhan listrik ini sangat krusial. Kami bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan PLN terus mempercepat pemulihan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera menikmati layanan listrik," tegas Tito.

PLN Bergerak Cepat dengan Sumber Daya Terbaik

Menindaklanjuti arahan dari Presiden, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN telah mengerahkan seluruh sumber daya dan personel terbaiknya dari berbagai unit di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk memulihkan jaringan listrik di wilayah yang terdampak bencana. Kolaborasi erat dengan seluruh pihak menjadi kunci dalam mendorong percepatan pemulihan kelistrikan pascabencana di Aceh.

"Kami mendapat arahan dari Bapak Presiden bahwa seluruh kekuatan PLN harus dikerahkan untuk membantu pemulihan bencana, baik banjir bandang maupun tanah longsor yang terjadi di Aceh. Untuk itu, sesuai arahan Bapak Presiden, kami semua berkolaborasi," ujar Darmawan.

Sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam Pemulihan

Proses pemulihan ini melibatkan kerja sama yang solid antara PLN dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Sultan Iskandar Muda, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh, semuanya di bawah koordinasi pemerintah pusat.

Salah satu langkah krusial yang telah dilakukan adalah pengiriman unit-unit tower emergency dari Jakarta menuju Banda Aceh menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU). Selain itu, beberapa unit juga diangkut melalui jalur darat dan laut dengan dukungan penuh dari TNI Angkatan Darat (AD) dan jajaran Kepolisian.

Darmawan memberikan apresiasi khusus kepada Polri yang telah berperan penting dalam memastikan kelancaran komunikasi di tengah kondisi jaringan yang terputus. Dari sisi logistik, TNI AD memfasilitasi pengiriman material menggunakan truk dan secara aktif membuka akses menuju wilayah terdampak yang sebelumnya sulit dijangkau.

"Kami harus menggunakan helikopter untuk membawa material ke lokasi. Ada helipad yang perlu dibuka, dan di sana pasukan dari TNI dan Kepolisian ikut membantu. Kekompakan ini menjadi kekuatan besar dalam percepatan pemulihan," ungkap Darmawan, menyoroti semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh elemen.

Dukungan Kemanusiaan dan Solidaritas Antar Instansi

Tidak hanya fokus pada pemulihan infrastruktur kelistrikan, dukungan kemanusiaan juga menjadi prioritas. Pembangunan posko, dapur umum, dan fasilitas pendukung lainnya dilakukan secara bersama-sama sebagai wujud solidaritas antar instansi.

"Seluruh komponen kekuatan Indonesia bergerak bersama. Dengan semangat perjuangan dari tim PLN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, kami merasakan kekompakan luar biasa. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar ini, sehingga Aceh dapat segera pulih," pungkas Darmawan, menutup pernyataannya dengan harapan akan pemulihan yang cepat bagi tanah Rencong.

Pasar Keuangan Global Bergerak Hati-hati di Awal Desember, Yen Menguat Tipis

Memasuki bulan Desember, pasar keuangan global menunjukkan kehati-hatian seiring dengan agenda ekonomi penting yang menanti. Investor mencermati peluang pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, The Fed, di akhir tahun, serta perkembangan mengenai kandidat pengganti Jerome Powell yang diperkirakan akan memiliki kebijakan yang lebih dovish. Di Asia, perhatian tertuju pada pidato Gubernur Bank of Japan (BOJ), Kazuo Ueda, untuk mencari sinyal apakah Jepang akan mengambil langkah menaikkan suku bunga guna menahan pelemahan mata uang yen.

Perdagangan mata uang asing pada awal pekan ini bergerak dengan kewaspadaan. Aktivitas global baru saja mulai pulih setelah mengalami gangguan teknis di CME Group pada pekan sebelumnya yang sempat menghentikan transaksi saham, obligasi, komoditas, dan mata uang selama beberapa jam. Membludaknya rilis data ekonomi besar dan agenda bank sentral sepanjang bulan ini mendorong pasar untuk mengambil posisi yang lebih defensif.

Yen Menguat Didorong Data Investasi Perusahaan Jepang

Mata uang yen menunjukkan penguatan pada awal perdagangan, didorong oleh rilis data investasi perusahaan Jepang yang mencatat kenaikan belanja pabrik dan peralatan sebesar 2,9 persen pada periode Juli-September dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini memberikan indikasi ketahanan ekonomi Jepang di tengah tekanan tarif yang diberlakukan oleh Amerika Serikat.

Pada saat pelaporan, yen diperdagangkan pada level 155,84 per dolar AS, menguat 0,2 persen. Penguatan ini menjauhkan yen dari level terendah dalam 10 bulan di 157,90 per dolar, yang sebelumnya telah memicu spekulasi mengenai kemungkinan intervensi oleh pemerintah Jepang.

Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, telah memberikan respons tegas terhadap fluktuasi nilai tukar yang terjadi. "Fluktuasi yang tidak menentu baru-baru ini dan pelemahan yen yang cepat jelas tidak didorong oleh fundamental," ujarnya.

Analis dari Commonwealth Bank of Australia, Carol Kong, menyatakan bahwa pasar sangat menantikan isi pidato Gubernur Ueda. "Saya pasti akan mencermati pidatonya hari ini, karena Ueda memiliki peluang besar untuk memberikan panduan bagi pasar keuangan mengenai prospek kebijakan BOJ jangka pendek," kata Kong. Ia menambahkan, "Mengingat komunikasi terbaru dari para pejabat dan pelemahan tajam yen Jepang, Gubernur Ueda kemungkinan besar akan menggunakan pidatonya untuk mengisyaratkan kenaikan suku bunga akhir bulan ini."

Meskipun demikian, penguatan yen masih terlihat terbatas. Sepanjang tahun ini, yen baru mencatat kenaikan sebesar 0,9 persen dan masih menunjukkan pelemahan terhadap euro dan pound sterling.

Euro dan Pound Sterling Bergerak Stabil di Tengah Ketidakpastian

Euro mencatat kenaikan tipis sebesar 0,02 persen, diperdagangkan pada level USD 1,1600. Sementara itu, pound sterling bergerak stabil di USD 1,3240. Penguatan pound sterling sebelumnya didukung oleh pengumuman anggaran baru oleh Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves, yang berhasil membawa mata uang tersebut mencatat pekan terbaiknya dalam lebih dari tiga bulan.

Namun, fokus utama pasar global tetap tertuju pada arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Pasar saat ini memperkirakan peluang sebesar 87 persen bahwa The Fed akan melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan kebijakan yang dijadwalkan pekan depan, berdasarkan data dari CME FedWatch.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga ini turut menekan nilai dolar AS. Tekanan terhadap dolar semakin diperkuat oleh laporan yang menyebutkan bahwa penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, muncul sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Jerome Powell. Pada hari Jumat sebelumnya, dolar mencatat kinerja terburuknya dalam empat bulan terakhir.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, bahkan menyatakan adanya peluang besar Presiden Donald Trump akan mengumumkan pilihannya sebelum Hari Natal. Indeks dolar tercatat turun ke level 99,42. Dolar Australia melemah 0,08 persen menjadi USD 0,6543, sementara dolar Selandia Baru turun 0,09 persen ke USD 0,5733.

Para ekonom dari Goldman Sachs berpendapat bahwa fokus pasar akan segera bergeser ke pertemuan-pertemuan The Fed berikutnya setelah pertemuan Desember. "Dengan FOMC Desember yang kini semakin dekat untuk sepenuhnya memperkirakan penurunan suku bunga 25 bps, kami pikir pasar akan semakin fokus pada perkiraan pertemuan berikutnya," tulis mereka.

Mereka juga mengingatkan bahwa masih ada sejumlah data ketenagakerjaan penting yang akan dirilis sebelum pertemuan kebijakan pada bulan Januari. "Kami rasa terlalu sedikit yang diperkirakan pada kuartal pertama," imbuh mereka.

Data Ketenagakerjaan AS Menjadi Penentu Arah Pasar

Rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk bulan November, yang dijadwalkan pada 16 Desember, akan menjadi penentu penting arah pasar setelah pertemuan kebijakan The Fed. Laporan ini juga akan mencakup data penggajian non-pertanian untuk bulan Oktober.

Penting untuk dicatat bahwa tingkat pengangguran untuk bulan Oktober belum tersedia karena penutupan pemerintahan (government shutdown) yang menghambat proses pengumpulan data. Keterlambatan ini menambah ketidakpastian dan membuat data ketenagakerjaan mendatang menjadi semakin krusial bagi para pelaku pasar dalam mengambil keputusan investasi mereka.

Malam itu, suasana M Block Space dipenuhi sorak-sorai ratusan kompasianer yang bersemangat. Di antara mereka, saya duduk di barisan tengah, merasakan getaran antisipasi yang mendahului pengumuman medkomsubangnetworkAwards 2025. Di belakang saya, terlihat sosok-sosok senior seperti Andri Mastiyanto, Kompasianer of The Years 2022, dan Ayah Tuah, pemenang Best in Fiction 2023, menambah aura prestisius acara.

Momen yang paling dinanti pun dimulai. Kategori Pelestari dibuka, dan gelar juara diraih oleh kompasianer Jandris Sky. Trofi diwakilkan oleh Bang Andri karena Jandris berhalangan hadir. Kemudian, giliran kategori Best in Passion, yang dimenangkan oleh kompasianer Raja Lubis. Saya sempat menoleh ke arah kompasianer Fery W yang duduk di belakang, senyumnya mengisyaratkan penerimaan yang lapang atas hasil tersebut. Kategori Best in Fiction menyusul, dengan Mochamad Iqbal keluar sebagai pemenang. "Selamat ya Bang Iqbal," ucap saya sebelum ia naik ke panggung.

Tibalah saat yang paling mendebarkan bagi saya: pengumuman Best in Opinion. Jantung berdebar kencang, saya telah meminta keponakan istri saya, Gebi, untuk merekam momen ini, sebuah pertanda keyakinan yang tersembunyi di balik rasa gugup. Layar besar menampilkan para nominator, lalu suara pembawa acara mengumumkan, "Dan siapakah pemenang Best in Opinion? Selamat kepada Billy Steven Kaitjily." Foto dan nama saya terpampang nyata, memicu gelombang kebahagiaan yang membuat saya spontan berdiri, menyalami beberapa kompasianer di belakang, dan bergegas menuju panggung. Saya juga sempat bersalaman dengan Andri, Iqbal, dan Raja Lubis yang duduk di dekat panggung. Berdiri di tengah sorakan, trofi di tangan, dan kamera menyorot, saya turun dari panggung dengan gembira, bahkan sempat lupa membawa kotak trofi berwarna biru tua.

Kembali ke barisan, saya bergabung kembali dengan Andri, Iqbal, dan Raja Lubis. Momen kebersamaan para pemenang terasa hangat. Pengumuman berlanjut ke kategori Best in Storytelling, yang dimenangkan oleh kompasianer Ire Rosana Ullail. Prediksi saya tepat, dan saya sempat menyalaminya sebelum ia naik ke panggung. Di tengah obrolan hangat dengan para juara, saya sedikit teralihkan dari pengumuman berikutnya. Ternyata, saya kembali dipanggil. Kali ini, untuk kategori Best in People's Choice.

"Wow! Double blessing," batin saya. Kembali melangkah ke panggung dengan wajah ceria, namun terselip pertanyaan, "Benarkah ini untuk saya?" Sejujurnya, target utama saya adalah Best in Opinion, kategori yang saya tekuni selama dua tahun terakhir. Penghargaan People's Choice sama sekali tidak saya duga, mengingat saya adalah pendatang baru di medkomsubangnetwork, baru bergabung dua tahun lalu. Namun, penghargaan ini datang dari pilihan langsung para kompasianer di seluruh Indonesia. Saya menerimanya dengan rasa syukur yang mendalam, menyadari betapa dekatnya saya di hati mereka.

Perjalanan Tiga Tahap Menuju medkomsubangnetworkAwards 2025

Perjalanan saya menuju panggung Kompasianival 2025 ini bukanlah kebetulan. Sejak resmi bergabung dengan medkomsubangnetwork pada September 2023, saya terus berusaha memberikan yang terbaik. Setahun kemudian, pada 2024, saya berhasil masuk nominasi Best in Opinion. Kisah ini akan fokus pada perjalanan nominasi hingga kemenangan saya di tahun 2025.

Kompasianival tahun ini mengusung tema "Cerdas Digital, mandiri Finansial", sebuah pesan kuat tentang bagaimana menjadi kreator konten bukan hanya soal menghasilkan karya, tetapi juga tentang berpikir kritis, berbagi nilai positif, dan membawa perubahan. Di tengah kemeriahan itu, medkomsubangnetworkAwards menjadi puncak acara yang paling ditunggu. Ajang penghargaan ini, yang diselenggarakan untuk mengapresiasi kiprah kompasianer sepanjang tahun 2025, memiliki delapan kategori: Best in Storytelling, Best in Opinion, Best in Fiction, Best in Passion, Pelestari, People's Choice, Best Community, dan Kompasianer of The Year.

Secara umum, setiap kompasianer harus melalui tiga tahapan utama untuk meraih penghargaan: pengajuan nominasi, voting oleh komunitas, penilaian oleh dewan juri, dan akhirnya, penganugerahan.

1. Periode Pengajuan Nominasi: Antara Harap dan Cemas

"Apakah saya akan kembali masuk nominasi lagi?" Pertanyaan ini menghantui saya ketika pengumuman pengajuan nominasi dirilis pada 6 September. Pengalaman tahun sebelumnya, di mana saya masuk nominasi namun belum berhasil meraih gelar juara (yang disebut Mas Akbar Pitopang sebagai "kemenangan yang tertunda"), membuat rasa cemas itu semakin terasa.

Selama periode pengajuan (6-10 November), saya merenungkan kualitas tulisan saya sepanjang 2025. Apakah sudah cukup layak untuk dinominasikan oleh rekan-rekan kompasianer? Ternyata, mereka kembali menominasikan saya di kategori yang sama, Best in Opinion. Ini menjadi validasi bahwa, di mata mereka, tulisan saya memiliki kualitas. Tentu saja, saya tidak berani mengklaim kualitas tulisan saya secara subjektif, namun penilaian dari rekan-rekan kompasianer memberikan perspektif yang lebih objektif.

Pengumuman nominasi membawa kelegaan. Masuk nominasi saja sudah merupakan sebuah prestasi. Bayangkan, dari ribuan penulis aktif di medkomsubangnetwork, hanya lima orang yang terpilih dalam kategori Best in Opinion. Tahun ini, nominator Best in Opinion meliputi saya, Merza Gamal, Junjung Widagdo, Mutia Ramadhani, dan Fitri Haryanti Harsono. Meskipun lega, kecemasan tetap ada, mengingat pengalaman tahun lalu yang gagal meraih kemenangan.

2. Periode Voting: Merawat Kerendahan Hati di Tengah Kompetisi

"Apakah saya akan menjadi pemenang medkomsubangnetworkAwards 2025?" Pertanyaan kegelisahan kedua muncul selama periode voting (14-19 November). Saya ragu bisa menang, karena keempat nominator lainnya memiliki kualitas tulisan yang sangat baik dan layak menjadi juara.

Keraguan saya juga timbul karena topik tulisan saya. Saya tidak menulis berdasarkan latar belakang keilmuan saya di Teologi Kristen, melainkan fokus pada kebijakan publik dan tata kota berkelanjutan, khususnya untuk konteks Jakarta. Meskipun bisa dikaitkan, saya memilih untuk tidak melakukannya, mengikuti nasihat mentor akademik saya: "Tulislah apa yang minim engkau ketahui, di situ kita akan belajar sekaligus meningkatkan mutu akademik." Menulis tentang sesuatu yang tidak dikuasai memang menantang, namun justru di situlah keindahan dan kesempatan untuk mengembangkan skill serta wawasan baru.

medkomsubangnetwork mengizinkan nominator untuk melakukan "kampanye" atau promosi. Saya tidak melewatkan kesempatan ini dengan menulis artikel reflektif berjudul "Riset, Kritik Konstruktif, dan Nominasi: Dua Tahun Menulis tentang Jakarta." Artikel ini bukan sekadar ajakan untuk memilih saya, melainkan ajakan untuk mendukung semua nominator yang karyanya berkualitas. Saya juga tidak meminta dukungan berdasarkan usia atau generasi, namun lebih menekankan konsistensi saya selama dua tahun terakhir, bahkan saat kondisi kesehatan memburuk (menulis dengan tangan diinfus saat dirawat inap). Dukungan dari keluarga dan orang terdekat memang penting, namun tak cukup membawa saya hingga ke titik ini.

Saya juga sangat berterima kasih kepada empat komunitas keren yang menjadi bagian dari perjalanan saya: Kopaja71, KOKOBER, JekoHijau, dan Bloggercrony Community (BCC). Efa Butar Butar, salah satu admin BCC dan calon Kompasianer of The Year 2026, menjadi bagian dari semangat komunitas ini. Peluang kemenangan, menurut saya, sangat dipengaruhi oleh dukungan komunitas. Tanpa komunitas yang solid, kemungkinan menang menjadi kecil. Keempat komunitas yang saya ikuti memberikan dukungan luar biasa, bahkan ketua dan anggotanya turut "memenangkan saya". Pesan saya bagi siapa pun yang ingin meraih juara di Kompasianival tahun depan adalah: bergabunglah dengan komunitas yang suportif. Komunitas adalah kekuatan, bukan sekadar kompetisi.

3. Penilaian dan Malam Penghargaan: Klimaks yang Tak Terduga

"Bagaimana jika nama saya tidak dipanggil?" Pertanyaan kegelisahan ketiga dan terakhir ini memuncak pada malam penghargaan medkomsubangnetworkAwards. Sehari sebelum acara, saya berbagi rasa deg-degan dengan beberapa kompasianer, termasuk Jandris Sky, Junjung Widagdo, dan Ire Rosana Ullail. Kami membahas cara pengelola medkomsubangnetwork menghubungi nominator. Saya yang hanya dihubungi via email, sempat berpikir, "Jangan-jangan, saya bukan pemenangnya." Istri saya, Ani Mulyani, selalu memberikan dukungan, mengatakan bahwa menang atau tidak, ia tetap bangga. Sementara Junjung dan Ire terus meyakinkan saya bahwa saya akan menang, menunjukkan kebesaran hati mereka.

Malam penghargaan di M Block Space menjadi puncak dari semua kegelisahan. Saya tiba lebih awal, melakukan registrasi, dan mengambil merchandise. Senang rasanya bertemu dengan banyak kompasianer dari berbagai kota, saling bertukar sapa dan cerita. Jelang pengumuman, perasaan campur aduk antara harap dan pasrah kembali melanda.

Singkat cerita, tibalah momen pengumuman Best in Opinion. Ketika foto dan nama saya terpampang di layar, saya berdiri, melakukan selebrasi kecil dengan tos kepada beberapa kompasianer sebelum naik ke panggung. Ini adalah pengalaman pertama saya menerima penghargaan di panggung. Kabar ini saya sampaikan kepada ibu saya, yang merasa sangat senang dan bersyukur.

Malam itu, saya beruntung menerima dua trofi sekaligus: Best in Opinion, sebagai pengakuan atas konsistensi saya dalam menyampaikan ulasan, gagasan, dan kritik konstruktif, khususnya terkait pembangunan Jakarta; dan People's Choice, sebagai apresiasi dari seluruh kompasianer Indonesia.

Kesimpulan

Perjalanan menuju dua penghargaan di Kompasianival 2025 ini mengajarkan saya bahwa kegelisahan adalah bagian tak terpisahkan dari setiap proses pencapaian. Dari nominasi hingga malam penghargaan, pertanyaan "Apakah saya layak?" selalu menghantui. Namun, justru kegelisahan itulah yang membuat saya tetap rendah hati, terus belajar, dan menghargai setiap proses.

Kemenangan bukanlah tentang menjadi yang terbaik secara absolut, melainkan tentang konsistensi, keberanian keluar dari zona nyaman, dan dukungan komunitas yang tulus. Dua trofi yang saya bawa pulang bukanlah milik saya semata, melainkan milik keluarga, mentor, dan empat komunitas luar biasa yang selalu mendukung saya: Kopaja71, KOKOBER, JekoHijau, dan Bloggercrony Community.

Untuk para nominator Best in Opinion lainnya – Merza Gamal, Junjung Widagdo, Mutia Ramadhani, dan Fitri Haryanti Harsono – kalian semua luar biasa. Masuk nominasi dari ribuan penulis aktif di medkomsubangnetwork adalah prestasi yang patut dibanggakan. Jangan biarkan kekalahan tahun ini menghentikan langkah kalian. Seperti yang Mas Akbar Pitopang katakan tentang kondisi saya tahun lalu: "kemenangan yang tertunda." Teruslah menulis, konsisten, dan berkarya. medkomsubangnetwork adalah rumah bagi semua penulis, dan panggung Kompasianival akan selalu menanti mereka yang tak pernah menyerah. Tahun depan, giliran Anda berdiri di atas panggung, merasakan sorak sorai ratusan kompasianer. Sampai jumpa di Kompasianival 2026!

Terima kasih sebesar-besarnya kepada Tim Pengelola medkomsubangnetwork atas kepercayaan yang diberikan. Beberapa anggota tim yang saya kenal baik antara lain Mas Kevin, Mas Kamil, Mbak Gilang, Mas Nurulloh, dan Pak Heru Margianto, COO medkomsubangnetwork.

Bandung, Kota Kreatif yang Tak Pernah Kehabisan Pesona Kopi dan Suasana Kekinian

Kota Bandung terus membuktikan diri sebagai destinasi yang tak pernah kering akan tempat-tempat menarik untuk dijelajahi. Bagi para penikmat kopi sejati dan pemburu suasana "kalcer" atau kekinian, Bandung senantiasa menawarkan surga tersembunyi. Mulai dari kedai kopi yang mengusung konsep artistik, desain modern yang futuristik, hingga tempat-tempat yang menawarkan nuansa syahdu nan intim, semuanya dapat Anda temukan di kota ini.

Beragam kedai kopi di Bandung hadir dengan pengalaman unik yang dapat disesuaikan dengan preferensi selera masing-masing pengunjung. Deretan kedai kopi kekinian ini sangat ideal bagi Anda yang tengah mencari referensi tempat nongkrong santai, atau bahkan untuk mendukung aktivitas work from coffee (WFC) yang semakin populer. Berikut adalah lima rekomendasi kedai kopi kekinian yang patut masuk dalam daftar kunjungan Anda saat berada di Bandung.

1. Maison De La Sol Coffee and Culture

Terletak di kawasan Cihampelas yang ramai, Maison De La Sol telah menjelma menjadi salah satu kedai kopi paling digemari di Bandung. Kedai ini mengadopsi konsep modern-vintage yang sangat estetis, berpadu harmonis dengan suasana hangat yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Baik area indoor maupun outdoor-nya menawarkan kenyamanan yang luar biasa, menjadikannya tempat yang sempurna untuk sekadar bersantai, bekerja, atau menikmati momen me-time ditemani secangkir kopi favorit. Maison De La Sol juga kerap menjadi incaran sebagai lokasi pemotretan berkat interiornya yang sangat instagramable. Jika Anda mencari kedai kopi dengan nuansa elegan namun tetap terasa nyaman, Maison De La Sol adalah pilihan yang tepat.

  • Kisaran Harga: Mulai dari ± Rp 28.000
  • Lokasi: Jalan Cihampelas Nomor 36, Tamansari, Bandung
  • Jam Buka:
    • Minggu–Kamis: 08.00–01.00 WIB
    • Jumat: 13.00–02.00 WIB
    • Sabtu: 08.00–02.00 WIB

2. Masagi Koffee

Bagi Anda yang mendambakan suasana tenang dan dikelilingi nuansa hijau, Masagi Koffee bisa menjadi pilihan yang sangat menarik. Terletak di kawasan Ciumbuleuit, yang secara historis dikenal dengan udaranya yang sejuk dan cenderung lebih tenang dibandingkan pusat kota, Masagi Koffee menawarkan pengalaman berbeda.

Kedai kopi ini menyediakan area outdoor yang dikelilingi oleh pepohonan rindang, memberikan kesan alami dan menyegarkan. Suasana yang hening dan damai menjadikan Masagi Koffee sangat ideal untuk mengerjakan tugas, membuka laptop sembari menikmati kopi, atau sekadar bertukar cerita santai bersama teman-teman. Jika Anda mencari "pelarian" kecil dari hiruk pikuk kota Bandung, Masagi Koffee sangat layak untuk dicoba.

  • Lokasi: Jalan Gunung Kareumbi Nomor 1B, Ciumbuleuit, Bandung
  • Jam Buka: Setiap hari 07.00–22.00 WIB
  • Kisaran Harga:
    • Minuman: Rp 25.000 – Rp 40.000
    • Pastry & makanan ringan: kisaran harga menengah

3. Tanatap Coffee Braga

Satu lagi kedai kopi yang tengah menjadi primadona di kalangan anak muda adalah Tanatap Coffee Braga. Berlokasi strategis di jantung kawasan Braga yang ikonik, Tanatap Coffee hadir dengan konsep interior modern dan nyaman yang sangat cocok untuk sesi foto maupun sekadar bersantai. Posisi geografisnya yang prima menjadikan Tanatap Coffee Braga sering menjadi tempat persinggahan para wisatawan setelah menjelajahi area sekitar Braga. Dengan atmosfer kekinian dan pilihan menu yang beragam, Tanatap Coffee Braga dapat dikunjungi kapan saja.

  • Lokasi: Jalan Braga Nomor 99–101, Sumur Bandung, Bandung
  • Jam Buka: Setiap hari 07.00–22.00 WIB
  • Kisaran Harga:
    • Kopi & minuman: Rp 30.000 – Rp 50.000
    • Makanan: Rp 35.000 – Rp 75.000

4. Wheels Coffee Roasters (Dago & Riau)

Bagi Anda yang menyukai kedai kopi dengan nuansa urban dan modern, Wheels Coffee Roasters merupakan salah satu yang paling direkomendasikan. Desain interiornya yang bersih dan stylish memberikan kesan premium, namun tetap terasa nyaman untuk bekerja atau bercengkerama santai. Tempat ini terkenal dengan kualitas racikan kopinya yang konsisten dan hidangan brunch-nya yang lezat. Tidak mengherankan jika Wheels Coffee Roasters menjadi salah satu pilihan favorit untuk melakukan rapat atau sesi WFC di Bandung.

  • Lokasi: Area Dago & Riau (memiliki beberapa cabang)
  • Jam Buka: Menyesuaikan cabang masing-masing, umumnya buka dari pagi hingga malam
  • Kisaran Harga: Rp 50.000 – Rp 100.000

5. Kopi Cantel Braga

Masih berada di kawasan Braga, Kopi Cantel membawa energi yang berbeda dengan konsepnya yang ceria dan penuh warna. Interiornya dirancang secara unik dan semarak, bahkan beberapa cabangnya dilengkapi dengan perosotan yang menambah kesan seru dan tidak membosankan. Dengan harga yang terjangkau dan suasana yang hidup, Kopi Cantel sangat cocok untuk para mahasiswa, wisatawan muda, atau siapa pun yang ingin menikmati waktu santai tanpa harus menguras kantong.

  • Lokasi: Kawasan Braga, Bandung
  • Jam Buka: Menyesuaikan cabang masing-masing
  • Kisaran Harga: Mulai dari Rp 25.000

Rekomendasi Tempat Sewa Motor di Bandung

Untuk memaksimalkan penjelajahan Anda di Bandung dengan cara yang lebih praktis dan fleksibel, tersedia beberapa rekomendasi tempat penyewaan motor yang patut dipertimbangkan. Berikut adalah beberapa pilihan yang dapat Anda pertimbangkan:

1. Ammar Rental

Ammar Rental dikenal sebagai salah satu penyedia jasa sewa motor dengan harga yang terjangkau. Tarif sewa di Ammar Rental dimulai dari Rp 100.000 per hari. Harga tersebut sudah mencakup berbagai fasilitas pendukung, termasuk dua unit helm standar SNI dan jas hujan. Lokasi Ammar Rental sangat strategis, dekat dengan Stasiun Bandung, tepatnya di Jalan Stasiun Barat, Kebon Jeruk, Andir, Kota Bandung, Jawa Barat. Untuk informasi pemesanan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi nomor 08997755380.

2. Arfa Rental

Bagi Anda yang mencari opsi penyewaan motor di dekat Stasiun Bandung, Arfa Rental bisa menjadi pilihan yang tepat. Tarif sewa motor di sini dibanderol mulai dari Rp 90.000 per hari. Setiap unit motor yang disewakan telah dilengkapi dengan fasilitas berupa dua helm standar SNI dan jas hujan. Arfa Rental berlokasi di Jalan Kebon Kawung Nomor 10, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat. Untuk melakukan pemesanan atau mendapatkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi nomor 082116053984.

3. A Rental Bandung

A Rental Bandung menawarkan layanan penyewaan motor dengan tarif yang sangat kompetitif, dimulai dari Rp 60.000 per hari. Anda memiliki fleksibilitas untuk menyewa motor untuk periode harian, mingguan, maupun bulanan. Pilihan unit motor yang disewakan pun cukup beragam, dengan persyaratan sewa yang tergolong mudah. Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi nomor 082258985655.

Diberdayakan oleh Blogger.