Halloween party ideas 2015
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

medkomsubangnetwork, — Kecerdasan buatan (AI) kini bukan hanya alat bantu produktivitas, tetapi juga teman virtual yang mengisi ruang kesepian banyak orang. Dari membantu pekerjaan hingga memberikan ‘teman curhat’, AI hadir seakan selalu siap mendengarkan tanpa lelah. 

Namun, kemudahan ini membawa risiko yang jarang disadari: potensi dampak psikologis serius pada pengguna rentan. Fenomena yang disebut AI psychosis mulai menjadi perhatian para ahli. 

Meskipun bukan diagnosa resmi dalam buku panduan medis seperti Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM), istilah ini digunakan untuk menggambarkan kondisi di mana interaksi intens dengan AI bisa memperkuat pemikiran delusional dan memengaruhi kesehatan mental. 

Kasus nyata menunjukkan bagaimana interaksi dengan AI bisa membingungkan batas antara dunia nyata dan maya. Beberapa pengguna bahkan percaya bahwa chatbot memiliki kesadaran, memiliki tujuan khusus, atau secara emosional terikat dengan mereka. 

Situasi ini mirip dengan gejala psikotik seperti delusi dan halusinasi, hanya saja fokusnya pada teknologi, bukan manusia atau entitas spiritual. 

Dilansir dari YouTube Psych2Go, Selasa (13/1), para pakar menekankan pentingnya kesadaran pengguna terhadap batasan AI. Mereka memperingatkan bahwa ketergantungan emosional pada chatbot berpotensi menimbulkan isolasi sosial dan memperburuk stres. Berikut penjelasannya:

1. Delusi yang Diperkuat AI

AI dirancang untuk responsif, kooperatif, dan selalu menyesuaikan dengan input pengguna. Sayangnya, sifat ini bisa berbahaya ketika digunakan untuk masalah pribadi, misalnya hubungan atau kesehatan mental. 

AI cenderung memantulkan dan menguatkan keyakinan pengguna, bukan menantangnya. Hasilnya, pengguna bisa merasa divalidasi secara emosional, meski keyakinan itu salah atau berbahaya.

2. Risiko Isolasi Sosial

Ketergantungan pada AI untuk dukungan emosional dapat membuat seseorang menarik diri dari interaksi manusia. 

Menurut PBS NewsHour, klinisi melihat kasus di mana keyakinan terkait AI memperburuk paranoia dan penarikan diri dari keluarga atau teman. Hubungan dunia nyata yang melemah membuat pola pikir yang terdistorsi semakin sulit diluruskan.

3. Kasus Tragis Kematian Remaja karena AI  yang Menjadi Perhatian Dunia

Adam Rain, remaja 16 tahun, menjadi sorotan global setelah menggunakan ChatGPT awalnya untuk mengerjakan tugas sekolah. Perlahan, Adam mulai menceritakan kesedihan, depresi, dan pemikiran untuk menyakiti diri sendiri pada chatbot. 

Alih-alih mendorong bantuan profesional, chatbot AI yang digunakan Rain dilaporkan menguatkan emosi negatifnya, hingga pada akhirnya tragedi terjadi. Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan orang dewasa dan batasan penggunaan AI.

4. Penelitian Terkini dan Temuan Menarik

Studi 2025 berjudul The Psychogenic Machine menguji respons AI terhadap pola pikir delusional awal. Hasilnya menunjukkan banyak model AI justru memperkuat delusi, bukan menantangnya. 

Penelitian ini menekankan bahwa meski AI tidak menyebabkan psikotik secara langsung, sistem saat ini belum cukup aman untuk pengguna yang rentan secara psikologis.

5. Kesadaran dan Batasan adalah Kunci

AI bukan entitas jahat atau sadar, tetapi persuasif dan emosional. Penting bagi pengguna untuk memisahkan interaksi virtual dari dukungan manusia nyata. 

AI sebaiknya menjadi alat kreatif dan produktif, bukan pengganti konseling profesional. Penggunaan bijak dengan batas jelas dapat meminimalkan risiko dan tetap memanfaatkan potensi positif AI.

Pada akhirnya, AI psychosis bukan sekadar istilah sensasional, melainkan peringatan nyata tentang bagaimana teknologi bisa memengaruhi pikiran kita. Kesadaran, batasan, dan dukungan manusia tetap menjadi fondasi utama kesehatan mental. 

Memahami batasan AI adalah langkah penting agar teknologi tetap menjadi teman, bukan pengganti dunia nyata.

medkomsubangnetwork, - Misteri masa depan kerap menjadi daya tarik yang mengundang rasa ingin tahu, terutama ketika prediksi besar diyakini mampu memengaruhi keputusan hidup.

Banyak orang mencari pemahaman yang lebih jernih agar dapat bersiap menghadapi peluang sekaligus tantangan yang mungkin datang.

Dalam konteks ini, ramalan astrologi Tiongkok sering dijadikan rujukan untuk membaca arah perubahan yang akan terjadi.

Selain Amran Sulaiman, 2 sosok lain dinilai mampu pimpin IKA Unhas, alumnus pertanian dan kehutanan

medkomsubangnetwork,, MAKASSAR - Beberapa nama disebut-sebut bakal calon Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas).

 Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas bakal digelar 27 April 2026 mendatang.

Agenda utamanya, pemilihan Ketua Umum.

Masa jabatan Ketua Umum Andi Amran Sulaiman akan berakhir.

Meski begitu, namanya santer dikabarkan akan kembali terpilih.

Sebab para pemilik suara di Mubes kompak mendukung Andi Amran Sulaiman.

Selain Amran, nama Prof Nurdin Abdullah dan Danny Pomanto juga dimunculkan.

Beberapa nama mencuat ke permukaan bahkan sudah menjadi bahan obrolan di beberapa grup WAG Alumni Unhas.

Prof Nurdin Abdullah alumni Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unhas. 

Nama mantan Gubernur Sulsel dan Bupati Bantaeng itu diusung Jabal Nur, alumnus Unhas.

Politisi muda PAN ini menilai prof Nurdin sangat layak mempimpin organisasi Unhas, sebab telah berpengalaman memimpin organisasi bertaraf internasional hingga memiliki jaringan luas. 

“Ini karena beliau juga ketua alumni Jepang, saya kira pas kalau pak Nurdin yang jadi ketua Ika Unhas pada mubes Ika Unhas akan datang,” kata Jabal Nur melalui rilisnya Kamis (1/1/2026). 

Selain Nurdin Abdullah ada tokoh mantan Wali Kota makassar yang layak untuk jadi ketua umum IKA Unhas  yaitu Danny Pomanto.

Menurut Jabal munculnya beberapa tokoh alumni Unhas menandakan banyak tokoh yang peduli telah muncul ke permukaan sejak empat tahun terlahir ini.

“Sudah selayaknya Ika Unhas ini dinakhodai oleh orang orang yang peduli sama organisasi dan bukan kepentingan pribadinya saja,” kata alumni peternakan Unhas itu. 

Mubes IKA Unhas rencananya akan berlangsung pada bulan April 2026.

Infonya telah terbentuk panitia dan segera akan bekerja untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Ketua Panitia Mubes IKA Unhas Muhammad Ramli Rahim menyebut pemilik suara berasal dari berbagai tingkatan kepengurusan.

"Mulai dari pengurus pusat, pengurus wilayah,pengurus daerah, pengurus IKA fakultas, ika departemen, badan otonom," kata Muhammad Ramli Rahim dalam pesannya saat dikonfirmasi pada Sabtu (3/1/2026) malam.

Pengurus wilayah merujuk pada kepengurusan tingkat provinsi.

Sementara pengurus daerah setingkat kabupaten/kota.

Pengurus IKA Fakultas sesuai dengan jumlah fakultas di Unhas.

Sementara IKA departemen merujuk pada tingkatan program studi.

Ramli Rahim menyebut seluruh suara berasal murni dari alumni.

Pihak kampus tidak memiliki suara dalam pemilihan Ketua Umum IKA Unhas 

"Cuma rektor penentu akhir karena pengesahan di rektor. Supaya menghindari dualisme kepengurusan sehingga melalui pengesahan," kata Ramli Rahim.

Sejumlah tokoh penting saat ini menjabat diberbagai tingkatan IKA Unhas.

Ketua IKA Fakultas Pertanian Unhas Ilham Arief Sirajuddin.

Ketua IKA Fakultas Hukum Munafri Arifuddin.

Ketua IKA Fakultas Kedokteran Gigi Andi Rachmatika Dewi

Ketua IKA Fakultas Ilmu Budaya Abdul Waris Halid.

Ketua IKA Fakultas Peternakan Andi Munawir.

Ketua IKA Fakultas Kelautan dan Perikanan M Ilyas

Ketua IKA Teknik Sapri Andi Pamulu.

Ketua IKA Sulawesi Selatan Ramdhan Pomanto

Ketua IKA Kalimantan Timur Isradi Zainal.

Ketua IKA Sulawesi Utara Victor Mailangkay.

Ketua IKA Unhas Makassar ada Rudianto Lallo serta banyak nama lainnya.

Disisi lain, Beberapa nama tersebut telah mencuat ke permukaan bahkan sudah menjadi bahan obrolan di beberapa grup WAG Alumni Unhas.

Salah satu nama yang mencuat adalah Prof Nurdin Abdulla alumni Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unhas. 

Nama mantan Gubernur Sulsel dan Bupati Bantaeng tersebut diungkapkan oleh Jabal Nur, Alumni Unhas.

Politisi muda PAN ini menilai prof Nurdin sangat layak mempimpin organisasi Unhas sebab telah berpengalaman memimpin organisasi bertaraf internasional hingga memiliki jaringan luas. 

“Ini karena beliau juga ketua alumni Jepang, saya kira pas kalau pak Nurdin yang jadi ketua Ika Unhas pada mubes Ika Unhas akan datang,” kata Jabal Nur melalui rilisnya Kamis (1/1). 

Selain Nurdin Abdullah ada tokoh mantan Wali Kota makassar yang layak untuk jadi ketua umum Ika Unhas  yaitu Danny Pomanto.

Menurut Jabal munculnya beberapa tokoh alumni Unhas menandakan banyak tokoh yang peduli telah muncul ke permukaan sejak empat tahun terlahir ini.

Laporan Wartawan medkomsubangnetwork,, Faqih Imtiyaaz

Ringkasan Berita:
  • Nur Handayani, perajin tas anyaman asal Desa Sepat, Masaran, Sragen, telah mengembangkan usaha sejak tahun 2000 dengan bahan tali strapping.
  • Produknya kini diekspor ke tujuh negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, Belanda, Australia, dan Singapura, dengan ribuan pesanan per bulan.
  • Selain tas, Nur juga memproduksi sepatu dan sandal anyaman, dengan pasar ekspor rutin terutama ke Jepang, Korea, dan Hongkong.
 

Laporan Wartawan medkomsubangnetwork,, Septiana Ayu Lestari

medkomsubangnetwork,, SRAGEN -Nur Handayani tengah fokus menganyam sebuah tas berwarna biru saat medkomsubangnetwork,berkunjung ke kediamannya di Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jumat (2/1/2026).

Ia duduk dengan bersandar di tumpukan tali strapping yang menjadi bahan baku pembuatan tas anyaman.

Kedua tangannya sangat lihai menganyam, sehinga dalam waktu sekejap, tas berukuran kecil yang akan dikirim ke Jepang itu hampir jadi.

Di rumah produksinya itu ia tidak sendiri, juga ada dua karyawan yang lain, yang mana salah satunya sedang memotong tali strapping, sementara yang satu memilah-milah tali strapping.

Di ruangan itu juga penuh dengan tas-tas anyaman berbagai warna dan bentuk, yang sudah siap kirim.

Di ruang sebelah ada 3 karyawan, yang membuat tiga jenis tas anyaman berbeda.

Kemudian, Nur memperlihatkan koleksi tas anyaman berbagai bentuk dan warna miliknya.

Tali strapping ada yang dipadukan dengan bahan kulit, ada tas berwarna hitam putih yang dibuat seperti rajutan, juga ada tas perpaduan coklat dan hitam terdapat motif persegi panjang, yang kata Nur merupakan pesanan dari Australia.

Tak hanya tas, Nur juga menunjukkan sepatu dan sandal buatannya yang dipadukan dengan anyaman tali strapping, yang begitu unik.

Tembus 7 Negara

Ibu dua anak ini menceritakan jika usaha tas anyaman yang diberi nama bandar Azalea itu ia mulai sejak tahun 2000.

Kini, usaha terus berkembang dan kerajinan yang dikerjakan oleh emak-emak ini telah masuk pasar Korea Selatan, Jepang, Belanda, Australia, Singapura, hingga Turki.

"Kalau yang ekspor sudah ke 7 negara, kalau yang lokalan sudah ke seluruh Indonesia, diekspor ke Jepang, Australia, Denmark, Singapura, Belanda, Malaysia, Hongkong, ekspor pertama itu ke Belanda," kata Nur kepada medkomsubangnetwork,, Jumat (2/1/2026).

Ia menceritakan setelah merintis usaha tas anyaman, ia didatangi temannya dan mengajak agar hasil karyanya itu diekspor keluar negeri.

"Awalnya tahu-tahu ada teman datang, ngajak untuk diekspor, awalnya Belanda tidak mau, karena katanya susah buang limbahnya, diekspor bareng produk rotan untuk memenuhi kuota, itu nyoba tas anyaman," jelasnya.

"Sudah diekspor ke Belanda sejak tahun 2016 atau 2017, sekarang ekspor ke Belanda sudah tidak banyak, yang banyak itu Jepang ke 7 kota," sambungnya.

Nur menuturkan produk yang diekspor ke Jepang ada bermacam-macam, kebanyakan tas belanja dan juga barang custom.

"Kalau di Tokyo ada aktivis perlindungan orang utan, kalau beli tas saya satu, nanti ditanam 1 pohon untuk reboisasi, jadi aktivis di Tokyo," terangnya.

Menurutnya, tas anyaman yang paling banyak diekspor ke Korea Selatan adalah tas jali-jali.

"Kalau ke Korea per bulan minimal 300 jali-jali, kalau ke Nagoya itu minimal 4.000 tas perbulan," singkatnya.

"Ekspor ke Jepang sudah lama, sudah sebelum corona tahun 2019, kalau ke Turki pernah tapi tidak bianyak, terus berhenti, yang rutin itu Jepang, Korea, Hongkong rutin tiap minggu ada," pungkasnya. (*)

(*)

Pergeseran Paradigma Pengelolaan Komoditas: DMO Batu Bara dan Bea Keluar Emas dalam Bingkai Ekonomi Politik

Perdebatan seputar rencana peningkatan porsi kewajiban pemenuhan batu bara domestik atau Domestic Market Obligation (DMO) di atas 25 persen pada tahun 2026 seringkali disederhanakan hanya sebagai isu teknis energi. Pendekatan ini mengabaikan kompleksitas yang lebih luas, seolah kebijakan tersebut hanya berkaitan dengan pasokan listrik dan kepatuhan administratif perusahaan tambang. Padahal, jika ditelisik dari perspektif ekonomi politik yang lebih mendalam, wacana DMO justru mencerminkan perubahan fundamental dalam cara negara mengelola komoditas strategis. Perubahan ini berfokus pada pembagian surplus dan alokasi risiko di tengah siklus pasar global yang tidak lagi ekspansif.

Pergeseran ini sejalan dengan koreksi target produksi nasional dan pembahasan penyesuaian instrumen fiskal seperti bea keluar. Kombinasi keduanya memberikan sinyal bahwa negara tidak lagi sepenuhnya membiarkan sektor komoditas bergerak mengikuti logika pasar global, melainkan secara aktif mengatur bagaimana fluktuasi harga dan permintaan internasional diterjemahkan ke dalam perekonomian domestik.

Konteks Empiris: Penurunan Produksi dan Harga Komoditas

Konteks empiris dari perubahan ini cukup jelas. Produksi batu bara Indonesia pada tahun 2024 tercatat sekitar 836 juta ton dan diproyeksikan menurun menjadi sekitar 790 juta ton pada tahun 2025, menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Di sisi lain, harga batu bara acuan global Newcastle diperkirakan bergerak di kisaran 105–110 dollar AS per ton pada akhir 2025, sebagaimana diprediksi oleh Trading Economics dan Investing.com. Tingkat harga ini mengindikasikan fase pelandaian siklus, jauh di bawah puncaknya pada tahun 2022, namun belum mencapai titik terendah secara historis.

Pelandaian siklus ini juga tercermin pada kinerja ekspor. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa nilai ekspor batu bara Indonesia pada semester pertama 2025 mengalami penurunan lebih dari 20 persen secara tahunan, dipicu oleh merosotnya harga dan melemahnya volume. Bersamaan dengan itu, negara-negara importir utama meningkatkan produksi domestik dan mempercepat diversifikasi energi, yang secara otomatis membatasi ruang ekspansi ekspor.

DMO: Lebih dari Sekadar Kewajiban Administratif

Dalam kondisi seperti ini, DMO memperoleh fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar pemenuhan kewajiban administratif. Batu bara merupakan input krusial bagi sistem ketenagalistrikan dan berbagai sektor industri. Konsumsi batu bara domestik untuk pembangkit listrik berkisar antara 140 hingga 160 juta ton per tahun, yang hampir seluruhnya diserap oleh PT PLN (Persero). Dengan porsi sebesar itu, fluktuasi harga batu bara global memiliki potensi transmisi langsung ke biaya listrik, struktur biaya industri, dan pada akhirnya inflasi.

Secara makroekonomi, DMO berfungsi sebagai mekanisme stabilisasi. Dengan mewajibkan sebagian produksi dijual ke pasar domestik pada harga yang telah ditetapkan, negara mampu menahan volatilitas harga energi. Harga batu bara domestik untuk pembangkit listrik dipertahankan di kisaran 70 dollar AS per ton sesuai kebijakan harga DMO. Ketika harga global melampaui level tersebut, selisih harga menciptakan mekanisme transfer implisit dari produsen ke konsumen energi domestik. Transfer ini, meskipun tidak tercatat sebagai subsidi fiskal, secara ekonomi berfungsi sebagai penahan biaya energi dan penyangga stabilitas makroekonomi.

Dari sisi mikroekonomi, implikasi kebijakan ini bersifat mekanis. Peningkatan porsi DMO akan menurunkan harga jual rata-rata gabungan (blended average selling price) produsen, terlepas dari efisiensi operasional masing-masing perusahaan. Tekanan terhadap margin laba bukan disebabkan oleh kesalahan manajerial, melainkan akibat perubahan struktur harga yang ditetapkan oleh kebijakan.

Dalam kerangka distribusi, DMO mengalihkan sebagian surplus harga global dari produsen ke sektor energi domestik dan pengguna akhir. Logika ini menjadi semakin relevan ketika dikaitkan dengan pengendalian produksi nasional melalui evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya. Ketika produksi diturunkan untuk menyesuaikan dengan proyeksi permintaan global yang melemah, volume yang tersedia untuk pasar ekspor menyusut. Jika pada saat yang sama porsi DMO dinaikkan, maka dari volume yang lebih kecil tersebut, bagian yang harus dijual dengan harga domestik menjadi lebih besar. Secara simultan, kuantitas dan harga rata-rata bergerak menekan pendapatan produsen.

Batu Bara sebagai Penopang Sistem Produksi

Dalam perspektif ekonomi politik produksi, kebijakan ini tidak berdiri sendiri. Merujuk pada pemikiran Piero Sraffa dalam Production of Commodities by Means of Commodities, terdapat komoditas tertentu yang berfungsi sebagai penopang reproduksi sistem industri secara keseluruhan. Komoditas semacam ini menentukan struktur biaya dan memengaruhi harga komoditas lain. Batu bara, sebagai input energi utama, jelas termasuk dalam kategori tersebut. Intervensi negara atas komoditas dasar dapat dipahami sebagai upaya mengatur distribusi surplus dan menjaga keseimbangan sistem produksi, bukan sekadar distorsi pasar.

Dalam kerangka ini, DMO dapat dibaca sebagai mekanisme distribusional. Negara secara sadar mengatur bagaimana surplus harga global dialokasikan antara produsen dan ekonomi domestik. Ketika harga global tinggi, sebagian surplus ditahan untuk menjaga stabilitas biaya produksi nasional. Saat harga global melemah, produsen tetap menghadapi tekanan karena struktur kebijakan telah mengunci sebagian volume pada harga yang lebih rendah. Dengan demikian, DMO berfungsi sebagai instrumen manajemen risiko sistemik, meskipun berkonsekuensi pada berkurangnya fleksibilitas korporasi.

Pendekatan Berbeda untuk Emas: Bea Keluar sebagai Instrumen Fiskal

Pendekatan negara terhadap emas menunjukkan desain kebijakan yang berbeda. Sejak akhir 2025, pemerintah menetapkan pengenaan bea keluar atas ekspor emas melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 80 Tahun 2025 tentang Penetapan Barang Ekspor Berupa Emas yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar. Regulasi ini mengatur tarif bea keluar hingga 15 persen dan mulai berlaku 14 hari setelah ditetapkan pada 9 Desember 2025. Dengan aturan tersebut, ekspor emas secara eksplisit ditempatkan sebagai objek kebijakan fiskal aktif, bukan sekadar komoditas yang mengikuti mekanisme pasar internasional.

Penempatan emas dalam rezim bea keluar mencerminkan cara negara membaca fungsi ekonomi komoditas tersebut. Berbeda dengan batu bara, emas tidak berperan sebagai input utama dalam sistem produksi domestik. Ia lebih berfungsi sebagai penyimpan nilai dan komoditas ekspor bernilai tinggi, terutama pada periode ketidakpastian global ketika harga cenderung menguat. Produksi emas nasional pada 2025 diperkirakan mendekati 100 ton berdasarkan data Kementerian ESDM, sementara harga emas global bertahan di atas 2.000 dollar AS per troy ounce sepanjang 2024–2025 menurut World Gold Council. Dalam konteks ini, bea keluar menjadi instrumen untuk menangkap sebagian surplus harga global melalui kanal fiskal tanpa mengganggu struktur biaya domestik.

Perbedaan Perlakuan: Logika Ekonomi yang Berbeda

Rencana penerapan bea keluar pada batu bara tidak menempatkan kebijakan tersebut dalam posisi pertentangan dengan pengenaan bea keluar atas emas. Perbedaan instrumen dan desain kebijakan mencerminkan pembedaan fungsi ekonomi kedua komoditas dalam struktur produksi nasional. Batu bara sebagai komoditas dasar sistem ketenagalistrikan memerlukan instrumen stabilisasi berbasis harga dan volume melalui DMO. Bea keluar, apabila diterapkan pada batu bara, berfungsi sebagai lapisan tambahan dalam pengelolaan surplus pada fase siklus tertentu, bukan sebagai penyamaan perlakuan dengan emas.

Sebaliknya, emas sebagai komoditas surplus yang tidak menentukan struktur biaya domestik sejak awal lebih kompatibel dengan instrumen fiskal. Dengan demikian, perbedaan perlakuan antara batu bara dan emas bukanlah pengecualian atau inkonsistensi kebijakan, melainkan konsekuensi logis dari perbedaan posisi kedua komoditas dalam sistem produksi dan distribusi surplus. Dalam terminologi Sraffa, batu bara lebih dekat dengan komoditas dasar, sementara emas berada di luar inti reproduksi sistem.

Arsitektur Baru Pengelolaan Rente Komoditas

Kombinasi DMO dan bea keluar membentuk rezim baru pengelolaan rente. Negara tidak lagi hanya mengandalkan royalti dan pajak sebagai instrumen fiskal, tetapi menggunakan kombinasi kebijakan harga, volume, dan fiskal untuk mengatur distribusi manfaat dan risiko. Dalam rezim ini, sensitivitas laba produsen terhadap harga global menjadi lebih rendah. Ketika harga naik, sebagian keuntungan tertahan oleh kebijakan. Ketika harga turun, produsen tetap menghadapi tekanan karena struktur biaya dan kewajiban domestik.

Implikasinya terasa di pasar modal. Penilaian terhadap emiten komoditas tidak lagi bertumpu semata pada proyeksi harga global. Struktur biaya, basis pasar, dan eksposur terhadap kebijakan menjadi variabel kunci. Emiten dengan pasar domestik kuat dan integrasi ke sektor ketenagalistrikan cenderung dipersepsikan lebih defensif, sementara emiten yang sangat bergantung pada ekspor menghadapi risiko lebih tinggi ketika porsi DMO meningkat dan produksi dikoreksi.

Menavigasi Transisi Energi dan Tantangan Kebijakan

Lapisan lain yang memperkuat dinamika ini adalah tekanan transisi energi dan standar lingkungan. Batu bara menghadapi tantangan jangka panjang dari dekarbonisasi global, perubahan preferensi investor, dan peningkatan biaya kepatuhan. Dalam konteks ini, pengendalian produksi dan DMO dapat dibaca sebagai cara negara mengelola fase transisi secara bertahap, menjaga stabilitas domestik sambil menghindari kelebihan pasokan yang dapat menekan harga lebih dalam.

Tantangan kebijakan terletak pada kalibrasi. Tekanan yang terlalu besar berpotensi melemahkan insentif investasi, terutama di sektor yang masih menyumbang signifikan terhadap penerimaan negara dan daerah penghasil. Sebaliknya, pelonggaran yang berlebihan berisiko mengembalikan volatilitas biaya energi dan ketergantungan pada siklus harga global. Keseimbangan inilah yang menjadi inti perdebatan kebijakan komoditas ke depan.

Dalam perspektif ekonomi politik sumber daya, arah kebijakan ini mencerminkan pergeseran dari model ekstraksi rente berbasis pasar menuju model pengelolaan yang lebih terarah. Negara berperan sebagai pengelola distribusi surplus dan risiko, bukan untuk menggantikan pasar, melainkan mengoreksi volatilitas yang berdampak luas pada kepentingan publik. Dengan demikian, DMO batu bara dan bea keluar emas tidak dapat dipahami sebagai kebijakan sektoral yang berdiri sendiri. Keduanya merupakan bagian dari arsitektur baru pengelolaan komoditas yang berupaya menyeimbangkan stabilitas ekonomi, keberlanjutan fiskal, dan kelangsungan investasi. Keberhasilan pendekatan ini akan sangat ditentukan oleh konsistensi kebijakan dan kemampuan negara menyesuaikan instrumen seiring perubahan siklus global.

JAKARTA, medkomsubangnetwork Fasilitas pembiayaan yang disediakan oleh pinjaman daring (pindar) alias pinjaman online (pinjol) atau fintech peer-to-peer lending memang ditujukan untuk kebutuhan yang spesifik.

Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi Mike Rini Sutikno menerangkan, calon debitor baik sektor konsumtif ataupun produktif perlu menetapkan tujuan yang jelas sebelum mengambil pinjaman dari pindar.

Salah satu tujuan yang dapat difasilitasi oleh pindar alias pinjol misalnya adalah untuk membeli alat kerja. Hal ini diharapkan dapat mendorong produktifitas dari debitor tersebut.

Sebagai ilustrasi, seorang desainer grafis membutuhkan laptop baru untuk mendukung pekerjaannya, karena laptop yang lama sudah tidak mumpuni untuk kebutuhan desain.

Dari sudut pandang sektor produktif, pindar dapat digunakan juga untuk membayar kekurangan biaya produksi hingga membayar gaji karyawan bila diperlukan.

Sebagai ilustrasi, seorang pengusaha mengerjakan proyek dengan pembayaran uang muka 50 persen. Dalam perjanjian itu juga terdapat kontrak dari pemberi kerja yang telah dikantongi.

Untuk penyelesaian proyek ini ternyata dibutuhkan tenaga kerja tambahan. Namun dana dari uang muka yang ada tidak cukup untuk membayar gaji tambahan tenaga kerja tersebut.

Dalam kondsisi seperti ini, orang tersebut dapat memanfaatkan pindar untuk mengisi kebutuhan likuidasi di antara proses produksi dan waktu pelunansan proyek tersebut.

"Dapat dipenuhi dengan pinjaman tunai, jadi ada kebutuhan tunai yang tidak dapat dipenuhi semestara waktu, jadi kita dapat menggunakan pinjol," ujar dia kepada medkomsubangnetwork.

Ia berharap, calon debitor pindar menggunakan fasilitas keuangan ini untuk kegiatan yang produktif untuk mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya.

 

"Konsumsi tentu boleh, tetapi bukan yang konsumtif. Contohnya untuk mudik, untuk beli tiket pesawat dari jauh-jauh hari," ucap dia.

Debitor perlu ukur kemampuan bayar cicilan utang pinjol

Sebelum mengajukan pinjaman, Mike meminta calon debitor untuk mengukur kemampuan bayar cicilan. Dengan langkah ini, debitor juga bisa mengukur berapa panjang proses pelunasan pinjaman tersebut.

Pelunasan dalam waktu singkat tidak selalu cocok untuk semua debitor. Dalam konsep mencicil, prinsip yang perlu dipegang adalah pembayaran lancar sampai akhir pelunasan.

Cicilan yang terlalu besar, meskipun memiliki waktu yang singkat, tetapi dapat membebani pos pengeluaran yang lain.

"Yang namanya membayar cicilan itu harus sesuai dengan kemampuan bayar kita," terang dia.

Setali tiga uang, perencana keuangan Finante.id Dyah Lestari Agustini menyebut, hal pertama yang harus diperhatikan seseorang sebelum mengambil pinjol adalah kemampuan bayar yang realistis.

"Total cicilan, termasuk pinjaman baru, idealnya tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan bulanan," kata dia.

Kemudian, calon peminjam diharapkan dapat memastikan penyedia pindar tersebut legal dan berizin OJK.

"Serta pahami seluruh komponen biaya seperti bunga harian dan denda keterlambatan," ujar Dyah.

Secara prinsip, Dyah menekankan, pindar hanya cocok untuk kebutuhan yang mendesak, dengan nilainya kecil, jangka pendek, dan tidak bisa ditunda.

Beberapa kebutuhan yang cocok dengan sifat pindar misalnya adalah biaya kesehatan darurat atau kebutuhan bekerja.

 

"Pinjol tidak tepat untuk belanja konsumtif atau gaya hidup," ujar dia.

Bunga pinjol relatif tinggi

Perencana keuangan Andy Nugroho mengatakan, masyarakat yang berniat untuk mengajukan pinjaman daring perlu memahami bahwa pembiayaan ini adalah jenis pinjaman yang memiliki biaya bunga relatif tinggi.

"Apalagi bila menunggak pembayaran," kata dia kepada medkomsubangnetwork.

Menurut Andy, sebaiknya seseorang menggunakan pembiayaan pindar sebagai alternatif pembiayaan yang terakhir.

Ia mengungkapkan, kebutuhan yang dibiayai menggunakan pindar sebaiknya merupakan kebutuhan yang sangat mendesak dan penting.

"Bukan sekadar memenuhi gaya hidup saja," ucap dia.

Andy sendiri menawarkan beberapa alternatif bagi masyarakat untuk dapat mengakses layanan keuangan lain yang serupa, misalnya dengan tarik tunai kartu kredit.

Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), menjual aset investasi, dan menggadaikan barang.

Tak perlu panik saat kesulitan bayar cicilan utang pinjol

Tak jarang seorang penerima pinjaman (borrower) mengalami kesulitan membayar cicilan pindar.

Dyah menjelaskan, peminjam tidak perlu panik ketika hal tersebut terjadi.

"Wanprestasi adalah masalah keuangan, bukan kriminal. Segera hubungi penyedia pinjol dan ajukan restrukturisasi, baik berupa perpanjangan tenor, keringanan bunga, atau penjadwalan ulang," terang dia.

Ia menekankan, seorang konsumen harus hindari menutup utang dengan utang baru, karena itu hanya memperbesar masalah.

Ketika tekanan penagihan meningkat, debitor dapat meminta pendampingan melalui kanal OJK 1500655 atau lembaga perlindungan konsumen.

"Pastikan semua bukti komunikasi disimpan untuk mengantisipasi jika ada penagihan yang tidak sesuai aturan," ungkap Dyah.

Senada Andy berujar, ketika suatu pinjaman pindar mengalami kemacetan, peminjam bisa melakukan negosiasi dengan pihak pemberi pinjol untuk restrukturisasi pinjaman.

"Bisa dengan opsi contohnya waktu pelunasan yang diperpanjang dan nominal yang dikecilkan," ungkap dia.

Bayar cicilan pinjol merupakan kewajiban debitor

Kondisi wanprestasi atau saat ketika nasabah tidak dapat membayar cicilan pinjamannya biasanya disebabkan oleh kurangnya analisis keuangan sebelum mengajukan pinjaman.

Tak jarang, kondisi tersebut juga dipicu oleh keadaan mendadak yang membuat sumber pendapatan menghilang, misalnya kehilangan pekerjaan.

Mike meminta debitor untuk mengutamakan pembayaran cicilan ketika ada dalam kondisi seperti itu.

Debitor bisa memanfaatkan dana darurat untuk terlebih dahulu membayar cicilan yang macet tersebut.

Setelah itu, debitor perlu menghitung aset dan tabungan yang dapat digunakan untuk membayar cicilan pindar tersebut.

Tahap ini sekaligus menghitung berapa lama dana tersebut dapat menanggung beban cicilan dan kebutuhan sehari-hari.

"Jadi jangan ribut dulu, panik. Dengan dana yang ada, kita bisa membayar cicilan kita," ujar dia.

 

Sebagai efek sampingnya, debitor tersebut dapat mulai untuk merencanakan penghematan dari kebutuhan sehari-hari yang dapat dilakukan.

"Prioritaskan pembayaran cicilan ini, yang lain-lain itu prioritasnya setelah kita membayar kewajiban kita," ucap Mike.

Adapun, komunikasi ke pihak penyelenggara fintech lending dilakukan ketika likuiditas debitor semakin ketet. Artinya, debitor tetap tidak dapat memenuhi cicilan dengan dana darurat, tabungan, dan aset yang dimiliki.

"Minta keringanan, pokoknya komunikasi," ucap Mike.

Keringanan yang biasanya dapat diberikan kepada debitor biasanya berupa perpanjangan tenor pinjaman. Harapannya, waktu yang panjang dapat mengurangi jumlah cicilan yang harus dibayarkan.

"Usahakan Anda tetap profesional, jangan tiba-tiba minta diputihkan, itu pinjol-nya juga unlikely dia melihat niat yang seperti itu, unlikely di-support juga. Jadi perlihatkan Anda tetap sanggup membayar walaupun sesesulit apapun, hanya butuh waktu saja," ungkap dia.

Besaran bunga pinjol konsumtif dan produktif

Sebagai informasi, sejak 1 Januari 2025, OJK mengatur batas manfaat ekonomi untu pindar konsumtif untuk pembiayaan di bawah 6 bulan adalah 0,3 persen per hari kalender.

Sedangkan untuk pinjaman konsumtif di atas 6 bulan, manfaat ekonomi yang dipatok adalah sekitar 0,1 persen.

OJK juga telah menetapkan batas maksimal manfaat ekonomi pindar sektor produktif usaha mikro dan ultra mikro tenor sampai dengan enam bulan menjadi 0,275 persen dengan nilai pendanaan paling tinggi Rp 50 juta.

Sementara itu, manfaat ekonomi untuk pinjaman produktif mikro dan ultra mikro lebih dari 6 bulan adalah 0,1 persen.

 

Kemudian, manfaat ekonomi untuk pinjaman produktif di atas Rp 50 juta, berada lebih dari 6 bulan adalah 0,1 persen.

Senada, manfaat ekonomi untuk pinjaman produktif kecil dan menengah kurang dari 6 bulan juga dipatok 0,1 persen.

Aturan tersebut tertulis dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 19/SEOJK.05/2023 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (SEOJK 19/2023) yang mengatur, penetapan batas maksimum manfaat ekonomi termasuk di dalamnya suku bunga pinjaman.

Surat edaran tersebut dapat dievaluasi secara berkala sesuai kebijakan yang ditetapkan oleh OJK dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian dan perkembangan industri.

Penyaluran pembiayaan pinjol terus tumbuh

Di sisi lain, penyaluran pembiayaan industri pindar terus mengalami kenaikan sepanjang 2025 ini.

Data OJK per Oktober 2025 menunjukkan outstanding pembiayaan pinjol tumbuh 23,86 persen secara tahunan menjadi sebesar Rp 92,92 triliun.

Pertumbuhan ini kian melesat dibandingkan dengan September 2025 di angka 22,16 persen secara tahunan.

Pertumbuhan penyaluran pembiayaan diikuti dengan perbaikan rasio pembiayaan bermasalah secara agregat atau TWP90 yang berada id posisi 2,76 persen pada Oktober 2025.

Rasio ini sedikit membaik dibandingkan yang tercatat pada September 2025 dengan 2,82 persen.

Seiring dengan itu, jumlah pindar justru terus menyusut. Hingga November 2025, OJK mencatat tinggal terdapat 95 pindar yang berizin dan terdaftar.

 

Sebagai pembanding, pada 2020 atau ketika pandemi Covid-19 bermula, jumlah pindar yang terdaftar dan berizin OJK sempat mencapai 151 entitas.

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S Djafar menjabarkan, peningkatan penyaluran pembiayaan yang terjadi di industri pindar secara umum terjadi karena adanya edukasi yang terus diberikan.

"Ini terlihat dari kesadaran masyarakat yang mulai menghindari pinjol ilegal beralih ke pindar, sehingga terjadi pengalihan dari pinjol ke pindar yang tentunya mendorong kenaikan disbursmen dari bulan ke bulan," tutup dia.

Pernahkah Anda merasakan kelelahan yang mendalam di tempat kerja, bukan karena beban fisik, melainkan karena tuntutan untuk selalu siaga, kesediaan lembur tanpa kompensasi, dan tekanan konstan untuk memberikan yang "lebih" demi terlihat berkinerja unggul? Jika jawaban Anda adalah ya, Anda mungkin sudah akrab dengan inti dari fenomena yang kini tengah mengguncang lanskap kerja global: Quiet Quitting.

Istilah ini telah meledak di berbagai platform media sosial, memicu perdebatan sengit antara para karyawan, terutama dari generasi Z dan milenial, dengan pihak manajemen. Namun, di balik riuh rendah perdebatan tersebut, tersimpan sebuah kesalahpahaman fundamental. Mari kita perjelas satu hal krusial: Quiet Quitting sama sekali bukan berarti berhenti bekerja, dan yang terpenting, bukan pula cerminan kemalasan.

Membedah Makna Sebenarnya dari "Quiet Quitting"

Secara esensial, Quiet Quitting adalah sebuah keputusan sadar yang diambil oleh seorang karyawan untuk secara ketat menjalankan tugas-tugas yang tercantum dalam deskripsi pekerjaan mereka. Tidak ada kurang, namun juga tidak ada lebih.

Individu yang menerapkan prinsip ini tetap hadir tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan, dan meninggalkan kantor ketika jam kerja resmi berakhir. Apa yang mereka tolak adalah budaya kerja yang toksik dan berlebihan, seperti kebiasaan membalas surel di larut malam, mengambil alih tanggung jawab rekan kerja yang mengundurkan diri tanpa imbalan finansial tambahan, atau mengorbankan kesehatan mental demi mendapatkan pujian dari atasan. Slogan tidak resmi yang sering kali mengiringi fenomena ini adalah: "Bertindaklah sesuai dengan nilai gaji Anda" (Act your wage).

Akar Kemunculan Fenomena Quiet Quitting

Fenomena Quiet Quitting tidak muncul begitu saja. Ini adalah respons yang logis dan terukur terhadap dua faktor pemicu utama yang saling terkait:

1. Kekecewaan terhadap "Budaya Hustle"

Selama bertahun-tahun, masyarakat telah diajarkan bahwa kerja keras yang melampaui batas akan mengantarkan pada kesuksesan. Namun, realitas di lapangan sering kali bertolak belakang. Karyawan yang menunjukkan dedikasi luar biasa kerap kali hanya dihadiahi dengan beban kerja tambahan, bukan kenaikan gaji yang sepadan. Kekecewaan yang menumpuk ini memicu kesadaran bahwa loyalitas yang berlebihan terhadap perusahaan sering kali bertepuk sebelah tangan, tanpa apresiasi yang memadai.

2. Evaluasi Ulang Prioritas Hidup

Pandemi global mengajarkan kita tentang kerapuhan kehidupan. Banyak individu mulai merenungkan kembali makna eksistensi mereka: "Apakah saya hidup untuk bekerja, atau bekerja untuk menopang kehidupan?" Quiet Quitting menjadi sarana bagi para karyawan untuk merebut kembali kendali atas waktu dan energi mereka, mengalihkannya untuk keluarga, hobi, dan istirahat yang sangat dibutuhkan. Ini adalah bentuk penegasan kembali bahwa hidup tidak melulu tentang pencapaian profesional semata.

Kritik dan Realitas yang Dihadapi

Tentu saja, fenomena ini menimbulkan kegelisahan di kalangan banyak pemimpin perusahaan. Beberapa pihak melabeli para praktisi Quiet Quitting sebagai individu yang memiliki etos kerja rendah atau bahkan pemalas.

Namun, melabeli mereka sebagai pemalas adalah pandangan yang sangat dangkal dan mengabaikan kompleksitas situasi. Seorang praktisi Quiet Quitting sejatinya adalah seorang profesional yang memenuhi kewajiban kontrak kerjanya. Jika sebuah perusahaan mengharapkan seseorang untuk melakukan lebih dari sekadar deskripsi tugasnya, bukankah wajar jika perusahaan tersebut juga menawarkan kompensasi yang melebihi standar kontrak? Inti permasalahannya bukanlah pada karyawan yang menetapkan batasan yang sehat, melainkan pada sistem kerja yang selama ini terlalu bergantung pada tenaga kerja tanpa bayaran tambahan (unpaid labor) dari karyawan yang merasa enggan atau tidak mampu menolak permintaan yang berlebihan.

Sisi Lain dari Koin: Risiko yang Perlu Dipertimbangkan

Meskipun Quiet Quitting memiliki dasar yang kuat dan validitasnya tidak dapat disangkal, fenomena ini juga membawa serta potensi risiko. Dalam lingkungan karier yang sangat kompetitif, individu yang secara konsisten berusaha melampaui ekspektasi (doing the extra mile) sering kali menjadi mereka yang paling berpeluang mendapatkan promosi dan peluang karier yang signifikan.

Jika tujuan utama Anda adalah untuk mempercepat kemajuan karier dan naik jabatan dengan cepat, maka Quiet Quitting mungkin bukanlah strategi yang paling optimal. Namun, jika prioritas Anda adalah mencapai ketenangan pikiran dan keseimbangan kehidupan kerja yang sehat (work-life balance), maka praktik ini bisa menjadi strategi pertahanan diri yang sangat efektif untuk menjaga kesejahteraan Anda.

Kesimpulan: Sebuah Seruan untuk Keseimbangan dan Penghargaan Diri

Pada dasarnya, Quiet Quitting adalah sebuah gejala, bukan penyakitnya itu sendiri. Fenomena ini merupakan sinyal yang sangat jelas dan tegas bagi dunia korporat bahwa model kerja lama yang cenderung mengeksploitasi semangat dan energi karyawan kini sudah tidak lagi relevan dan berkelanjutan.

Bagi para karyawan, ini adalah pengingat penting bahwa pekerjaan hanyalah salah satu aspek dari keseluruhan kehidupan, dan bukan merupakan keseluruhan identitas diri kita. Menetapkan batasan yang sehat dalam pekerjaan bukanlah sebuah kesalahan atau dosa, melainkan sebuah bentuk penghargaan diri yang fundamental dan sebuah langkah esensial untuk menjaga kesehatan mental dan fisik jangka panjang.

Jadi, apakah Anda mengidentifikasi diri sebagai seorang Quiet Quitter? Atau mungkin, Anda hanyalah seseorang yang akhirnya menyadari dan menghargai nilai diri Anda yang sesungguhnya?

medkomsubangnetworkMenjelang pergantian tahun, momen belanja selalu menjadi hal yang ditunggu banyak orang. 

Satu program belanja terbesar di akhir tahun datang dari Watsons, dengan menghadirkan Watsons 12.12 Sale-Bration. 

Watsons 12.12 Sale-Bration berlangsung pada tanggal 12–14 Desember 2025.

Watsons 12.12 Sale-Bration bisa diakses melalui website resmi Watsons.co.id maupun aplikasi Watsons ID yang tersedia untuk Android dan iOS.

Kesempatan Belanja Produk Kecantikan dan Kesehatan dengan Diskon Besar

Watsons 12.12 Sale-Bration menjadi ajang terbaik bagi pelanggan untuk mendapatkan produk-produk kecantikan, kesehatan, dan perawatan diri dengan diskon hingga 70 persen. 

Tidak hanya itu, program ini juga menawarkan beragam voucher menarik dan promo tambahan yang sayang untuk dilewatkan. 

Pelanggan dapat menemukan penawaran spesial dari brand-brand ternama seperti Maybelline, Cetaphil, Wardah, SKINTIFIC, Sayap Mas, Nivea, Watsons Brand, dan masih banyak lagi.

Selama periode Megaday, pelanggan bisa memanfaatkan berbagai penawaran spesial. 

Salah satunya adalah voucher spesial senilai Rp 112.000 dengan kode GCSALEBRATION112K untuk pembelanjaan minimal Rp 499.000. 

Selain itu, tersedia pula flash voucher yang muncul tiga kali sehari sepanjang program berlangsung, menambah keseruan dan kesempatan untuk berbelanja lebih hemat.

Beragam Promo dan Kemudahan Belanja

Tidak hanya diskon besar dan voucher menarik, Watsons juga menghadirkan beragam promo tambahan, mulai dari flash sale, hingga bebas ongkir untuk area Jabodetabek. 

Bagi para Watsons Club Member, keuntungan belanja semakin maksimal karena mereka berhak mendapatkan extra discount eksklusif, sehingga belanja menjadi lebih hemat dibandingkan biasanya.

Watsons juga mempermudah pelanggan dengan layanan belanja yang fleksibel. 

Fitur Home Delivery Express memungkinkan pesanan dikirim langsung ke alamat pelanggan dengan cepat. 

Sedangkan fitur Click & Collect Express memudahkan pelanggan untuk membeli produk secara online dan mengambilnya langsung di toko pilihan, memberikan kombinasi kenyamanan belanja online sekaligus tetap dapat produk dengan segera.

Maksimalkan Momen Belanja dengan Brand Favorit

Watsons menghadirkan berbagai penawaran menarik dari produk-produk favorit. 

Misalnya, pelanggan bisa mendapatkan produk perawatan kulit seperti Cetaphil dengan harga spesial, atau makeup favorit dari Maybelline. 

Tidak ketinggalan, brand lokal dan Watsons Brand juga menawarkan produk berkualitas dengan harga lebih hemat. 

Program ini benar-benar menjadi solusi bagi mereka yang ingin menyambut akhir tahun dengan penampilan lebih segar dan sehat tanpa menguras kantong.

Lanjutan Promo Melalui Thank You Sale

Setelah periode Watsons 12.12 Sale-Bration berakhir, pelanggan masih bisa menikmati penawaran lanjutan melalui program Thank You Sale. 

Program ini memberikan kesempatan tambahan untuk berbelanja dengan berbagai voucher menarik dan promo spesial, memastikan bahwa semua pelanggan tetap dapat merasakan keuntungan belanja yang maksimal di akhir tahun.

Sambut Penghujung Tahun dengan Lebih Hemat dan Menyenangkan

Watsons 12.12 Sale-Bration bukan hanya sekadar promo belanja biasa, melainkan ajang untuk merayakan penghujung tahun dengan lebih hemat dan menyenangkan. 

Dengan diskon besar, voucher menarik, flash sale, serta layanan belanja fleksibel, program ini memberikan pengalaman belanja yang lengkap, aman, dan nyaman.

Untuk menikmati berbagai penawaran spesial ini, pelanggan cukup mengunjungi www.watsons.co.id

 atau membuka aplikasi Watsons ID di smartphone.

Semua kemudahan dan keuntungan belanja ini menanti, mulai dari diskon hingga 70%, voucher spesial, bebas ongkir, hingga layanan Home Delivery dan Click & Collect Express.

Jangan lewatkan kesempatan langka ini untuk mendapatkan produk kecantikan, kesehatan, dan perawatan diri favorit dengan harga istimewa. 

Watsons 12.12 Sale-Bration siap menjadi momen belanja akhir tahun yang paling menguntungkan bagi kamu dan keluarga.

 

Ambar/medkomsubangnetwork

medkomsubangnetwork.CO.ID, JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa penerapan bea keluar batu bara diperlukan untuk mengimbangi besarnya restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dari kegiatan industri tersebut yang selama ini dinilai menambah tekanan pada kapasitas fiskal.

“Jadi desain ini (penerapan bea keluar batu bara) hanya mengembalikan ini ke seperti yang awal tadi (sebelum UU Cipta Kerja 2020 ketika batu bara masih non-BKP), hanya meng-cover loss yang karena perubahan status (dari non-BKP menjadi BKP),” kata Purbaya dalam raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin.

Menkeu menjelaskan, perubahan status dari yang sebelumnya non-barang kena pajak (non-BKP) menjadi barang kena pajak (BKP) membuat industri mendapatkan restitusi besar meskipun merupakan sektor yang telah mencatatkan keuntungan tinggi dari ekspor. Ia menilai kondisi tersebut menciptakan efek seperti subsidi tidak langsung dari negara kepada pelaku usaha besar yang seharusnya tidak lagi membutuhkan dukungan fiskal.

Purbaya menyebut restitusi PPN kepada industri batu bara mencapai sekitar Rp 25 triliun per tahun. Besarnya restitusi tersebut dinilai membuat penerimaan fiskal negara dari sektor batu bara menurun, bahkan bisa menjadi negatif setelah memperhitungkan berbagai kewajiban perpajakan lain.

Kebijakan bea keluar, kata dia lagi, bukan ditujukan untuk menurunkan daya saing ekspor batu bara. Ia menjelaskan bahwa sebelum 2020, ketika batu bara masih berstatus non-BKP dan tidak menimbulkan restitusi besar, industri tetap mampu bersaing secara global. Karena itu, penerapan bea keluar hanya mengembalikan struktur fiskal sektor tersebut ke posisi semula.

Dalam pemaparannya, Purbaya juga menjelaskan bahwa instrumen bea keluar disiapkan tidak hanya untuk meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga mendorong hilirisasi dan dekarbonisasi yang saat ini mekanismenya sedang difinalisasi bersama kementerian terkait.

Ketika ditanya mengenai harga batu bara acuan (HBA) yang tengah dalam tren penurunan, Purbaya memastikan kebijakan bea keluar atas batu bara tetap dilaksanakan pada 2026 meskipun HBA menurun. Adapun tarif bea keluar yang akan diberlakukan direncanakan berada di kisaran 1–5 persen.

Sejumlah kapal tongkang memuat batu bara melakukan lego jangkar di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (18/2/2025). - (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Selain batu bara, pemerintah juga akan memberlakukan bea keluar emas yang diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri melalui hilirisasi, mendukung terpenuhinya kebutuhan emas dalam ekosistem bullion bank, optimalisasi pengawasan tata kelola transaksi emas, serta optimalisasi penerimaan negara. Agar hilirisasi berjalan lebih efektif, kebijakan bea keluar emas dirancang dengan prinsip bahwa tarif produk hulu ditetapkan lebih tinggi dibandingkan produk hilir.

Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI pada November lalu, Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu mengungkapkan bahwa besaran bea keluar emas berada di kisaran 7,5 persen hingga 15 persen.

Ketika harga mineral acuan (HMA) emas berada pada rentang 2.800 dolar Amerika Serikat (AS) hingga di bawah 3.200 dolar AS per troy ounce, tarif yang dikenakan bergerak naik dari kelompok produk paling hilir hingga paling hulu.

Minted bars dikenai tarif 7,5 persen, diikuti ingot dan cast bar sebesar 10 persen, sementara dore dan granule dikenai tarif 12,5 persen dalam rentang harga tersebut.

Sementara itu, ketika HMA emas mencapai atau melampaui 3.200 dolar AS per troy ounce, tarif berada pada level tertinggi.

Minted bars mulai dikenai 10 persen, kemudian ingot dan cast bar dikenai 12,5 persen, dan dore serta granule dikenai tarif tertinggi 15 persen sebagai kelompok produk hulu yang paling besar pungutannya. Besaran tarif tersebut merupakan kesepakatan bersama kementerian dan lembaga terkait, selaras dengan usulan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai kementerian teknis.

Panduan menghitung weton Jawa lengkap: Neptu hari, pasaran, bulan, tahun dan peruntungan primbon

medkomsubangnetworkWeton merupakan kombinasi antara hari dan pasaran dalam penanggalan Jawa.

Perhitungan weton tidak hanya digunakan untuk mengetahui karakter seseorang, tetapi juga untuk membaca keberuntungan, kecocokan jodoh, hingga memilih hari baik.

Mengutip data dari laman Gramedia, berikut panduan lengkap cara membaca weton, neptu, serta maknanya berdasarkan penanggalan Jawa.

Perhitungan Neptu Berdasarkan Hari

Setiap hari dalam kalender Jawa memiliki nilai neptu tersendiri:

Minggu: 5

Senin: 4

Selasa: 3

Rabu: 7

Kamis: 8

Jumat: 6

Sabtu: 9

Perhitungan Neptu Berdasarkan Pasaran

Lima pasaran Jawa juga memiliki nilai masing-masing:

Legi: 5

Pahing: 9

Pon: 7

Wage: 4

Kliwon: 8

Berdasarkan dua tabel di atas, setiap kombinasi hari dan pasaran menghasilkan nilai yang berbeda-beda.

Cara Menghitung Weton dengan Neptu Hari dan Pasaran

Metode pertama menghitung weton dilakukan dengan menjumlahkan nilai hari lahir dan nilai pasarannya.

Contoh:

Lahir pada Sabtu Kliwon

Nilai Sabtu = 9

Nilai Kliwon = 8

Total = 9 + 8 = 17

Jumlah neptu ini kemudian digunakan untuk membaca watak, keberuntungan, kecocokan pasangan, dan makna weton lainnya.

Cara Menghitung Weton Berdasarkan Bulan dan Tahun Jawa

Selain metode di atas, weton juga dapat dihitung berdasarkan neptu bulan serta tahun Jawa. Perhitungan ini biasanya dipakai untuk membaca musim hujan, musim tanam, panen, atau gangguan tanaman.

Neptu Bulan Jawa

Suro: 7

Sapar: 2

Mulud: 3

Bakda Mulud: 3

Jumadil Awal: 6

Jumadil Akhir: 1

Rejeb: 2

Ruwah: 4

Pasa (Puasa): 5

Sawal: 7

Dukangidah (Sela): 1

Dukahijah (Besar): 3

Neptu Tahun Jawa

Nama tahun dalam kalender Jawa berjumlah delapan dan berganti setiap satu windu (delapan tahun):

Alip: 1

Ehe: 5

Jimawal: 3

Je: 7

Dal: 4

Be: 2

Wawu: 6

Jim Akhir: 3

Contoh perhitungan:

Lahir pada bulan Ruwah (4) dan tahun Wawu (6).

Total neptu = 4 + 6 = 10.

Makna Hasil Perhitungan Neptu Weton untuk Jodoh

Hasil penjumlahan neptu bisa digunakan untuk membaca kecocokan hubungan dalam konteks perjodohan. Berikut delapan kategori yang dikenal dalam primbon Jawa:

1. Pegat (1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36)

Melambangkan hubungan yang rawan konflik dan sering diperhadapkan pada masalah dalam rumah tangga.

2. Ratu (2, 11, 20, 29)

Menandakan jodoh sejati. Hubungan harmonis, bahagia, dan serasi.

3. Jodoh (3, 12, 21, 30)

Menunjukkan hubungan rukun dan langgeng. Banyak diharapkan oleh pasangan yang hendak menikah.

4. Topo (4, 13, 22, 31)

Menggambarkan adanya tantangan di awal pernikahan, terutama dalam menyesuaikan diri.

5. Tinari (5, 14, 23, 32)

Melambangkan kabar baik. Dipercaya membawa kelancaran rezeki dan kebahagiaan.

6. Padu (6, 15, 24, 33)

Menandakan potensi sering berdebat, tetapi tidak sampai menyebabkan perpisahan.

7. Sujanan (7, 16, 25, 34)

Mengandung risiko pertengkaran besar akibat godaan perselingkuhan. Disarankan memperkuat komunikasi.

8. Pesthi (8, 17, 26, 35)

Simbol hubungan yang rukun, tenang, penuh kedamaian, dan harmonis.

Makna Sisa Perhitungan Neptu

Dalam beberapa kasus, pembagian neptu dapat menyisakan angka tertentu, yang juga dipercaya memiliki makna khusus:

Wasesa Segara (sisa 1): Berwibawa, berbudi luhur, rezeki lancar.

Tunggak Semi (sisa 2): Berpotensi menghadapi hambatan dalam rezeki.

Satria Wibawa (sisa 3): Kelak dihormati dan disegani.

Sumur Sinaba (sisa 4): Hidup harmonis dan menjadi panutan.

Satria Wirang (sisa 5): Kerap menghadapi kesulitan hidup.

Bumi Kepetak (sisa 6): Harus bekerja keras untuk mencapai cita-cita.

Lebu Ketiup Angin (sisa 7): Menghadapi kesulitan meraih mimpi karena kurang ketenteraman batin.

Ringkasan Berita:
  • Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menjadi sorotan setelah diketahui memiliki harta Rp25,96 miliar berdasarkan LHKPN
  • Inspektorat Kemendagri memeriksa sumber dana umrah Mirwan serta seluruh aparatur yang ikut berangkat.
  • Dalam rapat penanganan bencana, Presiden Prabowo menegur keras Mirwan dan meminta Mendagri Tito Karnavian memproses pencopotannya karena dianggap meninggalkan tanggung jawab
 

medkomsubangnetworkSosok Mirwan MS Bupati Aceh Selatan masih terus menjadi sorotan di tengah banjir yang melanda Aceh dan Sumatera.

Dari hasil penelusuran terungkap ternyata Mirwan MS memiliki harta kekayaan hingga mencapai Rp 25,96 Miliar.

Bahkan karena jumlah hartanya yang tergolong besar, Kemendagri bakal mengusut dana yang dipakai Mirwan MS untuk pergi umrah.

Diketahui sosok Mirwan menjadi sorotan manakala ia pergi umroh bersama sang istri ditengah banjir yang melanda wilayahnya.

Mirwan dianggap bukanlah kepala daerah yang bertanggung jawab lantaran meninggalkan warganya begitu saja.

Tak cuma itu, sebelum berangkat umroh, Mirwan juga menyebut tak sanggup menanggulangi bencana yang tengah terjadi itu.

Harta Capai Puluhan Miliar

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Oktober 2024 dikutip Kompas.com, Mirwan mempunyai harta kekayaan senilai Rp 25.958.970.622. 

Harta kekayaan tersebut ia laporkan ketika mencalonkan diri sebagai Bupati Aceh Selatan.

Harta kekayaan Mirwan terdiri dari tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, serta harta lainnya. 

Berikut rincian harta kekayaan Bupati Aceh Selatan Mirwan:

Tanah dan bangunan: 

Tanah dan Bangunan seluas 95 m2/172 m2 di Kota Jakarta Timur, hasil sendiri: Rp 1.450.000.000 

Tanah seluas 579 m2 di Kabupaten Aceh Barat Daya, hasil sendiri: Rp 868.500.000 

Tanah dan bangunan seluas 517 m2/312 m2 di Kota Jakarta Timur, hasil sendiri: Rp 13.000.000.000 

Tanah seluas 4.283 m2 di Kabupaten Aceh Barat Daya, hasil sendiri: Rp 564.055.000 

Tanah dan bangunan seluas 769 m2/769 m2 di Kabupaten Aceh Barat Daya, hasil sendiri: Rp 6.000.000.000.

Alat transportasi dan mesin: 

Mobil Toyota Fortuner tahun 2017, hasil sendiri: Rp 435.000.000 

Mobil Daihatsu pick up tahun 2014, hasil sendiri: Rp 72.000.000 Komatsu Hydraulic Excavator PC 200-6 tahun 2007, hasil sendiri: Rp 450.000.000 

Mobil Mitsubishi Colt Diesel Dump Truck FE 74 tahun 2008, hasil sendiri: Rp 185.000.000 

Mobil Mitsubishi Colt Diesel Dump Truck FE SHD tahun 2009, hasil sendiri: Rp 195.000.000 

Komatsu Excavator VC 200/5 tahun 2004, hasil sendiri: Rp 260.000.000 

Mobil Toyota Fortuner VRZ 4X2 tahun 2021, hasil sendiri: Rp 450.000.000 

Mobil Toyota Rush 1.5S AT tahun 2020, hasil sendiri: Rp 200.000.000 

Mobil, Toyota Rush 1.5S AT tahun 2020, hasil sendiri: Rp 200.000.000 

Mobil Toyota Rush 1.5S AT tahun 2020, hasil sendiri: Rp 200.000.000 

Mobil Toyota Camry 2.5V AT tahun 2019, hasil sendiri: Rp 400.000.000. 

Harta lainnya: 

Harta bergerak lainnya: Rp 321.400.000 

Kas dan setara kas: Rp 223.015.622 

Harta lainnya: Rp 710.000.000. 

Utang: Utang: Rp 225.000.000.

Dana Umroh Bakal Diperiksa

Pemeriksaan itu dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri yang kini tengah memeriksa Mirwan. 

"Apakah betul itu ibadah umrah, dengan siapa, pembiayaan dari mana, kan itu penting, ya," kata Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dilansir dari Kompas.com.

Bima menuturkan, pemeriksaan juga mencakup aparatur yang melekat kepadanya saat berangkat ke Arab Saudi.

Ia menyebut, pemeriksaan serupa juga sempat dilakukan Kemendagri kepada Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Saat itu, pemeriksaan bukan hanya dilakukan kepada Lucky, melainkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan semua yang terlibat saat berlibur ke Jepang. 

"Semua yang terkait dengan kunjungan ke Jepang kami periksa. Nah, sekarang kan juga begitu. Jadi pemeriksaan juga pasti tidak hanya kepada Bupati Aceh Selatan, tapi aparatur dan semua yang terkait keberangkatan akan dilakukan pemeriksaan," tutur Bima.

Sementara itu, Mirwan sendiri sudah kembali ke Indonesia setelah menjalankan ibadah umrah.

Tak menunggu lama, Mirwan langsung diperiksa Tim Inspektorat Kemendagri.

Hal itu dibenarkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya yang menyebut Mirwan tengah diperiksa Tim Inspektorat.

"Kementerian Dalam Negeri telah menerjunkan tim inspektorat dan hari ini kami mendapatkan informasi bupati Aceh Selatan telah tiba dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh inspektur khusus," kata Bima dilansir dari TribunNews.

Bima menjelaskan aturan dalam UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam pasal tersebut mengatur secara jelas kewajiban yang harus dilakukan kepala daerah (Pasal 67) dan hal-hal yang dilarang dilakukan oleh kepala daerah, beserta sanksinya.

Jika memang terbukti ada pelanggaran, tim inspektorat akan merekomendasikan pemberian sanksi bupati Aceh Selatan kepada Mendagri Tito Karnavian.

"Apabila ditemukan pelanggaran-pelanggaran yang bertentangan dengan UU nomor 23 tahun 2014 terkait dengan sanksi, maka inspektorat akan merekomendasikan pemberian sanksi tersebut (bupati Aceh Selatan) kepada Mendagri," tandasnya.

Prabowo Minta Proses Pencopotan

Sementara itu kasus Mirwan yang viral ini langsung disoroti oleh Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto minta Tito Karnavian proses pencopotan Bupati Aceh Selatan Mirwan MS dalam rapat terbatas (ratas) penanganan banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, Minggu (7/12/2025) malam.

Ratas diikuti lintas kementerian/lembaga di Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12/2025) malam.

Awalnya Prabowo menegaskan, bupati atau wali kota dipilih rakyat untuk menghadapi kesulitan.

"Kalian harus terus berjuang untuk rakyat.

Memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan.

Kalau yang mau lari lari aja enggak apa-apa ya," kata Prabowo sambil menyindir Mirwan MS, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam kesempatan itu juga, Prabowo meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian untuk mencopot Mirwan MS dari jabatannya.

"Copot langsung. Mendagri bisa ya diproses?" tanya Prabowo ke Tito.

"(Proses pencopotan) 3 bulan," jawab Tito.

Prabowo mengibaratkan Mirwan MS sebagai tentara desersi.

Desersi adalah tindakan seorang anggota tentara atau polisi yang secara sengaja meninggalkan tugas dan kesatuannya tanpa izin resmi atau alasan yang sah, dengan niat untuk tidak kembali, dan dianggap sebagai tindak pidana militer serius yang bisa dikenakan sanksi berat.

"Itu kalau tentara itu namanya desersi itu ya dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah," tegas Prabowo.

Baca berita menarik medkomsubangnetworklainnya di Google News

KONI Kota Malang pacu mesin prestasi: Raker 2025 jadi titik tumbuh atlet menuju panggung nasional dan dunia

medkomsubangnetworkGelaran Rapat Kerja KONI Kota Malang Tahun 2025 menjadi momentum penting dalam mengokohkan langkah pembinaan olahraga di Kota Malang.

Berlangsung di Lantai 7 Malang Creative Center pada Minggu (7/12/2025), forum ini membuka ruang evaluasi dan penyusunan strategi yang lebih terarah.

Dibangun dengan semangat memajukan ekosistem olahraga yang lebih adaptif dan profesional, raker tersebut mempertegas komitmen Kota Malang untuk mengukir prestasi lebih tinggi pada berbagai kompetisi mendatang.

Dalam raker yang mengusung tema Sinergi dan Inovasi Menuju Prestasi Olahraga Kota Malang yang Unggul dan Berkelanjutan itu, seluruh cabang olahraga menyatukan visi pembinaan atlet.

Keberhasilan Kota Malang pada Porprov sebelumnya menjadi pijakan kuat untuk menyusun langkah yang lebih progresif.

Semangat “satu hati mengukir prestasi” ditegaskan sebagai dasar gerakan kolektif agar prestasi atlet terus meningkat dari tahun ke tahun.

Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, turut hadir dan memberikan penekanan khusus.

Ia menyebut bahwa raker tahun ini menjadi titik penting untuk menyiapkan Kota Malang menghadapi Porprov Jatim ke-10 di Surabaya.

Menurutnya, mempertahankan posisi kedua bukan sekadar target, tetapi tuntutan realistis berdasarkan potensi Kota Malang.

Ia juga menegaskan perlunya pembentukan cabor yang belum berjalan optimal serta peningkatan kualitas pembinaan organisasi.

Lebih jauh, Nabil mendorong Kota Malang untuk tidak berhenti pada pencapaian tingkat provinsi saja.

Ia menilai bahwa Kota Malang memiliki kapasitas untuk mencetak atlet yang mampu bersaing di kancah internasional, terutama pada nomor individual.

Kuncinya, kata dia, adalah memberikan kesempatan bagi para atlet untuk mengikuti kompetisi internasional secara konsisten sehingga pengalaman dan jam terbang mereka meningkat signifikan.

Nabil juga mengapresiasi dukungan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, yang menurutnya menunjukkan komitmen tinggi terhadap peningkatan kualitas olahraga daerah.

Kolaborasi antara Pemkot, KONI, dan DPRD disebut sebagai energi besar yang dapat mendorong percepatan prestasi atlet Kota Malang.

Ia bahkan menyebut beberapa cabang olahraga memiliki potensi besar untuk menembus level internasional apabila pengemasannya dilakukan lebih maksimal.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menilai raker tahun ini sebagai momentum evaluasi menyeluruh terhadap capaian Porprov sebelumnya.

Ia menekankan bahwa meskipun terjadi pengurangan anggaran di beberapa sektor, prestasi runner up yang telah diraih harus tetap dipertahankan.

Wahyu optimistis setiap cabang olahraga mampu menemukan strategi terbaik untuk menjaga kualitas latihan serta mempertahankan performa atlet.

Ketua KONI Kota Malang, Dr. R. Djoni Sudjatmoko, menegaskan target besar yang ingin dicapai Kota Malang pada Porprov Jatim X di Surabaya tahun 2027.

KONI memasang target lebih dari 200 medali emas, sebuah angka ambisius yang membutuhkan kerja kolaboratif dari semua pihak.

Ia menekankan pentingnya profesionalitas dalam pembinaan atlet, termasuk menyingkirkan sikap suka-tidak suka yang berpotensi menghambat perkembangan prestasi.

Dengan semangat bersama dan fokus pada pembinaan yang terukur, KONI Kota Malang optimistis dapat membawa lebih banyak atlet menuju prestasi puncak, baik di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.

Dialog, strategi, dan kerja nyata dari raker ini menjadi pondasi penting menuju masa depan olahraga Kota Malang yang lebih gemilang.***

medkomsubangnetworkAkhir tahun selalu menjadi momen penuh refleksi sekaligus harapan baru. 

Banyak orang menantikan kesempatan untuk menutup perjalanan dengan pencapaian terbaik dan membuka pintu menuju masa depan yang lebih cerah. 

Dalam astrologi, setiap zodiak memiliki energi unik yang memengaruhi arah karier dan kehidupan seseorang.

Tahun ini, beberapa zodiak diprediksi akan mengalami perkembangan karier yang pesat. 

Energi positif yang hadir bukan hanya membuka peluang baru, tetapi juga memperkuat kepercayaan diri serta kemampuan mengambil keputusan penting. 

Perubahan besar yang terjadi akan membawa mereka menuju pencapaian yang lebih tinggi.

Lima zodiak terpilih akan merasakan dampak paling signifikan 

Mereka akan menemukan dukungan dari lingkungan, memanfaatkan potensi tersembunyi, dan menghadapi perubahan besar yang membawa kesuksesan. 

Mari kita simak siapa saja zodiak yang kariernya bersinar di akhir tahun. 

1. Pisces

Pisces dikenal memiliki intuisi tinggi dan potensi besar yang sering kali tersembunyi. 

Di penghujung tahun, energi yang tersimpan mulai terlepas, membuka jalan bagi perkembangan karier yang pesat.

Keputusan yang tegas dalam mengambil langkah akan membawa perbaikan luar biasa. 

Anda akan menemukan peluang baru yang sebelumnya tidak terlihat, baik dalam pekerjaan maupun usaha pribadi.

Keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi menjadi kunci 

Dengan kemampuan menjaga harmoni, Pisces mampu menempatkan diri pada posisi yang tepat untuk meraih kesuksesan maksimal.

2. Cancer

Cancer memiliki kekuatan besar dalam kerja sama tim dan dukungan keluarga. 

Di penghujung tahun, energi ini semakin kuat, membuat karier Anda melesat dengan cepat.

Bahkan jika Anda bekerja sendiri, dukungan pasangan, sahabat, atau keluarga akan menjadi modal penting. 

Intuisi tinggi sebagai zodiak elemen air membantu Anda membaca peluang dengan tepat.

Keberhasilan Cancer bukan hanya karena menemukan peluang, tetapi juga menciptakan peluang baru. 

Dengan keteguhan hati, Anda mampu membangun fondasi karier yang lebih stabil dan menjanjikan.

3. Sagitarius

Sagitarius dikenal sebagai pencari ilmu dan pengalaman 

Kemampuan mempelajari segala sesuatu dengan detail membuat Anda mampu mengubah keadaan dari nol menjadi pencapaian besar.

Di penghujung tahun, dukungan dari atasan, rekan kerja, atau bahkan keluarga mempercepat perkembangan karier. 

Energi ini membawa Anda menuju kesuksesan yang lebih nyata.

Dengan semangat optimis dan keberanian, Sagitarius mampu mempercepat langkah menuju puncak karier. 

Perubahan besar yang terjadi menjadi bukti bahwa usaha Anda tidak sia-sia.

4. Aries

Aries memiliki keteguhan hati, keberanian, dan optimisme tinggi 

Energi ini membuat Anda ditempatkan dalam situasi yang mendukung perkembangan karier.

Pertemuan dengan orang-orang hebat dan dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam mempercepat kesuksesan. 

Anda akan menemukan peluang yang membawa kenaikan jabatan atau perkembangan usaha.

Keberanian keluar dari zona nyaman menjadi kunci utama. 

Dengan langkah berani, Aries mampu menciptakan perbaikan signifikan dalam karier dan kehidupan pribadi.

5. Virgo

Virgo dikenal teliti dan penuh potensi. 

Di penghujung tahun, energi besar muncul melalui perubahan signifikan yang mendorong motivasi Anda untuk maju.

Potensi yang sebelumnya tidak disadari kini mulai tumbuh 

Perubahan cepat membawa revolusi dalam karier, membuat orang lain terkejut dengan pencapaian Anda.

Dengan dukungan semesta, Virgo mampu memanfaatkan setiap peluang yang hadir. 

Energi ini menjadikan karier Anda melesat pesat dan membawa keberhasilan yang tidak terduga.

Dampak Bencana Ekologis: Tambang dan Energi Terbarukan di Sumatera Disebut Jadi Pemicu Utama

Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, belakangan ini telah memicu keprihatinan mendalam. Analisis mendalam dari Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mengungkap bahwa musibah ini tidak hanya disebabkan oleh perubahan bentang alam akibat aktivitas pertambangan mineral dan batu bara, tetapi juga diperparah oleh ekspansi proyek-proyek energi terbarukan. Temuan ini menyoroti kompleksitas penyebab bencana dan perlunya tinjauan ulang terhadap kebijakan pengelolaan sumber daya alam.

Ekspansi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sumatera: Ancaman Ekologis yang Nyata

JATAM mencatat adanya proliferasi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Pulau Sumatera. Data mereka menunjukkan setidaknya terdapat 28 proyek PLTA yang telah beroperasi atau sedang dalam tahap pengembangan di seluruh pulau. Distribusi proyek ini sangat terkonsentrasi di Sumatera Utara, dengan 16 titik lokasi. Menyusul di belakangnya adalah Bengkulu dengan lima PLTA, Sumatera Barat dengan tiga PLTA, serta Lampung dan Riau yang masing-masing memiliki dua PLTA.

Laporan tersebut secara tegas menyatakan, "Sebaran operasi PLTA ini menandakan bahwa hampir semua provinsi di Sumatera sedang didesak menjadi basis energi air yang sarat risiko ekologis." Implikasi dari pernyataan ini sangat luas, menunjukkan adanya pola pembangunan energi yang berpotensi mengorbankan kelestarian lingkungan.

Salah satu contoh yang disorot adalah PLTA Batang Toru dan PLTA Sipansihaporas di Sumatera Utara. Kedua proyek ini memanfaatkan aliran dari salah satu daerah aliran sungai (DAS) utama di ekosistem Batang Toru. Kawasan yang memiliki nilai ekologis vital ini kini dipenuhi oleh berbagai infrastruktur, termasuk bendungan, terowongan air, dan jaringan pendukung lainnya, yang semuanya merupakan konsekuensi dari pembangunan PLTA.

Analisis citra satelit Google Imagery yang dilakukan JATAM per 28 November 2025 semakin memperjelas dampak fisik dari proyek PLTA Batang Toru. Proyek ini dilaporkan telah membuka lahan seluas minimal 56,86 hektare kawasan hutan di sepanjang aliran sungai. Lahan tersebut digunakan untuk pembangunan fasilitas utama, kolam, jalan akses, dan area pendukung lainnya. Perubahan ini terlihat jelas sebagai area terbuka yang meluas di dalam ekosistem yang sebelumnya utuh.

Modifikasi Aliran Sungai dan Peningkatan Risiko Bencana

Kehadiran PLTA dalam skala besar memiliki konsekuensi ekologis yang signifikan. Laporan JATAM menguraikan, "Kehadiran PLTA dalam skala masif memodifikasi aliran sungai, mengubah pola sedimen, dan memperbesar risiko banjir maupun longsor di hilir ketika kombinasi curah hujan ekstrem dan pengelolaan bendungan yang buruk terjadi bersamaan." Fenomena ini menciptakan kerentanan baru, di mana bencana alam yang dipicu oleh faktor cuaca dapat diperparah oleh infrastruktur buatan manusia.

Energi Panas Bumi: Ancaman Baru di Kawasan Pegunungan

Selain PLTA, ekspansi energi panas bumi juga menjadi perhatian serius. Proyek-proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) telah mengunci ruang hidup di banyak kawasan pegunungan di Sumatera. Saat ini, tercatat delapan PLTP yang telah beroperasi di pulau ini. Sebarannya meliputi Sumatera Utara (empat PLTP), Sumatera Barat (satu PLTP), Sumatera Selatan (dua PLTP), dan Lampung (satu PLTP).

Angka ini belum mencakup wilayah yang masih berstatus Wilayah Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (WPSPE) maupun Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang masih dalam tahap eksplorasi. Artinya, masih ada potensi peningkatan risiko di masa depan ketika wilayah-wilayah ini beralih ke tahap operasi penuh. Proses operasi penuh ini akan melibatkan pembukaan hutan untuk pembangunan sumur produksi, jaringan pipa, dan akses jalan.

Kondisi geografis di mana sebagian besar proyek panas bumi berada, yakni di lereng-lereng gunung yang curam, menambah kompleksitas risiko. Kombinasi antara pembukaan hutan, aktivitas pengeboran, dan perubahan struktur tanah berpotensi meningkatkan kerentanan terhadap longsor dan banjir bandang.

Tiga Lapis Beban Industri di Sumatera

JATAM merangkum kondisi Sumatera saat ini dengan gambaran yang mengkhawatirkan: "Jika seluruh angka ini disatukan, terlihat jelas bahwa wajah Sumatera saat ini adalah pulau yang tubuh ekologisnya dibebani tiga lapis industri sekaligus, yakni tambang minerba yang merusak tutupan hutan dan tanah, PLTA yang memotong dan mengatur ulang aliran sungai, serta PLTP berikut WPSPE/WKP yang menggali kawasan pegunungan dan hulu DAS." Gambaran ini menunjukkan adanya akumulasi dampak negatif dari berbagai sektor industri yang saling terkait dan memperparah kerentanan lingkungan.

Kasus PLTA Batang Toru: Pendanaan dan Gugatan

Pembangunan PLTA Batang Toru dengan kapasitas 510 megawatt (MW) yang didanai oleh Tiongkok turut berkontribusi pada alih fungsi kawasan di DAS Batang Toru. Proyek ini ditargetkan untuk mulai beroperasi pada tahun 2026.

Namun, upaya untuk mendapatkan konfirmasi mengenai proyek ini menemui kesulitan. Reuters melaporkan bahwa North Sumatra Hydro Energy, pengelola PLTA tersebut, tidak memberikan tanggapan. Induk perusahaannya, SDIC Power Holdings dari Tiongkok, juga tidak memberikan jawaban langsung atas pertanyaan yang diajukan.

Di sisi lain, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) pernah mengajukan gugatan pada tahun 2018 untuk mencabut izin pemerintah terkait proyek PLTA tersebut di Pengadilan Tata Usaha Negara. Sayangnya, gugatan tersebut ditolak pada tahun 2019.

Menanggapi situasi ini, Walhi menegaskan, "Bencana ini bukan semata-mata akibat faktor alam, tetapi juga faktor ekologis, yakni salah kelola sumber daya alam oleh pemerintah." Pernyataan ini menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan bertanggung jawab demi mencegah bencana di masa depan.

Ribuan Buruh Garut Ramaikan Rapimnas KSPSI AGN 2025

Ribuan Buruh Garut Serbu Jakarta: Konsolidasi Kekuatan di Panggung Nasional

Garut, 03 Desember 2025 – Suasana subuh di Kabupaten Garut pada hari Rabu, 03 Desember 2025, berubah drastis menjadi lautan manusia berseragam buruh. Sekitar 1.500 pekerja dari berbagai sektor industri di Garut secara resmi diberangkatkan menuju Jakarta untuk menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KSPSI AGN 2025 yang diselenggarakan di Istora Senayan. Keberangkatan akbar ini menandai salah satu mobilisasi buruh terbesar dari Garut dalam satu dekade terakhir, menunjukkan kekompakan dan keseriusan serikat pekerja di wilayah tersebut.

Di bawah komando Dewan Pengurus Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI) Kabupaten Garut, rombongan besar ini bergerak menggunakan 28 unit bus besar dan satu kendaraan pribadi. Pemandangan puluhan bus berjejer rapi di Lapangan Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya, Jalan Merdeka, sejak dini hari, dipenuhi oleh para buruh yang mengenakan atribut organisasi seperti rompi seragam dan bendera KSPSI AGN. Semangat juang terasa membara, diiringi orasi dan yel-yel yang membangkitkan gairah kolektif.

Ketua DPC KSPSI Kabupaten Garut, Andri Hidayatulloh, dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa kehadiran ribuan buruh ini bukanlah sekadar memenuhi undangan. Lebih dari itu, ini merupakan ajang konsolidasi nasional sekaligus unjuk eksistensi KSPSI Garut sebagai kekuatan serikat pekerja yang solid, progresif, dan siap berkontribusi dalam arah perjuangan buruh di tingkat nasional.

"Alhamdulillah, kita bisa memberangkatkan sekitar 1.500 orang buruh hari ini. Ini bukti bahwa buruh Garut itu kompak, siap bersuara, dan siap berkontribusi dalam arah perjuangan buruh nasional," ujar Andri dengan penuh keyakinan. Ia menambahkan bahwa seluruh peserta berasal dari berbagai perusahaan dan sektor kerja yang selama ini aktif dalam struktur KSPSI Garut. Keberangkatan besar ini, menurutnya, menunjukkan keseriusan buruh Garut dalam mengikuti dinamika kebijakan ketenagakerjaan nasional yang akan dibahas dalam Rapimnas.

Momentum Penentuan Arah Gerakan Buruh Nasional

Rapimnas KSPSI AGN 2025 dipandang sebagai momentum krusial untuk menentukan arah gerakan buruh di Indonesia. Selain itu, forum ini juga menjadi ajang penting bagi KSPSI AGN untuk menyusun dan menyepakati strategi gerakan buruh nasional, serta mengevaluasi kondisi ketenagakerjaan sepanjang tahun 2024 hingga 2025.

"Ini juga adalah momentum untuk menyikapi isu-isu strategis seperti pengupahan, jaminan sosial, UU Cipta Kerja, dan perlindungan buruh, serta memperkuat soliditas antar-delegasi dari berbagai daerah," terang Andri.

Dengan perkiraan ribuan peserta yang hadir dari seluruh penjuru Indonesia, Rapimnas ini diprediksi akan menjadi salah satu konsolidasi terbesar pada tahun 2025. Andri kembali menegaskan bahwa momen ini akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu aksi keberangkatan buruh terbesar dari Kabupaten Garut.

"Dalam sejarah KSPSI Garut, baru kali ini kita memberangkatkan peserta sebesar ini. Ini bukan cuma kegiatan seremonial, tapi menunjukkan bahwa buruh Garut punya suara yang kuat dan layak diperhitungkan di tingkat nasional," tegasnya.

Proses pemberangkatan sendiri dilaporkan berjalan tertib, aman, dan terkoordinasi dengan baik. Pihak DPC KSPSI Garut telah berkoordinasi secara intensif dengan aparat setempat, termasuk Polres Garut yang turut mengawal keberangkatan dengan kendaraan patroli, demi kelancaran arus kendaraan menuju ibu kota.

Aspirasi Buruh Menggema di Senayan

Perjalanan panjang menuju Senayan ini ditargetkan agar para peserta dapat tiba pada tengah hari, tepat waktu untuk mengikuti sesi pembukaan Rapimnas. Di antara ribuan peserta, banyak yang mengungkapkan antusiasme dan semangat mereka. Sebagian di antaranya adalah wajah-wajah baru yang baru pertama kali merasakan pengalaman menghadiri Rapimnas, sementara sebagian lainnya adalah aktivis berpengalaman yang telah lama aktif dalam berbagai aksi serikat pekerja sejak bergabung dengan KSPSI.

Bagi sebagian buruh, momentum ini dianggap sebagai "kesempatan emas" untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada para pimpinan nasional KSPSI. Isu-isu krusial yang menjadi sorotan utama meliputi penetapan upah untuk tahun 2026, pengaturan jam kerja yang lebih manusiawi, serta penguatan perlindungan bagi buruh yang berstatus kontrak.

Keberangkatan besar-besaran ini bukan hanya sekadar partisipasi dalam sebuah acara. DPC KSPSI Garut memastikan bahwa mereka hadir sebagai representasi yang kuat dan menjadi bagian integral dari arus utama perjuangan buruh di Indonesia.

"Semangat, kekompakan, dan eksistensi buruh Garut melalui Rapimnas 2025 menjadi simbol bahwa gerakan pekerja dari daerah pun memiliki kekuatan strategis dalam mewarnai arah kebijakan nasional," tutup Andri, mengakhiri pernyataannya dengan optimisme.

Upaya Pemulihan Jaringan Telkomsel Pasca-Bencana di Sumatera Dipercepat

Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menimbulkan dampak signifikan, termasuk terganggunya layanan telekomunikasi. Menyadari urgensi konektivitas di tengah situasi darurat, Telkomsel secara proaktif mempercepat upaya pemulihan jaringan di daerah-daerah terdampak. Komitmen ini ditunjukkan melalui mobilisasi sumber daya, kolaborasi lintas sektor, dan penyediaan paket bantuan khusus bagi masyarakat yang membutuhkan.

Hingga awal Desember 2025, Telkomsel telah mencatat kemajuan signifikan dalam pemulihan layanan seluler dan IndiHome. Secara keseluruhan, 76,5% dari total 7.640 site layanan seluler Telkomsel telah kembali beroperasi normal. Angka ini setara dengan 5.851 site. Sementara itu, untuk layanan IndiHome, 79,7% dari total 530.502 jalur pelanggan telah pulih, yang berarti 422.551 pelanggan telah kembali terhubung.

Upaya pemulihan ini tidak hanya difokuskan pada perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga pada menjaga konektivitas bagi masyarakat yang mengungsi, berada di area tanggap darurat, dan terdampak langsung oleh bencana. Salah satu bentuk dukungan nyata adalah melalui penyediaan "Paket Siaga Peduli Sumatera" yang dapat diakses secara gratis melalui kode UMB 88820#.

Rincian Capaian Pemulihan per Provinsi (per 1 Desember 2025):

  • Aceh:
    • Pemulihan site Telkomsel mencapai 36%. Sebanyak 708 dari total 1.964 site telah pulih.
    • Pemulihan jalur IndiHome mencapai 41,2%. Sebanyak 59.836 dari total 145.384 jalur telah pulih.
  • Sumatera Utara:
    • Pemulihan site Telkomsel sangat tinggi, mencapai 90%. Sebanyak 4.136 dari total 4.610 site telah pulih.
    • Pemulihan jalur IndiHome mencapai 93,3%. Sebanyak 293.911 dari total 314.957 jalur telah pulih.
  • Sumatera Barat:
    • Pemulihan site Telkomsel tercatat paling tinggi, mencapai 94%. Sebanyak 1.007 dari total 1.066 site telah pulih.
    • Pemulihan jalur IndiHome juga mencapai 93,3%. Sebanyak 68.804 dari total 70.161 jalur telah pulih.

Strategi Pemulihan Jaringan yang Komprehensif

Telkomsel menerapkan berbagai skema pemulihan yang terintegrasi untuk memastikan layanan komunikasi dapat segera kembali normal. Langkah-langkah strategis yang diambil meliputi:

  • Mobilisasi Tim Teknis: Pengerahan sebanyak 346 personel teknis terlatih untuk melakukan perbaikan dan pemulihan di lapangan.
  • Penguatan Sumber Daya Listrik: Penempatan unit generator set (genset) tambahan untuk memastikan pasokan listrik yang stabil bagi operasional jaringan.
  • Pengalihan Rute Infrastruktur: Melakukan pengalihan rute backbone dan jalur transmisi yang terputus atau rusak untuk meminimalkan dampak dan mempercepat konektivitas.
  • Penggunaan Perangkat Alternatif: Memanfaatkan perangkat komunikasi alternatif untuk menjaga layanan tetap tersedia di area-area yang sangat terdampak.
  • Penggelaran BTS Mobile: Menempatkan Base Transceiver Station (BTS) bergerak di lokasi-lokasi prioritas yang membutuhkan konektivitas segera.

Dukungan Komunitas dan Layanan Pelanggan

Selain fokus pada pemulihan teknis, Telkomsel juga memberikan perhatian khusus pada kebutuhan masyarakat terdampak. Melalui "Paket Siaga Peduli Sumatera" yang dapat diaktifkan satu kali oleh pengguna kartu SIMPATI, by.U (prabayar), dan Halo (pascabayar) di wilayah terdampak, pelanggan dapat memilih salah satu dari dua opsi:

a. Paket Data: 3 GB kuota data yang berlaku selama 7 hari. b. Paket Komunikasi: 300 menit panggilan telepon dan 1.000 SMS ke semua operator yang berlaku selama 7 hari.

Lebih lanjut, Telkomsel mendirikan Posko Layanan Pelanggan Tanggap Bencana di sekitar 100 titik di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Posko-posko ini menyediakan berbagai layanan penting, antara lain:

  • Telepon dan SMS gratis di daerah bencana hingga proses pemulihan selesai.
  • Penggantian kartu SIM gratis bagi pelanggan yang kartunya rusak atau hilang, serta perpanjangan masa aktif kartu.
  • Penyesuaian paket data prabayar dan penundaan pembayaran tagihan pascabayar atau IndiHome bagi pelanggan yang terdampak.
  • Penggantian perangkat modem ONT dan STB bagi pelanggan IndiHome yang modemnya rusak.
  • Penyediaan layanan IndiHome 3P (Triple Play) dan Telkomsel Orbit di kantor Basarnas untuk mendukung operasional tim penyelamat.

Apresiasi dan Komitmen Berkelanjutan

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, mengapresiasi kesigapan Telkomsel dalam merespons bencana. "Kemkomdigi mengapresiasi langkah cepat Telkomsel dan seluruh pihak dalam memastikan layanan komunikasi tetap tersedia di tengah kondisi darurat. Kolaborasi ini penting agar masyarakat terdampak tetap terhubung dan mendapatkan akses informasi yang dibutuhkan," ujar Meutya Hafid.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyampaikan empati dan keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi. "Kami berkomitmen hadir di setiap situasi, memastikan layanan komunikasi tetap tersedia dan membantu masyarakat terdampak. Bersama Kemkomdigi, pemerintah daerah, serta berbagai instansi, kami terus berupaya mempercepat pemulihan dan melayani sepenuh hati agar masyarakat dapat kembali bangkit," tegas Nugroho.

Telkomsel, bersama dengan Telkom Group, terus memantau situasi dan berupaya keras memastikan ketersediaan layanan komunikasi. Mereka juga mengajak seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk memanfaatkan Paket Siaga Peduli Sumatera melalui UMB 88820#. Untuk informasi lebih lanjut atau bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi Hotline Pusat Layanan Tanggap Bencana Sumatera melalui Call Center 24/7 Bebas Pulsa di nomor 0800-111-9000.

Kolaborasi Telkomsel dengan Telkom Group dalam upaya pemulihan mencakup berbagai aspek, mulai dari dukungan tanggap darurat, konektivitas, hingga bantuan kemanusiaan. Ini termasuk pendirian posko tanggap darurat di berbagai kota, penyediaan delapan titik WiFi gratis, bantuan dapur umum, mobilisasi logistik sembako dan material perbaikan melalui jalur darat, laut, dan udara, penambahan kapasitas jaringan, serta instalasi 120 unit satelit komersial dan CSR dari Telkomsat.

Diberdayakan oleh Blogger.