Halloween party ideas 2015
Tampilkan postingan dengan label daya listrik. Tampilkan semua postingan

medkomsubangnetwork, — Perusahaan infrastruktur kendaraan listrik terkemuka asal Amerika Serikat, ChargePoint, mengumumkan kemajuan teknologi yang berpotensi merevolusi pengalaman pemilik kendaraan listrik (EV) di seluruh dunia. Dengan kemampuan mengisi daya dari kosong hingga penuh dalam waktu sekitar 10 menit, terobosan ini diperkirakan dapat mendorong adopsi EV lebih cepat di berbagai negara.

Dilansir dari The Cool Down, Selasa (13/1/2026), ChargePoint berencana meluncurkan stasiun pengisian baru bernama ChargePoint Express Grid pada 2026. Sistem ini menggunakan DC fast charger 600 kilowatt (kW), yakni pengisian arus searah langsung ke baterai EV, yang mampu memangkas waktu pengisian hingga tingkat yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Laporan tersebut menekankan, “Stasiun pengisian yang menawarkan solusi berdaya tinggi dan efisiensi tinggi dapat menjadi pembeda utama bagi para pengemudi,” menunjukkan bahwa kemampuan pengisian yang cepat dan efisien kini menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen EV saat memilih stasiun pengisian.

Menurut laporan The Tennessean yang dikutip The Cool Down, pengisian EV dengan Express Grid kini dapat dilakukan dalam waktu yang sangat singkat, bahkan “lebih cepat daripada menyelesaikan secangkir kopi pagi.” Dengan kapasitas 600 kW, durasi pengisian ini membuat proses mengisi daya kendaraan listrik terasa lebih mirip pengisian bahan bakar konvensional, sehingga pemilik EV tidak perlu menunggu lama di pinggir jalan.

Kepala ChargePoint, Rick Wilmer, menegaskan dalam pengumuman resmi yang dilaporkan Design News, bahwa teknologi ini bukan sekadar peningkatan kapasitas, tetapi merupakan pergeseran signifikan dalam cara masyarakat memandang infrastruktur EV. 

“Arsitektur ChargePoint Express versi terbaru, khususnya varian Express Grid, akan membawa pengisian cepat DC ke tingkat kinerja dan biaya yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan,” ujarnya, menekankan efisiensi dan kecepatan pengisian yang lebih tinggi dan ramah pengguna.

Wilmer menambahkan bahwa kolaborasi ChargePoint dengan Eaton, perusahaan manajemen energi global, menghadirkan “grid listrik cerdas” yang memungkinkan pengisian cepat terintegrasi dengan energi terbarukan dan jaringan lokal, sekaligus mengurangi biaya operasional stasiun pengisian. “Dengan kemampuan jaringan end-to-end Eaton, ChargePoint menghadirkan solusi yang membantu kendaraan listrik unggul dari sisi ekonomi murni,” kata Wilmer.

Dari perspektif industri, salah satu hambatan utama adopsi EV adalah kekhawatiran waktu pengisian. Dengan Express Grid yang memangkas durasi pengisian hingga sekitar seperlima dibanding teknologi DC fast charging saat ini, hambatan tersebut berkurang signifikan. Survei menyebut 42 persen pemilik EV mengutamakan kecepatan pengisian saat memilih stasiun umum, menegaskan pentingnya inovasi ini bagi keputusan membeli EV.

Selain mempersingkat pengisian untuk perjalanan jauh dan komuter harian, teknologi ini juga berpotensi mengurangi antrean di stasiun perkotaan. Kapasitas tinggi Express Grid memungkinkan pelayanan lebih banyak kendaraan secara efisien, sekaligus mendorong masyarakat mengadopsi EV demi efisiensi waktu, penghematan biaya, dan pengurangan dampak lingkungan.

Peluncuran Express Grid pada paruh kedua 2026 nanti menandai fase baru dalam era kendaraan listrik global. Dengan kapasitas tinggi dan integrasi cerdas dengan jaringan energi, terobosan ini berpotensi mendorong transisi global menuju mobilitas bersih dan elektrifikasi lebih luas, sekaligus memperkuat posisi infrastruktur EV Amerika Serikat di panggung internasional.

medkomsubangnetwork Banyak pemilik rumah mengeluhkan tagihan listrik yang mendadak melonjak, padahal pola penggunaan peralatan elektronik terasa tidak banyak berubah.

Salah satu penyebab yang paling sering luput disadari adalah air conditioner (AC) yang tiba-tiba menjadi jauh lebih boros listrik.

Peningkatan konsumsi energi pada AC umumnya menandakan adanya masalah, baik pada unit pendingin itu sendiri maupun pada kondisi rumah.

Jika sistem AC tidak dirawat secara rutin, kinerjanya bisa menurun dan membuat konsumsi listrik membengkak tanpa disadari.

Penyebab AC boros listrik

Berikut sejumlah faktor yang dapat menyebabkan AC boros listrik sebagaimana dirangkum dari laman Ford and Doonan dan Confort Expert:

1. Kebocoran udara di rumah

Kondisi rumah yang tidak tertutup rapat dapat menjadi penyebab utama AC bekerja lebih keras. Celah di sekitar pintu, jendela, atau ventilasi memungkinkan udara panas dari luar masuk ke dalam ruangan.

Akibatnya, suhu ruangan menjadi sulit dingin dan AC harus terus menyala lebih lama untuk mempertahankan suhu yang diinginkan. Semakin lama AC bekerja, semakin besar pula konsumsi listrik yang digunakan.

Untuk menghindari pemborosan energi, pastikan seluruh pintu dan jendela tertutup rapat saat AC digunakan. Selain itu, penggunaan tirai atau penutup jendela pada siang hari dapat membantu mengurangi panas dari sinar matahari, sehingga beban kerja AC menjadi lebih ringan.

2. Usia AC sudah tua

Salah satu AC boros karena unit yang sudah tua. Unit AC yang sudah berusia tua umumnya memiliki tingkat efisiensi energi yang lebih rendah dibandingkan model terbaru. Teknologi pendinginan lama cenderung membutuhkan daya listrik lebih besar untuk menghasilkan suhu dingin yang sama.

Jika AC sudah digunakan bertahun-tahun dan sering bermasalah, konsumsi listriknya bisa meningkat signifikan. Dalam jangka panjang, mengganti AC lama dengan unit yang lebih hemat energi justru bisa membantu menekan tagihan listrik.

3. Filter udara kotor atau tersumbat

AC boros listrik juga bisa disebabkan adanya sumbatan. Filter udara berfungsi menyaring debu dan kotoran agar tidak masuk ke dalam sistem AC. Jika filter jarang dibersihkan, debu akan menumpuk dan menghambat aliran udara.

Kondisi ini memaksa AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan karena sirkulasi udara tidak optimal. Selain membuat listrik boros, filter kotor juga dapat menurunkan kualitas udara di dalam rumah.

4. Ventilasi udara terhalang

Ventilasi atau register AC yang tertutup furnitur, gorden, atau debu tebal dapat menghambat distribusi udara dingin ke seluruh ruangan. Ketika aliran udara terganggu, AC membutuhkan waktu lebih lama untuk menurunkan suhu ruangan.

Situasi ini membuat sistem pendingin bekerja ekstra dan mengonsumsi lebih banyak listrik (AC boros listrik) dibandingkan kondisi normal.

5. Kurangnya perawatan berkala

AC yang jarang diservis cenderung mengalami penurunan performa secara bertahap. Komponen yang kotor atau aus membuat sistem tidak bekerja secara efisien, meskipun dari luar terlihat masih berfungsi normal.

Perawatan rutin, seperti pembersihan filter dan pengecekan komponen utama, penting untuk menjaga kinerja AC tetap optimal dan mencegah pemborosan energi.

6. Pengaturan kipas (fan) yang kurang pas

Selain kondisi ruangan, AC boros karena pengaturan AC yang kurang tepat. Sebagian besar AC modern dilengkapi dengan beberapa pilihan kecepatan kipas, namun tidak semua pengguna memahami cara memanfaatkannya secara efisien.

Menjalankan AC dengan kecepatan kipas tinggi secara terus-menerus justru dapat menyebabkan pendinginan tidak merata, konsumsi energi berlebihan, serta mempercepat keausan komponen. Udara dingin yang bersirkulasi terlalu cepat juga membuat kelembapan ruangan tidak terserap secara optimal.

Sebaliknya, pengaturan kipas yang terlalu rendah dapat menyebabkan distribusi udara tidak merata. Akibatnya, beberapa bagian ruangan terasa dingin, sementara area lain tetap hangat.

Salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah menggunakan mode otomatis pada AC. Mode ini memungkinkan sistem menyesuaikan kecepatan kipas sesuai kebutuhan suhu ruangan. Kecepatan tinggi dapat digunakan saat awal pendinginan, lalu diturunkan ke level sedang atau rendah setelah suhu stabil.

Jadi ada banyak sebab AC boros listrik. Untuk itu, pemilik rumah disarankan memastikan rumah tertutup rapat, membersihkan filter secara berkala, serta tidak menghalangi ventilasi udara.

Selain itu, melakukan servis rutin dan mempertimbangkan penggantian AC lama dengan unit yang lebih efisien juga bisa menjadi solusi jangka panjang.

Bupati Cirebon Target Becak Listrik Prabowo Jadi Daya Tarik Wisata di Sunan Gunung Jati dan Trusmi

medkomsubangnetwork, CIREBON - Deretan becak listrik tampak berjajar rapi di halaman Kantor Bupati Kabupaten Cirebon, Minggu (7/12/2025).

Senyum mengembang dari wajah-wajah renta para pebecak yang sebagian besar berusia di atas 60 tahun.

Hari itu menjadi momen bersejarah bagi mereka, setelah 100 unit becak listrik diserahkan sebagai bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Indonesia dan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman.

Agus menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian presiden terhadap warga Kabupaten Cirebon, khususnya para pebecak lansia yang masih bekerja demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya mewakili pemerintah dan masyarakat Kabupaten Cirebon mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kepeduliannya,” ujar Agus, Minggu (7/12/2025).

Menurutnya, kehadiran becak listrik ini akan sangat membantu para pebecak lanjut usia yang selama ini masih mengandalkan tenaga fisik untuk mengayuh becak konvensional.

“Dengan adanya bantuan becak listrik ini, tentu akan memudahkan penarik becak yang sudah berumur."

"Harapannya, penghasilan mereka bisa meningkat tiga kali lipat atau lebih."

“Kalau biasanya sehari hanya Rp 25 ribu, nanti bisa naik karena tidak ada lagi biaya sewa,” ucapnya.

Untuk memaksimalkan manfaatnya, Pemkab Cirebon berencana menempatkan becak listrik bantuan ini di sejumlah titik wisata.

Dua lokasi yang dianggap paling potensial adalah Makam Sunan Gunung Jati dan kawasan Batik Trusmi, dua destinasi favorit yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

“Mungkin nanti akan kita tempatkan juga di kawasan Batik Trusmi dan Makam Sunan Gunung Jati,” jelas dia.

Ia juga menuturkan, bahwa pemerintah daerah sedang menggodok rencana jangka menengah dan jangka panjang dengan menyiapkan infrastruktur pendukung.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memfasilitasi tempat pengisian daya."

"Ke depan, kita coba bikin terminal khusus becak listrik,” katanya.

Terminal khusus ini diharapkan menjadi pusat operasional bagi para penarik becak listrik sekaligus memberi kenyamanan bagi wisatawan yang ingin menggunakan jasa mereka.

Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Indonesia, Nanik menegaskan, bahwa seluruh becak listrik yang dibagikan kepada para pebecak lansia ini didanai langsung dari kantong pribadi presiden.

“Bantuan ini merupakan dana pribadi presiden, bukan menggunakan dana pemerintah,” ujar Nanik.

Nanik menyebutkan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk keprihatinan Presiden Prabowo terhadap banyaknya pebecak lansia yang masih harus bekerja keras setiap hari.

“Dengan becak listrik, para pebecak lansia bisa meringankan beban."

"Karena kalau yang sekarang, tinggal pencet saja, jadi tidak berat,” ucapnya.

Program pembagian becak listrik ini sendiri sudah berjalan dua tahun.

Pada tahun 2025, yayasan tersebut telah mendistribusikan 3.500 unit dan jika digabung dengan tahun sebelumnya totalnya mencapai lebih dari 4.000 unit.

Nanik juga mengungkapkan, bahwa satu unit becak listrik memiliki nilai pembelian sekitar Rp 22 juta. 

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah memastikan tidak ada penyelewengan atau pemindahtanganan kendaraan bantuan ini.

"Harga satu unitnya Rp22 juta. Kami minta pemerintah daerah membantu mengawasi agar becak listrik ini tidak dipindahtangankan,” jelas dia.

Terkait pemilihan bantuan dalam bentuk becak, bukan modal usaha, Nanik menjelaskan bahwa para pebecak telah memiliki pengalaman dan keterampilan di bidang tersebut.

“Kalau dipaksa membuka usaha lain, dikhawatirkan akan bermasalah."

"Dengan becak listrik, mereka tetap menarik becak tapi lebih mudah dan bisa bersaing dengan transportasi lainnya,” katanya.(*)

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

Aceh Bangkit: Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pemulihan Pasca Bencana

Aceh kini tengah berjuang keras untuk bangkit dari cengkeraman bencana banjir bandang dan longsor yang melanda. Upaya pemulihan, khususnya dalam aspek kelistrikan, terus digenjot melalui sinergi kuat antara berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan PT PLN (Persero) bergerak serentak demi memastikan penanganan darurat berjalan efektif dan layanan kelistrikan bagi masyarakat yang terdampak dapat segera dipulihkan.

Prioritas Logistik dan Percepatan Pemulihan Listrik

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan bahwa distribusi bantuan logistik menjadi prioritas utama mengingat banyaknya wilayah yang masih terisolasi dan sangat membutuhkan pertolongan. "Prioritas utama pemerintah saat ini adalah pendorongan logistik bagi masyarakat, mulai dari bahan makanan, kebutuhan pribadi seperti pakaian, hingga obat-obatan. Seluruh bantuan akan didistribusikan menggunakan alutsista TNI ke titik-titik terdampak," ungkapnya.

Sjafrie juga menyoroti urgensi pemulihan kelistrikan. Ia mengapresiasi langkah cepat PLN di lapangan dan mendorong agar proses pemulihan terus dioptimalkan. "Langkah pertama adalah memperkuat mobilitas udara. Semua logistik kita konsentrasikan. Listrik harus segera hidup dalam waktu singkat. Kita akan tambah kekuatan helikopter. Evakuasi darat dan udara harus dipercepat," ujarnya, menekankan pentingnya kecepatan dalam penanganan bencana.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Pusat

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, turut menunjukkan dukungannya dengan mengirimkan tim khusus ke wilayah terdampak. Tujuannya adalah untuk membantu mengakselerasi penanganan bencana, dengan penekanan pada stabilisasi layanan publik, termasuk layanan kelistrikan. "Kebutuhan listrik ini sangat krusial. Kami bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan PLN terus mempercepat pemulihan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera menikmati layanan listrik," tegas Tito.

PLN Bergerak Cepat dengan Sumber Daya Terbaik

Menindaklanjuti arahan dari Presiden, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN telah mengerahkan seluruh sumber daya dan personel terbaiknya dari berbagai unit di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk memulihkan jaringan listrik di wilayah yang terdampak bencana. Kolaborasi erat dengan seluruh pihak menjadi kunci dalam mendorong percepatan pemulihan kelistrikan pascabencana di Aceh.

"Kami mendapat arahan dari Bapak Presiden bahwa seluruh kekuatan PLN harus dikerahkan untuk membantu pemulihan bencana, baik banjir bandang maupun tanah longsor yang terjadi di Aceh. Untuk itu, sesuai arahan Bapak Presiden, kami semua berkolaborasi," ujar Darmawan.

Sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam Pemulihan

Proses pemulihan ini melibatkan kerja sama yang solid antara PLN dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Sultan Iskandar Muda, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh, semuanya di bawah koordinasi pemerintah pusat.

Salah satu langkah krusial yang telah dilakukan adalah pengiriman unit-unit tower emergency dari Jakarta menuju Banda Aceh menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU). Selain itu, beberapa unit juga diangkut melalui jalur darat dan laut dengan dukungan penuh dari TNI Angkatan Darat (AD) dan jajaran Kepolisian.

Darmawan memberikan apresiasi khusus kepada Polri yang telah berperan penting dalam memastikan kelancaran komunikasi di tengah kondisi jaringan yang terputus. Dari sisi logistik, TNI AD memfasilitasi pengiriman material menggunakan truk dan secara aktif membuka akses menuju wilayah terdampak yang sebelumnya sulit dijangkau.

"Kami harus menggunakan helikopter untuk membawa material ke lokasi. Ada helipad yang perlu dibuka, dan di sana pasukan dari TNI dan Kepolisian ikut membantu. Kekompakan ini menjadi kekuatan besar dalam percepatan pemulihan," ungkap Darmawan, menyoroti semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh elemen.

Dukungan Kemanusiaan dan Solidaritas Antar Instansi

Tidak hanya fokus pada pemulihan infrastruktur kelistrikan, dukungan kemanusiaan juga menjadi prioritas. Pembangunan posko, dapur umum, dan fasilitas pendukung lainnya dilakukan secara bersama-sama sebagai wujud solidaritas antar instansi.

"Seluruh komponen kekuatan Indonesia bergerak bersama. Dengan semangat perjuangan dari tim PLN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, kami merasakan kekompakan luar biasa. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar ini, sehingga Aceh dapat segera pulih," pungkas Darmawan, menutup pernyataannya dengan harapan akan pemulihan yang cepat bagi tanah Rencong.

Diskon 50% Tambah Daya Listrik: Hemat Hingga November!

medkomsubangnetworkCara memperoleh potongan harga 50% untuk penambahan daya listrik PLN hingga November 2025.

PLN kembali menawarkan potongan harga 50% untuk penambahan daya listrik dalam program Power Hero, yang akan berlangsung sampai 23 November 2025.

Kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk menambah daya listrik rumah dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

Program potongan harga listrik untuk penambahan daya ini dapat dinikmati oleh semua kategori tarif, asalkan pelanggan sudah terdaftar sebelum tanggal 1 November 2025.

Akan tetapi, terdapat beberapa ketentuan yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum mengajukan penambahan daya listrik melalui program promosi ini.

Cara memperoleh potongan harga 50% untuk peningkatan daya listrik

Agar dapat menikmati diskon tambahan daya, pelanggan wajib memenuhi persyaratan berikut:

-Telah menjadi pelanggan PLN sebelum 1 November 2025

- Menyelesaikan semua tunggakan listrik dan kewajiban lainnya

- Membayar penuh biaya penyambungan (tidak ada opsi cicilan).

- Membeli token listrik atau melunasi tagihan listrik menggunakan aplikasi PLN Mobile.

Setiap akun PLN Mobile dapat menerima hingga empat voucher tambah daya, yang bisa diterapkan pada IDPEL yang berbeda-beda.

Pelanggan yang menggunakan promo ini tidak diizinkan untuk menurunkan daya selama 12 bulan. Pengecualian berlaku jika mereka telah melakukan penambahan daya dengan biaya normal dan permintaan penurunan daya tidak melebihi kapasitas akhir yang ditetapkan dalam promo.

Cara mengajukan voucher diskon untuk penambahan daya listrik

PLN menerangkan bahwa pengajuan diskon 50 persen ini sepenuhnya dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile. Berikut adalah panduannya:

-Dapatkan token listrik atau lunasi tagihan listrik Anda lewat aplikasi PLN Mobile

-Usai pembayaran sukses, pelanggan berhak menerima kode voucher pengisian daya.

- Saat Anda mengajukan permohonan Tambah Daya melalui aplikasi, silakan cantumkan nomor voucher yang Anda miliki.

-PT PLN menginformasikan promo tersebut melalui akun Instagram resminya, yaitu @pln123_official, dengan disertai pesan:

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, PLN Mobile menawarkan potongan harga sebesar 50% untuk penambahan daya. Promosi ini berlaku bagi seluruh pelanggan daya 1 fasa, mulai tanggal 10 hingga 23 November 2025, dan hanya dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile.

Rincian biaya penambahan daya listrik dengan diskon 50 persen

Berikut adalah rincian lengkap biaya penambahan daya listrik dengan potongan harga 50%, sesuai data resmi dari PLN:

Daya 450 VA

1.300 VA: harga normal Rp 796.450 kini menjadi Rp 398.225

Ke 2.200 VA: harga normal Rp 1.639.750 kini menjadi Rp 819.875

Ke 3.500 VA: harga normal Rp 2.955.450 menjadi Rp 1.477.725

Ke 4.400 VA: harga normal Rp 3.827.550 menjadi Rp 1.913.775

5.500 VA: harga normal Rp 4.893.450 turun menjadi Rp 2.446.725

7.700 VA: harga normal Rp 7.025.250 turun menjadi Rp 3.512.625

Daya 900 VA

1.300 VA: harga normal Rp 374.800 kini menjadi Rp 187.400

2.200 VA: harga normal Rp 1.218.100 turun menjadi Rp 609.050

Ke 3.500 VA: harga normal Rp 2.519.400 kini menjadi Rp 1.259.700

4.400 VA: Harga asli Rp 3.391.500 kini menjadi Rp 1.695.750

5.500 VA: Harga dari Rp 4.457.400 turun menjadi Rp 2.228.700.

7.700 VA: Harga normal Rp 6.589.200 kini menjadi Rp 3.294.600

Daya 1.300 VA

Ke 2.200 VA: harga normal Rp 843.300 menjadi Rp 421.650 Ke 2.200 VA: harga normal Rp 843.300 turun menjadi Rp 421.650 Ke 2.200 VA: harga normal Rp 843.300 kini Rp 421.650 Ke 2.200 VA: harga normal Rp 843.300 didiskon menjadi Rp 421.650 Ke 2.200 VA: harga normal Rp 843.300 sekarang Rp 421.650

Ke 3.500 VA: harga normal Rp 2.131.800 turun menjadi Rp 1.065.900

Ke 4.400 VA: harga asli Rp 3.003.900 kini menjadi Rp 1.501.950

Ke 5.500 VA: harga normal Rp 4.069.800 menjadi Rp 2.034.900

7.700 VA: harga normal Rp 6.201.600 turun menjadi Rp 3.100.800

Daya 2.200 VA

Ke 3.500 VA: diskon 50%, dari Rp 1.259.700 menjadi Rp 629.850

Ke 4.400 VA: harga normal Rp 2.131.800 turun menjadi Rp 1.065.900

Untuk kapasitas 5.500 VA, harga yang semula Rp 3.197.700 kini menjadi Rp 1.598.850.

Ke 7.700 VA: harga normal Rp 5.329.500 menjadi Rp 2.664.750

Daya 3.500 VA

Ke 4.400 VA: harga normal Rp 872.100 menjadi Rp 436.050

5.500 VA: harga normal Rp 1.938.000 kini menjadi Rp 969.000

7.700 VA: harga normal Rp 4.069.800 turun menjadi Rp 2.034.900

Daya 4.400 VA

Ke 5.500 VA: harga normal Rp 1.065.900 kini menjadi Rp 532.950

7.700 VA: harga semula Rp 3.197.700 kini menjadi Rp 1.598.850

Daya 5.500 VA

7.700 VA: Harga normal Rp 2.131.800 kini menjadi Rp 1.065.900

Berikut ini adalah rangkuman tentang potongan harga 50% untuk penambahan daya listrik di bulan November 2025, mencakup persyaratan, langkah-langkah mendapatkan voucher, dan rincian tarif setelah diskon. (medkomsubangnetwork/ Kompas.com )

Featured Image

Kinerja PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) pada semester I tahun 2025 menunjukkan hasil yang beragam. Meskipun pendapatan perusahaan mengalami peningkatan, laba bersih justru mengalami penurunan. Berikut adalah rincian kinerja PGEO berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2025:

Pendapatan dan Laba Bersih

  • Pendapatan: PGEO mencatatkan pendapatan sebesar US$ 204,85 juta. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,53% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami penurunan sebesar 28,37% yoy, menjadi US$ 68,96 juta.

Aset dan Kas

  • Total Aset: Total aset PGEO mencapai US$ 3,05 miliar, meningkat sebesar 1,62% yoy.
  • Total Kas dan Setara Kas: Total kas dan setara kas perusahaan tercatat sebesar US$ 712,34 juta, tumbuh 8,69% yoy.

Optimisme Perusahaan di Tengah Tantangan Global

Meskipun laba bersih mengalami penurunan, manajemen PGEO menyatakan optimisme terhadap kinerja perusahaan. Direktur Keuangan Pertamina Geothermal Energy, Yurizki Rio, menyampaikan bahwa kinerja PGEO berada pada jalur yang sehat, menandakan fundamental keuangan perusahaan yang kuat. Menurutnya, hal ini didorong oleh produksi yang melampaui proyeksi awal.

Yurizki menambahkan bahwa kinerja bisnis PGEO menunjukkan peran strategis panas bumi sebagai sumber energi terbarukan dalam mendukung transisi energi di Indonesia. Meskipun terdapat tantangan geopolitik dan ekonomi global yang memengaruhi pendanaan proyek dan biaya operasional, PGEO tetap mampu mencatatkan kinerja operasional yang solid.

Produksi Energi dan Efisiensi Operasional

Produksi energi pada kuartal II tahun 2025 telah melampaui proyeksi awal, yang turut mendorong pertumbuhan pendapatan perusahaan. Lebih lanjut, Yurizki menjelaskan bahwa net profit perusahaan tetap sehat, dan EBITDA margin terjaga di atas 80%, mencerminkan efisiensi dan profitabilitas dalam mengelola aset dan operasional.

Target Kapasitas Terpasang 1 GW

PGEO optimistis terhadap pencapaian target 1 gigawatt (GW) kapasitas terpasang yang dikelola mandiri. Optimisme ini didukung oleh sejumlah proyek kunci yang tengah digarap perusahaan, antara lain:

  • Pengembangan Hululais Unit 1 & 2: Proyek ini memiliki kapasitas 110 megawatt (MW).
  • Proyek Co-generation: Proyek-proyek ini memiliki total kapasitas 230 MW.
  • Eksplorasi Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Tiga: Proyek eksplorasi ini diresmikan pada bulan Juni.
  • PLTP Lumut Balai Unit 2: Beroperasinya PLTP Lumut Balai Unit 2 pada akhir Juni menambah pasokan listrik sebesar 55 MW ke jaringan nasional. Hal ini diharapkan berdampak positif terhadap kinerja keuangan PGEO sepanjang tahun.

Komitmen Terhadap Energi Bersih dan Pemberdayaan Masyarakat

Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy, Julfi Hadi, menegaskan komitmen PGEO sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia untuk menyediakan energi bersih berbasis panas bumi yang stabil dan andal. Hal ini merupakan bagian dari kontribusi nyata terhadap pencapaian target Net Zero Emission 2060 Indonesia.

Julfi menambahkan bahwa perjalanan menuju 1 GW ditempuh dengan konsistensi dan keyakinan. Beroperasinya Lumut Balai Unit 2, proyek eksplorasi (green field) PLTP Gunung Tiga, serta pengembangan berbagai proyek lainnya merupakan bukti konsistensi PGE dalam mengembangkan pemanfaatan panas bumi.

Lebih lanjut, Julfi menegaskan bahwa misi PGEO tidak hanya menyediakan energi listrik, melainkan juga memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional. PGEO percaya bahwa energi panas bumi harus memberikan manfaat bagi semua.

Inisiatif Sosial dan Penghargaan

Selain melakukan investasi strategis dan menjaga profitabilitas, PGEO juga memastikan bahwa setiap langkah perusahaan turut mendorong ekonomi sirkular dan meningkatkan kesejahteraan komunitas sekitar. Komitmen ini tercermin melalui berbagai inisiatif sosial yang telah diakui secara global, termasuk delapan penghargaan yang diraih dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2025.

Pengalaman dan Target Jangka Panjang

Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, PGEO saat ini mengelola kapasitas terpasang sebesar 1.932 MW, terdiri dari 727 MW yang dikelola mandiri dan 1.205 MW bersama mitra. PGEO optimistis dapat meningkatkan kapasitas terpasang mandiri menjadi 1 GW dalam 2-3 tahun ke depan, serta mencapai 1,7 GW pada 2033. Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang PGEO dalam mengembangkan energi panas bumi di Indonesia dan berkontribusi pada transisi energi yang berkelanjutan.

Featured Image

Mengupas Tuntas Perbedaan Varian BYD Atto 1: Dynamic vs. Premium

Kehadiran BYD Atto 1 di pasar otomotif Indonesia, khususnya dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, telah menarik perhatian banyak pihak. Mobil listrik ini menawarkan solusi transportasi ramah lingkungan dengan harga yang kompetitif, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen Indonesia. Atto 1 hadir dalam dua varian, yaitu Dynamic dan Premium, yang keduanya menawarkan keunggulan masing-masing. Meskipun secara visual eksterior keduanya tampak identik, perbedaan signifikan terletak pada fitur interior, spesifikasi teknis, dan tentu saja, harga.

Eksterior Serupa, Jeroan Berbeda

Secara kasat mata, varian Dynamic dan Premium dari BYD Atto 1 sulit dibedakan. Keduanya mengusung desain bodi yang sama, desain lampu yang serupa, dan garis bodi yang identik. Kesamaan ini memberikan kesan elegan dan modern pada kedua varian. Namun, jangan terkecoh, karena perbedaan mendasar terletak pada apa yang ada di dalam dan di bawah kulit mobil ini.

Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh

Perbedaan paling mencolok antara kedua varian terletak pada kapasitas baterai dan jarak tempuh yang ditawarkan.

  • BYD Atto 1 Dynamic: Varian ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas 30,08 kWh, yang mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer berdasarkan standar NEDC (New European Driving Cycle). Varian ini cocok bagi mereka yang memiliki kebutuhan mobilitas harian dalam kota.
  • BYD Atto 1 Premium: Varian Premium hadir dengan baterai berkapasitas lebih besar, yaitu 38,88 kWh. Dengan kapasitas baterai yang lebih besar, varian ini mampu menempuh jarak hingga 380 kilometer. Varian Premium ideal bagi mereka yang sering melakukan perjalanan jarak jauh atau menginginkan fleksibilitas lebih dalam penggunaan sehari-hari.

Dengan perbedaan kapasitas baterai ini, varian Dynamic dapat dianggap sebagai versi Standard Range, sementara varian Premium sebagai versi Long Range.

Pengisian Daya: Kecepatan yang Membedakan

Kemampuan pengisian daya juga menjadi faktor pembeda penting antara kedua varian.

  • BYD Atto 1 Dynamic: Varian ini mendukung pengisian daya cepat (DC fast charging) hingga 30 kW.
  • BYD Atto 1 Premium: Varian Premium memiliki kemampuan pengisian daya yang lebih tinggi, yaitu hingga 40 kW. Hal ini memungkinkan pengisian daya yang lebih cepat dan efisien, sehingga mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengisi ulang baterai.

Interior: Kenyamanan dan Fitur yang Beragam

Perbedaan interior antara kedua varian lebih terasa pada fitur dan kenyamanan yang ditawarkan.

  • BYD Atto 1 Dynamic: Interior varian Dynamic menawarkan konfigurasi dasar yang fungsional dan minimalis. Setirnya terbuat dari foam dengan pengaturan tilt saja. Kursi pengemudi dapat disesuaikan secara manual dalam empat arah.
  • BYD Atto 1 Premium: Varian Premium menawarkan interior yang lebih mewah dan nyaman. Setirnya dilapisi kulit dan mendukung pengaturan tilt serta telescopic. Kursi pengemudi dilengkapi pengaturan elektrik dengan enam arah penyesuaian. Selain itu, varian ini juga dilengkapi fitur wireless charging pada konsol tengah, yang sangat berguna bagi pengguna perangkat mobile.

Fitur Tambahan yang Signifikan

Beberapa fitur tambahan yang mungkin terlewatkan juga menjadi pembeda antara kedua varian. Jendela pengemudi pada varian Dynamic hanya memiliki fungsi auto down, sedangkan varian Premium telah dilengkapi fitur auto up and down dengan sistem anti-pinch, yang meningkatkan keamanan dan kemudahan penggunaan.

Keamanan: Jumlah Airbag yang Berbeda

Aspek keselamatan juga menjadi keunggulan varian Premium. Mobil ini dilengkapi dengan enam airbag, dua lebih banyak dibandingkan varian Dynamic yang hanya memiliki empat airbag. Penambahan airbag tentu saja meningkatkan perlindungan bagi pengemudi dan penumpang dalam situasi kecelakaan.

Harga dan Skema Cicilan

Dengan perbedaan fitur dan spesifikasi yang signifikan, wajar jika kedua varian dipisahkan oleh rentang harga yang cukup jauh. Berikut adalah daftar harga dan rincian skema cicilan untuk masing-masing varian:

  • BYD Atto 1 Dynamic 300 km (Rp 195 juta)

    • Tenor 71 bulan: angsuran Rp 3,3 juta, total bayar pertama Rp 49–60 juta
    • Tenor 59 bulan: angsuran Rp 3,7 juta, total bayar pertama Rp 47–58 juta
    • Tenor 47 bulan: angsuran Rp 4,3 juta, total bayar pertama Rp 47–56 juta
    • Tenor 35 bulan: angsuran Rp 5,4 juta, total bayar pertama Rp 48–55 juta
    • Tenor 23 bulan: angsuran Rp 7,7 juta, total bayar pertama Rp 50–54 juta
    • Tenor 11 bulan: angsuran Rp 15 juta, total bayar pertama Rp 57 juta
  • BYD Atto 1 Premium 380 km (Rp 235 juta)

    • Tenor 71 bulan: angsuran Rp 4 juta, total bayar pertama Rp 57–70 juta
    • Tenor 59 bulan: angsuran Rp 4,4 juta, total bayar pertama Rp 55–68 juta
    • Tenor 47 bulan: angsuran Rp 5,2 juta, total bayar pertama Rp 55–66 juta
    • Tenor 35 bulan: angsuran Rp 6,5 juta, total bayar pertama Rp 57–64 juta
    • Tenor 23 bulan: angsuran Rp 9,3 juta, total bayar pertama Rp 59–63 juta
    • Tenor 11 bulan: angsuran Rp 18,1 juta, total bayar pertama Rp 67,5 juta

Kesimpulan

Pemilihan antara BYD Atto 1 Dynamic dan Premium sangat bergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing konsumen. Jika Anda mencari mobil listrik dengan harga terjangkau untuk penggunaan sehari-hari dalam kota, varian Dynamic mungkin menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika Anda menginginkan jarak tempuh yang lebih jauh, fitur yang lebih lengkap, dan tingkat keamanan yang lebih tinggi, varian Premium adalah pilihan yang lebih baik, meskipun dengan harga yang lebih tinggi. Pertimbangkan dengan matang kebutuhan Anda sebelum memutuskan varian mana yang paling sesuai.

Diberdayakan oleh Blogger.