Halloween party ideas 2015

medkomsubangnetworkIngin beli mobil hatchback bekas modis yang harganya terjangkau?

Rekomendasi dari tim medkomsubangnetworkyaitu Mazda2 tahun 2016 seken nih.

Memiliki tampilan yang modis, fitur modern dan mesin yang tangguh.

Apalagi kini harga Mazda 2 2016 bekas cuma dikisaran Rp 140 juta sampai Rp 180 jutaan tergantung varian tipe dan kondisinya.

Di pasaran Indonesia ada 2 varian tipe yang beredar yaitu tipe R dan GT (Grand Touring).

Untuk mengetahui harga sesuai variannya, lihat pada tabel di akhir artikel.

Nah sebelum itu, mari simak spesifikasinya terlebih dahulu.

Spesifikasi Eksterior Mazda 2 2016

Tampilan khas pabrikan Mazda dengan konsep desain body KODO Soul of Motion.

Grill depan yang cukup besar berwarna hitam ditambahan aksen krome membuatnya lebih terlihat elegan.

Dengan sepasang headlamp berbentuk stylish walaupun masih menggunakan bohlam Halogen H4 sebagai pencahayaan.

Bumper depan tidak kalah modis dilengkapi Air Intake ditengah serta tambahan Foglamp disisi kanan dan kiri.

Geser ke bagian samping, tarikan garis tipis dan lekukan body membuatnya terlebih lebih dinamis.

Apalagi dengan memakai velg Two Tone berdiameter 15 inchi yang terbuat dari material Alloy.

Kesan modern juga terlihat dari spion samping karena sudah memiliki fitur Power Retractable Mirror, Electric Mirror, Blind Spot Monitor dan LED Turn Light Signal.

Berlanjut ke tampilan belakang, desain Stop Lamp yang modis sudah menggunakan lampu LED sebagai pencahayaan.

Ditambah lagi adanya LED High Mount Stop Lamp semakin menambah kesan mewahnya.

Spesifikasi Interior Mazda 2 2016

Mengintip ke interiornya, kabin yang memiliki ruang cukup lega dengan kapasitas maksimal 5 orang.

Didominasi warna hitam serta dilapisi material soft touch ditambah aksen silver pada beberapa bagian memberi kesan elegan.

Head Unit MZD Connect berdiameter 7 inchi tersemat ditangah dashboard depan untuk mengakses fitur Bluetooth, Radio AM/FM, USB Port, Aux-in hingga Navigasi.

Dibawahnya tersemat pengaturan AC digital Auto Climate Control untuk mengatur kesejukan kabin.

Geser ke bagian kemudi, setir 3-spoke terlapisi material kulit dan memiliki fitur Audio Steering Switch, Paddle Shifter, Tilt and Telescopic hingga Electric Power Steering.

Instrumen Cluster yang simple dan modern kombinasi digital dan analog untuk menampilkan informasi kendaraan.

Hatchback ini juga memiliki kursi yang ergonomis yang dilapisi bahan kulit (tipe GT) sedangkan bahan kain (tipe R) dan sudah dilengkapi headrest.

Fitur Mazda2 2016

JDM modis ini juga sudah dilengkapi dengan fitur keamanan dan keselamatan yang mumpuni seperti Dynamic Stability Control, Hill Launch Assist, Traction Control System, Parking Sensor, Rear Parking Camera, Dual Front Airbag, Immobilizer dan lainnya.

Tidak hanya itu, sudah memakai sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System), BA (Brake Assist) dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution).

Spesifikasi Mesin Mazda2 2016

Melirik ke dapur pacunya, Mazda2 tahun 2016 memakai mesin 1.5L berkapasitas 1.496 cc, 4-silinder dengan teknologi SKYACTIV-G, DOHC, 16 katup, Dual SV-T (Sequential Valve Timing), ETC (Electronic Timing Control), Direct Injection.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 109 HP pada putaran mesin 6.000 rpm dan torsi maksimal 144 Nm pada 4.000 rpm.

Tersedia dalam transmisi otomatis 6-speed yang terhubung ke penggerak roda depan (FWD).

Harga Mazda 2016 Seken

Bah berikut ini adalah daftar kisaran harga Mazda2 2016 seken sesuai varian tipenya, yuk lihat:

Varian Tahun Spesifikasi Harga
1.5 R A/T 2016 1.500 cc Rp 140 juta - Rp 160 jutaan
1.5 Grand Touring A/T 2016 1.500 cc Rp 155 juta - Rp 180 jutaan

Disclaimer:

  • Harga sudah diupdate sesuai harga terkini dipasaran pada bulan Desember 2025.
  • Harga yang tertera merupakan harga indikasi atau kisaran. Bisa berbeda di setiap showroom atau wilayah. Kami tidak menjamin harga akan sama dengan yang tercantum saat Anda membaca artikel ini.
  • Harga bisa berubah sesuai kondisi kendaraan.

PIKIRAN RAKYAT - Pergerakan harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan meski kenaikannya relatif terbatas. Dorongan utama datang dari meningkatnya angka pengangguran Amerika Serikat (AS) pada November 2025, yang memicu ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan moneter The Federal Reserve. Kondisi ini membuat tren emas masih berada di jalur positif atau bullish.

Pada perdagangan Rabu 17 Desember 2025 hingga pukul 06.56 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat naik 0,09% dan berada di level US$4.307,2 per troy ons.

Sebelumnya, pada perdagangan Selasa 16 Desember 2025, harga emas juga menguat 0,03% di posisi US$4.303,53 per troy ons. Kenaikan ini memperpanjang reli emas menjadi enam hari berturut-turut, menandakan minat investor terhadap aset lindung nilai masih terjaga.

Penguatan emas terjadi setelah laporan ketenagakerjaan AS menunjukkan peningkatan angka pengangguran pada November dibandingkan September. Data tersebut memperkuat spekulasi bahwa bank sentral AS akan kembali memangkas suku bunga, sekaligus menekan pergerakan dolar AS.

Index Dolar AS Turun

Sejalan dengan itu, indeks dolar AS (DXY) pada perdagangan Selasa turun 0,17% ke level 98,15, bahkan sempat menyentuh titik terendah intraday di 97,87. Posisi ini merupakan level terendah DXY dalam dua bulan terakhir, sehingga emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih menarik bagi pembeli global. Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga melemah 0,33% ke level 4,1820%.

"Data tersebut memberi The Fed lebih banyak alasan untuk memangkas suku bunga, dan jika mereka memangkas suku bunga, itu akan menguntungkan emas, begitulah cara pasar menafsirkannya saat ini," ujar Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior RJO Futures.

Meski pertumbuhan lapangan kerja AS tercatat membaik pada November, tingkat pengangguran justru naik ke angka 4,6%. Kondisi ini muncul di tengah ketidakpastian ekonomi yang dipicu oleh kebijakan perdagangan agresif Presiden Donald Trump. Angka tersebut juga lebih tinggi dari proyeksi survei Reuters terhadap para ekonom yang memperkirakan pengangguran berada di level 4,4%.

Pekan lalu, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) resmi memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin. Namun, pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell dinilai pasar kurang agresif dibandingkan ekspektasi sebelumnya.

Kontrak berjangka suku bunga AS saat ini masih mengindikasikan peluang dua kali pemangkasan suku bunga masing-masing 25 basis poin pada 2026, dengan total pelonggaran sekitar 59 bps. Dalam kondisi suku bunga rendah, emas yang tidak memberikan imbal hasil biasanya menjadi pilihan utama investor.

Pelaku pasar kini menanti rilis data inflasi AS, yakni Indeks Harga Konsumen (IHK) November yang dijadwalkan keluar Kamis, serta Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) pada Jumat, sebagai petunjuk lanjutan arah kebijakan moneter.

Proyeksi Emas Tahun Depan

Sementara itu, proyeksi jangka menengah terhadap emas masih terbilang optimistis. Jika harga emas mampu bertahan dan ditutup di atas US$4.400 per troy ons hingga akhir 2025, potensi kenaikan lanjutan terbuka lebar.

Menurut Alex Ebkarian, COO Allegiance Gold, harga emas berpeluang melonjak ke kisaran US$4.859 hingga US$5.590 per troy ons pada 2026. Ia juga menambahkan bahwa perak berpotensi kembali menguji level US$50 per ons pada tahun depan.

Dengan kombinasi pelemahan dolar, ekspektasi suku bunga rendah, dan ketidakpastian ekonomi global, emas masih dipandang sebagai aset strategis untuk menjaga nilai investasi ke depan.***

JAKARTA, medkomsubangnetwork Fasilitas pembiayaan yang disediakan oleh pinjaman daring (pindar) alias pinjaman online (pinjol) atau fintech peer-to-peer lending memang ditujukan untuk kebutuhan yang spesifik.

Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi Mike Rini Sutikno menerangkan, calon debitor baik sektor konsumtif ataupun produktif perlu menetapkan tujuan yang jelas sebelum mengambil pinjaman dari pindar.

Salah satu tujuan yang dapat difasilitasi oleh pindar alias pinjol misalnya adalah untuk membeli alat kerja. Hal ini diharapkan dapat mendorong produktifitas dari debitor tersebut.

Sebagai ilustrasi, seorang desainer grafis membutuhkan laptop baru untuk mendukung pekerjaannya, karena laptop yang lama sudah tidak mumpuni untuk kebutuhan desain.

Dari sudut pandang sektor produktif, pindar dapat digunakan juga untuk membayar kekurangan biaya produksi hingga membayar gaji karyawan bila diperlukan.

Sebagai ilustrasi, seorang pengusaha mengerjakan proyek dengan pembayaran uang muka 50 persen. Dalam perjanjian itu juga terdapat kontrak dari pemberi kerja yang telah dikantongi.

Untuk penyelesaian proyek ini ternyata dibutuhkan tenaga kerja tambahan. Namun dana dari uang muka yang ada tidak cukup untuk membayar gaji tambahan tenaga kerja tersebut.

Dalam kondsisi seperti ini, orang tersebut dapat memanfaatkan pindar untuk mengisi kebutuhan likuidasi di antara proses produksi dan waktu pelunansan proyek tersebut.

"Dapat dipenuhi dengan pinjaman tunai, jadi ada kebutuhan tunai yang tidak dapat dipenuhi semestara waktu, jadi kita dapat menggunakan pinjol," ujar dia kepada medkomsubangnetwork.

Ia berharap, calon debitor pindar menggunakan fasilitas keuangan ini untuk kegiatan yang produktif untuk mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya.

 

"Konsumsi tentu boleh, tetapi bukan yang konsumtif. Contohnya untuk mudik, untuk beli tiket pesawat dari jauh-jauh hari," ucap dia.

Debitor perlu ukur kemampuan bayar cicilan utang pinjol

Sebelum mengajukan pinjaman, Mike meminta calon debitor untuk mengukur kemampuan bayar cicilan. Dengan langkah ini, debitor juga bisa mengukur berapa panjang proses pelunasan pinjaman tersebut.

Pelunasan dalam waktu singkat tidak selalu cocok untuk semua debitor. Dalam konsep mencicil, prinsip yang perlu dipegang adalah pembayaran lancar sampai akhir pelunasan.

Cicilan yang terlalu besar, meskipun memiliki waktu yang singkat, tetapi dapat membebani pos pengeluaran yang lain.

"Yang namanya membayar cicilan itu harus sesuai dengan kemampuan bayar kita," terang dia.

Setali tiga uang, perencana keuangan Finante.id Dyah Lestari Agustini menyebut, hal pertama yang harus diperhatikan seseorang sebelum mengambil pinjol adalah kemampuan bayar yang realistis.

"Total cicilan, termasuk pinjaman baru, idealnya tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan bulanan," kata dia.

Kemudian, calon peminjam diharapkan dapat memastikan penyedia pindar tersebut legal dan berizin OJK.

"Serta pahami seluruh komponen biaya seperti bunga harian dan denda keterlambatan," ujar Dyah.

Secara prinsip, Dyah menekankan, pindar hanya cocok untuk kebutuhan yang mendesak, dengan nilainya kecil, jangka pendek, dan tidak bisa ditunda.

Beberapa kebutuhan yang cocok dengan sifat pindar misalnya adalah biaya kesehatan darurat atau kebutuhan bekerja.

 

"Pinjol tidak tepat untuk belanja konsumtif atau gaya hidup," ujar dia.

Bunga pinjol relatif tinggi

Perencana keuangan Andy Nugroho mengatakan, masyarakat yang berniat untuk mengajukan pinjaman daring perlu memahami bahwa pembiayaan ini adalah jenis pinjaman yang memiliki biaya bunga relatif tinggi.

"Apalagi bila menunggak pembayaran," kata dia kepada medkomsubangnetwork.

Menurut Andy, sebaiknya seseorang menggunakan pembiayaan pindar sebagai alternatif pembiayaan yang terakhir.

Ia mengungkapkan, kebutuhan yang dibiayai menggunakan pindar sebaiknya merupakan kebutuhan yang sangat mendesak dan penting.

"Bukan sekadar memenuhi gaya hidup saja," ucap dia.

Andy sendiri menawarkan beberapa alternatif bagi masyarakat untuk dapat mengakses layanan keuangan lain yang serupa, misalnya dengan tarik tunai kartu kredit.

Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), menjual aset investasi, dan menggadaikan barang.

Tak perlu panik saat kesulitan bayar cicilan utang pinjol

Tak jarang seorang penerima pinjaman (borrower) mengalami kesulitan membayar cicilan pindar.

Dyah menjelaskan, peminjam tidak perlu panik ketika hal tersebut terjadi.

"Wanprestasi adalah masalah keuangan, bukan kriminal. Segera hubungi penyedia pinjol dan ajukan restrukturisasi, baik berupa perpanjangan tenor, keringanan bunga, atau penjadwalan ulang," terang dia.

Ia menekankan, seorang konsumen harus hindari menutup utang dengan utang baru, karena itu hanya memperbesar masalah.

Ketika tekanan penagihan meningkat, debitor dapat meminta pendampingan melalui kanal OJK 1500655 atau lembaga perlindungan konsumen.

"Pastikan semua bukti komunikasi disimpan untuk mengantisipasi jika ada penagihan yang tidak sesuai aturan," ungkap Dyah.

Senada Andy berujar, ketika suatu pinjaman pindar mengalami kemacetan, peminjam bisa melakukan negosiasi dengan pihak pemberi pinjol untuk restrukturisasi pinjaman.

"Bisa dengan opsi contohnya waktu pelunasan yang diperpanjang dan nominal yang dikecilkan," ungkap dia.

Bayar cicilan pinjol merupakan kewajiban debitor

Kondisi wanprestasi atau saat ketika nasabah tidak dapat membayar cicilan pinjamannya biasanya disebabkan oleh kurangnya analisis keuangan sebelum mengajukan pinjaman.

Tak jarang, kondisi tersebut juga dipicu oleh keadaan mendadak yang membuat sumber pendapatan menghilang, misalnya kehilangan pekerjaan.

Mike meminta debitor untuk mengutamakan pembayaran cicilan ketika ada dalam kondisi seperti itu.

Debitor bisa memanfaatkan dana darurat untuk terlebih dahulu membayar cicilan yang macet tersebut.

Setelah itu, debitor perlu menghitung aset dan tabungan yang dapat digunakan untuk membayar cicilan pindar tersebut.

Tahap ini sekaligus menghitung berapa lama dana tersebut dapat menanggung beban cicilan dan kebutuhan sehari-hari.

"Jadi jangan ribut dulu, panik. Dengan dana yang ada, kita bisa membayar cicilan kita," ujar dia.

 

Sebagai efek sampingnya, debitor tersebut dapat mulai untuk merencanakan penghematan dari kebutuhan sehari-hari yang dapat dilakukan.

"Prioritaskan pembayaran cicilan ini, yang lain-lain itu prioritasnya setelah kita membayar kewajiban kita," ucap Mike.

Adapun, komunikasi ke pihak penyelenggara fintech lending dilakukan ketika likuiditas debitor semakin ketet. Artinya, debitor tetap tidak dapat memenuhi cicilan dengan dana darurat, tabungan, dan aset yang dimiliki.

"Minta keringanan, pokoknya komunikasi," ucap Mike.

Keringanan yang biasanya dapat diberikan kepada debitor biasanya berupa perpanjangan tenor pinjaman. Harapannya, waktu yang panjang dapat mengurangi jumlah cicilan yang harus dibayarkan.

"Usahakan Anda tetap profesional, jangan tiba-tiba minta diputihkan, itu pinjol-nya juga unlikely dia melihat niat yang seperti itu, unlikely di-support juga. Jadi perlihatkan Anda tetap sanggup membayar walaupun sesesulit apapun, hanya butuh waktu saja," ungkap dia.

Besaran bunga pinjol konsumtif dan produktif

Sebagai informasi, sejak 1 Januari 2025, OJK mengatur batas manfaat ekonomi untu pindar konsumtif untuk pembiayaan di bawah 6 bulan adalah 0,3 persen per hari kalender.

Sedangkan untuk pinjaman konsumtif di atas 6 bulan, manfaat ekonomi yang dipatok adalah sekitar 0,1 persen.

OJK juga telah menetapkan batas maksimal manfaat ekonomi pindar sektor produktif usaha mikro dan ultra mikro tenor sampai dengan enam bulan menjadi 0,275 persen dengan nilai pendanaan paling tinggi Rp 50 juta.

Sementara itu, manfaat ekonomi untuk pinjaman produktif mikro dan ultra mikro lebih dari 6 bulan adalah 0,1 persen.

 

Kemudian, manfaat ekonomi untuk pinjaman produktif di atas Rp 50 juta, berada lebih dari 6 bulan adalah 0,1 persen.

Senada, manfaat ekonomi untuk pinjaman produktif kecil dan menengah kurang dari 6 bulan juga dipatok 0,1 persen.

Aturan tersebut tertulis dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 19/SEOJK.05/2023 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (SEOJK 19/2023) yang mengatur, penetapan batas maksimum manfaat ekonomi termasuk di dalamnya suku bunga pinjaman.

Surat edaran tersebut dapat dievaluasi secara berkala sesuai kebijakan yang ditetapkan oleh OJK dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian dan perkembangan industri.

Penyaluran pembiayaan pinjol terus tumbuh

Di sisi lain, penyaluran pembiayaan industri pindar terus mengalami kenaikan sepanjang 2025 ini.

Data OJK per Oktober 2025 menunjukkan outstanding pembiayaan pinjol tumbuh 23,86 persen secara tahunan menjadi sebesar Rp 92,92 triliun.

Pertumbuhan ini kian melesat dibandingkan dengan September 2025 di angka 22,16 persen secara tahunan.

Pertumbuhan penyaluran pembiayaan diikuti dengan perbaikan rasio pembiayaan bermasalah secara agregat atau TWP90 yang berada id posisi 2,76 persen pada Oktober 2025.

Rasio ini sedikit membaik dibandingkan yang tercatat pada September 2025 dengan 2,82 persen.

Seiring dengan itu, jumlah pindar justru terus menyusut. Hingga November 2025, OJK mencatat tinggal terdapat 95 pindar yang berizin dan terdaftar.

 

Sebagai pembanding, pada 2020 atau ketika pandemi Covid-19 bermula, jumlah pindar yang terdaftar dan berizin OJK sempat mencapai 151 entitas.

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S Djafar menjabarkan, peningkatan penyaluran pembiayaan yang terjadi di industri pindar secara umum terjadi karena adanya edukasi yang terus diberikan.

"Ini terlihat dari kesadaran masyarakat yang mulai menghindari pinjol ilegal beralih ke pindar, sehingga terjadi pengalihan dari pinjol ke pindar yang tentunya mendorong kenaikan disbursmen dari bulan ke bulan," tutup dia.

Duka Mendalam di Jatim: Ketua DPRD Nonaktif Wafat, Kasus Korupsi Dana Hibah Berlanjut untuk Tersangka Lain

Dunia politik Jawa Timur berduka dengan berpulangnya Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019-2024, Kusnadi. Beliau menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa (16/12) setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo, Surabaya. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam, namun proses hukum terkait kasus dugaan korupsi dana hibah yang menjeratnya akan menemui titik akhir sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Penghentian Penyidikan Kasus Kusnadi: Sebuah Kepastian Hukum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa penyidikan terhadap Kusnadi sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2019-2022 akan dihentikan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penghentian penyidikan ini merupakan konsekuensi hukum yang tak terhindarkan atas meninggalnya tersangka.

"Sebagaimana diatur dalam Pasal 40 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KPK memiliki kewenangan untuk menghentikan penyidikan, termasuk dalam kasus di mana tersangka telah meninggal dunia," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (16/12). Keputusan ini diambil berdasarkan landasan hukum yang jelas, memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai koridor yang telah ditetapkan.

Dampak pada Kasus Dana Hibah: 20 Tersangka Lain Tetap Lanjut

Meskipun penyidikan terhadap Kusnadi dihentikan, hal ini tidak serta-merta menghentikan seluruh rangkaian proses hukum dalam kasus korupsi dana hibah tersebut. KPK menegaskan bahwa proses penyidikan terhadap 20 tersangka lainnya yang juga terlibat dalam kasus ini akan tetap berlanjut.

"Untuk 20 tersangka lainnya yang tersangkut dalam kasus suap dana hibah untuk Pokmas dari APBD Pemprov Jatim tahun anggaran 2019-2022, penyidikannya tetap berjalan," tegas Budi. Hal ini menunjukkan komitmen KPK untuk terus mengusut tuntas kasus ini, menindak tegas semua pihak yang terbukti bersalah, tanpa pandang bulu.

Kronologi Kasus: Dari Operasi Tangkap Tangan hingga 21 Tersangka

Kasus dugaan suap dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Jawa Timur tahun 2019-2022 ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Wakil Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019-2024, Sahat Tua P. Simanjuntak (STS), pada Desember 2022. Dari pengembangan penyelidikan lebih lanjut, KPK berhasil mengungkap jaringan yang lebih luas dan menetapkan 21 tersangka.

Para tersangka ini terbagi dalam dua kategori utama: pemberi dan penerima dana hibah. Penyaluran dana hibah yang menjadi pokok perkara ini bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur pada periode 2019-2022.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, kala itu menjelaskan bahwa dari 21 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, empat di antaranya merupakan pihak penerima. Keempat penerima tersebut adalah: * Kusnadi (KUS): Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019-2024. * Anwar Sadad (AS): Wakil Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019-2024. * Achmad Iskandar (AI): Wakil Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019-2024. * Bagus Wahyudiono (BGS): Staf dari Anwar Sadad.

Asep menambahkan bahwa perkara ini melibatkan adanya "pengkondisian" penyaluran dana Pokmas di berbagai daerah melalui peran koordinator lapangan (Korlap). Dana hibah yang seharusnya disalurkan kepada Pokmas ini ternyata telah disalahgunakan.

Modus Operandi dan Aliran Dana

Terungkapnya kasus ini mengungkap adanya praktik penerimaan "commitment fee" atau imbalan jasa yang disalurkan kepada pihak penerima. Kusnadi, selaku Ketua DPRD Jatim, diduga telah menerima aliran dana yang signifikan.

"Pada rentang tahun 2019-2022, saudara KUS (Kusnadi) telah menerima komitmen fee secara transfer melalui rekening istrinya dan staf pribadinya, maupun secara tunai, yang berasal dari beberapa Korlap. Totalnya mencapai sekitar Rp32,2 miliar," ungkap Asep Guntur Rahayu. Dana ini diduga merupakan imbalan atas peran Kusnadi dalam memfasilitasi pengurusan dana hibah tersebut.

Selanjutnya, KPK juga melakukan penangkapan dan penahanan terhadap empat tersangka pemberi suap yang berperan sebagai koordinator lapangan (Korlap). Salah satu tersangka pemberi suap, A. Royan (AR), sempat berhalangan hadir karena sakit.

Daftar Lengkap 21 Tersangka dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Pokmas APBD Pemprov Jatim 2019-2022:

Berikut adalah rincian lengkap 21 tersangka yang ditetapkan oleh KPK, terbagi dalam kategori pemberi dan penerima suap:

A. Tersangka Penerima Suap: 1. Kusnadi (KUS): Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019-2024. 2. Anwar Sadad (AS): Wakil Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019-2024. 3. Achmad Iskandar (AI): Wakil Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019-2024. 4. Bagus Wahyudiono (BGS): Staf dari Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad.

B. Tersangka Pemberi Suap: 1. Mahfud (MHD): Anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2024. 2. Fauzan Adima (FA): Wakil Ketua DPRD Sampang periode 2019-2024. 3. Jon Junaidi (JJ): Wakil Ketua DPRD Probolinggo periode 2019-2024. 4. Ahmad Heriyadi (AH): Pihak swasta dari Sampang. 5. Ahmad Affandy (AA): Pihak swasta dari Sampang. 6. Abdul Motollib (AM): Pihak swasta dari Sampang. 7. Moch. Mahrus: Pihak swasta dari Probolinggo, yang juga terpilih sebagai anggota DPRD Jawa Timur periode 2024-2029. 8. A Royan (AR): Pihak swasta dari Tulungagung. 9. Wawan Kristiawan (WK): Pihak swasta dari Tulungagung. 10. Sukar (SUK): Mantan Kepala Desa dari Tulungagung. 11. Ra Wahid Ruslan (RWR): Pihak swasta dari Bangkalan. 12. Mashudi (MS): Pihak swasta dari Bangkalan. 13. M. Fathullah (MF): Pihak swasta dari Pasuruan. 14. Achmad Yahya (AY): Pihak swasta dari Pasuruan. 15. Ahmad Jailani (AJ): Pihak swasta dari Sumenep. 16. Hasanuddin (HAS): Pihak swasta dari Gresik, yang juga terpilih sebagai anggota DPRD Jawa Timur periode 2024-2029. 17. Jodi Pradana Putra (JPP): Pihak swasta dari Blitar.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya integritas dalam pengelolaan anggaran publik dan penegakan hukum yang tegas untuk memberantas korupsi di berbagai tingkatan pemerintahan.

Investasi Kehidupan yang Kebal Resesi dan Tak Ternilai Harganya

Proses pemeriksaan kesehatan rutin adalah momen yang kerap kali membangkitkan berbagai emosi. Di satu sisi, ada rasa percaya diri yang tumbuh dari kesadaran akan gaya hidup yang dijalani selama ini. Tubuh terasa bugar, pola makan terjaga, tidur berkualitas, bahkan kondisi finansial pun terasa stabil. Harapan akan hasil yang memuaskan pun membuncah dalam hati. Namun, di sisi lain, jeda waktu menunggu hasil pemeriksaan bisa terasa begitu panjang, seolah waktu berjalan lebih lambat dari biasanya.

Kisah ini bermula ketika penulis dan sang istri mengunjungi Shenton Medical Center untuk berkonsultasi dengan Dr. Julius Tan mengenai hasil pemeriksaan kesehatan yang telah mereka jalani seminggu sebelumnya. Duduk di ruang tunggu, perasaan campur aduk pun tak terhindarkan, layaknya seorang siswa yang menanti pengumuman kelulusan.

Untungnya, penantian itu berujung manis. Dr. Julius Tan keluar dengan membawa kabar gembira. Baik penulis maupun sang istri dinyatakan "lulus" dari pemeriksaan kesehatan mereka. Momen itu dipenuhi rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bagi penulis, pemeriksaan kesehatan tahunan adalah sebuah keharusan, sebuah bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, terutama bagi mereka yang masih aktif mengemudikan kendaraan.

Rapor Kesehatan: Sebuah Gambaran Detil

Berikut adalah ringkasan dari "rapor kesehatan" yang diterima, memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi fisik:

  • Paru-paru: Kondisi paru-paru dinyatakan bersih, tanpa adanya tanda-tanda kolaps fokal atau konsolidasi.
  • Nodul Paru: Tidak ditemukan nodul paru yang mencurigakan, begitu pula dengan massa di area hilus.
  • Tulang: Tidak terdeteksi adanya lesi tulang yang bersifat destruktif.
  • Aorta Abdominal: Ukuran aorta abdominal dalam batas normal.
  • Hati: Hati memiliki margin kapsular yang halus.
  • Ginjal: Kedua ginjal memiliki ukuran yang normal.
  • Limpa: Limpa juga dalam kondisi ukuran yang normal.
  • Perut Bagian Atas: Tidak ada penumpukan cairan bebas yang terdeteksi di dalam perut bagian atas.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh Dr. Michael Ratcliffe dari SKG Radiology.

Dengan hati yang penuh syukur, penulis menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Dr. Julius Tan. Ia bukan hanya sekadar tenaga medis, melainkan telah menjadi sosok sahabat yang sangat berharga dalam menjaga kualitas hidup mereka berdua.

Investasi yang Sering Terlupakan: Kesehatan

Memiliki aset investasi bernilai miliaran rupiah tentu merupakan sebuah pencapaian yang patut disyukuri. Namun, sering kali kita melupakan satu jenis investasi yang paling mendasar dan paling berharga: kesehatan. Mengabaikan investasi di bidang ini bisa berujung pada penyesalan yang datang terlambat.

Penulis mengakui pernah melakukan kekeliruan serupa di masa lalu. Terlalu tenggelam dalam ambisi untuk mengumpulkan kekayaan, ia tanpa sadar menunda dan mengabaikan pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Akibatnya, ia jatuh sakit.

Perjalanan medis yang dilalui pun tidaklah mudah. Operasi pertama di RS Yos Sudarso, Padang, tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Ia kemudian harus dirujuk ke Mount Elizabeth Hospital di Singapura. Dua kali menjalani operasi di sana pun belum memberikan kesembuhan total. Akhirnya, operasi ketiga di Gleneagles Hospital, di bawah penanganan Dr. Theo Choo Keng, membuahkan hasil.

Namun, kesembuhan itu harus dibayar dengan harga yang sangat mahal. Berat badan penulis anjlok drastis dari 75 kg menjadi hanya 56 kg. Biaya pengobatan yang dikeluarkan mencapai lebih dari dua miliar rupiah. Selama empat bulan, ia harus menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura, sementara sang istri dengan setia menemaninya dengan menginap di hotel terdekat.

Pengalaman pahit tersebut menjadi pelajaran berharga dari "University of Life". Pepatah bijak mengingatkan kita untuk tidak hanya belajar dari kesuksesan orang lain, tetapi juga dari kegagalan mereka. Termasuk dari kekeliruan yang pernah dilakukan sendiri.

Saat ini, penulis semakin yakin bahwa:

  • Kesehatan adalah investasi kehidupan yang tidak pernah terpengaruh oleh resesi.
  • Nilainya stabil, tidak tergerus inflasi, dan tidak dapat dibeli kembali jika sudah hilang.

Uang bisa dicari kembali, jabatan bisa digantikan, namun kesehatan, jika sudah rusak, sering kali menuntut harga yang jauh lebih mahal dari perkiraan kita.

Cara Sederhana Menjaga Investasi Berharga

Bagaimana caranya agar kita dapat menjaga investasi kesehatan ini? Caranya sebenarnya cukup sederhana. Olahraga rutin setiap hari adalah kuncinya. Tidak perlu harus pergi ke pusat kebugaran (gym) atau kolam renang. Cukup dengan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki. Penulis sendiri memilih untuk menikmati jalan kaki setiap hari di tepi pantai Burns Beach, yang berjarak hanya beberapa ratus meter dari kediamannya.

Semoga renungan singkat ini dapat memberikan manfaat dan menjadi pengingat lembut bagi kita semua untuk mulai berinvestasi pada hal yang paling berharga: tubuh dan kehidupan yang telah dititipkan Tuhan kepada kita.

Duka Mendalam dan Pencarian Keadilan: Kasus Dugaan Perundungan yang Merenggut Nyawa Siswa di Brebes

Empat bulan telah berlalu sejak kepergian Azka Rizki Fadholi, seorang siswa berusia 11 tahun dari MTs. Miftahul Ulum Rengaspendawa, Brebes, Jawa Tengah. Namun, bagi kedua orang tuanya, Sunarto (49) dan Siti Royanah (42), kepergian putra mereka pada 12 Agustus 2025 lalu masih menyisakan luka mendalam dan pertanyaan besar mengenai kepastian hukum. Azka, yang kala itu duduk di bangku kelas VII, meninggal dunia diduga akibat perundungan yang dialaminya di sekolah beberapa hari sebelum peristiwa nahas tersebut.

Siti Royanah, ibu Azka, dengan suara parau dan mata berlinang air mata, menceritakan kisah pilu yang dialami anaknya. Ia tak pernah menyangka bahwa Azka, seorang anak yang penurut dan pendiam, akan menjadi korban kekerasan di lingkungan sekolahnya. Keluhan Azka yang tidak enak badan sepulang sekolah pada Jumat, 8 Agustus 2025, menjadi awal mula kecurigaan Siti.

"Saat pulang sekolah, dia tidak ceria seperti biasanya. Dia terlihat murung dan langsung masuk ke kamar," kenang Siti, Minggu (14/12/2025), di rumah sederhananya.

Ketika waktu salat Jumat tiba, Azka mengeluh sakit kepala dan merasa tidak kuat untuk bangun, padahal pamannya sudah datang untuk mengajaknya ke masjid. Keesokan harinya, Sabtu, 9 Agustus 2025, Azka memaksakan diri untuk berangkat sekolah. Siti mulai menaruh curiga ketika melihat kaus kaki anaknya kotor, seperti bekas terperosok ke lumpur.

"Saya suruh ganti kaus kakinya yang kotor, tapi almarhum tidak mau ganti," ujar Siti.

Malam harinya, Siti kembali menanyakan kondisi kesehatan Azka. Sang anak akhirnya mengaku merasakan sakit pada bagian dada dan tangannya. Ketika diminta menggerakkan tangannya, Azka tidak bisa. Siti pun memutuskan untuk membawanya ke tukang urut. Sejak saat itu, Azka semakin menutup diri, bahkan makan pun harus diantarkan Siti ke kamarnya.

Kecurigaan Siti semakin memuncak melihat perubahan drastis pada Azka yang menghabiskan banyak waktu di kamar dan tidak ceria seperti biasanya. Puncak kekhawatiran terjadi pada Senin dini hari, 11 Agustus 2025. Azka keluar kamar ditemani kakaknya untuk ke toilet. Saat berada di samping Siti yang sedang memasak di dapur, Azka hampir terjatuh. Siti segera merangkul dan mengantarnya ke toilet.

Setelah dari toilet, Azka duduk di ruang tamu. Penasaran dengan kondisi anaknya, Siti kembali bertanya. Dengan suara tertahan tangis, Siti menanyakan apa yang terjadi. Azka akhirnya mengaku bahwa ia dipukuli oleh teman-temannya di sekolah dan diancam agar tidak memberitahu siapa pun.

"Saya mau ngomong tapi ibu jangan marah, saya dipukulin sama teman di sekolahan. Saya diancam jangan ngomong sama siapa-siapa," ungkap Siti menirukan perkataan Azka.

Senin pagi, Azka mengalami kejang. Siti segera membawanya ke Puskesmas. Namun, pihak Puskesmas meminta agar Azka langsung dibawa ke rumah sakit karena kondisinya yang lemah. Azka akhirnya dirawat di RS Harapan Sehat Jatibarang selama satu hari. Kondisinya semakin memburuk, trombositnya menurun drastis.

Pada Selasa petang, 12 Agustus 2025, Azka dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Siti sempat bertanya kepada petugas medis mengenai hasil pemeriksaan. Ia terkejut mengetahui bahwa selain mengalami Demam Berdarah Dengue (DBD), Azka juga mengalami patah tulang di tangan.

Perjuangan Menuntut Keadilan

Siti Royanah menyebutkan ada empat nama teman sekolah Azka yang diduga melakukan perundungan tersebut. Beberapa hari setelah kepergian Azka, pihak keluarga terduga pelaku dan pihak sekolah mendatangi rumah duka. Sebuah mediasi pun dilakukan oleh pihak sekolah.

Dalam mediasi tersebut, pihak sekolah menyarankan pemberian uang damai. Namun, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh keluarga Siti.

"Keluarga terduga pelaku menawarkan dari Rp 5 juta kemudian Rp 10 juta per anak, tapi saya menolak, karena saya ingin lanjut ke jalur hukum," tegas Siti.

Merasa tidak mendapatkan keadilan melalui mediasi, Siti bersama kuasa hukumnya, Fery Junaidi, S.H., memutuskan untuk membuat laporan resmi ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Brebes. Laporan tersebut diterima oleh piket Reskrim Polres Brebes Brigadir Polisi R. Putri S., S.H., dengan cap tertanggal 21 Agustus 2025.

Sebulan kemudian, pada 24 September 2025, Siti kembali dipanggil oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Surat panggilan tersebut dicap dan ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Resandro Handrianjati.

"Saya sudah lapor ke kepolisian, sudah 3 bulan lebih belum ada perkembangan. Saya ingin kasus saya sama dengan yang lain, jangan dibedakan dengan yang punya uang," pungkas Siti dengan penuh harap.

Kuasa hukum korban, Fery Junaidi, S.H., menyatakan bahwa proses hukum kasus tersebut masih ditangani oleh kepolisian. Ia berencana akan mendatangi Polres Brebes untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut secepatnya.

Sementara itu, Guru Bimbingan Konseling (BK) MTs. Miftahul Ulum Rengaspendawa, Mustofa, angkat bicara mengenai investigasi internal yang telah dilakukan sekolah. Ia mengklarifikasi bahwa tawaran dari pihak keluarga terduga pelaku bukanlah uang damai, melainkan sebagai tali asih karena mereka semua bertetangga. Namun, Mustofa mengaku tidak mengetahui nominal pastinya.

Upaya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini kepada Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Resandro Handriajati, melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan respons hingga berita ini diturunkan. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perhatian serius terhadap isu perundungan di sekolah dan pentingnya penegakan hukum yang adil bagi semua pihak.

Real Madrid Dihadapkan Keterbatasan Skuad Jelang Bentrok dengan Alaves, Xabi Alonso Punya PR Besar

Musim ini, Xabi Alonso seolah akrab dengan tantangan keterbatasan pilihan pemain. Menjelang pertandingan krusial melawan Alaves pada 14 Desember, situasi ini kembali menghantui sang pelatih. Alonso dipaksa untuk memutar otak lebih keras demi meracik sebelas pemain inti yang mampu memberikan hasil terbaik.

Real Madrid datang ke pertandingan ini dengan deretan pemain yang absen akibat cedera, terutama di lini pertahanan. Namun, ada sedikit kabar baik dengan kembalinya Dean Huijsen yang sebelumnya harus menepi selama lima pertandingan terakhir. Selain itu, Kylian Mbappe juga telah bergabung kembali dengan skuad setelah terpaksa melewatkan laga melawan Manchester City akibat masalah pada kakinya. Meskipun begitu, tingkat kebugaran Mbappe masih menjadi tanda tanya besar.

Masalah Madrid tidak berhenti sampai di situ. Tiga pemain dipastikan tidak dapat diturunkan karena sanksi kartu, menyusul pertandingan panas melawan Celta Vigo. Fran Garcia harus menerima konsekuensi dua kartu kuning yang diterimanya dalam waktu singkat. Sementara itu, Álvaro Carreras dan Endrick diganjar kartu merah langsung akibat protes yang dinilai berlebihan.

Situasi darurat ini justru membuka pintu lebar bagi para pemain muda. Alonso bahkan mengambil langkah berani dengan memanggil empat pemain dari tim Castilla. Sangat mungkin salah satu dari mereka akan mendapatkan kepercayaan penuh untuk tampil sejak menit awal, terutama di sektor pertahanan yang paling banyak terdolosi.

Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Alaves (Formasi 4-3-3)

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk cedera, skorsing, dan kondisi kebugaran pemain, berikut adalah perkiraan susunan pemain yang akan diturunkan Xabi Alonso dalam pertandingan melawan Alaves:

  • Kiper (GK): Thibault Courtois Courtois telah berulang kali menjadi pahlawan bagi Real Madrid, menjaga gawang tim tetap aman dalam pertandingan-pertandingan sulit, termasuk saat menghadapi Manchester City. Meskipun hasil tim belum selalu memuaskan, konsistensi penampilannya sebagai penjaga gawang tidak perlu diragukan lagi.

  • Bek Kanan (RB): Fede Valverde Valverde, yang sering dipercaya sebagai kapten pengganti, kembali diharapkan mengisi posisi bek kanan. Keputusan ini diambil terutama mengingat kondisi cedera yang masih dialami oleh Trent Alexander-Arnold dan Dani Carvajal.

  • Bek Tengah (CB): Antonio Rudiger Rudiger adalah salah satu dari sedikit bek utama yang tersedia untuk Real Madrid. Kemungkinan besar ia akan menjadi starter, meskipun siapa yang akan mendampinginya di jantung pertahanan masih menjadi teka-teki.

  • Bek Tengah (CB): Dean Huijsen Huijsen kini telah kembali ke tim. Namun, Alonso mungkin akan mengambil pendekatan hati-hati jika kondisi fisiknya belum mencapai 100 persen. Meski demikian, sang pelatih sangat ingin segera menurunkan Huijsen demi memperkuat soliditas lini belakang timnya.

  • Bek Kiri (LB): Victor Valdepenas Dengan tiga pilihan utama di bek kiri yang sedang cedera atau terkena skorsing, serta Eduardo Camavinga yang lebih sering diplot sebagai opsi darurat, Valdepeñas memiliki peluang yang sangat besar untuk melakoni debut sebagai starter di posisi ini.

  • Gelandang Tengah (CM): Aurelien Tchouameni Setelah sempat bermain lebih bertahan saat melawan Celta Vigo, Tchouameni diprediksi akan kembali ke posisi aslinya di lini tengah. Keberadaannya sangat krusial untuk keseimbangan tim.

  • Gelandang Tengah (CM): Dani Ceballos Ceballos menunjukkan performa yang cukup meyakinkan dalam pertandingan melawan Manchester City. Dengan Fede Valverde yang bergeser ke posisi bek kanan, Ceballos memiliki peluang besar untuk kembali mengisi lini tengah dalam susunan pemain utama.

  • Gelandang Tengah (CM): Jude Bellingham Meskipun sempat menerima beberapa kritik, etos kerja dan kontribusi Jude Bellingham di lini tengah tidak pernah benar-benar pudar. Ia tetap menjadi elemen vital yang tidak tergantikan dalam kekuatan lini tengah Madrid.

  • Penyerang Kiri (LW): Rodrygo Rodrygo tampil sebagai pemain lapangan terbaik saat Real Madrid berhadapan dengan Manchester City, bahkan berhasil mencetak gol pembuka. Performa impresifnya hampir memastikan posisinya sebagai starter di lini serang.

  • Penyerang Tengah (ST): Vinicius Jr. Vinicius Jr. mungkin belum sepenuhnya kembali ke performa terbaiknya, namun ia tetap mampu menunjukkan kilasan-kilasan kualitasnya yang luar biasa. Keputusan untuk mencadangkannya bisa menjadi risiko yang sangat besar bagi Alonso.

  • Penyerang Tengah (ST): Kylian Mbappe Mbappe dilaporkan siap untuk diturunkan dalam pertandingan melawan Alaves. Jika kondisi fisiknya benar-benar memungkinkan, akan menjadi kejutan besar jika ia tidak langsung dimainkan sejak menit awal.

Dengan komposisi skuad yang terpaksa harus beradaptasi dengan situasi darurat dan banyaknya pemain muda yang berpotensi tampil, pertandingan ini akan menjadi ujian berat lainnya bagi Xabi Alonso dalam mengelola situasi yang sulit. Di sisi lain, ini juga menjadi panggung emas bagi beberapa nama baru untuk unjuk gigi dan membuktikan diri di level tertinggi sepak bola.

Diberdayakan oleh Blogger.