Halloween party ideas 2015

medkomsubangnetworkAnak menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Achilles Sadewa kembali jadi sorotan pubil.

Yudo Achilles meradang merasa keluarganya dihina di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Yudo Achilles membalas komentar warganet.

Yudo menggelar sayembara untuk memburu orang yang dianggapnya telah menghina keluarganya.

Yudo membagikan tangkapan layar sebuah akun bernama emma_irma9 di Instagram yang meledek anak Purbaya dengan sebutan autis.

"Bocah autis," tulis akun tersebut di sebuah postingan melansir dari Tribunnewsbogor.com, Minggu (16/11/2025).

Tak hanya menghina, akun tersebut juga mengurai isu miring soal Purbaya.

"Bapak lo noh selingkuh sama staff R P. Bapak lu mending kerja aja yang benar jangan selingkuh mulu anj**," tulis akun tersebut.

Ogah diam atas hinaan dan fitnahan tersebut, Yudo pun bertindak.

Dalam akun Instagram-nya, Yudo mengumumkan sebuah sayembara dengan hadiah fantastis bagi siapa saja yang bisa menemukan pemilik akun penghina keluarganya.

Yudo bahkan merincikan jumlah uang untuk orang yang bisa membongkar informasi akun tersebut.

Hadiahnya adalah Rp1,6 juta hingga Rp167 juta.

"Bounty yang menghina kakak aku.

Ungkap identitas asli = $100

Berhasil memenjarakan = $10000," tulis Yudo dalam akun Instagram story-nya.

Lebih lanjut diakui Yudo, ia sebenarnya tidak masalah jika sang ayah dan keluargnya dikritik.

Tapi Yudo tidak suka jika keluarganya dicaci maki.

"Kritik, silahkan. Tapi kalau mencaci maki dengan kata kasar itu sudah bukan kritik lagi tetapi menghina," pungkas Yudo.

Tanggapi Dituding Trading Pakai Uang Negara

Yudo Sadewa ribut dengan buzzer di Facebook.

Yudo Sadewa dituding trading pakai uang negara.

Ini berawal dari unggahan di Facebook menyinggung soal sumber kekayaannya.

Unggahan itu viral karena menuding Yudo memiliki harta berlimpah dari aktivitas trading future, yakni kontrak jual beli aset berupa mata uang atau indeks saham di masa depan.

Namun yang membuat publik terbelah bukan soal aktivitas trading-nya, melainkan nada sindiran yang disisipkan dalam postingan tersebut.

Dalam unggahan yang beredar luas itu, penulisnya seolah-olah melontarkan pertanyaan retoris dengan pilihan jawaban yang provokatif.

“Nama: Yudo Sadewa, current status: anak menteri keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa, konten: nge-future (trading future). Pertanyaan gw adalah, dari mana duit buat dia nge-future?

a. duit jajannya;

b. duit bapaknya;

c. duit negara;

d. duit rakyat;

e. benar semua dan berakhir rungkad,” demikian isi tulisan tersebut.

Sindiran itu langsung menyulut perdebatan. Sebagian warganet menilai unggahan tersebut lucu dan satir, namun sebagian lain menganggapnya fitnah terbuka yang menyeret nama pejabat negara tanpa dasar.

Disebut Pakai Uang Bapak, Uang Negara Yudo Sadewa Balas 

Tak tinggal diam, Yudo Sadewa akhirnya memberikan klarifikasi secara langsung melalui akun TikTok pribadinya.

Dengan gaya santai khas anak muda, ia membantah tegas tuduhan yang menyinggung bahwa kekayaannya berasal dari uang negara.

“Oke, yo guys, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Gue diteror sama buzzer Facebook, ya. Memang lo kira gue nggak punya Facebook, ha? Gen Z punya lagi!” ujarnya membuka video dengan nada setengah bercanda.

Namun tak lama kemudian, Yudo berbicara lebih serius.

Ia menegaskan bahwa seluruh narasi tentang dirinya menggunakan uang bapak atau uang negara adalah bohong besar.

“Tapi nih ya, narasinya udah sangat... ini: uang jajan, uang bapak, uang negara, atau uang rakyat, dan gue nggak ada semuanya di situ, ya guys,” lanjutnya.

Dalam penjelasan yang sama, Yudo mengaku kecewa karena unggahan tersebut telah menggiring opini publik seolah ayahnya, Menteri Purbaya, melakukan korupsi.

“Gue tahu lo nggak bermaksud menghujat, tapi pertanyaan lo itu sangat menyesatkan, seolah mengiring opini bahwa bapak itu korupsi,” tegas Yudo.

Ia pun membeberkan sumber kekayaannya secara gamblang: berasal dari investasi kripto, terutama pada meme coin seperti Shiba Inu.

“Aku kaya dari meme coin yang namanya Shiba Inu. Dan aku kebetulan dapat bottom juga Bitcoin di 17 ribu sekian. Waktu itu, Ethereum di 8 dolar tuh murah banget,” ungkapnya.

Bagi yang belum familiar, meme coin merupakan aset kripto yang lahir dari tren internet atau lelucon digital, namun dalam beberapa kasus mampu menghasilkan keuntungan fantastis bagi investor yang membeli di waktu tepat.

(*/ medkomsubangnetwork)

Sumber: tribunSumsel/Tribunnewsbogor.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Kiprah Pemuda Suku Osing Banyuwangi yang Jadi Penggerak Desa Wisata Kelas Dunia
Ringkasan Berita:
  • Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi tenar dan menjadi jujugan wisatawan lokal maupun mancanegara. Festival Ngopi Sepuluh Ewu angkat potensi budaya Suku Osing dan wisata  Desa Kemiren
  • Selain Ngopi Sepuluh Ewu, dua festival lain yang rutin digelar yaitu Festival Barong Ider Bumi dan Tumpeng Sewu
  • Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, menyebut prestasi Desa Kemiren di tingkat internasional berasal dari kearifan dan budaya lokal yang dirawat dengan sungguh-sungguh
 

medkomsubangnetwork, BANYUWANGI - Anak-anak muda suku Osing, suku yang berasal dari pengasingan era Perang Puputan Bayu, kini menjelma jadi desa wisata terbaik dunia.

Aroma kopi menyeruak ketika melangkah di jalan utama Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (8/11/2025) petang.

Di kanan-kiri jalan, ratusan orang duduk santai di kursi kayu bergaya lawas sembari menikmati suguhan kopi tubruk.

Petang itu, masyarakat suku Osing—suku asli Banyuwangi yang banyak tinggal di Desa Kemiren—menggelar perayaan Festival Ngopi Sepuluh Ewu.

Ngopi sepuluh ewu dalam bahasa Indonesia berarti minum kopi sepuluh ribu.

Seperti namanya, sebanyak kurang lebih 10 ribu cangkir kopi disajikan secara cuma-cuma untuk siapapun yang datang ke festival yang rutin digelar setiap tahun itu.

Kopi gratis, suasana syahdu, dan keramahtamahan warga. Tiga hal yang cukup untuk menarik ribuan orang dari berbagai penjuru daerah datang ke Festival Ngopi Sepuluh Ewu. Termasuk wisatawan asal Mancanegara.

"Saya suka di sini karena semua orang baik. Semua orang tersenyum. Kopinya juga enak," kata Adela, wisatawan asal Ceko.

Adela datang bersama pasangannya, Adrek. Mereka berlibur selama dua hari di Banyuwangi untuk menikmati kekayaan alam dan budaya kabupaten ujung Timur Pulau Jawa itu.

"Menyenangkan melihat orang sebanyak ini berbaur. Saya sebenarnya bukan penikmat kopi. Tapi di sini saya meminumnya untuk ikut merayakan bersama warga," ujar Sebastian, wisatawan lain asal Prancis.

Adela, Adrek, dan Bebasitan berbaur dengan ribuan warga lain yang silih berganti berdatangan ke kampung berpenduduk sekitar 2.500 jiwa itu.

Bukan Desa Penghasil Kopi

Desa Kemiren bukanlah penghasil kopi. Kopi sebanyak satu kuintal yang disajikan dalam festival itu merupakan blend jenis arabika dan robusta yang didapat dari perkebunan wilayah lain di Banyuwangi dan Bondowoso.

Tapi masyarakat suku Osing punya kedekatan dengan kopi dari sisi budaya. Wajib bagi mereka menyuguhkan kopi kepada tamu yang datang ke rumah.

Mereka juga punya kebiasaan unik lain. Dalam setiap pernikahan, orang tua akan menghadiahi pengantin dengan beberapa perabot rumah.

Satu yang tak pernah ketinggalan adalah selusin cangkir keramik kecil. Bisa cangkir baru atau cangkir lawas yang diwariskan secara turun temurun.

Cangkir-cangkir ini juga yang dikeluarkan dari tiap rumah untuk disajikan kepada wisatawan dalam festival Ngopi Sepuluh Ewu.

"Dulu tidak terpikirkan bagi kami bahwa budaya sederhana yang kami miliki menarik bagi para wisatawan," kata Moh Edy Saputro, Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Kemiren.

Ada Tiga Event Besar di Desa Kemiren

Festival Ngopi Sepuluh Ewu yang rutin digelar setiap tahun bukanlah satu-satunya pagelaran besar di desa tersebut.

Kemiren setidaknya menyumbang tiga event dalam kalender Banyuwangi Festival (B-Fest), sebuah rangkaian event wisata yang sukses memoles citra Banyuwangi sebagai Kota Wisata di Indonesia.

Selain Ngopi Sepuluh Ewu, dua festival lain adalah Festival Barong Ider Bumi dan Tumpeng Sewu.

"Barong Ider Bumi merupakan ritual yang digelar sebagai penyucian dan perlindungan. Upacara tradisional ini sudah digelar puluhan atau bahkan ratusan tahun setiap hari kedua bulan Syawal dalam kalender Islam," terang Edy.

Sementara Tumpeng Sewu berakar dari tradisi selamatan desa atas hasil panen yang melimpah.

Warga suku Osing menggelarnya sebagai bentuk rasa syukur sekaligus untuk memperkuat solidaritas sosial antarwarga.

"Kami berusaha menjaga warisan leluhur. Pariwisata menjadi momentum bagi masyarakat suku Osing terus merawat tradisi," imbuh pria 27 tahun itu.

Edy menjelaskan, memoles desa adat menjadi desa wisata tidak semudah membalik telapak tangan.

Beberapa kali upaya dilakukan, tapi tak selalu membuahkan hasil maksimal. Desa wisata pertama kali digagas sekitar tahun 2013.

Berbagai kegiatan budaya digelar untuk mendatangkan minat wisatawan. Sempat berjalan beberapa tahun, tapi kurangnya konsistensi membuat desa adat sempat mati suri.

Siapkan Titik Destinasi Budaya dengan Paket Wisata

Baru sekitar 2017, pemuda-pemuda suku Osing yang tergabung dalam kelompok karang taruna mencoba mengulangnya kembali.

Sekitar 20 remaja membentuk Pokdarwis. Mereka menyiapkan titik-titik destinasi budaya sebagai paket wisata dengan konsep yang lebih matang.

Para pemuda yang melek teknologi membuat promosi Desa Wisata Adat Kemiren menjadi lebih bergairah.

Apalagi saat itu bertepatan juga dengan momentum kebangkitan wisata di Bumi Blambangan.

Data pemerintah daerah yang dihimpun dari Badan Statistik Nasional mencatat, jumlah wisatawan yang datang ke Banyuwangi pada 2017 mencapai 4,9 juta kunjungan.

Naik signifikan dari tahun sebelumnya sebesar 4 juta kunjungan.

Sejak saat itu, wisatawan di Banyuwangi terus meningkat dari tahun ke tahun, yakni 5,3 juta pada 2018 dan 5,4 juta pada 2019.

Sempat menurun karena pandemi Covid-19, Banyuwangi terus mencoba bangkit untuk mengulang kesuksesan sebelumnya.

Di beberapa daerah, pariwisata mengubah budaya dari sebuah desa. Tapi tidak di Kemiren. Di sana, kearifan lokal justru semakin dirawat sebab ia menjadi daya tarik.

"Masyarakat suku Osing memiliki rumah yang khas terbuat dari kayu dan bambu dengan bentuk atap yang berbeda dari rumah khas Jawa atau Bali. Sejak menjadi desa wisata, rumah-rumah adat justru semakin banyak karena ini juga menjadi daya tarik," tambah Edy tahun itu.

Tari Gandung Mendunia

Kebudayaan lain masyarakat suku Osing tak boleh dilupakan adalah Tari Gandrung.

Ini merupakan sebuah tarian yang pertama kali ditampilkan zaman kependudukan Belanda atau sekitar abad ke-18.

Tarian tersebut kini dikenal luas melalui pentas tari kolosal Festival Gandrung Sewu yang digelar oleh Pemkab Banyuwangi.

Festival yang rutin digelar di pantai Selat Bali ini menjadi salah satu event unggulan nasional dan masuk dalam kalender wisata Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Kekayaan budaya yang dibungkus dalam atraksi wisata berhasil mengantarkan Desa Kemiren sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia 2025.

Kemiren masuk dalam jaringan desa wisata terbaik dunia kategori Upgrade Programme dari UN Tourism, badan kepariwisataan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kategori itu merupakan tingkat kedua tertinggi dalam penilaian desa wisata opeh UN Tourism. Dari 72 desa wisata terbaik di dunia tahun ini, hanya ada dua desa wisata di Indonesia yang masuk di dalamnya.

Ratusan Keluarga Bergantung pada Sektor Wisata

Sejak Kemiren menjelma menjadi desa wisata, lebih dari 200 keluarga hidupnya bergantung pada sektor tersebut.

Mereka antara lain adalah para pemandu wisata, pekerja seni, pemilik akomodasi penginapan, pelaku usaha mikro kecil menengah, pengelola rumah adata kawasan cagar budaya, hingga pemilik persewaan tempat tinggi atau homestay.

Jumlah pelaku jasa wisata di Desa Kemiren juga terus tumbuh seiring waktu berjalan. Tercatat saat ini, sebanyak 22 usaha kecil-menengah berdiri di desa tersebut. Mereka bergerak di usaha makan-minuman hingga sandang.

Jumlah homestay berkali-kali lipat lebih banyak. Pihak desa mencatat, lebih dari 40 homestay berdiri di kawasan Desa Wisata Kemiren.

Mayoritas adalah rumah tinggal milik pribadi yang disewakan saat ada tamu berkunjung.

Beberapa sedikit di antaranya adalah hunian berupa kamar-kamar yang sengaja dibangun untuk tempat menginap tamu.

“Adanya wisata juga membuat sanggar kesenian tetap hidup. Di Kemiren, sanggar kesenian berjumlah 18. Semuanya adalah sanggar yang melestarikan kebudayaan adat suku Osing,” ujar Edy.

Ribuan Orang Datang ke Desa Wisata Kemiren

Setiap tahunnya, ribuan orang datang ke Desa Wisata Kemiren untuk mengenal kebudayaan setempat.

Data yang dihimpun Pokdarwis setempat, rata-rata 2 ribu hingga 4 ribu kunjungan tercatat dalam buku tamu dalam setiap tahunnya.

“Sebelum pandemi Covid-19, kunjungan di Desa Wisata Kemiren sempat menyentuh angka 18 ribu kunjungan. Itu terjadi pada 2019. Namun setelah pandemi, kunjungan sebanyak itu masih belum terulang kembali. Kami berupaya menyuguhkan kebudayaan dalam pariwisata sebaik mungkin untuk mengulang kembali capaian waktu itu,” imbuhnya.

Budaya dan Wisata Berjalan Beriringan

Bagi masyarakat suku Osing, kebudayaan yang membaur dengan pariwisata justru memberi nilai lebih. Keduanya saling melengkapi. Adat istiadat tetap lestari dan dijunjung tinggi. Di satu sisi, asap dapur rumah warga juga terus mengepul dampak dari pariwisata yang bergeliat.

“Kalau menurut saya, keduanya bisa berjalan beriringan dengan sangat baik. Dengan jadinya Kemiren sebagai desa wisata, masyarakat juga sejahtera. Anak-anak muda tak perlu pergi ke kota besar untuk mencari kerja,” kata Ketua Adat Osing Desa Kemiren, Suhaimi.

Suhaimi menjelaskan, suku Osing sebenarnya memiliki lebih banyak kebudayaan menarik di luar yang disuguhkan dalam pariwisata.

Contohnya, masyarakat suku Osing memiliki bahasa Osing, sebuah dialek jawa khas yang hingga kini masih menjadi bahasa ibu, bahkan oleh kalangan muda-mudi.

Bahasa Osing bisa didengar dalam lirik lagu-lagu bergenre kendang kempul Banyuwangi yang salah satunya dinyanyikan oleh penyanyi legendaris Sumiati. Lagu dengan lirik serupa juga banyak dinyanyikan oleh penyanyi dangdut generasi terkini seperti Suliayana atau Wandra Resturian.

Sejarah Panjang Bahasa Osing

Suhaimi bercerita, bahasa Osing menarik untuk diulik sebab memiliki sejarah yang panjang.

Sejarah bahasa ini berhubungan erat dengan asal muasal masayarakat suku Osing yang lahir era Perang Puputan Bayu (1771-1773).

“Jadi sebagian masyarakat Blambangan yang sudah bosan dengan peperangan memilih untuk mengasingkan dan memisahkan diri dari pemerintahan. Mereka tidak mau terlibat lagi dengan peperangan. Untuk itu mereka mengubah jati diri dengan salah satunya menggunakan bahasa yang berbeda. Bahasa Osing itulah yang masih digunakan hingga saat ini,” sambung Suhaimi.

Di Banyuwangi, masyarakat suku Osing sebenarnya tak hanya tinggal di Desa Kemiren. Suhaimi menyebut, warga suku Osing menyebar di sembilan kecamatan. Masing-masing memiliki komunitas Osing yang eksis.

“Yang dikenal masih menjaga dan melestarikan adat budaya sampai sekarang salah satunya Kemiren,” imbuhnya.

Kampung Berseri Astra

Desa Kemiren termasuk satu dari 235 Kampung Berseri Astra, sebuah program berbasis komunitas yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif.

Kepala Desa Kemiren Mohammad Arifin mengatakan, desa yang ia pimpin mendapat dukungan dari Astra sejak 2024.

Dukungan tersebut meliputi empat pilar, yakni pendidikan, kewirausahaan, lingkungan, dan kesehatan.

Pada pilar kesehatan, Astra memberi dukungan pada penyediaan sarana kesehatan dan pendampingan kader kesehatan. Astra juga memelopori pertemuan dini ibu hamil.

Sementara pada pilar pendidikan, Astra mendukung sarana pada lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kemiren. Termasuk juga penyediaan peralatan belajar mengajar dan pelatihan bagi guru dan murid.

Pada pilar lingkungan, Astra melatih warga Kemiren untuk memanfaatkan limbah ternak menjadi beberapa produk bermanfaat.

Seperti pupuk organik dan biogas rumah tangga. Astra juga turut membentuk kelompok sadar lingkungan di Kemiren.

Terakhir, Astra turut memperkuat ekonomi melalui pengembangan unit usaha berbasis budaya lokal. 

“Astra juga yang mendukung kami ketika perwakilan warga harus berangkat ke China untuk pemaparan dalam program desa wisata terbaik dunia yang digelar UN Tourism di China pada Oktober lalu. Sehingga desa kami bisa masuk menjadi salah satu desa wisata terbaik di dunia,” kata dia. 

Kearifan dan Budaya Lokal Dirawat

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Taufik Rohman mengatakan, prestasi Desa Kemiren di tingkat internasional berasal dari kearifan dan budaya lokal yang dirawat dengan sungguh-sungguh.

Tugas terpenting saat ini, kata dia, adalah memastikan Kemiren tetap konsisten dalam menguri-uri budaya dan membangkitkan pariwisata.

“Penghargaan internasional ini tidak boleh membuat berpuas diri. Harus terus ada inovasi-inovasi dalam bentuk apapun yang membuat Kemiren akan tetap dikenal sebagai desa wisata terbaik dunia,” kata Taufik.

BACA BERITA medkomsubangnetworkLAINNYA DI GOOGLE NEWS

Santo Pelindung Hari Ini: 17 November 2025
Ringkasan Berita:
  • Santa Elisabeth dari Hungaria memberikan contoh yang mengagumkan dalam melayani kaum papa dan anak-anak terlantar, sehingga ia diakui sebagai pelindung kegiatan sosial.
  • Santo Gregorius Thaumaturgos dan Santo Dionisius Agung memiliki peran penting dalam penyebaran agama Kristen, memperkuat keyakinan para penganutnya, serta menjadi pemimpin di masa-masa penuh penindasan.
  • Santo Gregorius dari Tours dikenal luas sebagai seorang sejarawan dan penulis spiritual, yang tulisan-tulisannya merupakan sumber primer krusial untuk memahami sejarah Kekristenan dan kerajaan Prancis pada abad ke-6.

medkomsubangnetwork, MAUMERE -Berikut adalah peringatan para santo dan santa pelindung pada hari Senin, 17 November 2025.

Santa Elisabeth dari Hungaria, yang juga dikenal sebagai janda.

Elisabeth dari Hungaria, yang merupakan janda dari mendiang Pangeran Ludwig IV dari Turingia, adalah seorang wanita suci. Setelah suaminya wafat, ia bergabung dengan Ordo Ketiga Santo Fransiskus dan dengan penuh semangat menggunakan hartanya untuk membantu kaum papa.

Elisabeth dilahirkan pada tahun 1207 di Pressburg (kini Bratislava atau Saros Patak, Cekoslovakia), yang merupakan ibu kota Hungaria Utara. Ia adalah putri dari Andreas II, Raja Hungaria, dan Gertrude dari Andechs Meran.

Pada usia empat tahun, Elisabeth dijodohkan oleh orang tuanya dengan putra sulung Pangeran Hermann I dari Thuringia, Jerman Barat. Sejak saat itu, Elisabeth kecil menetap di istana Wartburg, Jerman Tengah. Di sana, ia dan putra Pangeran Hermann I tumbuh dan dididik bersama. Sayangnya, rencana pernikahan mereka kandas karena sang pangeran muda meninggal dunia di usia yang sangat belia. Sebagai gantinya, Elisabeth kemudian dijodohkan dengan Ludwig IV, putra Hermann I yang lebih muda. Pernikahan mereka dilangsungkan pada tahun 1221, saat Elisabeth berusia 14 tahun dan Ludwig berusia 21 tahun. Mereka dikaruniai tiga orang anak. Pernikahan ini berakhir pada tahun 1227, ketika Ludwig wafat akibat wabah pes saat mengikuti Perang Salib di Tanah Suci.

Selama menikah dengan suaminya, Elisabeth menjalani kehidupan yang bersahaja, berbeda dengan kemewahan yang dinikmati penghuni istana lainnya. Ia juga sangat peduli terhadap sesama, menunjukkan kasih sayang yang mendalam kepada kaum papa. Ia kerap menyumbangkan harta, makanan, dan pakaian bagi mereka yang membutuhkan. Tindakan ini tidak disetujui oleh keluarganya, yang menudingnya menghambur-hamburkan kekayaan suaminya. Suatu ketika, suaminya memergokinya saat hendak keluar rumah membawa keranjang berisi roti. "Apa yang kamu bawa itu?" tanya suaminya dengan nada sedikit meninggi. Meski sedikit gentar, Elisabeth segera menjawab, "Bunga mawar, Mas!". Suaminya tak percaya dan langsung memeriksa isi keranjang tersebut. Ternyata benar, keranjang itu penuh dengan bunga mawar segar. Tuhan seolah telah melindungi hamba-Nya. Sejak kejadian itu, Ludwig semakin mencintai Elisabeth dan hidup harmonis dengannya. Ludwig pun mulai mengerti makna di balik kegiatan sosial Elisabeth untuk membantu orang-orang miskin. Kepada penghuni istana lain yang memandang Elisabeth sebelah mata, Ludwig berujar, "Kebaikan Elisabeth akan mendatangkan berkah Tuhan bagi kita. Kita tidak akan kekurangan apa pun dari Tuhan, selama kita membiarkan Elisabeth meringankan beban sesama."

1. Jauh sebelum suaminya bertolak ke Tanah Suci untuk bergabung dalam Perang Salib, Elisabeth telah dikenal luas karena perbuatan-perbuatan belas kasihnya yang luar biasa terhadap kaum papa dan penderita. Ia membangun fasilitas kesehatan dan menyediakan santapan bagi mereka yang membutuhkan. Kedermawanannya semakin berkembang pesat setelah Elisabeth bergabung dengan Ordo Ketiga Santo Fransiskus. 2. Elisabeth telah menunjukkan kemurahan hati yang luar biasa kepada fakir miskin dan orang sakit, bahkan sebelum suaminya berangkat ke Tanah Suci untuk ambil bagian dalam Perang Salib. Ia mendirikan rumah-rumah perawatan dan menyajikan makanan bagi mereka yang kurang beruntung. Amal baktinya ini semakin bertambah ketika Elisabeth menjadi anggota Ordo Ketiga Santo Fransiskus. 3. Dengan kasih sayang yang mendalam, Elisabeth telah banyak membantu orang miskin dan sakit, bahkan sebelum suaminya pergi ke Tanah Suci untuk Perang Salib. Ia membangun rumah sakit dan memastikan orang-orang yang tertimpa musibah mendapatkan makanan. Perbuatan baiknya ini semakin berkembang ketika Elisabeth menjadi bagian dari Ordo Ketiga Santo Fransiskus.

Perilakunya semakin memicu kemarahan anggota keluarga kerajaan terhadap dirinya. Ia diusir dari istana hanya dengan membawa ketiga putranya. Selanjutnya, ketiga anaknya itu diserahkan kepada seorang sahabatnya yang dapat dipercaya. Ia sendiri kemudian bergabung dengan Ordo Ketiga Santo Fransiskus dan aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial untuk membantu kaum miskin dan anak-anak yatim piatu. Ia menutup hidupnya sebagai abdi Tuhan yang teguh dan meninggal di Marburg, Jerman pada 17 November 1231, di usia 24 tahun. Berkat perantaraannya, banyak mukjizat terjadi.

Pada tahun 1235, empat tahun setelah ia wafat, status 'santo/santa'-nya telah ditetapkan. Hal ini terjadi berkat permohonan dari orang-orang yang mengenalnya secara pribadi dan menyaksikan kebajikan-kebajikan yang ia lakukan sepanjang hidupnya. Termasuk di antara para pemohon tersebut adalah bapa pengakuannya, yang sangat terkesan dengan karakter dan pencapaiannya. Elisabeth menjadi teladan hidup yang luar biasa bagi para ibu rumah tangga. Ia kemudian diangkat menjadi pelindung karya-karya sosial.

Santo Gregorius Thaumaturgos, seorang Uskup yang diakui sebagai Pengaku Iman.

Gregorius Thaumaturgos, yang dijuluki "Pembuat Mujizat", berasal dari Neokaisarea di Turki. Ia lahir pada tahun 213 dan menghembuskan napas terakhirnya di kota kelahirannya pada tahun 268. Ketenarannya didasari oleh mukjizat-mukjizat yang dilakukannya serta kontribusinya dalam menyebarkan agama Kristen di wilayah Timur.

Seorang bangsawan non-Muslim yang memiliki keahlian hukum ini berencana pergi ke Beirut, Lebanon untuk mengaplikasikan ilmunya. Dalam perjalanannya, ia berhenti sejenak di Kaisarea, Israel. Di sana, Origenes (185-254), seorang pakar Kitab Suci terkemuka di kota tersebut, membaptisnya menjadi Kristen. Kejadian ini membuatnya kehilangan minat untuk melanjutkan perjalanan ke Beirut. Ia kemudian menetap di Kaisarea selama beberapa tahun untuk belajar di bawah bimbingan Origenes.

Pada tahun 238 Masehi, ia pulang ke Neokaisarea dan ditahbiskan sebagai uskup di sana. Saat itu, jumlah umat Kristen masih sangat minim, mayoritas penduduk kota masih memeluk agama kafir. Sebagai uskup, Gregorius gigih berupaya meningkatkan jumlah umat Kristen. Kehebatannya dalam berkhotbah sangat membantu usahanya, sehingga berhasil menarik banyak orang kafir untuk memeluk agama Kristen. Selain itu, perbuatan baiknya kepada kaum miskin dan sakit, yang disertai banyak mukjizat seperti menyembuhkan orang sakit melalui doanya, semakin menarik perhatian orang kafir terhadap Kekristenan.

Pada tahun 250 Masehi, Keuskupan Neokaisarea menghadapi periode penindasan dan kekejaman yang diinisiasi oleh Kaisar Gaius Decius. Tak lama setelah itu, wilayah keuskupan tersebut dilanda bencana penyakit dan invasi dari suku Goth. Meskipun menghadapi berbagai cobaan berat, umat Kristen di Neokaisarea, dengan kepemimpinan uskup mereka, tetap teguh dalam keyakinan mereka. Ketika Gregorius meninggal dunia pada tahun 268 Masehi, hanya tersisa 17 orang non-Kristen di kota tersebut.

Santo Gregorius dari Tours, seorang Uskup dan Pengaku Iman

Gregorius, yang dilahirkan di Auvergne, Prancis pada tahun 538 dan wafat di Tours pada tahun 594, dikenal sebagai seorang uskup abad keenam. Ia juga merupakan seorang penulis dan sejarawan terkemuka yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kekayaan budaya di Tours. Melalui berbagai upayanya, ia berhasil menjadikan kota tersebut sebagai salah satu pusat kekristenan di Prancis Tengah. Latar belakang keluarganya yang merupakan perpaduan Prancis-Roma membuat banyak anggotanya menduduki posisi penting dalam masyarakat dan Gereja. Sejak kecil, namanya adalah Gregorius Florentius; ia kemudian menggunakan nama Gregorius untuk menghormati neneknya yang pernah menjabat sebagai uskup di Langers.

Setelah Euphronius, sepupunya, wafat pada tahun 573, Gregorius mengambil alih jabatannya sebagai Uskup Tours. Dalam kapasitasnya sebagai Uskup Tours, Gregorius menjadi figur gerejawi terkemuka yang berhadapan dengan bangsa Frank, yang saat itu menguasai wilayah tersebut, termasuk Tours. Pandangannya mengenai Gereja sebagai entitas politik dan budaya turut melanggengkan sistem despotisme serta ketidakbertanggungjawaban sebagian besar Pangeran Frank.

Karyanya yang berjudul "De Cursibus Eccdesiasticis" diciptakan untuk membekali para rohaniwan dengan pengetahuan astronomi dasar agar mereka dapat menentukan waktu dengan mengamati pergerakan bintang. Studi ini sangat membantu mereka dalam manajemen waktu, khususnya terkait tugas-tugas membaca dan berdoa di malam hari. Penulisannya bergaya lugas, dengan terampil menghindari penjelasan-penjelasan berlebihan yang umum ditemukan dalam karya-karya ilmiah pada zamannya. Selain itu, ia juga menulis biografi Santo Martinus dari Tours (315-399) dan Santo Yulianus dari Brioude, yang hidup di abad ketiga, serta mengumpulkan karya-karya para santo dan martir Prancis.

Karya monumentalnya terdiri dari 10 jilid buku Sejarah Bangsa Prancis. Dua volume awal membahas rentang waktu dari awal mula hingga tahun 511. Buku ketiga dan keempat merangkum Sejarah Kerajaan Frank hingga tahun 573. Sementara itu, enam jilid sisanya merupakan kompilasi kronik mengenai kejadian dari tahun 573—saat Gregorius diangkat menjadi uskup—hingga tahun 591.

Gregorius lebih dikenal sebagai narator yang piawai dengan gaya bahasa yang kaya dan hidup, ketimbang seorang sejarawan yang netral. Ia mampu menyajikan gambaran masyarakat yang sangat jelas, dengan penekanan kuat pada aspek-aspek luar biasa dari peristiwa yang ia ceritakan. Kekuatannya yang paling kentara terletak pada kemampuannya menggambarkan karakter para tokoh yang terlibat dalam suatu kejadian. Kisahnya mengenai pembaptisan Raja Clovis dan para pengikutnya pada tahun 496 merupakan sebuah narasi klasik yang memukau. Tokoh-tokoh dari dinasti Meroving di Francia, seperti Clotaire I, Chilperic I, Guntram, Ratu Fredegund, dan anggota keluarga lainnya, dilukiskan dengan sangat hidup dan menunjukkan pemahaman yang mendalam.

Sebagaimana sejarawan lain, narasi yang disampaikannya memiliki tingkat keakuratan dan daya tarik yang luar biasa, seakan-akan ia sendiri yang mengalami peristiwa tersebut. Kisah-kisahnya merupakan warisan berharga dari abad keenam dalam kajian sejarah politik dan sosial. Karya monumentalnya, *Sejarah Bangsa Prancis*, bahkan dijadikan rujukan oleh para tokoh seperti Santo Bede, Paul Deacon, serta sejarawan lain dari abad ketujuh dan kedelapan. Buku tersebut memiliki nilai historis yang sangat tinggi sebagai sumber informasi primer mengenai Periode Meroving dalam sejarah Prancis. Tanpa kontribusinya, asal-usul monarki tersebut akan tetap menjadi misteri bagi para pakar masa kini.

.Santo Dionisius Agung, seorang Uskup dan Pengaku Iman

Beliau menjabat sebagai Uskup Aleksandria, Mesir, dan merupakan seorang pengajar agama yang sangat terkenal. Akibat penganiayaan terhadap umat Kristen di wilayahnya, ia beberapa kali terpaksa mencari perlindungan di gurun pasir Libya. Dionisius dikenal memiliki sikap yang pemaaf terhadap umat Kristen yang sempat meninggalkan iman mereka saat masa penganiayaan, namun kemudian kembali ke Gereja. Di masa-masa penuh tantangan tersebut, ia dengan tekun memperkuat keyakinan para pengikutnya. (Sumber iman katolik.com/kgg).

Temukan berita terbaru dari medkomsubangnetwork dan sumber lainnya di Google News.

Ringkasan Berita:
  • Perkiraan hasil pertandingan Belanda melawan Lithuania pada laga terakhir Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa yang akan digelar pada Selasa (18/11/2025) dini hari WIB.
  • Belanda cukup meraih hasil seri untuk melaju ke babak selanjutnya, sementara Lithuania dipastikan tidak dapat melanjutkan kiprahnya.
  • Belanda belum pernah kalah dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia semenjak Maret 2021.

medkomsubangnetwork–Prediksi skor pertandingan Belanda melawan Lithuania pada laga penutup Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa menjadi perhatian utama, karena pertandingan ini bisa menjadi penentu bagi Tim Oranje -sebutan timnas Belanda- untuk memastikan tempat di putaran final.

Pertandingan antara Belanda dan Lithuania dijadwalkan akan digelar di Amsterdam Arena, Belanda, pada hari Selasa, 18 November 2025, mulai pukul 02.45 WIB.

Belanda diprediksi akan meraih kemenangan telak dalam pertandingan kandang melawan Lithuania. Kesenjangan kualitas antara kedua tim sangat jelas terlihat, baik dari kedalaman skuad, pengalaman bertanding, maupun performa terkini mereka.

Pertandingan ini merupakan peluang krusial bagi Belanda untuk memastikan tempat di babak final, sekaligus mempertahankan tren positif yang telah mereka raih selama babak kualifikasi.

Pasukan besutan Ronald Koeman dalam kondisi prima. Serangan mereka sangat tajam berkat duet Cody Gakpo, Memphis Depay, dan Donyell Malen yang terus menampilkan permainan memukau.

Di lini tengah, Frenkie de Jong kembali menjadi penggerak utama tim, sementara Virgil van Dijk mengomandoi pertahanan dengan tertib dan tenang.

Berkat kekuatan tim yang solid, Belanda belum pernah merasakan kekalahan di Grup G. Dalam tujuh laga yang telah dilakoni, tim berjuluk Oranje ini meraih lima kemenangan dan dua kali seri, mengumpulkan 17 poin. Mereka berhasil mencetak 23 gol dan hanya kemasukan empat gol.

Saat ini, Belanda memimpin Polandia yang berada di peringkat kedua dengan selisih tiga poin (14 poin). Oleh karena itu, satu hasil imbang saja sudah cukup untuk memastikan kelolosan mereka.

Meski demikian, Ronald Koeman menekankan bahwa timnya tidak hanya berambisi meraih hasil imbang, apalagi setelah penampilan yang kurang memuaskan saat ditahan Polandia dengan skor 1-1.

Koeman menyatakan, rasa tidak puas pasca pertandingan itu bukan semata-mata karena belum memastikan kelolosan, melainkan disebabkan oleh penampilan tim yang dinilai kurang memuaskan. Ia menambahkan bahwa timnya minim menciptakan peluang dan mengakui adanya beberapa kesalahan di lini pertahanan yang seharusnya bisa dihindari.UEFA.

"Kekecewaan para pemain sungguh melegakan. Meskipun tidak harus meraih kemenangan sembilan atau sepuluh kali beruntun, konsistensi tetap menjadi kunci utama," imbuhnya.

Sementara itu, Lithuania, yang telah dipastikan tersingkir, diperkirakan akan bermain tanpa beban.

Dengan materi pemain yang mayoritas berasal dari liga domestik dan kawasan Eropa Timur, Lithuania kemungkinan besar akan mengandalkan permainan bertahan total guna meredam agresivitas Belanda.

Performa Lithuania juga jauh dari kata meyakinkan. Dari tujuh laga, mereka hanya mengoleksi tiga poin dari tiga hasil imbang. Mereka bahkan belum pernah menang dalam 16 pertandingan terakhir di semua kompetisi (4 imbang, 12 kalah).

Catatan negatif itu menjadi peluang besar bagi Belanda untuk menutup kualifikasi dengan kemenangan meyakinkan sekaligus memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.

Prediksi Hasil Pertandingan Belanda Melawan Lithuania

Sportsmole: Belanda 3-0 Lithuania

Sportskeeda: Belanda 2-0 Lithuania

Khelnow: Belanda 3-1 Lithuania

Statistik Kunci

  • Timnas Belanda hanya menelan satu kekalahan sepanjang tahun 2025 di seluruh ajang yang diikuti. Satu-satunya kekalahan tersebut terjadi di babak perempat final UEFA Nations League, di mana mereka takluk dari Spanyol melalui drama adu penalti.
  • Dalam tiga laga terakhir kualifikasi Piala Dunia, Lithuania tercatat telah kemasukan minimal dua gol.
  • Belanda belum pernah kalah dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia semenjak Maret 2021.
  • Sejak Juni 2024, timnas Lithuania belum pernah meraih kemenangan dalam ajang kompetisi apapun.

Prediksi Susunan Pemain

Kemungkinan besar Wout Weghorst dan Quilindschy Hartman tidak dapat memperkuat Timnas Belanda karena kondisi fisik mereka yang belum sepenuhnya bugar. Di samping itu, Denzel Dumfries juga dipastikan absen karena mengalami cedera.

Sementara itu, Lithuania hadir dengan skuad terbaiknya. Semua pemain dalam kondisi prima dan siap bertanding di pertandingan ini.

  • Belanda (4-2-3-1)

Penjaga gawang: Verbruggen; Pemain belakang: Geertruida, Timber, Van Dijk, Van de Van; Pemain tengah: Gravenberch, De Jong; Pemain depan: Malen, Kluivert, Gakpo; Depay

  • Lithuania (5-4-1)

Svedkauskas (GK); Sirvys, Armalas, Girdvainis, Tutyskinas, Lasickas; Golubickas, Gineitis, Sirgedas, Slivka; Cernych

Perbandingan Langsung Belanda melawan Lithuania

Pertemuan Terakhir Kedua Tim

  • 07/09/25 Lituania 2-3 Belanda (Kualifikasi Piala Dunia)

5 Laga Terakhir Belanda

  • 15/11/25 Polandia bermain imbang 1-1 melawan Belanda dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia.
  • 12/10/25: Belanda berhasil mengalahkan Finlandia dengan skor telak 4-0 dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia.
  • 10/10/25 Malta 0-4 Belanda (Kualifikasi Piala Dunia)
  • 07/09/25 Lithuania 2-3 Belanda (Kualifikasi Piala Dunia)
  • 05/09/25 Belanda 1-1 Polandia (Kualifikasi Piala Dunia)

5 Laga Terakhir Lithuania

  • 14/11/25 Lithuania 0-0 Israel (Uji Coba)
  • 13/10/25 Lithuania 0-2 Polandia (Kualifikasi Piala Dunia)
  • 09/10/25 Finlandia mengalahkan Lithuania dengan skor 2-1 dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia.
  • 07/09/25 Lituania 2-3 Belanda (Kualifikasi Piala Dunia)
  • 04/09/25 Lithuania imbang 1-1 melawan Malta (Kualifikasi Piala Dunia)

(medkomsubangnetwork/Ali)

3 Berita Populer Padang: Damkar Evakuasi Ular & Biawak, Residivis Tertangkap

medkomsubangnetworkBerikut adalah 3 berita terpopuler dari Padang yang telah diterbitkan dalam 24 jam terakhir di Tribun Padang.

Ada berita tentang Damkar Padang Evakuasi Ular dari Celah Dinding Asrama Polisi Koto Tangah.

Seorang wanita muda di Padang kembali berurusan dengan hukum karena kasus pencurian, tak lama setelah ia baru saja keluar dari penjara.

Selanjutnya, berikut adalah berita tentang seekor biawak yang berhasil dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran dari bak air kamar mandi sebuah rumah warga di Kuranji, Padang.

Baca berita selengkapnya :

1.Seekor ular piton terdeteksi keluar dari retakan dinding di sebuah asrama polisi di Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, pada hari Minggu, 16 November 2025.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang segera dikirim untuk mengevakuasi korban.

Kejadian tersebut pertama kali disadari oleh Daud Febrianto (37), seorang saksi yang juga merupakan anggota Polri.

Ia menyaksikan kepala ular menyembul dari celah dinding yang ditutupi papan atau triplek di salah satu unit hunian asrama.

Menyikapi keadaan itu, Daud segera menghubungi tim pemadam kebakaran Padang guna memohon pertolongan evakuasi.

“Kami menerima laporan pada pukul 12.40 WIB, dan tim langsung diberangkatkan tiga menit kemudian,” ujar Rinaldi, Kabid Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, pada hari Minggu, 16 November 2025.

Sebuah unit mobil pemadam kebakaran beserta tujuh petugas dikirim ke lokasi yang berjarak kurang lebih 350 meter dari posko.

Setibanya di lokasi pada pukul 12.45 WIB, petugas segera mengambil tindakan penanganan.

Menurut Rinaldi, reptil tersebut keluar dari retakan di dinding rumah asrama yang ditempati oleh tiga individu.

“Ular itu tampak merayap keluar dari celah di dinding bagian dalam rumah. Petugas lantas membuka penutup papan dan melakukan pencarian sampai akhirnya reptil tersebut berhasil ditangkap,” terangnya.

Penanganan insiden tersebut rampung pada pukul 13.11 WIB. Keadaan berhasil diatasi tanpa menyebabkan kerusakan pada bangunan atau adanya korban jiwa.

“Proses evakuasi berjalan lancar dan aman. Setelah berhasil diamankan, ular tersebut lantas dibawa ke tempat yang terpencil dari area penduduk,” jelas Rinaldi lebih lanjut.

Ia menganjurkan warga untuk segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran apabila menjumpai satwa liar, terutama ular, di sekitar kediaman mereka demi menghindari potensi ancaman.

Di Komplek Asrama Polisi Koto Tangah, yang terletak di Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, itulah tempat peristiwa itu terjadi.

Sebelumnya diberitakan,Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang kembali melakukan aksi penyelamatan hewan liar setelah menerima laporan mengenai keberadaan seekor ular yang masuk ke rumah warga di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu 16/11/2025) siang.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan diterima pada pukul 11.56 WIB dari warga bernama Petri Yanti (46), seorang ibu rumah tangga.

Ia melihat ular masuk ke dalam rumah dan bersembunyi di bawah karpet, sehingga membuat penghuni rumah merasa khawatir.

Ia pun segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang untuk meminta bantuan.

Menanggapi laporan yang diterima, tim penyelamat dari Peleton B segera dikerahkan pada pukul 11.58 WIB, demikian disampaikan oleh Rinaldi.

Petugas sampai di tempat kejadian perkara pada pukul 12.04 WIB, kira-kira enam menit setelah kejadian.

Sesampainya di lokasi, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak mencari dan mengamankan area rumah sebelum akhirnya mengeluarkan ular dari tempat persembunyiannya.

Penanganan ular dilakukan dengan sangat hati-hati karena reptil tersebut bersembunyi di area sempit di bawah karpet.

Saat proses evakuasi berlangsung, petugas memanfaatkan tongkat penjepit.

"Operasi rampung pada pukul 12.37 WIB dalam keadaan aman," katanya.

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemadam Kebakaran mengingatkan warga agar selalu berhati-hati jika ada satwa liar yang masuk ke dalam rumah, dan segera menghubungi nomor darurat agar penanganannya bisa dilakukan dengan aman dan ahli.

Dalam keadaan mendesak, warga bisa menghubungi Call Center Padang Sigap di nomor 112.

2.Seorang wanita kembali diamankan oleh Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang terkait dugaan keterlibatannya dalam aksi pencurian di minimarket X Mart Ulak Karang, yang berlokasi di Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat.

Mirisnya, pelaku berinisial SF atau Cipa (22) diketahui merupakan residivis yang baru saja bebas dari penjara.

Penangkapan dilaksanakan pada Sabtu, 15 November 2025, kira-kira pukul delapan malam WIB. Hal ini dilakukan setelah para penyidik mengonfirmasi jati diri pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas di area kejadian.

Kompol Muhammad Yasin, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan polisi yang diajukan pada 15 November 2025 oleh Abdul Latip.

Peristiwa pencurian tersebut berlangsung pada hari Kamis, tanggal 13 November 2025, kira-kira pukul 10.00 pagi WIB, di X Mart Ulak Karang yang berlokasi di Jalan S Parman Nomor 137, Kecamatan Padang Utara.

Menurut Yasin, SF tiba di minimarket dengan mengendarai sepeda motor milik rekannya. Sesampainya di dalam, ia berpura-pura melakukan aktivitas belanja sambil mengambil beberapa barang keperluan.

Pelaku memasukkan barang-barang tersebut ke dalam tas belanja yang ia bawa dari kos. Ia memanfaatkan situasi toko yang sedang lengang, kemudian keluar melalui pintu depan tanpa melakukan pembayaran, ujar Kompol Muhammad Yasin pada Minggu (16/11/2025).

Setelah keluar dari toko, pelaku membawa seluruh barang yang dicuri ke kediamannya dan mengonsumsinya, alhasil tidak ada satu pun barang bukti yang tertinggal.

Pihak minimarket kemudian melaporkan kejadian itu kepada Polresta Padang.

Tim Opsnal Klewang langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV.

Berdasarkan hasil investigasi, pihak berwajib mengidentifikasi tersangka sebagai seorang wanita yang baru saja menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman.

Sekitar pukul tujuh malam pada Sabtu itu, SF kembali mendatangi X Mart Ulak Karang. Pegawai toko menyadari kedatangannya dan segera menghubungi Tim 1 Klewang.

Dipimpin oleh Kanit Opsnal Iptu Adrian Afandi dan Kasubnit Opsnal Ioda Ryan Fermana, tim segera bergerak ke tempat kejadian dan berhasil mengamankan SF tanpa adanya perlawanan.

Ketika diinterogasi di lokasi kejadian, SF mengakuinya dan mengonfirmasi bahwa dialah orang yang terekam oleh CCTV.

Meskipun tidak ada barang bukti fisik yang ditemukan sebab barang curian telah habis terpakai, pengakuan tersangka serta rekaman CCTV menjadi dasar yang kokoh untuk melanjutkan proses hukum. Tersangka kini telah kami amankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Yasin.

3.Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil mengeluarkan seekor biawak yang bersembunyi di dalam bak air milik salah seorang warga pada hari Minggu, 16 November 2025.

Berdasarkan informasi yang ada, reptil jenis biawak tersebut ditemukan memasuki kediaman penduduk di area Kandang Gabuo Tampat Durian, yang terletak di Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Menurut Rinaldi, Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, insiden ini bermula dari laporan warga yang terkejut mendapati seekor biawak memasuki kediamannya.

Selanjutnya, kadal itu menyelinap ke dalam kamar mandi dengan cara masuk ke dalam bak mandi.

Kejadian tersebut dilaporkan oleh Irvan Muhammad Meiji (20), seorang karyawan swasta, demikian Rinaldi menginformasikan.

Karena cemas akan keamanan ketujuh anggota keluarganya, Irvan lalu menghubungi petugas pemadam kebakaran guna memohon pertolongan.

"Menurut saksi, seekor biawak terlihat memasuki rumah dan bersembunyi di dalam bak mandi di kamar mandi. Selanjutnya, saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang," ujarnya.

Laporan terkait peristiwa itu masuk pada jam 09.09 pagi WIB.

Menanggapi laporan yang diterima, sebuah tim penyelamat dari Peleton B segera dikirim pada pukul 09.11 WIB dan sampai di tempat tujuan dalam waktu sembilan menit.

Sesampainya di tempat kejadian, para petugas langsung bergerak melakukan penyelamatan satwa liar dengan memanfaatkan perlengkapan khusus.

"Proses penanganan memakan waktu kurang lebih 31 menit, dan biawak tersebut berhasil diselamatkan dengan selamat pada pukul 09.51 WIB," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang kembali melakukan evakuasi hewan liar berupa biawak yang masuk ke dalam kamar rumah warga, Minggu (2/11/2025) siang.

Kali ini petugas menerima informasi dari warga yang ada di kawasan Jalan Mahakam, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan bahwa peristiwa ini dilaporkan oleh warga bernama Merry (42), seorang warga yang bekerja sebagai wiraswasta.

Kata dia, awalnya warta tersebut melihat seekor biawak berada di dalam kamar rumahnya.

"Terkejut dan cemas, ia langsung menginformasikan kepada Damkar Kota Padang," ujar Rinaldi.

Menyikapi laporan yang diterima, para petugas segera bertindak sigap.

Laporan masuk pada pukul 11.31 WIB, dan tim hilux yang terdiri dari 10 personel dari Peleton C segera diberangkatkan ke titik kejadian.

Tim penyelamat tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.35 WIB dan berhasil mengamankan biawak tersebut dalam kurun waktu kurang lebih lima menit.

Berdasarkan keterangan petugas yang berada di lokasi, reptil tersebut memiliki ukuran rata-rata dan ditemukan bersembunyi di celah dinding kamar.

Proses pemindahan warga berlangsung lancar tanpa menyebabkan kerugian.

"Hewan biawak berhasil ditangkap dan keadaan di tempat kejadian kini sudah aman," ujarnya.

Satwa itu kelak akan dikembalikan ke lingkungan aslinya yang lebih terjamin keamanannya.

medkomsubangnetwork - Ramalan Tahun Kuda Api 2026 membawa kabar gembira bagi sejumlah shio yang beruntung. 

Menurut astrologi, ramalan Tahun Kuda Api 2026 akan membawa kesuksesan dan kelimpahan untuk sejumlah shio. 

Ya, percikan kecil yang muncul dari perubahan energi kosmis telah membawa tanda-tanda baru bagi kehidupan di Tahun Kuda Api 2026. 

Momen seperti ini, kerap terasa ketika pergantian unsur dan siklus dalam astrologi Tiongkok mendatangkan gelombang besar keberuntungan. 

medkomsubangnetwork - Bandung selalu jadi destinasi favorit wisata kuliner, apalagi buat pecinta dessert aesthetic yang cozy untuk nongkrong bareng teman atau keluarga. Di tengah hiruk-pikuk kota kembang, ada beberapa cafe dessert di Bandung yang tidak cuma enak rasanya, tapi juga super instagramable dengan spot foto estetik, interior minimalis, hingga menu unik berbahan lokal. Dari burnt cheesecake moist hingga pavlova segar, tempat-tempat ini siap bikin feed Instagram-mu makin cantik sambil healing ngopi atau ngemil. Yuk, simak rekomendasi 4 tempat dessert aesthetic di Bandung yang wajib dikunjungi.

1. The Deli Bakes

Alamat: Jl. Pudak No.7, Merdeka, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40113

Jam Buka: Setiap hari kecuali selasa pukul 07.00-21.00 WIB 

Harga Berkisar: Rp50.000-Rp100.000 per orang

Instagram: @thedelibakes

The Deli Bakes menghadirkan suasana ultimate comfort spot ala rumah estetik Bandung, sempurna untuk healing ngemil sambil ngopi cantik. Tempat ini sudah jadi ikon dessert cafe dengan konsep indoor-outdoor yang warm dan homy, dilengkapi seating luas, pencahayaan lembut, serta dekor super fotoable. Meski selalu hits dan sering waiting list, vibe cozy-nya bikin pengunjung betah berlama-lama.

Menu andalan mencakup Burnt Cheesecake Dark Chocoberries dengan tekstur luar crunchy dan dalam moist custard, Canelé legit terbaik, Mochi Cheesecake soft bertekstur kenyal, serta Brownie Dubai Choco yang menggoda. Untuk menu savoury ada Butter Rice with Honey Sesame Chicken  jadi pelengkap yang nikmat.

Minuman beragam seperti ada coffee, non-coffee, hingga Peanut Plus Kemang yang creamy, nutty, fresh, dan balance. Setiap hidangan tampil cantik, cocok untuk konten Instagram. Tempat ini bukan sekadar bakery, melainkan hidden gem yang sudah tak lagi tersembunyi karena selalu ramai sejak pagi. Layanan ramah, pemesanan daring tersedia, dan area outdoor mendukung momen santai bareng teman atau keluarga.

2. Peach of Cake Cafe

Alamat: Jl. Karangsari No.15A, Pasteur, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40161

Jam Buka: Minggu-Jumat pukul 08.00-21.00 WIB

                  Sabtu pukul 08.00-21.30 WIB

Harga Berkisar: Rp50.000-Rp75.000 per orang

Instagram: @peachofcakeid

Peach of Cake Cafe menghadirkan kafe vibes Korea kekinian dengan interior minimalis cerah, tanaman hijau, minibar, dan dekor bunga-bunga gemes. Tempat ini cocok untuk nongkrong cantik, foto-foto, atau kerja dengan Wi-Fi gratis, live music, serta workshop rutin. Meski terlihat kecil, seating cukup banyak dan pet-friendly (hewan peliharaan boleh masuk jika bersih dan terkendali).

Menu andalan mencakup Mii’s Tiramisu yang lembut pahit kopi menyatu, Basque Cheesecake, Korean Strawberry Milk segar dengan bulir strawberry asli, serta I Purple You yang asam seger. Menu savoury seperti sandwich, pasta, nasi goreng melengkapi variasi. Pilihan lain ada kopi, teh, dan jus juga tersedia. Layanannya yang ramah, cocok untuk teman, keluarga, atau pasangan.

3. Seroja Bake

 Alamat: Jl. Cihapit No.21C, Cihapit, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40132

Jam Buka: Senin-Jumat pukul 08.30-19.30 WIB

                  Sabtu pukul 07.00-20.00 WIB 

                  Minggu pukul 07.00-19.30 WIB

Harga Berkisar: Rp25.000-Rp50.000 per orang

Instagram: @serojabake.

Seroja Bake adalah neighborhood bakery dengan misi "Bakery with a Mission". Didirikan tahun 2020 oleh mahasiswa ITB, tempat ini gabungkan bahan lokal seperti singkong, kecombrang, oncom, asam jawa dalam roti, tart, dan pastry. Interior estetik instagramable dengan etalase kue menarik, ruang indoor, semi-outdoor, plus lantai dua yang cozy untuk ngobrol santai.

Menu andalannya mencakup Pavlova Musim Buah yang manis segar renyah dengan krim lembut dan buah musiman, Tart Singkong dengan varian rasa seperti coklat pekat yang pahit dan marshmallow yang meleleh, ada juga Teh Kecombrang Stroberi yang manis asam harum.  Layanan ramah, cocok untuk kawula muda Bandung yang cari pengalaman bersantap berbeda.

4. Ambrogio Patisserie

Alamat: Jl. Banda No.26, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115                       Cabang lain: Padalarang Bumi Palangkawati, Jl. Parahyangan 

Jam Buka: Setiap hari pukul 08.00-21.00 WIB

Instagram: @patisserieambrogio

Ambrogio Patisserie menghadirkan nuansa elegan dean interior minimalis dipadukan kayu alami, jendela besar, dan pencahayaan hangat, tempat ini semi-outdoor yang nyaman meski ramai. Salah satu pelopor dessert cantik di Bandung ini cocok untuk sarapan akhir pekan, ngopi sore, atau santai bareng keluarga dengan menu lengkap dari appetizer hingga main course.

Menu andalan mencakup Mille Crepe lapis yang sempurna, Rainbow Cake dengan warna memukau, Lemon Taart, Cheese Cake, Carrot Cake dengan rasa seimbang lembut tak terlalu manis, dan pas dipadukan dengan latte hangat. Hidangan berat  seperti ayam bakar atau iga bakar juga tersedia. Tempat ini tidak pernah sepi karena tempatnya yang luas, kudapan menggiurkan, dan spot fotoable. Layanan ramah, mendukung momen spesial atau sekadar mempercantik feed Instagram.

Keempat tempat dessert aesthetic di Bandung ini mulai dari The Deli Bakes, Peach of Cake Cafe, Seroja Bake, dan Ambrogio Patisserie, tawarkan lebih dari sekadar makanan manis melainkan suasana yang instagramable dengan menu variatif, harga terjangkau, dan vibe nongkrong healing. Dari Sumur Bandung hingga Pasteur, Cihapit, dan Citarum, semuanya mudah diakses di pusat kota. Planning trip ke Bandung? Masukkan ke itinerary-mu destinasi kuliner ini sekarang.

Diberdayakan oleh Blogger.