Halloween party ideas 2015

Modus Oknum ASN Otaki Penjualan Beras Oplosan 15 Ton,Dicampur Menir

, Lombok Tengah - Terungkap modus oknum Aparatur Sipil Negara ( ASN) inisial NA (40) menjadi otak penjualan beras oplosan di Lombok Tengah.

Cara oknum ASN jual beras oplosan tersebut dibongkar pihak kepolisian Satgas Pangan Subdit I Ditreskrimsus Polda NTB.

Terbongkarnya kelakuan ASN itu setelah pihak kepolisian menerima laporaan masyarakat.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Mohammad Kholid mengungkapkan, terduga pelaku mengoplos lalu menjual beras oplosan.

Beras itu dijual dengan beras oplosan bermerek beras Medium, Beraskita dan SPHP yang dipalsukan ke sejumlah pasar di Kota Mataram. 

Kholid, mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat, yang merasa kualitas beras bermerek SPHP dan Beraskita di pasaran mulai diragukan.

"Menerima informasi tersebut tim Satgas Pangan langsung bergerak, dan hasilnya mengejutkan. Ternyata beras-beras itu dioplos dengan menir, dikemas ulang dengan merek resmi seolah-olah produk Bulog. Ini jelas merugikan masyarakat," tegas Kombes Kholid dikutip TribunLombok.com, Selasa (29/7/2025).

Awalnya tim mengecek beberapa toko dan pasar seperti Pasar Pagutan dan Jempong, Kota Mataram. Di salah satu toko, yakni Toko Noval, ditemukan 9 karung merek Beras Medium yang tidak sesuai standar mutu.

Setelah ditelusuri, toko tersebut mengaku mendapatkan pasokan dari seorang sales berinisial RYR, karyawan dari NA, yang ternyata adalah otak dari pengoplosan beras tersebut.

Tim kemudian bergerak ke rumah sekaligus gudang milik NA, di BTN Pemda Dasan Geres, Lombok Barat, dan menemukan gudang mini berisi alat produksi, karung-karung kemasan ilegal, dan ribuan kilogram beras oplosan.

Dari hasil pemeriksaan, NA mengaku telah menjalankan bisnis ini selama 2 bulan, dan telah menjual sekitar 15 ton beras ke berbagai kios di Mataram.

Modusnya sederhana namun merugikan, membeli beras bagus dan menir dari penggilingan di Lombok Tengah dan Lombok Barat, serta membeli beras jatah dari pengepul di Pasar Pagutan.

Kemudian beras-beras itu dicampur dengan rasio 3 karung beras bagus + 1 karung menir, selanjutnya dikemas ulang ke karung merek SPHP, BERASKITA, dan BERAS MEDIUM ukuran 5 kg.

Beras hasil oplosan itu pun siap dijual, melalui sales menggunakan kendaraan open cup.

"Keuntungan per kemasan 5 kg sekitar Rp1.500 sampai Rp2.000. Tapi harga yang dibayar masyarakat tidak sebanding dengan kualitas. Ini jelas penipuan dan sangat membahayakan kepercayaan publik, terhadap program pangan nasional," kata Kholid.

Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil menyita antara lain 3.525 kg beras oplosan dan menir dalam berbagai kemasan, 4.277 lembar karung kemasan bermerek SPHP, BERASKITA, dan BERAS MEDIUM, 14.000 lembar karung kosong siap pakai, peralatan produksi seperti mesin blower, ayakan, mesin jahit karung, sekop, dan timbangan.

Atas perbuatannya tersebut, polisi menjerat NA dengan tiga lapis undang-undang, UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dan UU No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

"Kami ingatkan kembali, jangan main-main dengan perut rakyat. Ini soal kebutuhan dasar masyarakat. Kami akan tindak tegas siapa pun pelakunya, apalagi ini dilakukan oleh seorang aparatur sipil negara," tandas Kombes Kholid.

Polda NTB mengimbau masyarakat untuk lebih cermat memilih produk pangan, dan tak ragu melapor bila menemukan dugaan kecurangan dalam perdagangan sembako.

"Satgas Pangan Polda NTB hadir untuk memastikan pangan aman, berkualitas, dan jujur. Mari kita jaga sama-sama ketahanan pangan dari tangan-tangan curang," ucapnya.(*)

Baca Juga Daftar 10 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Imbas Gempa 8,7 SR di Rusia

- Update info tsunami Jepang hari ini, video detik-detik tsunami menerjang, 2 juta warga telah dievakuasi.

Lebih dari 2 juta warga Jepang telah dievakuasi dari ancaman tsunami yang berasal dari gempa 8,6 magnitudo di Rusia pada Rabu (30/7/2025). 

Hingga pukul 17.00 waktu Jepang, sebanyak 2 juta warga yang tinggal di pesisir Timur Jepang sudah berhasil dievakuasi seperti dimuat NHK.

Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang memerintahkan evakuasi 2 juta orang di seluruh negeri menyusul dikeluarkannya peringatan dan himbauan tsunami. 

Menurut Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi perintah evakuasi telah dikeluarkan oleh 229 kota, kota kecil, dan desa di 21 prefektur, yang berdampak pada total 967.604 rumah tangga dan 2.011.038 jiwa.

Setiap pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk segera menjauh dari pesisir dan muara sungai serta mengungsi ke pedalaman.

Prefektur Wakayama mencatat jumlah perintah evakuasi tertinggi, yaitu 367.186 jiwa, diikuti oleh Hokkaido dengan 352.923 jiwa, Kanagawa dengan 263.728 jiwa, Fukushima dengan 244.391 jiwa, dan Shizuoka dengan 239.391 jiwa.

Sementara itu akun twitter lama Kantor Perdana Menteri, "X", mengunggah peringatan tsunami dan panduan evakuasi.

Pemerintah Jepang bahu-membahu berkoordinasi untuk mengevakuasi jutaan warga yang tinggal di pesisir Timur Jepang. 

Terlebih evakuasi dilakukan di tengah cuaca panas ekstrim.

Perdana Menteri Ishiba juga telah menginstruksikan agar langkah-langkah pencegahan sengatan panas dilakukan di pusat-pusat evakuasi

"Peringatan tsunami masih berlaku, dan pemerintah bekerja sama untuk menilai situasi dan memberikan panduan evakuasi. Warga di wilayah yang telah dikeluarkan perintah evakuasi harus terus mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” tulis pemerintah Jepang, seperti dilansir WartaKotalive.com di artikel berjudul Pemerintah Jepang Evakuasi 2 Juta Warga Usai Peringatan Tsunami.

Perdana Menteri Ishiba bertemu dengan Deputi Sekretaris Kabinet untuk Manajemen Krisis Kojima, Deputi Sekretaris Kabinet untuk Manajemen Bencana Nagahashi, dan Direktur Jenderal Badan Meteorologi Jepang Nomura di Kediaman Resmi Perdana Menteri selama kurang lebih 20 menit sejak pukul 16.00 untuk menerima laporan mengenai situasi terkini. 

Ishiba kemudian menginstruksikan mereka untuk mengambil langkah-langkah menyeluruh guna mengatasi panas di pusat-pusat evakuasi, mengingat cuaca panas tersebut sangat parah bahkan di daerah-daerah yang telah dikeluarkan peringatan tsunami.

Dilaporkan tsunami setinggi 1,3 meter sudah sampai di Pelabuhan Kuji, Iwate Jepang pada Rabu (30/7/2025) pukul 14.58 waktu setempat. 

Tsunami setinggi 1,3 meter akibat gempa di Rusia sebesar 8,6 magnitudo itu sudah mencapai lokasi peringatan tsunami diberlakukan di Jepang. 

Namun di demikian, di Kota Hamanaka, Hokkaido tsunami masih setinggi 60 cm dan di Pelabuhan Tokachi, Kota Erimo dan Kota Hiroo, Hokkaido ketinggian tsunami 50 cm. 

Seperti dimuat NHK, hingga saat ini Badan Meteorologi Jepang terus memantau pasang surut air laut di stasiun pengamatan lainnya.

Peringatan tsunami telah dikeluarkan untuk pesisir Pasifik dari Hokkaido hingga Prefektur Wakayama.

“Mohon evakuasi dan cari tempat yang lebih tinggi sebisa mungkin. Jika tidak ada dataran tinggi di dekatnya, carilah tempat berlindung di atas gedung tinggi atau jauh dari pantai,” tulis peringatan Badan Meteorologi Jepang.

Sebagai informasi Kamchatka, Rusia diguncang gempa 8,6 magnitudo pada Rabu (30/7/2025).

Gempa tersebut memunculkan ancaman tsunami di negara-negara yang berbatasan dengan Samudra Pasifik. 

Ancaman tsunami itu akan mencapai sejumlah negara yang berbatasan dengan Samudra Pasifik seperti Jepang, Amerika Serikat, Filipina, dan Indonesia.

Video detik-detik tsunami menerjang Jepang bisa dilihat di sini

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

, PADANG -Simak sejumlah berita menarik seputar Sumatera Barat atau Sumbar yang dirangkum dalam populer Padang setelah tayang 24 jam terakhir di .

Ada berita terkait Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bukittinggi berencana bakal memberlakukan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Kemudian, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pesisir Selatan kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Pesisir Selatan.

Selanjutnya, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi mencatat 11 erupsi Gunung Marapi rentang 1 hingga 30 Juli 2025.

Terdapat juga berita gempa dengan magnitudo 4,4 di 77 Km Barat Daya Pariaman, Sumbar, berdasarkan data sementara BMKG sempat membuat kaget masyarakat, Rabu (30/7/2025).

Baca berita selengkapnya:

1. Polresta Bukittinggi Siapkan Tilang Elektronik, Tiga Lokasi Terpasang Kamera Canggih

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bukittinggi, Sumatera Barat berencana bakal memberlakukan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Kendati demikian, kapan akan diberlakukan ETLE atau tilang elektronik tersebut belum ada waktu pastinya.

Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polresta Bukittinggi, Ipda Azriyandi mengungkapakan bahwa ETLE merupakan sistem penegakan hukum lalu lintas, dengan memasang kamera pada jalan-jalan utama.

Hal itu dilakukan untuk mendeteksi, dan menindak pelanggaran lalu lintas secara otomatis. 

"Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Selain itu juga mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pelanggar lalu lintas," ungkapnya Rabu (30/7/2055).

Azriyandi menjelaskan, kamera tersebut bakal di pasang di beberapa tempat strategis dan akan merekam pelanggar lalu lintas.

"Pelanggarannya seperti di lampu lalu lintas karena banyak pengendara yang menerobos," pungkasnya.

"Tidak hanya itu, pengendara mobil tidak memakai sabuk pengaman, pengendara sepeda tidak memakai helm, serta pelanggaran lainnya akan terdeteksi," sambungnya.

Kata Azriyandi, di Kota Bukittinggi kamera tilang elekronik bakal dipasang sebanyak tiga unit.

"Pemasangannya seperti di Jalan By Pass dekat lampu merah Simpang Mandiangin, Jalan By Pass dekat Toko Budiman, dan di Jalan Jendral Sudirman,” terangnya.

Menurut Azriyandi, kamera yang dipasang adalah kamera yang mempunyai spek tinggi, sehingga dapat melihat dengan jelas siapa yang berada di dalam mobil tersebut.

“Jika pengendara tidak memakai sabuk pengaman akan terlihat jelas, dan pelanggaran ini dicatat oleh petugas di kantor Traffic Management Center (TMC), atau pusat pengendali lalu lintas," jelasnya.

Ia menuturkan, petugas nantinya bakal membuat surat tilang atas pelanggaran yang telah dilakukan, dan kemudian dikirimkan ke alamat pelanggar sesuai dengan alamat di STNK. 

“Bagi pelanggar pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank, atau saat akan membayar pajak kendaraan,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, saat sekarang pihaknya masih melakukan persiapan, dan dalam waktu dekat akan dilakukan serah terima dari Korlantas Polri. 

“Meskipun tilang elekronik telah diberlakukan nantinya, tilang manual masih tetap dilaksanakan terhadap pelanggar yang tidak tertangkap kamera tilang elekronik," sebutnya.(*)

2. Polres Pesisir Selatan Gerebek Rumah Nelayan di Batang Kapas, Dua Paket Sabu Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pesisir Selatan kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Pesisir Selatan.

Seorang pria berinisial E (37) berprofesi sebagai nelayan, diamankan polisi usai penggerebekan di rumahnya di Kampung Koto Baru Sungai Pampan, Kenagarian Koto Nan Tigo IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Selasa (29/7/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kasatresnarkoba AKP Hardi Yasmar dalam keterangannya mengatakan penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan dugaan aktivitas transaksi narkotika di kawasan tersebut.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, tim opsnal Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian. Saat mendatangi rumah terduga pelaku, petugas langsung melakukan penggerebekan dan menemukan pelaku di dalam rumahnya," ungkap Hardi, Rabu (30/7/2025).

Hardi menyebut hasil penggeledahan petugas menemukan dua paket kecil sabu yang dibungkus plastik klip bening, satu set alat hisap sabu (bong) dan satu unit handphone merek Oppo warna gold.

"Tersangka E mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya. Saat ini, tersangka dan barang bukti telah diamankan ke Mapolres Pesisir Selatan untuk proses hukum lebih lanjut," ujarnya.

Hardi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Pesisir Selatan.

"Kami berkomitmen memberantas narkotika sampai ke akar-akarnya demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba," pungkasnya.(*)

3. Pos PGA Bukittinggi Sumbar Catat 11 Kali Erupsi Marapi Sepanjang Juli 2025

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi mencatat 11 erupsi Gunung Marapi rentang 1 hingga 30 Juli 2025.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pos PGA, Ahmad Rifandi saat didatangi langsung oleh di kantornya, Rabu (30/7/2025).

Ahmad Rifandi mengatakan bahwa selama Juli 2025, pihaknya mencatat erupsi Marapi sebanyak 11 kali.

"Data tersebut terhitung sejak 1 hingga 30 Juli 2025," ungkapnya saat memberikan keterangan.

Ia lalu menjelaskan, erupsi Marapi pertama terjadi pada tanggal 7 Juli 2025 pada pukul 13:59 WIB.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,1 mm dan durasi kurang lebih 46 detik," kata Ketua Pos PGA tersebut.

"Kolom abu tidak teramati lantaran tertutup kabut," sambungnya.

Lalu, erupsi Marapi kembali terjadi dalam selang waktu 4 hari, yaitu pada tanggal 11 Juli 2025.

"Erupsi ini terjadi pada pukul 00:22 WIB, namun tinggi kolom abu tidak teramati lantaran tertutup kabut," terangnya.

Erupsi selanjutnya masih di hari yang sama, namun terjadi pada pukul 00:46 WIB.

"Kolom abu juga tidak teramati karena terhalang kabut," pungkasnya.

Kata Ahmad Rifandi, setelah 3 hari berlalu, Gunung Marapi kembali erupsi pada tanggal 14 Juli 2025 sebanyak 2 kali.

"Erupsi pertama pada pukul 03:18 WIB dan kedua 19:15 WIB. Tinggi kolom abu keduanya tidak tampak lantaran tertutup kabut," tuturnya.

Erupsi selanjutnya terjadi pada tanggal 15 Juli 2025, sekira pukul 10:23 WIB. Namun kolom abu juga tidak teramati.

Ahmad Rifandi menerangkan, Gunung Marapi kembali erupsi pada tanggal 16 Juli 2025, pukul 10:42 WIB.

"Kolom abu dari erupsi Marapi ini tercatat pada ketinggian 1.200 meter," jelasnya.

Pada 18 Juli 2025, Gunung Marapi kembali erupsi sekira pukul 18:51 WIB dan muntahkan kolom abu setinggi 1.000 meter.

Ahmad Rifandi menjelaskan, setelah 5 hari, pada tanggal 23 Juli juga kembali erupsi.

"Kolom abu teramati setinggi 1.600 meter. Erupsi tercatat pada pukul 07:23 WIB," ungkapnya.

Ia menambahkan, erupsi Marapi kembali terjadi pada tanggal 25 dan 27 Juli 2025.

"Kolom abu dar erupsi Marapi pada tanggal 25 dan 27 sama-sama tidak teramati, lantaran tertutup kabut," tambahnya.(*)

4. Warga Dikagetkan Gempa Magnitudo 4,4 di Pariaman, Dirasakan dalam Durasi Singkat

Gempa dengan magnitudo 4,4 di 77 Km Barat Daya Pariaman, Sumbar, berdasarkan data sementara BMKG sempat mengejutkan masyarakat, Rabu (30/7/2025).

Gempa ini terasa cukup kiat bagi sejumlah masyarakat, terutama yang sedang berada di dekat pesisir pantai sekira pukul 14.46 WIB.

Seorang warga Rido mengatakan, sempat merasakan gempa tersebut saat sedang menikmati makan siang di kawasan Pantai Tiram, Kabupaten Padang Pariaman.

“Tadi saya merasakannya, tapi tidak begitu besar. Seperti bergetar sebentar, namun tidak saya pedulikan,” ujarnya.

Menurutnya gempa yang terjadi tidak begitu besar namun terasa dalam durasi yang sangat singkat.

Pengunjung tempat makan lainnya juga membenarkan pernyataan tersebut, meski tidak mengetahui bahwa memang terjadi gempa saat itu.

Menurut mereka gempa yang terjadi dalam beberapa waktu ke belakang secara tidak langsung membuat masyarakat lebih waspada.

“Semoga tidak ada gempa lanjutan dan musibah lain,” ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah barat daya Kota Pariaman, Sumatera Barat, pada Selasa (30/7/2025) siang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi awal melalui akun resminya, @infoBMKG, beberapa saat setelah kejadian.

“#Gempa Mag:4.4, 30-Jul-2025 14:46:24 WIB, Lok:1.21LS, 99.75BT (77 km BaratDaya PARIAMAN–SUMBAR), Kedlmn:26 Km,” tulis BMKG dalam pernyataan resminya.

BMKG juga menyebutkan bahwa informasi ini bersifat sementara dan dapat berubah sesuai pembaruan data.

“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” lanjut pernyataan tersebut.(*)

Merger BUMN Karya, Ini Kesiapan Internal WIKA

JAKARTA, Wacana integrasi BUMN Karya semakin mengemuka, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat industri konstruksi nasional.

Meskipun detail implementasinya masih dalam kajian, WIKA telah mempersiapkan diri secara internal untuk beradaptasi dengan skema yang akan diputuskan.

Corporate Secretary WIKA Ngatemin menjelaskan bahwa proses integrasi ini melibatkan kerja sama erat dengan konsultan, Danantara, dan Kementerian BUMN, dengan diskusi rutin yang membahas berbagai skenario.

Ngatemin menegaskan bahwa tujuan utama integrasi adalah konsolidasi dan penyehatan BUMN Karya.

"Tujuan konsolidasinya adalah high top of cover, kuat BUMN-nya, sustain, untuk bisa lebih sehat," ujarnya.

Ia percaya bahwa penurunan beban keuangan dan peningkatan fundamental perusahaan akan menjadi hasil dari proses ini.

Meskipun WIKA belum mengetahui secara pasti dengan siapa akan dipasangkan dalam integrasi, berbagai opsi sedang dikaji dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kondisi keuangan, sumber daya manusia (SDM), prospek bisnis, dan good corporate governance (GCG).

"Kami ikuti saja prosesnya seperti apa saja karena tentunya ada beberapa opsi dengan mempertimbangkan banyak faktor," kata Ngatemin, Rabu (30/7/2025).

Ia juga menambahkan, WIKA sangat mendukung langkah ini karena akan berdampak positif pada konsolidasi kekuatan BUMN di masa depan.

Kesiapan Internal WIKA Menuju Integrasi

WIKA telah memulai persiapan internal secara proaktif untuk menghadapi integrasi. Langkah-langkah yang diambil meliputi penyehatan sistem di mana Perusahaan terus meningkatkan sistem internal melalui digitalisasi dan tata kelola yang lebih baik.

Kemudian peningkatan kompetensi SDM yakni pengembangan kemampuan dan kompetensi menjadi prioritas agar siap menghadapi struktur organisasi yang baru pasca-integrasi.

Ngatemin menekankan pentingnya kesiapan psikologis karyawan dalam menghadapi perubahan ini.

WIKA juga secara aktif menyiapkan dan menyerahkan data-data yang diminta oleh tim integrasi, termasuk informasi terkait keuangan, eksistensi, dan posisi pasar perusahaan.

"Kami pada prinsipnya mendukung, Mas. Kita menerima dan mendukung karena tujuannya baik, Mas, yaitu peningkatan seluruh varian," kata Ngatemin.

WIKA juga melihat integrasi ini sebagai peluang untuk menyelesaikan masalah proyek-proyek yang menjadi beban, seperti proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

"Kalau ini bisa menjadi sesuatu yang menolong bagi WIKA, kami sangat berterima kasih," ujarnya.

Meskipun WIKA tidak terlibat langsung dalam pengambilan keputusan inti terkait integrasi, mereka terlibat dalam tim yang menyiapkan data dan analisis.

Ngatemin menekankan bahwa WIKA siap menerima keputusan apa pun dari Kementerian BUMN, karena tujuannya adalah menyehatkan perusahaan.

"Harus siap, harus siap. Apapun keputusan Danantara," katanya.

WIKA berharap integrasi dapat segera terlaksana agar perusahaan dapat bergerak lebih cepat dan realistis dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan.

Ini adalah langkah strategis untuk memastikan WIKA tetap menjadi pemain utama di industri konstruksi Indonesia.

Tantangan Integrasi

Mengenai tantangan spesifik dalam proses integrasi, Ngatemin mengakui bahwa WIKA, sebagai pihak yang dilibatkan bukan sebagai eksekutor utama, tidak memiliki detail lengkap mengenai hambatan yang ada.

Namun, ia menyadari bahwa kompleksitas proses dan kebutuhan untuk menyelaraskan berbagai kepentingan mungkin menjadi faktor.

"Kesulitannya apa sebenarnya? Ya karena kami tidak eksekusi, dari kami tidak tahu persis betul apa sih kenapa tidak terjadi," jelasnya.

Dia menegaskan bahwa saat ini WIKA dilibatkan secara langsung dalam tim integrasi, sebuah perbedaan signifikan dari proses sebelumnya.

WIKA siap menerima penugasan apa pun dari pemerintah, termasuk penugasan proyek-proyek yang membutuhkan penyehatan di awal.

WIKA juga siap mengambil proyek dengan kondisi yang menantang sekalipun demi percepatan penyehatan.

Pada akhirnya, WIKA optimistis bahwa integrasi ini akan membawa dampak positif dan mempercepat proses penyehatan perusahaan.

Negara-negara yang Sulit untuk Mendapatkan Kewarganegaraan

, Jakarta - Mendapatkan kewarganegaraan, terutama melalui proses naturalisasi, merupakan hal yang sulit di banyak negara. Berbagai faktor bisa menjadi penghambat, menjadikan proses memperoleh kewarganegaraan sebagai prosedur yang kompleks dan memakan waktu.

Negara-negara ini termasuk yang paling sulit untuk mendapatkan kewarganegaraan disebabkan oleh beberapa alasan, seperti persyaratan tinggal yang lama, kemampuan berbahasa, serta faktor budaya dan agama.

Dikutip dari Jagran Josh dan Crown Relo, berikut negara-negara yang sulit menerbitkan kewarganegaraan:

1. Qatar

Qatar merupakan negara yang terletak di Teluk Persia dan dikenal karena kekayaan luar biasanya dari industri gas alam. Negara ini terkenal dengan persyaratan ketat untuk memperoleh kewarganegaraan.

Bagi warga asing yang ingin menjadi warga negara Qatar, mereka harus tinggal secara terus-menerus di negara tersebut selama 25 tahun. Kemampuan berbahasa Arab, catatan perilaku yang bersih, serta bukti bahwa memiliki sumber keuangan yang cukup untuk menghidupi diri sendiri menjadi syarat utama.

Selain itu, menurut hukum di Qatar, kewarganegaraan ganda tidak diizinkan, sehingga pemohon harus melepaskan paspor asalnya.

Satu syarat tambahan lainnya adalah kemungkinan harus masuk Islam. Doha News melaporkan bahwa Qatar hanya memberikan kewarganegaraan kepada sekitar 50 orang asing per tahunnya.

2. Vatikan

Kota Vatikan dikenal sebagai negara berdaulat terkecil di dunia dengan jumlah penduduk yang sangat sedikit, sekitar 450 warga negara. Jumlah yang kecil ini disebabkan oleh aturan kewarganegaraan yang sangat ketat.

Kota Vatikan hanya memberikan kewarganegaraan dalam tiga keadaan luar biasa, yaitu jika seseorang adalah seorang kardinal yang tinggal di Kota Vatikan atau Roma, bertugas sebagai diplomat yang mewakili Tahta Suci, atau tinggal di Kota Vatikan karena bekerja di dalam Gereja Katolik.

3. Liechtenstein

Terletak di antara Austria dan Swiss, Liechtenstein yang merupakan negara kecil dengan total sekitar 40.000 penduduk menetapkan proses panjang untuk memperoleh kewarganegaraan.

Merujuk pada laporan dari Liechtenstein Institute, sebuah pusat penelitian ilmiah dan lembaga akademik di Bendern, warga asing harus menetap selama minimal 30 tahun sebelum bisa mengajukan naturalisasi.

Namun masa tinggal ini bisa dipersingkat menjadi 10 tahun jika mendapat persetujuan dari komunitas lokal atau melalui pernikahan. Bahkan menikahi warga Liechtenstein dapat mempercepat proses tersebut hingga hanya memerlukan waktu lima tahun.

4. Bhutan

Bhutan merupakan sebuah kerajaan terpencil di pegunungan Himalaya yang dikenal dengan kebijakan masuk yang sangat ketat. Kebijakan ini berlaku bagi wisatawan dan orang asing yang ingin mendapatkan kewarganegaraan di sana.

Bagi warga asing tanpa keturunan Bhutan, proses menjadi warga negara mensyaratkan tinggal di Bhutan setidaknya selama 20 tahun. Sesuai Undang-Undang Kewarganegaraan Bhutan 1985, selama masa tinggal tersebut, pemohon harus menjaga perilaku tanpa cela dan dilarang mengkritik monarki Bhutan.

Pemerintah juga berhak menolak permohonan kewarganegaraan tanpa penjelasan apa pun, bahkan kewarganegaraan yang sudah diberikan bisa dicabut jika pemiliknya kemudian menyampaikan kritik terhadap raja atau negara.

5. Arab Saudi

Arab Saudi, negara kaya minyak yang menaungi kota suci Mekkah dan Madinah, memberlakukan syarat ketat bagi siapa pun yang ingin menjadi warga negaranya. Pemohon harus tinggal minimal 10 tahun di negara itu dan fasih berbahasa Arab.

Tak hanya itu, situs resmi pemerintah menyebut bahwa pemohon juga wajib memiliki riwayat hukum yang bersih serta dinilai memiliki moral yang baik. Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Menteri Dalam Negeri. Arab Saudi tidak mengizinkan kewarganegaraan ganda, sehingga pemohon harus bersedia melepaskan kewarganegaraan lamanya.

6. Kuwait

Bertetangga dengan Arab Saudi, Kuwait juga menerapkan syarat kewarganegaraan yang sama ketatnya. Berdasarkan Undang-Undang Kewarganegaraan Kuwait 1959, seseorang hanya bisa mengajukan naturalisasi setelah menetap di Kuwait setidaknya selama 20 tahun, fasih berbahasa Arab, dan menganut agama Islam, baik sejak lahir maupun melalui proses konversi.

Seperti kebanyakan negara di kawasan Teluk, Kuwait juga tidak mengakui kewarganegaraan ganda, menjadikannya salah satu negara yang paling sulit di dunia untuk memperoleh status kewarganegaraan.

7. Swiss

Swiss dikenal memiliki salah satu proses kewarganegaraan paling ketat di Eropa. Bagi warga asing yang ingin menjadi warga negara, mereka wajib tinggal di Swiss minimal 10 tahun dan mengantongi izin tinggal permanen jenis ‘C’.

Kemampuan berbahasa dalam salah satu bahasa nasional, yaitu Jerman, Prancis, Italia, atau Romansh juga menjadi syarat utama. Proses naturalisasi di Swiss melibatkan persetujuan bertingkat dari pemerintah pusat, kanton, hingga pemerintah lokal, masing-masing dengan ketentuan yang berbeda.

8. Cina

Cina juga dikenal memiliki aturan kewarganegaraan yang sangat ketat bagi warga asing. Undang-undang Kewarganegaraan Republik Rakyat Cina memang membuka peluang bagi orang asing untuk menjadi warga negara, biasanya melalui hubungan keluarga dengan warga negara Cina atau alasan sah lainnya. Namun proses ini sangat sulit dan peluangnya hampir tertutup, terutama bagi mereka yang tidak memiliki ikatan keluarga di Cina.

Tidak dijelaskan secara pasti berapa lama seseorang harus tinggal atau apa saja kriteria yang dibutuhkan untuk mengajukan kewarganegaraan. Sejak berdirinya negara ini, hanya beberapa ratus warga asing yang berhasil mendapatkan status kewarganegaraan, dan umumnya karena dianggap memiliki keistimewaan tertentu.

Karena proses naturalisasi yang rumit, sebagian besar warga asing memilih jalur untuk tinggal di Cina, seperti melalui visa kerja atau visa Z. Visa ini diberikan kepada mereka yang mendapat tawaran kerja dari perusahaan di Cina dan memungkinkan pemegangnya untuk masuk serta tinggal selama 30 hari awal.

Dalam periode tersebut, pemegang visa dan perusahaan tempatnya bekerja wajib mengurus izin tinggal sementara yang masa berlakunya bisa mulai dari 90 hari hingga lima tahun, tergantung kontrak kerja yang disepakati.

9. Korea Utara

Korea Utara merupakan negara tertutup yang kerap disebut sebagai "Kerajaan Pertapa". Negara ini juga dikenal memiliki proses kewarganegaraan yang sangat misterius dan sulit diakses.

Meski tidak banyak informasi resmi tentang syarat menjadi warga negara Korea Utara, sebuah laporan dari Southern Methodist University, Texas, menyebutkan bahwa kewenangan untuk memberikan kewarganegaraan berada di tangan Presidium Majelis Tertinggi Rakyat. Selain itu, negara ini tidak mengizinkan kewarganegaraan ganda.

10. Jepang

Jepang juga menjadi salah satu negara yang menetapkan syarat ketat bagi warga asing yang ingin menjadi warga negaranya. Kementerian Kehakiman Jepang menyebut bahwa orang asing harus tinggal secara terus-menerus selama setidaknya lima tahun dan memiliki perilaku yang baik.

Undang-Undang Kewarganegaraan Jepang 1950 juga menegaskan bahwa pemohon harus mampu mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri dan tidak terlibat dalam kelompok yang bertujuan menggulingkan pemerintah.

Meski Jepang tidak mengakui kewarganegaraan ganda, persyaratan bahasa tergolong longgar. Negara ini hanya menetapkan kemampuan dasar yang memadai untuk komunikasi sehari-hari.

11. Austria

Seperti halnya negara-negara Uni Eropa lainnya, Austria memiliki salah satu proses terpanjang untuk memperoleh status kewarganegaraan. Warga negara non-Uni Eropa harus memiliki izin tinggal untuk menetap lebih dari enam bulan.

Selain itu, bagi mereka yang berencana tinggal lebih lama dari 24 bulan, diwajibkan menandatangani perjanjian integrasi yang mengharuskan mereka berpartisipasi dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya Austria. Ketika sudah menjadi penduduk tetap selama 10 tahun dan ingin mengajukan kewarganegaraan, mereka juga harus melepaskan kewarganegaraan asalnya.

Vidya Amalia Rimayanti berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Fakta Unik Mengenai KIDOS Band yang Jarang Diketahui Orang!

Kidos Band menyimpan banyak fakta unik yang jarang diketahui orang, meskipun mereka sudah dikenal luas sebagai grup musik anak-anak yang berbakat dari Indonesia.

Salah satu keunikan Kidos Band adalah keterlibatan langsung para anggotanya—Marvin, Tata, Michael, Mercy, dan Zeth—dalam proses penciptaan dan pengaransemenan lagu-lagu mereka, bukan hanya sebagai penyanyi atau pemain alat musik biasa.

Misalnya, Michael tidak hanya menjadi drummer, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mengaransemen dan menciptakan lirik lagu seperti "Jadi yang Terbaik".

Tak hanya itu, masih banyak lagi fakta unik dari KIDOS Band, mau tahu lebih lengkap? Yuk simak artikel dari mengenai fakta unik KIDOS Band yang jarang diketahui orang!

1. Lagu Jadi yang Terbaik merupakan lagu favorit mereka

Saat ditanya mengenai lagu favorit mereka dari KIDOS Band, semua personil KIDOS Band kompak menjawab bahwa lagu favorit mereka adalah "Jadi yang Terbaik".

Lagu ini dirilis pada Hari Anak Sedunia tahun 2024 lalu, atau tepatnya pada tanggal 20 November 2024. anggal perilisan ini dipilih sebagai momentum untuk memberi semangat dan inspirasi kepada anak-anak Indonesia, sejalan dengan pesan lagu yang menekankan pentingnya semangat berprestasi dan identitas budaya anak-anak.

Lagu "Jadi yang Terbaik" dari Kidos Band diciptakan bersama oleh Olivia Ilona Tunjang sebagai komposer utama, dengan partisipasi tiga anggota Kidos Band yakni Michael, Mercy, dan Marvin dalam proses penciptaan lirik dan musiknya.

Olivia Ilona juga berperan sebagai arranger utama yang berkolaborasi dengan para anggota band dalam menghasilkan lagu ini

2. Junso, personil KIDOS Band paling jahil

Junso, presenter dari KIDOS Band merupakan personil KIDOS Band yang paling jahil. Hal ini dijelaskan oleh Tata, vokalis KIDOS Band pada saat sesi wawancara di IDN HQ, Jakarta (26/7/2025),

"Kalau kita lagi cerita horror nih, tau-tau di belakang dia tiba-tiba 'huaaa', gitu, jadi kita semua kaget."

Keisengan Junso ini sering terjadi saat mereka sedang berkumpul bersama di tempat latihan. Pernyataan Tata tersebut juga diperkuat oleh Malika yang menyetujui bahwa Junso merupakan personil yang paling jahil.

Namun, Junso tidak sendirian, ada Marvin juga yang merupakan rekan jahilnya di KIDOS Band. Kalau kata mereka sih, Junso nomor 1 dan Marvin nomor 2.

3. Berkumpul dan bercengkerama, cara mereka mengatasi lelah setelah berlatih

Sebagai seorang performer juga sebagai anak sekolah, tentunya mereka pasti mengalami kesibukan dan aktivitas yang sangat padat.

Mereka harus pintar membagi waktu antara sekolah, perform, dan latihan. Akibat dari padatnya aktivitas tersebut, tentunya mereka sering merasa kelelahan.

Namun, mereka bisa mengatasi rasa lelah itu dengan sendirinya. Seluruh KIDOS Band kompak menjawab cara melepas lelah mereka adalah dengan berkumpul bersama dan bercanda bersama.

"Sebenernya kalau cape itu pasti cape ya. Tapi kalau sama mereka kenapa ya, bawaannya langsung seneng lagi aja. Misal lagi kayak, 'Haduh cape'. Pas gabung sama mereka jadi gak jadi cape lagi deh." Ungkap Malika.

Semua personil KIDOS Band setuju dengan ungkapan Malika tersebut, bercanda dan berkumpul bersama KIDOS Band membuat energi mereka terisi kembali.

4. Michael si paling aktif dan ambisius

Dari semua personil KIDOS Band, ada satu personil yang paling aktif dan ambisius. Anggota tersebut adalah Michael.

Michael disebut aktif karena dirinya selalu energik saat sedang latihan dan tampil. Permainan drum-nya disebutkan bahwa sangat berenergi.

Tak hanya aktif, MIchael juga ternyata ambisius. Dirinya kerap mengingatkan teman-temannya untuk fokus berlatih saat latihan sedang berlangsung.

Atau, dirinya selalu menegur teman-teman yang lainnya apabila terlalu banyak bercanda saat latihan sedang dilakukan.

5. Pintar membagi waktu antara sekolah, perform, dan latihan

Semenjak mereka aktif menjadi seorang anggota KIDOS Band, tentu saja hal itu membuat mereka memiliki akvitas yang padat.

Jadwal antara sekolah, latihan, perform, bahkan les itu saling berdekatan. Mereka harus sigap dan siap melakukan semua aktivitas itu secara beriringan.

Namun, karena hal tersebutlah personil KIDOS Band bisa belajar mengenai pengelolaan waktu. Jadwal yang padat membuat mereka belajar untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya.

Menurut penuturan Tata, dirinya bisa mengerjakan tugas sekolah disela-sela waktu istirahatnya saat latihan. Sehingga tidak ada waktu yang terbuang begitu saja.

Itu dia fakta unik mengenai KIDOS Band. Apakah Mama baru mengetahuinya juga?

3 Lirik Lagu yang Dinyanyikan KIDOS Band pada Acara Hari Anak Bahagia Profil dan Biodata Personil KIDOS Band, Band Anak Masa Kini Lirik Lagu Desaku, Lagu Anak Indonesia yang Memuji Tanah Air

BPBD Sulawesi Utara Koordinasi dengan BPBD Talaud Pasca Peringatan Tsunami Akibat Gempa Rusia 8,7

- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bergerak cepat melakukan antisipasi terkait informasi adanya tsunami yang akan terjadi di Kabupaten Talaud.

Staf BPBD Sulut Dani Repi menjelaskan bahwa saat ini sudah berkordinasi dengan BPBD Talaud untuk mengabarkan perkembangan kondisi di sana.

"Kita sudah melakukan koordinasi," jelasnya saat dihubungi, Rabu (30/7/2025).

Katanya, setelah melihat Warning Receiver System (WRS) dari BMKG akibat gempa hebat dari Rusia bisa kena Maluku Utara, Gorontalo dan Sulawesi Utara.

"Jaraknya 6000 kilometer lebih diatas jepang," jelasnya.

Sebelumnya pada Rabu, 30 Juli 2025, pukul 06:24:50 WIB di dekat pesisir timur Kamchatka, Rusia diguncang gempa bumi tektonik.

Hasil analisis parameter update menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo M8,7 Episenter gempabumi terletak pada koordinat 52,51° LU; 160,26° BT pada kedalaman 18 km.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi:

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka.

Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault).

Berdasarkan laporan PTWC gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam.

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian Tsunami kurang dari 0.5m), di wilayah :

1. Talaud (ETA 14:52:24 WITA)

2. Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA)

3. Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT)

4. Manokwari (ETA 16:08:54 WIT)

5. Rajaampat (ETA 16:18:54 WIT)

6. Biaknumfor (ETA 16:21:54 WIT)

7. Supiori (ETA 16:21:54 WIT)

8. Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT)

9. Jayapura (ETA 16:30:24 WIT)

10. Sarmi (ETA 16:30:24 WIT)

Oleh karena itu, masyarakat pesisir di wilayah tersebut untuk tetap tenang dan menjauhi pantai.

Tindakan saat terjadi gempa

Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa:

1. Tetap tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

4. Di kerumunan

Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.

(/Ren)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp :KLIK

Diberdayakan oleh Blogger.