Halloween party ideas 2015
Tampilkan postingan dengan label turnamen. Tampilkan semua postingan

medkomsubangnetwork, - Hasil menggembirakan diraih tim bulu tangkis Indonesia dalam babak 16 besar Malaysia Open 2026. Lima wakil Merah Putih yang beraksi pada Kamis (8/1), semuanya meraih kemenangan, termasuk Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang membuat kejutan besar.

Rangkaian babak 16 besar Malaysia Open 2026 telah tuntas. Lima wakil Indonesia menunjukkan performa ciamik di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (8/1).

Jonatan Christie jadi wakil Indonesia pertama yang gacor di babak kedua turnamen pembuka BWF World Tour 2026. Pebulu tangkis tunggal putra andalan itu sukses mengandaskan Leong Jun Hao (Malaysia).

Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie yang juga unggulan kermpat turnamen, menang dua gim langsung atas wakil tuan rumah tersebut dengan skor 21-18, 21-11.

"Hari ini saya mencoba buat lebih mengontrol jalannya pertandingan, mengontrol diri juga untuk lebih tenang, lebih sabar dan saya rasa itu cukup berhasil," kata Jojo dalam keterangan resmi PP PBSI.

"Mengatasi tekanan dengan selalu menikmati ketika melawan musuh yang memang bermain tuan rumah. Ya bagaimanapun juga pasti harusnya dia yang lebih tertekan, karena bermain di rumah sendiri dan konotasinya kan harus bermain bagus atau harus menang. Jadi, justru malah saya bermain nothing to lose, saya bermain se-enjoy mungkin, se-menikmati mungkin," tambahnya.

Keberhasilan Jojo diikuti pasangan Febriana/Trias. Duet ganda putri itu juga meraih kemenangan atas wakil tuan rumah Malaysia.

Bedanya, lawan Febriana/Trias lebih tangguh. Bahkan, bukan kaleng-kaleng, yakni Pearly Tan/Thinaah Muralitharan yang merupakan duet ganda putri nomor dua dunia.

Febriana/Trias berhasil menang atas Pearly Tan/Thinaah Muralitharan lewat duel ketat yang berlangsung dalam waktu 54 menit selama dua gim dengan skor 26-24, 21-17. Ini jadi kemenangan perdana mereka setelah empat pertemuan sebelumnya selalu kalah.

"Alhamdulillah kami bisa bermain dengan baik hari ini. Dari awal sudah siap akan bermain seperti apa, dengan segala tekanan karena mereka main di depan publik sendiri, tapi kami fokus ke main kami saja," kata Ana, sapaan akrab Febriana.

"Kami masih ingat rasanya di final SEA Games kemarin, sudah unggul 3-4 poin di gim ketiga tapi tersusul dan akhirnya kalah oleh mereka. Rasa sakitnya kami ingat dan jadi tambahan motivasi untuk tidak terulang lagi hari ini," tambah dia.

Kemenangan demi kemenangan pun terus diraih tiga wakil Indonesia lain di 16 besar Malaysia Open 2026. Dua di antaranya dari sektor ganda putra atas nama Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Sabar/Reza mengalahkan ganda putra Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju. Sedangkan Fajar/Rian meraih kemenangan atas wakil Taiwan lainnya, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh.

Adapun satu wakil lain yang juga dapat hasil apik adalah Putri Kusuma Wardani. Satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia itu menang atas Zhang Baiwen dari Amerika Setikat lewat duel rubber dalam tempo 49 menit dengan skor 5-21, 21-16, dan 21-18.

Hasil ini membuat kelima wakil Indonesia masih akan bertarung di Malaysia Open 2026. Peluang gelar juara pun masih terbuka dan mereka bakal tampil di perempat final pada Jumat (9/1).

Hasil Wakil Indonesia di Babak 16 Besar Malaysia Open 2026, Kamis (8/1)

Lapangan 1

Match 5 (WD) - Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia/2): 26-24, 21-17

Match 10 (MD) - Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh (Chinese Taipei) vs Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (6): 19-21, 19-21

Match 11 (WS) - Baiwen Zhang (USA) vs Putri Kusuma Wardani (6): 21-5, 16-21, 18-21

Match 12 (MD) - Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju (Korea) vs Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (8): 21-10, 14-21, 21-19

Lapangan 2

Match 5 (MS) - Leong Jun Hao (Malaysia) vs Jonatan Christie (4): 18-21, 11-21

Jadwal live final badminton SEA Games 2025 tim putri Indonesia vs Thailand Rabu 10/12/25, ada LINK
Ringkasan Berita:
  • Pertandingan Final Badminton SEA Games 2025 Tim Putri Indonesia Vs Thailand akan berlangsung pada hari Rabu, 10 Desember 2025 pukul 10.00 WIB
  • Dimana pertandingan ini bisa ditonton secara streaming melalui iNews Tv dan platform Vision+.
  • Adapun dalam Laga Final ini Putri KW diperkirakan tetap jadi tunggal pertama Indonesia menghadapi Pornpawee Chochuwong. Sementara Gregoria Mariska yang turun sebagai tunggal kedua menghadapi Ratchanok Intanon.
 

medkomsubangnetwork Artikel kali ini akan menyajikan informasi jadwal Live Streaming Final Badminton SEA Games 2025 Tim Putri Indonesia Vs Thailand.

Diketahui bahwasanya Tim Putri Indonesia dalam SEA Games 2025 berhasil maju ke babak final setelah berhasil mengalahkan tim dari Malaysia dengan skor 3-2. 

Meskipun awalanya sempat tertinggal dengan skor 1-2 pada partai ketiga, namun Indonesia mampu membalikkan keadaan pada nomor 2 terakhir.

Perwakilan Tim Putri Indonesia yang berhasil meraih kemenangan adalah Putri Kusuma Wardani dan Mutiara Ayu Puspitasari di nomor tunggal, dan ganda Febriana Dwipuji Kusuma/Meilsya Trias Puspitasari. 

Sementara Gregoria Mariska Tunjung (tunggal) dan Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum (ganda), gagal meraih kemenangan.

Adapun jadwal Final Badminton SEA Games 2025 untuk Tim Putri Indonesia Vs Thailand berlangsung pada Hari Rabu, 10 Desember 2025 di Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Thailand pukul 10.00 WIB dan akan disiarkan oleh iNews Tv secara langsung.

Sementara Thailand di lain pihak lolos ke final dengan meyakinkan. Ratchanok Intanon dan kawan-kawan menang 3 match langsung atas Singapura. 

___

Jadwal Final Badminton SEA Games 2025 Tim Putri Indonesia VS Thailand

Sebelumnya Laga Semi Final Badminton SEA Games 2025 berlangsung pada Hari Senin (8/12/2025), dan untuk Final Badminton SEA Games 2025 akan dilangsungkan pada Hari Rabu (10/12/2025).

Kanapa tidak dilansungkan hari ini, Selasa (9/12/2025)?

Hal ini dikarenakan pada hari ini tepatanya Selasa 9 Desember 2025 akan ada Opening Ceremony SEA Games 2025 maka dari itu untuk jadwal Final Badminton SEA Games Tim Putri maupun Putra akan berlangsung besok, Rabu 10 Desember 2025 mulai pukul 10.00 WIB.

Di final beregu putri, Indonesia bakal menghadapi Thailand untuk memperebutkan medali emas. Putri KW dan kawan-kawan bakal bekerja keras untuk membuat kejutan sekaligus menghentikan dominasi Thailand di sektor putri.

Di laga final, Putri KW diperkirakan tetap jadi tunggal pertama Indonesia. Dia berpotensi menghadapi Pornpawee Chochuwong. Sementara Gregoria Mariska yang turun sebagai tunggal kedua menghadapi Ratchanok Intanon.

Adapun di nomor ganda, Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum tetap jadi ganda pertama. Meski kalah dari pasangan Malaysia di babak semifinal, Indonesia tidak memiliki banyak pilihan di nomor ganda putri.

Sementara ganda kedua mengandalkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilsya Trias Puspitasari. Sedangkan di nomor tunggal ketiga ada Mutiara Ayu Puspitasari yang jadi kunci keberhasilan Indonesia ke final.

Diketahui sebelumnya, Laga Final Badminton beregu tahun ini menjadi pertandingan ulangan SEA Games 2023 di Kamboja.

Saat itu, tim beregu putra dan putri Indonesia berhadapan dengan lawan yang sama.

Tim beregu putra Indonesia mampu meraih medali emas setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1.

Sementara tim beregu putri Indonesia harus puas dengan medali perak seusai kalah dari Thailand dengan skor 0-3.

Besar harapan, Alwi dkk mampu mempertahankan medali emas SEA Games.

Begitu pula dengan Putri KW cs, mereka diharapkan bisa memperbaiki catatan prestasi mereka dengan raihan medali emas SEA Games 2025.

Berikut jadwal selengkapnya Final Badminton SEa Games 2025 Tim Putri Indonesia Vs Thailand pada Rabu, 10 Desember 2025:

  1. Pertandingan: Indonesia vs Thailand
  2. Kejuaraan: SEA Games 2025
  3. Cabang Olahraga: Badminton Beregu Putri
  4. Venue: Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Thailand
  5. Jadwal: Rabu, 10 Desember 2025 pukul 10.00 WIB
  6. Live: Siaran langsung iNews TV dan live streaming Vision+

Bagi Anda yang ingin menyajikan pertandingan ini secara langsung bisa klik tautan dibawah ini.

  • Nonton Live Streaming Final Badminton SEA Games 2025 Tim Putri Indonesia Vs Thailand 

(medkomsubangnetwork/Putri Kusuma Rinjani)

***

Artikel lainnya di google news.

Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp medkomsubangnetwork

32 Negara Piala Dunia: Ronaldo Lolos, Italia Terancam
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 32 negara sudah memastikan lolos ke Piala Dunia 2026. 
  • Portugal mengamankan tiket setelah menang telak 9-1 atas Armenia, sementara Norwegia lolos untuk pertama kalinya sejak 1998 usai menundukkan Italia 4-1. 
  • Di sisi lain, Indonesia dan Kamerun dipastikan tersingkir setelah masing-masing kalah dari Irak dan Kongo. 
  • Italia kini terancam gagal lolos langsung karena tertinggal tiga poin dan 17 gol selisih dari Norwegia.

medkomsubangnetwork- Sebanyak 32 negara telah mengamankan tempat mereka di Piala Dunia 2026.

Portugal dan Norwegia berhasil mengamankan tempat mereka di Piala Dunia.

Portugal mengukuhkan diri sebagai juara grup F, sehingga memastikan kelolosan mereka ke turnamen mendatang berkat penampilan dominan selama babak kualifikasi.

Pasukan Ronaldo berhasil mengunci tempat di Piala Dunia 2026 setelah membantai Armenia dengan skor 9-1 pada hari Minggu, 16 November 2025.

Timnas Norwegia berhasil melaju ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1998, berkat gol tambahan dari Erling Haaland dalam pertandingan yang berakhir dengan skor telak 4-1 melawan Italia pada hari Senin, 17 November 2025.

Kemenangan ini mengamankan tiket ke turnamen musim panas mendatang yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Tersisa 16 tiket lagi yang diperebutkan oleh berbagai negara.

Skuad Garuda dipastikan tidak akan melanjutkan kiprahnya di kualifikasi Piala Dunia.

Tim nasional Indonesia tidak berhasil lolos ke Piala Dunia usai menelan kekalahan 1-0 dari Irak.

Kamerun menyusul Timnas Indonesia yang juga tidak berhasil lolos ke Piala Dunia.

Kamerun tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026 karena takluk 1-0 dari Kongo.

Italia berpotensi gagal melaju ke Piala Dunia.

Tim asuhan Gennaro Gattuso kini berada di peringkat kedua Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, mengumpulkan 18 poin dari tujuh pertandingan.

Mereka kini tertinggal tiga angka dari Norwegia, yang memimpin klasemen berkat tujuh kemenangan berturut-turut.

Juara grup di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa akan otomatis mendapatkan tiket ke putaran final.

Sementara itu, 12 tim yang menduduki posisi runner-up di fase grup akan melanjutkan kiprah mereka di babak playoff, memperebutkan empat tiket menuju babak selanjutnya.

Dengan hanya menyisakan satu laga sisa di Grup I, mau tidak mau Italia harus menang besar atas Norwegia jika ingin lolos langsung.

Sebab aturan selisih gol lebih diutamakan ketimbang head-to-head dalam kualifikasi Piala Dunia. Erling Haaland dkk telah mencetak 33 gol dan baru kebobolan empat kali, sehingga memiliki selisih gol +29.

Sedangkan Italia cuma memiliki selisih gol +12 usai mencetak 20 gol dan kebobolan delapan kali.

Artinya, ada selisih 17 gol yang saat ini memisahkan Norwegia dan Italia.

Oleh sebab itu, agar Italia bisa lolos langsung ke Piala Dunia 2026, mereka harus mengalahkan Norwegia dengan selisih minimal sembilan gol seperti 9-0, 10-1, 11-2, dan seterusnya.

Namun jika mereka gagal, maka Norwegia akan lolos langsung dan Italia harus menjalani playoff pada Maret 2026 mendatang.

Tiga negara penyelenggara otomatis mendapatkan tempat, sedangkan tim lainnya harus melalui seleksi regional.

Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat secara otomatis mendapatkan jatah sebagai tuan rumah bersama kompetisi tersebut, yang disetujui oleh Dewan FIFA pada 14 Februari 2023.

Negara Berhasil Melaju ke Piala Dunia:

TUAN RUMAH (Host)

Kanada (14 Februari 2023)

Meksiko (14 Februari 2023)

Amerika Serikat (14 Februari 2023)

AFC (Asia) 

Jepang (20 Maret 2025)

Iran (25 Maret 2025)

Uzbekistan (5 Juni 2025)

Korea Selatan, 5 Juni 2025

Yordania (5 Juni 2025)

Australia (10 Juni 2025)

Qatar (14 Oktober 2025)

Arab Saudi (14 Oktober 2025)

CONMEBOL (Amerika Selatan) 

Argentina (25 Maret 2025)

Brasil (10 Juni 2025)

Ekuador (10 Juni 2025)

Uruguay (4 September 2025)

Paraguay (4 September 2025)

Kolombia (4 September 2025)

OFC (Oseania)

Selandia Baru, tanggal 24 Maret 2025

CAF (Afrika) 

Maroko (5 September 2025)

Tunisia (8 September 2025)

Mesir (8 Oktober 2025)

Aljazair (9 Oktober 2025)

Ghana (12 Oktober 2025) 

Tanjung Verde (13 Oktober 2025)

Afrika Selatan, 14 Oktober 2025

Pantai Gading, 14 Oktober 2025

Senegal (14 Oktober 2025)

UEFA (Eropa) 

Inggris (14 Oktober 2025)

Prancis (13 November 2025)

Kroasia  (14 November 2025)

Portugal (16 November 2025)

Norwegia (16 November 2025)

- Piala Presiden 2025 segera berakhir. Panitia penyelenggara mengklaim akan ada kejutan yang siap ditampilkan dalam acara penutupan, termasuk tampilan drone yang membuat perayaan lebih meriah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait saat akan mengunjungi Stadion Si Jalak Harupat setelah pertandingan perebutan peringkat ketiga Piala Presiden, antara Dewa United melawan Liga Indonesia All Star, pada Sabtu (12/7) malam.

"Ya, saya harus memeriksa lapangannya dulu. Semua persiapan pasti harus diperiksa, apa yang direncanakan tentu harus diperiksa. Mohon doakan drone-nya lancar besok," kata Ara kepada wartawan di Stadion SJH.

"Kami membuat drone yang semoga bisa dinikmati oleh warga Kota Bandung. Ada (atraksi drone), doakan saja, semoga berjalan lancar, semoga saja. Jumlah dronenya cukup banyak besok," tambahnya.

Final Piala Presiden 2025 direncanakan akan dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada hari Minggu (13/7) malam. Laga final kompetisi pramusim ini akan mempertemukan tim Inggris, Oxford United FC melawan Port FC asal Thailand. Kedua tim berhasil melangkah ke babak final setelah masing-masing menjadi juara grup A dan B.

Meskipun tidak ada tim asal Indonesia di babak final, Ara tetap menganggap Piala Presiden 2025 berlangsung menarik dan penuh semangat. Ia juga menyebut pertandingan final antara Oxford United FC melawan Port FC sebagai bagian dari sejarah.

"Silakan doakan agar di tahun-tahun mendatang kita semakin mampu meningkatkan lagi nanti klub-klub asing yang datang. Saya berharap suatu saat nanti kita juga bisa, ini pertama kalinya ada yang datang dari Inggris dan Thailand. Keduanya masuk final, jadi kita ingin menciptakan sejarah yang baik," katanya.

"Seperti petunjuk Presiden Prabowo, prestasi harus meningkat dengan prinsip fair play. Saya senang, Persib tidak lolos, tapi semuanya baik-baik saja. Terima kasih kepada Bobotoh yang bisa menerima dengan baik, saya rasa ini menunjukkan jiwa yang besar dan baik. Jadi itulah yang ingin kita bangun, sepak bola berkualitas," tambahnya.

Selain pertunjukan drone, Ara juga menyampaikan bahwa penutupan Piala Presiden 2025 akan menampilkan aksi ribuan anak-anak yang memiliki impian menjadi pemain sepak bola nasional. Mereka akan melakukan permainan menggiring bola untuk menghibur seluruh masyarakat dan para penonton yang hadir.

Atraksi permainan bola oleh ribuan anak ini telah dilaksanakan dalam upacara pembukaan Piala Presiden 2025, dengan jumlah total sebanyak 2.200 anak dari berbagai jenis Sekolah Sepak Bola (SSB) ikut serta menunjukkan keahlian mereka dalam mengontrol bola.

"Tapi yang jelas kita juga ingin membuat atraksi juggling, mungkin ribuan agar nanti anak-anak tersebut memiliki cita-cita tinggi di malam hari mereka melakukan juggling di Stadion Jalak Harupat. Mungkin dalam 10-15 tahun ke depan mereka akan menggunakan kostum merah putih sebagai tim nasional," katanya.

"Kita membuat waktu minggu lalu di GBK seperti itu. Saya beri mereka, 'Suatu saat dengan doa dan usaha, kalian bisa menjadi salah satu dari 11 pemain yang ada di sini. Mereka juga harus terinspirasi dan memiliki motivasi. Untuk apa kita mengadakan acara seperti ini jika kita tidak juga mendidik anak-anak muda kita. Agar pada waktunya mereka bisa menjadi kebanggaan kita bersama," tambah Ara.

Diberdayakan oleh Blogger.