Halloween party ideas 2015

Featured Image

Mengenali Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi yang Mungkin Muncul di Wajah Anda

Kolesterol tinggi adalah masalah kesehatan yang serius dan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya, termasuk serangan jantung dan stroke. Kolesterol sendiri adalah zat seperti lemak yang penting untuk fungsi tubuh, membantu memproduksi hormon, vitamin D, dan zat-zat yang diperlukan untuk pencernaan. Namun, ketika kadar kolesterol jahat (lipoprotein densitas rendah atau LDL) terlalu tinggi, masalah mulai timbul.

Kadar kolesterol yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan lemak atau plak di pembuluh darah. Endapan ini menyempitkan arteri, menghambat aliran darah yang lancar. Lebih buruk lagi, plak ini bisa pecah dan membentuk gumpalan darah yang berpotensi memicu serangan jantung atau stroke. Kolesterol LDL adalah aktor utama dalam proses penumpukan dan penyumbatan ini.

Seringkali, kolesterol tinggi tidak menunjukkan gejala yang jelas. Namun, ada beberapa tanda yang bisa muncul, bahkan di wajah Anda, yang mungkin mengindikasikan kadar kolesterol yang perlu diwaspadai. Penting untuk diingat bahwa tanda-tanda ini bisa bervariasi dari satu orang ke orang lain.

Berikut adalah beberapa tanda kolesterol tinggi yang mungkin terlihat pada wajah:

1. Benjolan di Kelopak Mata (Xanthelasma)

Munculnya benjolan berwarna kekuningan di dekat kelopak mata, yang dikenal sebagai xanthelasma, adalah salah satu indikator potensial kolesterol tinggi. Xanthelasma termasuk dalam kelompok xanthoma, yaitu lesi kulit keras seperti lilin yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol di bawah kulit.

Xanthelasma palpebrarum, sebutan khusus untuk xanthoma yang muncul di kelopak mata, bisa muncul di kelopak mata atas dan bawah, atau di sudut mata. Meskipun tidak selalu berbahaya, xanthelasma seringkali merupakan tanda peringatan adanya masalah dengan kadar kolesterol dalam darah.

2. Cincin Putih di Kornea Mata (Arcus Kornea)

Tanda lain yang perlu diperhatikan adalah munculnya cincin putih keabu-abuan di sekitar kornea mata, yang disebut arcus kornea. Kornea adalah bagian transparan mata yang menutupi iris dan pupil. Arcus kornea dapat mengindikasikan kadar kolesterol yang sangat tinggi, terutama jika muncul pada usia muda.

Meskipun arcus kornea dapat terjadi seiring bertambahnya usia, kemunculannya pada orang yang lebih muda seringkali dikaitkan dengan riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi dan masalah lipid lainnya.

3. Ruam Gatal pada Kulit Wajah atau Mulut (Lichen Planus)

Kolesterol tinggi juga dapat meningkatkan risiko terkena lichen planus, kondisi umum yang menyebabkan ruam gatal pada kulit atau di dalam mulut. Para peneliti telah menemukan hubungan antara lichen planus dengan dislipidemia, yaitu kadar lipid yang tinggi dalam darah, termasuk kolesterol tinggi.

Gejala lichen planus yang paling umum adalah benjolan kecil berwarna ungu atau merah mengkilap yang terasa gatal. Meskipun paling sering muncul di pergelangan tangan dan pergelangan kaki, lichen planus juga dapat muncul di wajah atau bagian tubuh lainnya.

4. Kulit Bersisik (Psoriasis)

Kulit bersisik, atau psoriasis, juga bisa menjadi tanda kolesterol tinggi. Psoriasis adalah kondisi autoimun yang menyebabkan bercak tebal dan bersisik pada kulit. Meskipun paling sering terjadi pada kulit kepala, lutut, siku, dan punggung bawah, psoriasis juga dapat muncul di wajah.

Psoriasis dapat menyebabkan rasa gatal, perih, dan tidak nyaman. Jika Anda mengalami kulit bersisik di wajah, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

5. Lesi Kecil pada Kulit (Eruptive Xanthoma)

Eruptive xanthoma adalah kondisi kulit langka yang menyebabkan lesi kecil berwarna kekuningan muncul di kulit. Lesi ini biasanya muncul di siku, tangan, dan lutut, tetapi juga bisa muncul di wajah. Eruptive xanthoma merupakan tanda trigliserida yang sangat tinggi, yang dapat meningkatkan risiko pankreatitis akut.

Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 10 persen orang dengan kolesterol tinggi akan mengembangkan kondisi ini. Eruptive xanthoma seringkali disertai dengan gejala lain seperti kelelahan, sakit perut, dan mual.

Pentingnya Pemeriksaan dan Pencegahan

Meskipun tanda-tanda di atas dapat menjadi indikasi kolesterol tinggi, penting untuk diingat bahwa diagnosis pasti hanya dapat ditegakkan melalui pemeriksaan darah. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi, atau mengalami salah satu dari tanda-tanda yang disebutkan di atas, segera konsultasikan dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan kolesterol.

Selain pemeriksaan rutin, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kolesterol tinggi, antara lain:

  • Pola Makan Sehat: Batasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans, seperti daging merah berlemak, makanan olahan, dan gorengan. Perbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan ikan berlemak yang kaya akan omega-3.
  • Olahraga Teratur: Lakukan aktivitas fisik secara teratur, setidaknya 30 menit setiap hari. Olahraga membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
  • Berhenti Merokok: Merokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dan meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL).
  • Menjaga Berat Badan Ideal: Kelebihan berat badan dapat meningkatkan kadar kolesterol. Usahakan untuk menjaga berat badan yang sehat melalui pola makan sehat dan olahraga teratur.

Dengan melakukan pemeriksaan rutin dan menerapkan gaya hidup sehat, Anda dapat mengendalikan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Di tengah perkembangan teknologi saat ini, tampaknya sulit untuk memisahkan anak-anak dari ponsel. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa ponsel bukan lagi hanya alat komunikasi, tetapi juga benda yang mampu mempermudah kehidupan sehari-hari.

Jadi, alih-alih melarang sama sekali si kecil menggunakan ponsel, kamu bisa mencoba memberikan batasanscreen time atau durasi penggunaan gadget pada anak. Sebab, paparan gadget yang terlalu lama bisa memicu beberapa gangguan kesehatan.

Dikutip dari laman Mayo Clinic, screen timekelebihan berat badan pada anak dapat memicu obesitas karena kurangnya aktivitas fisik, gangguan perilaku, keterlambatan perkembangan bahasa, dan lain sebagainya.

Coba untuk para ibu yang masih mengalami kesulitan dalam membatasiscreen time anak, tidak perlu khawatir. Anggota teman MOM berbagi tips mengaturscreen time pada anak yang efektif berikut ini.

Cara Mengontrol Waktu Layar Anak

Dilansir dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), para ahli menyarankan orang tua agar tidak memberikangadget pada anak yang berusia di bawah 2 tahun. Sementara untuk anak yang sudah berusia 2 tahun atau lebih, durasiscreen timemaksimum yang sehat adalah 2 jam setiap hari.

Untuk mengajarkan anak kecil untuk taat pada aturanscreen time yang sehat, teman Mom Tuti menyarankan orang tua agar berkomunikasi secara sehat dengan anak-anak mereka.

Jelaskan alasan mengapa penggunaan gadget perlu diatur, serta keuntungan yang akan diperoleh anak jika meningkatkan aktivitas fisik dibandingkan duduk bermain ponsel.

Kemudian, buat aturan terkait screen timebersama anakmu, agar mereka merasa terlibat dalam aturan yang berlaku untuk dirinya. Selanjutnya terapkan aturan tersebut dengan tegas dan konsisten.

"Yang paling utama adalah konsistensi. Jika sudah dinyatakan tidak boleh, maka tidak boleh, kecuali memang ada keadaan khusus," kata Mom Tuti.

Konsistensi juga menjadi saran yang diberikan oleh Mom Risa. Ia menekankan kepada para orang tua agar tidak mudah goyah meskipun anak menangis atau berusaha memohon dengan berbagai cara.

"Yang terpenting adalah konsisten dan jangan mudah menyerah. Pada awalnya memang sulit, tetapi lama-kelamaan anak juga akan terbiasa," kata Mom Risa.

Selain komunikasi dan konsistensi, Ibu Tuti dan Ibu Risa juga menyarankan para orang tua untuk menjadi teladan yang baik bagi anak-anak. Jangan melarang anak kecil bermain.gadget, sementara orang tua sibuk menggunakan ponsel sepanjang hari di dekat anak.

"Jika kita sendiri sering memegang ponsel, sulit mengatakan anak untuk tidak melakukannya," kata Mom Tuti.

Selain itu, sebaiknya siapkan aktivitas lain bagi anak selain menggunakan ponsel. Pastikan aktivitas tersebut menarik agar anak tidak merasa bosan melakukannya.

Misalnya seperti membaca buku sambil bermain peran, bersepeda, atau melakukan olahraga ringan di luar ruangan, merawat tanaman, serta berbagai aktivitas menarik lainnya.

Cari berbagai ide dalam mengasuh anak dari ribuan ibu di seluruh Indonesia, bergabunglah dengan komunitas teman MOM dikum.pr/mom2

 

Juara 1 berphoto dengan perwakilan Sponsor Utama PT DAHANA SUBANG


Subangkab.my.id, Jesika Claudia gadis siswi SDN Soklat Subang keluar sebagai juara pada lomba baca puisi basa sunda tingkat Sekolah Dasar se Dapil 1 Plus yang diselenggarakan oleh DPC Jagas Subang Siliwangi pada 3 mei 2025 bertempat di Aula Kelurahan Karang anyar Subang

Acara lomba resmi dibuka dengan semarak pagi sekira jam 9 pagi , pembukaan dibu langsung oleh Kepala Kelurahan Karang anyar Subang Bpk Roskita Sudiman S.sos.MN, dalam sambutannya kepala Kelurahan Karanganyar menyambut baik kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kelurahannya, dan mengapresiasi gagasan kegiatan ini, ditambahkan pula bahawa jaan sekarang putra putri harus di kenalkan lebih dekat dengan budaya Sunda kususnnya Subang.

Kegiatan ini yang mana pada sata berikutnnya akan digelar diberbagai tempat bahkan untuk tingkat Kabupaten pun sudah disiapkan , senada dengan ini pihak PT DAHANA subang yang mensupport kegiatan ini sangat berharap kegiatan ini berlanjut bahkan sampai tingkat Kabupaten 


medkomsubangnetwork, Jakarta - Bagi anak-anak yang tumbuh di era 1990-an, hari Ahad bukan hanya akhir pekan biasa. Itu adalah hari istimewa yang ditunggu-tunggu karena layar televisi dipenuhi deretan serial kartun yang menghibur. Tanpa internet atau layanan streaming di masa itu, menonton kartun di hari Minggu menjadi momen berharga yang sulit dilupakan.

Serial kartun yang jadi favorit anak generasi 90-an seperti Doraemon, Shin Chan, Chibi Maruko Chan, Dragon Ball, hingga Scooby Doo.

Serial Kartun Anak 90-an

1. Chibi Maruko Chan

Serial kartun ini berasal dari Jepang yang menceritakan kehidupan sehari-hari seorang gadis kecil bernama Maruko, atau nama lengkapnya Momoko Sakura. Maruko adalah gadis kelas 3 SD yang polos, suka bermalas-malasan, tapi juga punya pemikiran yang unik dan jenaka. Dia tinggal bersama keluarganya di kota Shimizu, Prefektur Shizuoka, dan sering mengalami kejadian-kejadian lucu dalam kehidupan sehari-harinya.

2. Doraemon

Doraemon bercerita tentang robot kucing dari abad ke-22 yang datang ke masa lalu untuk membantu seorang anak bernama Nobita Nobi agar kehidupannya menjadi lebih baik dan keturunannya di masa depan tidak mengalami kesulitan. Doraemon terkenal dengan kantong ajaib yang berisi berbagai benda dengan teknologi modern yang bisa membantu setiap masalah yang ditemui. Serial ini juga sering menyisipkan pesan moral tentang persahabatan, tanggung jawab, kerja keras, dan menghargai hal-hal kecil dalam hidup.

3. Crayon Shin Chan

Crayon Shinchan The Movie. 24-7kpop.com

Serial ini bercerita tentang Shinnosuke Nohara, atau biasa dipanggil Shin Chan, bocah laki-laki berusia 5 tahun yang super aktif, nakal, dan suka membuat ulah. Ia tinggal bersama keluarganya di kota Kasukabe, Jepang.

Hiroshi sang ayah yang bekerja kantoran. Ibunya bernama Misae merupakan ibu rumah tangga yang tegas namun penuh kasih sayang. Shin Chan juga memiliki adik perempuan yang masih bayi bernama Himawari. Lalu, ada anjing peliharaan mereka dengan bulu berwana putih bernama Shiro.

Selain di rumah, cerita juga banyak menampilkan keseharian Shin Chan di taman kanak-kanak bersama teman-teman dan guru-gurunya yang tak kalah unik.

4. Hamtaro

Serial Hamtaro bercerita tentang petualangan sekelompok hamster lucu dan cerdas. Tokoh utamanya adalah Hamtaro, seekor hamster kecil berwarna oranye dan putih yang penuh rasa ingin tahu dan selalu semangat menjelajahi dunia di sekitarnya.

Hamtaro tinggal bersama pemiliknya, seorang gadis bernama Hiroko. Ketika Hiroko pergi ke sekolah, Hamtaro sering keluar dari kandangnya dan bertemu dengan teman-teman hamster lainnya

5. Hachi

Serial ini mengisahkan tentang Hachi, seekor lebah madu kecil yang terpisah dari ibunya akibat serangan mendadak terhadap sarang mereka.

Sejak saat itu, Hachi memulai perjalanan panjang dan penuh tantangan untuk mencari kembali sang ibu. Dalam perjalanannya, Hachi bertemu dengan berbagai jenis serangga dan hewan kecil lainnya.

Setiap pertemuan membawa cerita tersendiri, ada yang membantu, ada juga yang mengajarkan tentang kerasnya kehidupan. Meski masih sangat muda, Hachi menunjukkan keberanian, ketekunan, dan hati yang lembut dalam menghadapi segala rintangan.

6. Detektif Conan

Detective Conan: The Million-Dollar Pentagram. Foto: Instagram/@conan.official

Serial ini mengisahkan seorang detektif remaja jenius bernama Shinichi Kudo yang secara tidak sengaja berubah menjadi anak kecil akibat racun dari organisasi misterius. Dengan nama baru Conan Edogawa, ia menyelidiki berbagai kasus kriminal sambil berusaha mengungkap identitas organisasi yang membuatnya seperti itu. Ceritanya penuh teka-teki, logika, dan kejutan yang mendebarkan.

7. Sailor Moon

Sailor Moon adalah serial bertema magical girl yang ikonik di era anak 90-an. Menceritakan tentang Usagi Tsukino, seorang siswi biasa yang ternyata ditakdirkan menjadi Sailor Moon, prajurit pelindung bumi.

Bersama kelompoknya yang terdiri dari para Sailor Senshi lainnya, Sailor Mercury, Mars, Jupiter, dan Venus, mereka melindungi dunia dari kekuatan jahat yang mengancam. Selain aksi dan sihir, Sailor Moon juga menggambarkan kehidupan remaja, persahabatan, dan keberanian dalam menghadapi tanggung jawab besar.

8. Marsupilami

Marsupilami adalah makhluk fiksi unik yang berasal dari hutan lebat Palombia. Ia memiliki tubuh menyerupai kera, berbulu kuning dengan bintik hitam, dan ekor panjang yang sangat elastis.

Marsupilami hidup bebas di alam liar, dan kisahnya berfokus pada usahanya bertahan dari gangguan para pemburu, peneliti, atau manusia serakah lainnya.

Dengan kecerdasannya, Marsupilami selalu berhasil menyelamatkan dirinya maupun makhluk lain di sekitarnya. Serial ini ringan, lucu, dan penuh petualangan seru di alam tropis.

9. Ninja Hattori

Ninja Hattori menceritakan tentang seorang ninja kecil bernama Hattori Kanzo yang datang dari desa ninja ke kota modern dan tinggal bersama keluarga anak lelaki bernama Kenichi Mitsuba.

Hattori membantu Kenichi dalam menghadapi berbagai masalah sehari-hari dengan kemampuan ninjanya, termasuk menghadapi teman-teman nakal dan belajar disiplin.

Ditemani oleh adiknya Shinzo dan anjing ninja Shishimaru, serial ini mengajarkan tentang nilai persahabatan, tanggung jawab, dan kehidupan sederhana penuh semangat.

10. Scooby Doo

Scooby-Doo adalah serial animasi asal Amerika Serikat yang sudah tayang sejak tahun 1969. Serial ini menampilkan kelompok remaja Fred, Daphne, Velma, Shaggy, dan anjing besar bernama Scooby Doo.

Bersama-sama mereka menyelidiki misteri yang tampak menyeramkan, namun hampir selalu ternyata ulah manusia biasa. Dengan gaya khas penuh humor dan kejutan, Scooby Doo menyampaikan bahwa ketakutan bisa dihadapi dengan logika, keberanian, dan kerja sama.

11. P-Man

P-Man adalah pahlawan super anak-anak ciptaan Fujiko F. Fujio. Tokoh utamanya adalah Mitsuo, anak laki-laki biasa yang dipilih oleh makhluk luar angkasa bernama Birdman untuk menjadi P-Man dan menjaga perdamaian di bumi.

Mitsuo mendapat kekuatan terbang, kekuatan super, serta alat komunikasi khusus. Namun, ia harus merahasiakan identitasnya demi keselamatan semua orang. Serial ini menggabungkan aksi, petualangan, dan pelajaran tentang tanggung jawab, kepercayaan, dan pengorbanan.

12. Dragon Ball

Dragon Ball Daima. Dragonball.fandom.com

Dragon Ball bercerita tentang petualangan Son Goku, anak kuat berambut unik yang mencari tujuh bola naga (Dragon Ball) bersama teman-temannya. Bola tersebut bisa mengabulkan satu permintaan bila dikumpulkan semua.

Seiring berjalannya waktu, Dragon Ball berkembang dari kisah petualangan menjadi serial aksi penuh pertarungan epik antar petarung dari bumi hingga galaksi lain. Nilai kekeluargaan, semangat pantang menyerah, dan semangat bela diri menjadi inti dari kisah ini.

13. The Powerpuff Girls

The Powerpuff Girls adalah serial kartun Amerika yang menceritakan tiga gadis kecil berkekuatan super bernama Blossom, Bubbles, dan Buttercup, yang tercipta dari eksperimen ilmiah oleh Profesor Utonium.

Mereka melindungi kota Townsville dari berbagai penjahat seperti Mojo Jojo dan Him. Meskipun super kuat, mereka tetap anak kecil yang mengalami suka-duka kehidupan sehari-hari. Serial ini memadukan aksi, humor, dan pesan moral tentang kerja sama, kepemimpinan, serta arti menjadi pahlawan sejati.

14. Astro Boy

Astro Boy adalah robot anak laki-laki ciptaan Osamu Tezuka. Ceritanya berlatar masa depan di mana manusia dan robot hidup berdampingan.

Astro diciptakan oleh Profesor Tenma untuk menggantikan anaknya yang meninggal, namun kemudian ia berkelana untuk mencari jati diri sambil berjuang melindungi dunia dari berbagai ancaman. Serial ini sarat nilai filosofis tentang kemanusiaan dan teknologi.

15. Popeye

Popeye adalah pelaut kuat yang memperoleh kekuatan luar biasa setelah memakan bayam. Ia dikenal karena selalu menolong yang lemah dan tidak segan melawan musuh, terutama saingannya Bluto yang kerap mengganggu Popeye dan kekasihnya Olive Oyl.

Dengan gaya klasik dan komedi slapstick, Popeye mengajarkan pentingnya keberanian, kebaikan hati, dan tentu saja manfaat dari makan sayur yang sehat.

IMDB


Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., memimpin briefing staf lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, didampingi Sekretaris Daerah H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., di Ruang Rapat Bupati II pada Senin, 24 Maret 2025. Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati menekankan pentingnya percepatan penanganan bencana dan kesiapan infrastruktur menjelang Idulfitri.
Dalam arahannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Kang Akur menyoroti kondisi wilayah yang terdampak bencana di Desa Tambakan, Desa Kumpay, dan Desa Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang. Ia meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial bersinergi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Selain itu, Kang Akur juga menyoroti kesiapan arus lalu lintas selama periode mudik Idulfitri. Dinas Perhubungan melaporkan rencana rekayasa lalu lintas, termasuk pemberlakuan sistem satu arah (one-way) di Tol Cipali pada 27-30 Maret 2025 serta pembatasan kendaraan bersumbu tiga. Wakil Bupati menegaskan pentingnya koordinasi dengan pihak kepolisian dan stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik.

Terkait pengendalian inflasi, Kang Akur meminta agar distribusi bahan pokok terus dipantau untuk menghindari lonjakan harga yang tidak terkendali. “Pastikan pasokan bahan pokok tetap aman, terutama menjelang Hari Raya,” ujarnya.

Menutup arahannya, Kang Akur meminta seluruh pejabat daerah untuk tetap siaga dan memastikan komunikasi yang efektif dalam penanganan berbagai isu strategis. “Jangan sampai ada keterlambatan dalam merespons kebutuhan masyarakat, terutama di masa-masa krusial seperti ini,” pungkasnya.(Yop/Redal)*** 

Sumber : galagala.id

Featured Image

Mengenali Gejala Diabetes di Pagi Hari: Panduan Lengkap

Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa (gula) dalam darah. Kondisi ini memerlukan perhatian khusus karena dapat memengaruhi berbagai aspek kesehatan. Gejala diabetes dapat bervariasi dan muncul pada waktu yang berbeda sepanjang hari. Namun, beberapa tanda seringkali lebih jelas terlihat di pagi hari setelah bangun tidur. Mengenali gejala-gejala ini penting untuk deteksi dini dan pengelolaan diabetes yang efektif.

Mengapa Kadar Gula Darah Cenderung Tinggi di Pagi Hari?

Tubuh kita secara alami mengalami fluktuasi kadar gula darah sepanjang hari. Fenomena ini dikenal sebagai "efek fajar" (dawn phenomenon). Bahkan pada orang yang tidak menderita diabetes, hati melepaskan glukosa ke dalam aliran darah di pagi hari untuk memberikan energi yang dibutuhkan tubuh untuk memulai aktivitas. Pada penderita diabetes, proses ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang signifikan karena tubuh mungkin tidak dapat memproses glukosa secara efisien. Hormon seperti kortisol dan hormon pertumbuhan, yang kadarnya meningkat di pagi hari, juga dapat berkontribusi pada resistensi insulin, sehingga memperburuk efek fajar.

Gejala Diabetes yang Mungkin Muncul di Pagi Hari

Berikut adalah beberapa gejala diabetes yang seringkali dirasakan atau terlihat jelas di pagi hari setelah bangun tidur:

  • Hiperglikemia Pagi (Efek Fajar): Ini adalah peningkatan kadar gula darah yang terjadi secara alami di pagi hari, biasanya antara pukul 04.00 dan 08.00. Penderita diabetes mungkin mendapati kadar gula darah mereka jauh lebih tinggi di pagi hari dibandingkan waktu lain dalam sehari.

  • Rasa Haus Berlebihan (Polidipsia): Merasa sangat haus saat bangun tidur adalah gejala umum diabetes. Kadar gula darah yang tinggi memaksa ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring dan membuang kelebihan glukosa melalui urine. Proses ini membutuhkan banyak cairan, yang menyebabkan dehidrasi dan rasa haus yang intens.

  • Sering Buang Air Kecil (Poliuria): Sering buang air kecil, terutama di malam hari (nokturia) dan dini hari, adalah tanda khas diabetes. Kelebihan glukosa dalam darah menyebabkan ginjal menarik lebih banyak air ke dalam urine, sehingga meningkatkan frekuensi buang air kecil. Penderita diabetes mungkin harus bangun beberapa kali di malam hari untuk buang air kecil.

  • Kelelahan di Pagi Hari: Merasa lelah dan lesu saat bangun tidur, meskipun sudah cukup tidur, bisa menjadi tanda diabetes. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat menghambat kemampuan tubuh untuk menggunakan glukosa sebagai energi secara efisien. Selain itu, sering buang air kecil di malam hari dapat mengganggu kualitas tidur dan memperburuk kelelahan.

  • Sakit Kepala: Sakit kepala di pagi hari dapat disebabkan oleh kadar gula darah yang terlalu tinggi (hiperglikemia) atau terlalu rendah (hipoglikemia) selama tidur. Fluktuasi kadar gula darah dapat memicu sakit kepala.

  • Mulut dan Tenggorokan Kering: Bangun tidur dengan mulut dan tenggorokan kering adalah tanda potensial diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi karena tubuh menggunakan lebih banyak cairan untuk membuang kelebihan glukosa.

  • Meningkatnya Rasa Lapar (Polifagia): Meskipun sudah makan cukup di malam sebelumnya, penderita diabetes mungkin merasa sangat lapar saat bangun tidur. Hal ini terjadi karena sel-sel tubuh tidak mendapatkan cukup glukosa akibat resistensi insulin atau kekurangan insulin. Otak kemudian mengirimkan sinyal ke tubuh untuk makan lebih banyak dalam upaya menyediakan energi yang dibutuhkan.

  • Kesemutan atau Mati Rasa: Kesemutan atau mati rasa di tangan atau kaki di pagi hari bisa menjadi tanda awal neuropati diabetik. Neuropati diabetik adalah kerusakan saraf yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang. Gejala ini mungkin lebih terasa saat bangun tidur karena tekanan yang berkepanjangan pada saraf tertentu selama tidur.

Mengelola Gejala Diabetes di Pagi Hari

Mengenali gejala-gejala diabetes di pagi hari sangat penting untuk deteksi dini dan pengelolaan yang efektif. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengelola gejala diabetes di pagi hari:

  1. Pemantauan Kadar Gula Darah: Periksa kadar gula darah secara teratur, terutama di pagi hari sebelum makan. Ini membantu Anda memahami bagaimana tubuh Anda merespons efek fajar dan menyesuaikan rencana pengelolaan diabetes Anda.

  2. Pola Makan Seimbang: Konsumsi makanan yang kaya serat, protein tanpa lemak, dan lemak sehat. Batasi asupan makanan dan minuman manis yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Sarapan yang sehat dan seimbang sangat penting untuk menjaga kadar gula darah stabil sepanjang hari.

  3. Hidrasi yang Cukup: Minumlah banyak air sepanjang hari untuk membantu mengatasi rasa haus dan mencegah dehidrasi. Hindari minuman manis seperti soda dan jus buah.

  4. Kepatuhan terhadap Obat-obatan: Minum obat-obatan yang diresepkan oleh dokter secara teratur sesuai dengan instruksi. Jangan pernah mengubah dosis atau menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter.

  5. Aktivitas Fisik Teratur: Berolahraga secara teratur membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Usahakan untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari.

  6. Konsultasi dengan Dokter: Jika Anda mengalami gejala-gejala diabetes di pagi hari, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat. Dokter dapat membantu Anda mengembangkan rencana pengelolaan diabetes yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Dengan mengenali gejala diabetes di pagi hari dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengelolanya, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah komplikasi jangka panjang.

Lingkungan kerja yang sehat dan suportif adalah dambaan setiap profesional. Namun, realitasnya, tak jarang kita dihadapkan pada sosok pemimpin yang justru menciptakan atmosfer penuh tekanan dan kecemasan. Atasan yang toxic bukan hanya sekadar menyebalkan, tetapi mereka adalah individu yang secara konsisten merusak moral dan menurunkan performa tim di bawahnya. Perilaku mereka yang destruktif dapat mengikis keterlibatan karyawan, menghilangkan rasa kepemilikan, serta merampas otonomi dan tujuan kerja yang esensial untuk pertumbuhan profesional.

"Atasan yang toxic ibarat menarik semua tuas yang mengarah pada kelelahan," ujar Peter Ronayne, seorang anggota senior di Center for Creative Leadership dan penulis buku "The Toxic Boss Survival Guide". Memang, tidak semua atasan yang kurang ideal secara otomatis masuk dalam kategori toxic. Ada yang mungkin sekadar kurang terorganisir, menjaga jarak, atau bahkan sedikit mengganggu. Namun, ada garis batas yang jelas antara ketidaksempurnaan biasa dengan perilaku yang secara inheren merusak.

Lantas, apa saja ciri-ciri atasan toxic yang perlu kita waspadai?

Ciri-Ciri Atasan Toxic yang Perlu Diwaspadai

Memahami karakteristik ini dapat membantu Anda mengidentifikasi dan menghadapi situasi yang merugikan.

  • Tidak Mendengarkan Umpan Balik Salah satu indikator paling jelas dari atasan toxic adalah ketidakmampuan atau keengganan mereka untuk mendengarkan. Umpan balik, saran, atau bahkan kekhawatiran yang Anda sampaikan seringkali diabaikan atau tidak diakui. "Penolakan terus-menerus dari seorang atasan tidak hanya merugikan tim mereka, tetapi seluruh perusahaan," jelas Tiziana Casciaro, Profesor Perilaku Organisasi dan Manajemen SDM di Universitas Toronto. Ia menambahkan, "Tidak ada organisasi yang dapat berkembang tanpa orang-orang yang belajar dari satu sama lain. Jika tidak, kita semua akan terus melakukan hal yang sama seperti yang selalu kita lakukan." Ketika Anda merasa komunikasi Anda dengan atasan selalu mentok, ini bukan hanya menghambat peluang belajar dan berkontribusi, tetapi juga bisa membuat Anda merasa bahwa pekerjaan atau ide Anda tidak memiliki nilai.

  • Micromanagement yang Berlebihan Meskipun micromanagement bisa menjadi sifat yang menyebalkan dari atasan mana pun, ia seringkali menjadi ciri khas dari atasan yang toxic. Ini menjadi toxic ketika atasan merasa perlu ikut campur dalam setiap detail pekerjaan, bahkan ketika Anda telah membuktikan kompetensi dan akuntabilitas Anda. Lebih parah lagi, mereka kerap mengambil pujian atas hasil kerja yang sebenarnya dilakukan oleh bawahan. "Ini benar-benar masalah kendali dan kurangnya kepercayaan," tegas Ronayne.

  • Menghambat Pertumbuhan Karyawan Bekerja di bawah atasan yang toxic seringkali membuat pekerjaan terasa monoton. Anda mungkin tidak pernah mendapatkan tanggung jawab baru, tugas-tugas menarik, atau pengakuan atas kontribusi Anda. Akibatnya, Anda bisa merasa terkekang, terjebak, dan tidak memiliki ruang untuk berkembang. "Atasan yang toxic menurunkan motivasi. Mereka memberikan sangat sedikit kelonggaran dalam cara bawahan melakukan pekerjaan yang ditugaskan, sangat sedikit mendengarkan, dan tidak memanfaatkan kemampuan bawahan sebaik-baiknya," ujar Casciaro.

  • Perilaku Berbeda di Hadapan Orang Lain Atasan toxic seringkali memiliki sifat "bermuka dua". Mereka cenderung bertindak sangat berbeda tergantung pada siapa yang mengamati mereka. Perilaku ini bisa sangat merugikan, terutama karena rekan kerja yang berada di level yang sama atau lebih tinggi mungkin tidak melihat bagaimana mereka memperlakukan bawahan atau mendapatkan gambaran yang objektif tentang dinamika sehari-hari di tim. Bagi bawahan, situasi ini dapat menimbulkan perasaan terisolasi dan meningkatkan ketakutan untuk menyuarakan kekhawatiran.

  • Menciptakan Rasa Tidak Aman Sebuah laporan dari US Surgeon General pada tahun 2022 menekankan bahwa menciptakan kondisi keselamatan fisik dan psikologis adalah fondasi penting untuk kesehatan mental dan kesejahteraan di tempat kerja. Atasan yang toxic secara aktif merusak rasa aman ini. "Atasan yang toxic mengurangi rasa memiliki dan hubungan Anda dengan perusahaan," kata Ronayne. Intinya, ketika Anda merasa tidak aman untuk berbicara dan terus-menerus khawatir tentang keamanan pekerjaan Anda, ini akan menguras energi mental Anda. Ketidakpastian dan kecemasan yang ditimbulkan oleh atasan toxic sangat melelahkan bagi siapa pun yang mengalaminya. Dengan merusak rasa aman karyawan, mereka mempercepat kelelahan tim dan perusahaan secara keseluruhan.

  • Memiliki Ekspektasi yang Tidak Realistis Atasan toxic seringkali kaku dalam menetapkan ekspektasi mereka. Mereka dapat menuntut beban kerja yang berlebihan, penyelesaian tugas yang sangat cepat, bahkan respons terhadap pesan di akhir pekan. Tuntutan yang tidak masuk akal ini dapat meningkatkan kecemasan dan ketakutan karyawan, serta merusak keseimbangan kehidupan kerja, yang merupakan komponen krusial bagi kesejahteraan karyawan.

  • Memihak dan Menjelek-jelekkan Rekan Kerja Favoritisme dan gosip negatif di antara anggota tim adalah ciri khas atasan toxic. Hal ini dapat membuat anggota tim kehilangan semangat karena keputusan tidak lagi didasarkan pada kinerja, melainkan pada kedekatan atau preferensi pribadi. Lebih jauh lagi, membicarakan rekan kerja di belakang dapat memicu konflik, persaingan tidak sehat, dan pada akhirnya menciptakan lingkungan kerja yang toxic.

  • Memberikan Umpan Balik Negatif di Depan Umum Atasan yang baik biasanya memberikan umpan balik negatif secara pribadi, dengan tujuan membangun. Sebaliknya, beberapa atasan toxic memilih untuk melakukannya di depan umum, di hadapan seluruh tim atau rekan kerja Anda. Tindakan ini sangat merendahkan moral dan mempermalukan, terutama jika kritik yang disampaikan bersifat kasar atau meremehkan, bukan konstruktif.

Memahami ciri-ciri ini adalah langkah awal yang penting untuk melindungi diri Anda dan, jika memungkinkan, berkontribusi pada perubahan positif di lingkungan kerja Anda.

Diberdayakan oleh Blogger.