Halloween party ideas 2015
Tampilkan postingan dengan label manfaat kesehatan. Tampilkan semua postingan

Manfaat Multivitamin untuk Tekanan Darah: Siapa yang Paling Merasakannya?

Bagi banyak orang, multivitamin telah menjadi andalan sebagai suplemen makanan, seringkali dengan harapan dapat membantu menurunkan tekanan darah. Namun, temuan terbaru dari tim peneliti Mass General Brigham memberikan gambaran yang lebih bernuansa. Studi ini menunjukkan bahwa konsumsi multivitamin harian mungkin tidak memberikan manfaat signifikan untuk tekanan darah pada populasi lansia secara umum. Dengan kata lain, jika Anda mengandalkan pil ini sebagai pengganti pola makan sehat atau strategi utama pencegahan hipertensi, hasilnya mungkin tidak sesuai harapan.

Meskipun demikian, ketika para peneliti menggali data lebih dalam, sebuah pola menarik mulai terlihat. Multivitamin ternyata memberikan manfaat yang kecil namun bermakna pada kelompok peserta tertentu. Kelompok ini meliputi individu dengan kualitas diet yang lebih buruk atau mereka yang memulai penelitian dengan tekanan darah yang masih dalam kategori normal. Hal ini mengindikasikan bahwa efek multivitamin tidak bersifat universal; manfaatnya cenderung lebih terasa pada tubuh yang memang memiliki kebutuhan nutrisi yang belum terpenuhi secara optimal.

Detail Penelitian dan Temuan Awal

Riset ini memanfaatkan data dari studi berskala besar yang dikenal sebagai COcoa Supplement and Multivitamin Outcomes Study (COSMOS). Uji klinis ini dirancang untuk meneliti apakah ekstrak kakao dan suplemen multivitamin dapat memengaruhi kesehatan lansia. Dalam analisis spesifik ini, para peneliti memfokuskan perhatian pada 8.905 peserta yang tidak didiagnosis menderita hipertensi saat penelitian dimulai. Peserta ini secara acak ditugaskan untuk mengonsumsi Centrum Silver atau plasebo setiap hari selama periode median 3,4 tahun.

Hasil analisis secara keseluruhan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam hal risiko hipertensi antara kelompok yang mengonsumsi multivitamin dan kelompok plasebo. Namun, ketika peneliti memecah data dan menganalisis subkelompok peserta, dampaknya mulai terlihat. Terutama pada peserta yang memiliki kualitas pola makan lebih rendah, yang diukur menggunakan skor dari Indeks Makan Sehat Alternatif (Alternative Healthy Eating Index – AHEI) dan Diet Mediterania Alternatif (Alternate Mediterranean Diet – aMED), multivitamin menunjukkan efek yang moderat dalam menurunkan risiko hipertensi.

"Multivitamin mungkin bukan solusi tunggal untuk mengatasi masalah tekanan darah, tetapi dapat memberikan dukungan bagi kelompok tertentu yang asupan nutrisinya memang kurang optimal," ujar Howard Sesso, ScD, MPH, penulis senior studi tersebut, dalam rilis yang dikeluarkan.

Kelompok yang Mendapatkan Manfaat Lebih

Lebih lanjut, ketika para peneliti melakukan penelusuran yang lebih mendalam, mereka mengidentifikasi pola menarik lainnya pada kelompok peserta yang memulai penelitian dengan tekanan darah normal. Dalam subkelompok ini, konsumsi multivitamin setiap hari terbukti memberikan penurunan tekanan darah yang kecil namun signifikan selama kurun waktu dua tahun. Penurunan ini teramati pada dua metode pengukuran yang berbeda:

  • Pengukuran di Klinik: Sebanyak 529 peserta yang tekanan darahnya diukur secara berkala di fasilitas klinik.
  • Pengukuran di Rumah: Sebanyak 994 peserta yang secara mandiri mengukur tekanan darah mereka di rumah.

Meskipun efek penurunan tekanan darah ini tidak drastis, perbaikan kecil sekalipun dapat memiliki arti penting bagi lansia yang berisiko tinggi mengalami komplikasi kesehatan. Penting untuk diingat bahwa hipertensi, yang seringkali berkembang secara perlahan dan tanpa gejala yang jelas, merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan stroke.

Nutrisi Tetap Menjadi Fondasi

Rikuta Hamaya, MD, PhD, MS, dari Division of Preventive Medicine, turut menekankan pentingnya nutrisi sebagai fondasi utama dalam menjaga tekanan darah yang sehat. Menurutnya, multivitamin dapat berfungsi sebagai pelengkap atau dukungan tambahan bagi individu yang pola makannya belum sepenuhnya ideal. Namun, ia menegaskan bahwa multivitamin tidak dapat menggantikan peran penting dari pola makan berkualitas tinggi.

Para penulis studi juga menyuarakan dorongan untuk penelitian lebih lanjut. Mereka berharap dapat mengeksplorasi apakah temuan ini berlaku untuk kelompok usia yang lebih muda, individu dengan profil risiko yang berbeda, serta populasi dengan status nutrisi yang bervariasi. Mengingat prevalensi hipertensi yang terus meningkat secara global, pemahaman yang lebih mendalam mengenai siapa saja yang benar-benar dapat memperoleh manfaat optimal dari konsumsi multivitamin menjadi semakin krusial untuk strategi kesehatan masyarakat.

Baca Juga: * Apakah Minum Multivitamin Setiap Hari Bikin Panjang Umur? * 7 Efek Samping Suplemen Pre-Workout yang Perlu Diwaspadai * Studi Ini Menunjukkan Dua Suplemen Ini Bantu Lawan Kanker Otak

Tentu saja, berenang bisa dibilang sebagai aktivitas fisik yang terjangkau dan menghibur, bukan? Selain itu, manfaatnya untuk kesehatan sangatlah banyak, terutama jika Anda menjadikannya kebiasaan. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, berikut adalah 10 keuntungannya:berenangAgar Anda memiliki kesehatan yang baik, pertimbangkanlah untuk menjadikannya sebagai rutinitas olahraga Anda.Check it out!

1. Memperkuat otot dan tulang

Bagi Anda yang kesehariannya banyak menghabiskan waktu duduk di bangku sekolah atau di meja kerja, berenang bisa menjadi pilihan olahraga yang tepat untuk dilakukan secara rutin. Aktivitas berenang ini sangat efektif dalam memperkuat otot dan tulang, karena seluruh bagian otot tubuh akan aktif bergerak dan berkembang secara optimal. Berbeda dengan bersepeda atau berlari, berenang memungkinkan Anda untuk menggerakkan seluruh anggota tubuh secara bersamaan.

2. Memelihara kesehatan organ kardiovaskular dan pernapasan

Gerakan renang yang dilakukan dapat melancarkan sirkulasi darah, sekaligus secara otomatis melatih pernapasan agar menjadi lebih kuat dan tahan lama. Sebuah penelitian menunjukkanJurnal Fisiologi dan Farmakologi IndiaPara perenang terbukti memiliki kapasitas pertukaran udara paru-paru yang lebih baik saat bernapas santai, jika dibandingkan dengan pelari.

3. Juga berfungsi sebagai latihan kardiovaskular

Berenang menuntut Anda untuk terus aktif bergerak. Jika tidak, risiko tenggelam akan mengintai. Aktivitas gerak yang berkelanjutan inilah yang dikategorikan sebagai olahraga kardio.

4. Menurunkan berat badan

Bagi yang ingin menurunkan berat badan dengan sehat, berenanglah dengan rutin. Dengan berenang selama setengah jam, setidaknya 200-300 kalori di dalam tubuhmu akan terbakar. Namun itu semua harus didukung juga dengan gaya hidup sehat lainnya ya.

5. Meningkatkan tinggi badan

Membiasakan berenang saat masa pertumbuhan sangat membantu meningkatkan tinggi badan. Berenang sangat membantu pembentukan otot dan pertumbuhan tulang.

6. Menyingkirkan stres dan depresi

Mungkin kamu tidak sadar bahwa dengan menyentuh air hatimu akan terasa lebih tenang. Apalagi berenang, kamu akan merasa rileks dan mood meningkat. Ketika berenang, otot-ototmu akan mengalami peregangan dan relaksasi, disertai dengan teknik pernapasan yang beriringan. Begitulah mengapa berenang dapat menyingkirkan stres dan depresi.

7. Meningkatkan keseimbangan

Berenang adalah tentang keseimbangan. Kedua tangan dan kaki bergerak, mengembangkan otot-otot di perut dan punggung bawah. Berenang juga dapat membantu meregangkan serat otot dan juga ligamen. Umumnya, orang yang rutin berenang memiliki keseimbangan yang stabil.

8. Menurunkan risiko diabetes

Risiko diabetes dapat berkurang karena berenang mampu membakar kalori, lemak, dan gula. Berenang tiga kali seminggu dengan masing-masing berdurasi 30 menit, kalori yang terbakar bisa mencapai 900 kalori. Ini sangat memungkinkan kamu terbebas dari diabetes.

9. Menjadikan awet muda

Berenang adalah cara yang efektif untuk menjaga kebugaran di masa tua, bahkan berpotensi memperpanjang usia. Hal ini didukung oleh penelitian dariIndiana UnversityBerenang memiliki dampak positif pada tekanan darah, kadar kolesterol, kesehatan jantung dan pembuluh darah, sistem saraf pusat, fungsi kognitif, massa otot, serta keseimbangan kimiawi darah yang biasanya dimiliki oleh orang yang lebih muda. Selain itu, jika Anda rutin berenang, penampilan Anda di usia senja akan tampak 20 tahun lebih muda.

10. Mencerdaskan otak

Menurut studi di Journal of Physiology, suplai darah ke otak melonjak hingga 14 persen saat para pria membenamkan diri di air hingga sebatas dada. Para peneliti mengaitkan fenomena ini dengan tekanan air pada rongga dada.

Itulah manfaat berenangUntuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal. Nah, sekarang sudah lebih jelas, bukan? Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk menjadikan berenang sebagai aktivitas olahraga rutin Anda? EhTunggu sebentar, agar manfaat olahraga ini optimal, penting untuk diimbangi dengan gaya hidup dan pola makan yang sehat. Mari semangat hidup sehat!

Tanya Jawab Umum tentang Keuntungan Berenang Secara Teratur

Question

Answer

Apakah aktivitas berenang efektif untuk mengurangi bobot tubuh?

Tentu. Berenang dapat membakar kira-kira 200–500 kalori dalam satu sesi, tergantung seberapa keras Anda melakukannya, sehingga sangat membantu dalam upaya menurunkan berat badan.

Apakah aktivitas berenang dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan jiwa?

Ya. Aktivitas berenang terbukti ampuh dalam meredakan stres, memperbaiki suasana hati, serta menenangkan kegelisahan karena tubuh melepaskan endorfin saat bergerak dalam air.

Apakah berenang merupakan aktivitas yang sesuai bagi penderita asma?

Sesuai, sebab kelembapan udara di sekitar kolam renang bisa membantu menstabilkan saluran pernapasan. Akan tetapi, pengawasan medis tetap krusial untuk kasus asma yang parah.

Gejala Keracunan Klorin Saat Berenang dan Solusinya Berenang Pasca Pemasangan Pacemaker: Amankah?

L-carnitinemerupakan senyawa turunan asam amino alami yang berperan krusial dalam proses pembentukan energi tubuh. Tugasnya adalah membantu mengantarkan asam lemak ke dalam mitokondria sehingga lemak dapat diubah menjadi energi. Berkat kemampuan ini,L-carnitine sering digunakan sebagai suplemen untuk mendukung kemampuan olahraga, membantu menurunkan berat badan, serta mengatasi kekurangan carnitine.

Meskipun umumnya aman bila digunakan dengan benar, tetapiL-carnitinejuga bisa menimbulkan beberapa efek samping, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Di sini, akan dijelaskan lebih lanjut apa ituL-carnitinedan dampak samping yang perlu diwaspadai.

1. Apa itu L-carnitine?

L-carnitine adalah nutrisi yang juga tersedia dalam bentuk suplemen. Tubuh mampu menghasilkanL-carnitinedari dua jenis asam amino, yakni lisin dan metionin, namun proses produksi ini memerlukan jumlah vitamin C yang cukup agar berjalan dengan baik.

Sekitar 95 persen cadangan L-carnitinedi dalam tubuh disimpan dalam otot, sedangkan sisanya menyebar di darah, hati, jantung, dan ginjal. Selain dihasilkan sendiri, kamu juga dapat memperolehnya melalui...L-carnitine dari makanan hewani seperti daging merah dan produk susu. Namun, individu yang mengikuti pola makan nabati atau memiliki kondisi genetik tertentu mungkin tidak memperoleh cukupL-carnitine.

2. Kegunaan L-carnitine

L-carnitinemenyediakan berbagai manfaat kesehatan, terutama jika dikonsumsi sesuai dengan takaran yang dianjurkan. Berikut ini beberapa manfaatnya:

  • Membantu penurunan berat badan. L-carnitine membantu menguraikan lemak dengan membawa asam lemak ke dalam sel sebagai sumber energi.

  • Menurunkan kadar lemak tubuh serta ukuran lingkar pinggang.Khususnya bagi individu yang mengalami obesitas, suplemen ini dapat membantu mengurangi berat lemak dan ukuran lingkar pinggang, meskipun efeknya bisa berbeda-beda.

  • Mempertahankan kesehatan jantung serta sistem sirkulasi darah. L-carnitine dapat membantu mengurangi tanda-tanda peradangan dan menurunkan risiko detak jantung yang tidak normal, khususnya pada penderita gangguan jantung.

  • Meningkatkan kesuburan pria. Bentuk propionyl-L-carnitine telah terbukti meningkatkan pergerakan sperma pada laki-laki yang mengalami masalah kesuburan.

  • Mengurangi tanda-tanda gangguan kelenjar tiroid dan kelelahan. Pada orang dengan hipotiroidisme, L-carnitinedapat membantu mengurangi kelelahan pikiran. Sementara itu, pada penderita hipertiroidisme,L-carnitine dapat mengurangi gejala seperti jantung berdebar, gemetar, serta kesulitan tidur.

3. Efek samping yang sering muncul

Meskipun bermanfaat, tetapi L-carnitinedapat menimbulkan beberapa efek samping, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah besar. Berikut beberapa contohnya:

  • Mual dan muntah. Gejala ini umumnya muncul di awal penggunaan atau bila dosis terlalu besar.

  • Diare dan kram perut.Terutama jika dosis melebihi 5 gram sehari, efek tersebut biasanya ringan dan bersifat sementara.

  • Rasa panas pada bagian perut atau masalah pencernaan.

  • Sakit kepala dan pusing.

  • Kejang. Kasus langka, tetapi L-carnitine dapat memperburuk kondisi pada seseorang yang memiliki riwayat epilepsi, sehingga tidak disarankan untuk penderita gangguan kejang.

  • Bau "tidak sedap" mirip ikan pada napas, air kencing, atau keringat.

  • Peningkatan konsentrasi kalsium (hiperkalsemia) serta akumulasi cairan (hipervolemia).

  • Peningkatan trigliserida.Terjadi pada pasien yang menjalani cuci darah dan mengonsumsi dosis tinggi.

4. Perhatian khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.Belum tersedia data yang cukup mengenai keamananL-carnitineselama masa kehamilan. Penggunaan hanya boleh dilakukan sesuai anjuran dokter. Pada masa menyusui, dosis kecil dianggap aman, namun dampak dari dosis besar belum diketahui.

  • Anak-anak.Pemakaian dalam jangka pendek (maksimal 6 bulan) dianggap aman bila sesuai dengan dosis yang dianjurkan, namun belum tersedia data mengenai keamanannya untuk jangka panjang.

  • Interaksi obat. L-carnitinebisa berinteraksi dengan beberapa antibiotik, obat pengontrol kejang, dan obat pengencer darah. Diperlukan pengawasan dari dokter jika kamu sedang mengonsumsi obat lain.

5. Dosis dan keamanan

Sebagian besar penelitian menyebutkan bahwa dosis hingga 2 gram sehari aman digunakan dalam jangka panjang. Namun, risiko efek samping akan meningkat jika dosis semakin tinggi. Hindari bentukD-carnitine dan DL-carnitinekarena dapat mengganggu fungsi L-carnitinealami dan menyebabkan gejala kekurangan.

Akhir kata, L-carnitinemerupakan suplemen yang memiliki berbagai manfaat, mulai dari membantu proses metabolisme lemak, menjaga kesehatan jantung, hingga meningkatkan kesuburan laki-laki. Namun, penggunaannya tetap perlu waspada karena dapat menyebabkan efek samping, terutama pada sistem pencernaan dan saraf. Penderita kondisi medis tertentu, seperti epilepsi atau hipotiroidisme, serta wanita yang sedang hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Dengan penggunaan yang benar dan pengawasan dari tenaga medis,L-carnitinedapat menjadi pendukung kesehatan yang aman dan bermanfaat.

Perbedaan Pokok Kreatin dan Suplemen Sebelum Latihan Waktu Paling Efektif Mengonsumsi Suplemen Magnesium Glycinate Waktu Paling Efektif Mengonsumsi Suplemen Vitamin D

Referensi

"Manfaat dan Efek Samping L-Karnitin.Dr. Oracle. Diakses pada Juli 2025.

"

L-Carnitine Side Effects." Healthfully. Diakses pada Juli 2025.

"

L-Karnitin: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis.Healthline. Diakses pada Juli 2025.

"

L-Karnitin: Penggunaan, Manfaat, dan Efek Samping.Verywell Health. Diakses pada Juli 2025."L-Carnitine Tartrate Oral: Manfaat, Efek Samping, dan Informasi Lainnya.WebMD. Diakses pada Juli 2025.

Diberdayakan oleh Blogger.