Richa Novisha: Bangkit dari Duka, Berjuang Demi Anak-Anak Pasca Kepergian Gary Iskak
Kehilangan sosok suami sekaligus tulang punggung keluarga adalah pukulan berat yang mengharuskan seseorang untuk segera bangkit dari keterpurukan. Hal ini tengah dirasakan oleh Richa Novisha, yang kini harus memikul tanggung jawab besar menggantikan posisi mendiang suaminya, Gary Iskak, dalam menafkahi keluarga. Gary Iskak meninggal dunia pada 29 November 2025, meninggalkan duka mendalam bagi Richa dan anak-anak mereka.
Meskipun duka masih menyelimuti, Richa Novisha tidak bisa berlama-lama larut dalam kesedihan. Ia menyadari bahwa ia memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kelangsungan hidup anak-anaknya. Dengan tegas, ia menyatakan bahwa jika ia hanya berdiam diri meratapi kehilangan, "siapa yang mau kasih makan?" Ini menunjukkan realitas pahit yang harus dihadapi seorang ibu tunggal dalam situasi yang sangat menantang.
Keputusan Richa untuk segera kembali beraktivitas dan bekerja diambil setelah melalui proses konsultasi keluarga. Prioritas utamanya saat ini adalah kelangsungan hidup dan masa depan anak-anaknya. Ia harus menjadi garda terdepan dalam memenuhi segala kebutuhan mereka, menggantikan peran Gary Iskak yang telah tiada.
Fokus Utama: Kelangsungan Hidup dan Masa Depan Anak
Keputusan Richa Novisha untuk tidak menunda kembali bekerja sempat menimbulkan berbagai reaksi di kalangan publik, mulai dari dukungan hingga kritik. Namun, Richa memilih untuk tidak terlalu memikirkan opini orang lain. Baginya, yang terpenting adalah bersikap realistis demi buah hatinya.
"Aku mau tetap menafkahi buah hatiku, kalau di rumah saja berbulan-bulan, siapa yang mau kasih makan?" ucap Richa dengan nada pilu, menggambarkan betapa beratnya situasi yang ia hadapi. Kalimat ini mencerminkan kegigihan seorang ibu yang rela mengesampingkan kesedihan pribadinya demi kelangsungan hidup anak-anaknya.
Seluruh fokus hidup Richa kini tertuju pada upaya untuk bertahan dan memastikan semua kebutuhan anak-anaknya terpenuhi. Keputusannya ini menjadi simbol ketangguhan seorang ibu yang berjuang sendirian, menahan rasa duka yang belum sepenuhnya terobati, demi masa depan generasi penerusnya.

Jejak Kehidupan Richa Novisha dan Gary Iskak: Ujian Kesetiaan dan Keteguhan
Sosok Richa Novisha kini tengah dibanjiri ucapan belasungkawa dari rekan-rekan sesama artis maupun warganet. Ia adalah istri dari mendiang Gary Iskak, yang dinikahinya pada tahun 2009. Meskipun memiliki perbedaan usia 11 tahun, hubungan mereka dikenal harmonis dan penuh cinta.
Kisah cinta mereka berawal di lokasi syuting pada tahun 2008/2009, dan tak lama kemudian mereka memutuskan untuk mengikat janji suci pernikahan. Pernikahan mereka digelar secara tertutup, jauh dari sorotan publik. Selama 16 tahun mengarungi bahtera rumah tangga, Richa selalu setia mendampingi Gary Iskak dalam setiap lika-liku kehidupannya.
Perjalanan rumah tangga mereka tidak selalu mulus. Masalah pertama muncul tak lama setelah pernikahan, yaitu isu orang ketiga yang hampir menggoyahkan rumah tangga mereka. Namun, Richa memilih untuk bertahan demi anak yang dikandungnya, menunjukkan kesetiaan yang luar biasa.
Ujian Bertubi-tubi: Penyakit, Narkoba, dan Keterbatasan Ekonomi
Kesetiaan dan keteguhan hati Richa kembali diuji ketika Gary Iskak harus berjuang melawan penyakit hepatitis C dan sirosis hati. Pada Juni 2021, Gary mengalami masa kritis hingga fisiknya terlihat sangat lemah. Ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan sempat vakum dari dunia hiburan. Richa tetap setia berada di sisinya, memberikan dukungan moril dan materil selama masa perjuangan tersebut.
Syukurlah, pada Agustus 2021, Gary Iskak dinyatakan sembuh dan bebas dari virus hepatitis. Ia bahkan sempat kembali aktif di dunia hiburan dengan kembali syuting pada akhir 2021.
Namun, cobaan kembali datang pada tahun 2022 ketika Gary Iskak terjerat kasus narkoba. Kasus ini berakhir dengan Gary menjalani rehabilitasi rawat jalan. Melalui masa-masa sulit ini, baik saat sakit maupun terjerat narkoba, Richa juga harus menghadapi ujian ekonomi yang berat.
Ia pernah mengungkapkan dalam sebuah wawancara pada Maret 2024 bahwa pada masa-masa sulit, ia hanya mendapatkan nafkah sebesar Rp50 ribu per hari. "Pernah (berikan nafkah Rp50 ribu per hari), selama setahun kalau enggak salah. Ya memang sudah jalannya, lagi enggak ada kerjaan. Waktu itu udah lama banget, awal-awal nikah. Kadang-kadang Rp50 ribu itu enggak habis. Ada aja orang yang ngasih, jadi rezeki enggak ada yang tahu," jelas Richa.
Meskipun menghadapi kesulitan, Richa bersyukur karena orang tuanya tidak pernah marah. Sebaliknya, mereka menasihatinya bahwa pernikahan memang memiliki fase naik dan turun. "Dari orang tua pun ngajarin kita enggak selalu ada di atas. Jadi mau apa pun keadaannya, mau sama siapa pun, ya kalau memang harus di bawah, ya harus di bawah dulu gitu," ujar Richa, mengutip nasihat orang tuanya.

Momen Terakhir dan Ucapan Duka Cita
Setelah 16 tahun bersama, melewati berbagai cobaan dan tantangan hidup, Gary Iskak akhirnya meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal pada Sabtu (29/11/2025) dini hari. Hingga berita ini beredar, Richa belum mengeluarkan sepatah kata pun secara langsung. Momen terakhir yang sempat ia bagikan adalah kebersamaan mereka saat menonton sang buah hati tampil di acara sekolah pada 15 November 2025.
Kabar duka ini sontak membuat banyak pihak berduka. Berbagai ucapan belasungkawa membanjiri akun Instagram Richa Novisha dari para kerabat dan rekan artis.
- "Innalillahiwainnailaihirojiun.. Kak.. kaget baca beritanya turut berduka cita kaaa.. Semoga almarhum husnul khotimah Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu," tulis Nina Zatulitin.
- "Teteh innalilahiwainlailhirojoun , alfatihah turut berduka ya teteh," tulis Anwar BAB.
- "sayangkuu.. yg sabar yaa , peluk erat kamu dan anak2.. husnul khotimah utk kak gerry," komentar Zee Zee Shahab.
- "Kaaaaaaaa innalillahiwainnailaihirojiunnnn Hug gung you from afar, strength to your kids, semoga almarhum husnul khotimal yah ka," tulis @mikailapatritz.
Kini, Richa Novisha harus melanjutkan perjuangan hidupnya sendirian, dengan kekuatan dan keteguhan hati sebagai bekal utama, demi masa depan anak-anak yang sangat ia cintai.